Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PENYULUHAN DAN SOSIALISASI MASKER DI DESA SIFAHANDRO KECAMATAN SAWO SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN TERHADAP MASYARAKAT DITENGAH MEWABAHNYA VIRUS COVID 19. Munthe, Seri Asnawati; Manurung, Jasmen; Sinaga, Lia Rosa Veronika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masker adalah alat pelindung diri yang dirancang untuk melindungi pengguna dari menghirup partikel udara dan melindungi kesehatan saluran pernafasan. Penggunaan masker mengurangi infeksi influenza dan coronavirus pada manusia dengan mencegah penyebaran percikan yang dapat menyebabkan infeksi dari orang yang terinfeksi ke orang lain dan kemungkinan kontaminasi lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap Masyarakat desa Sifahandro tentang pentingnya pencegahan infeksi saluran pernafasan melalui penggunaan masker. Di masa pandemic ini desa Sifahandro termasuk desa dengan jumlah ODP/OTG tertinggi di wilayah Kabupaten Nias Utara.Sedangkan di Desa Sifahandro hampir tidak terlihat masyarakat yang menggunakan masker saat keluar rumah. Belum ditemukannya orang dengan gejala covid-19 membuat mereka merasa bahwa penggunaan masker belum terlalu penting dan kurang berpengaruh bagi kesehatan mereka . Adapun metode yang dilakukan adalah dengan cara penyuluhan dan sosialisasi kepada sasaran yaitu masyarakat. Adapun lokasi yang dilakukan adalah di desa. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2020 yang bertempat dikantor atau Aula kepala desa Sifahandr kecamatan Sawo. Adapun hasil dari pengabdian masyarakat adalah masyarakat sangat antusias dan respon , haal ini terlihat dari banyaknya peserta yang bertanya pada saat penyuluhan.Penyuluhan ini dihadiri langsung oleh bapak Kepala desa sekaligus beliau memberi kata sambuatn.Sedangkan masyarakat yang hadir lebih kurang 20 Orang. Diharapkan dengan melakukan penyuluhan dan sosialisasi ini masyarakat semakin sadar dan peduli akan pencegahan covid 19 dengan memakai masker.Selain itu semua masyarakat apabila keluar rumah memakai masker.
PKM SOSIALISASI PENGGUNAAN MASKER MEDIS DAN KAIN DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID -19 DI UPTD DI PUSKESMAS NAMOHALU ESIWA KABUPATEN NIAS UTARA Bangun, Henny Arwina; Sinaga, Lia Rosa Veronika; Manurung, Jasmen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan masker medis dapat mencegah penyebaran percikan yang dapat menyebabkan infeksi dari orang yang terinfeksi ke orang lain dan kemungkinan kontaminasi lingkungan akibat percikan droplet. Bukti bahwa penggunaan masker medis oleh orang sehat di dalam rumah atau oleh orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien, atau oleh orang-orang di tengah perkumpulan besar berfungsi sebagai pencegahan. Upaya pencegahan virus corona-19,pada masa sekarang ini maka sebaiknya kita dapat melakukan upaya protokol kesehatan salah satunya adalah dengan memakai masker. Meski tidak melindungi sepenuhnya dari penyakit, namun penggunaan masker dapat menurunkan risiko penularan penyakit. Solusi yang diharapkan dalam kegiatan ini menerapkan kemampuan yang dimiliki untuk sadar akan dampak yang diakibatkan apabila tidak menggunakan masker medis dan kain secara baik dan benar.Target yang diharapkan agar pasien yang berkunjung ke Puskesmas Namohalu Esiwa mampu melakukan perilaku penggunaan masker yang baik dan benar secara konsisten dan menerapkannya apabila berada di luar rumah, sehingga meminimalkan pencegahan penyebaran virus Covid 19 dapat terlaksana dengan baik. Disarankan bagi pasien (masyarakat) lebih memperhatikan prosedur penggunaan masker yang baik dan benar dengan selalu memperhatikan waktu penggunaan masker baik masker kain maupun masker medis.
PELATIHAN RELAWAN POS GABUNGAN PENCEGAHAN COVID-19 KEPADA UTUSAN KECAMATAN DARI WILAYAH MEDAN-BINJAI-DELISERDANG (MEBIDANG) TAHUN 2020 Manurung, Jasmen; Munthe, Seri Asnawati; Bangun, Henny Arwina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal 2020, dunia dikejutkan dengan mewabahnya pneumonia baru yang bermula dari Wuhan, Provinsi Hubei, yang kemudian menyebar dengan cepat ke lebih dari 190 negara dan teritori. Coronavirus Disease 19 (COVID-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau yang kini dinamakan SARS-CoV-2 yang merupakan virus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Salah satu cara pencegahan yang paling tepat adalah dengan menerapkan perilaku sesuai dengan protokol kesehatan, yaitu: mencuci tangan sesering mungkin, menjaga jarak, dan menggunakan masker. Partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam menerapkan protokol kesehatan ini. Tokoh masyarakat (agama, adat), tokoh pemuda, kader, ibu-ibu PKK, tokoh organisasi masyarakat dan berbagai tokoh lainnya menjadi beberapa elemen penting yang dapat membantu pencapaian keberhasilan perubahan perilaku masyarakat. Para tokoh ini diharapkan akan menjadi salah satu role model penerapan perilaku yang sesuai dengan protokol kesehatan. Hal inilah yang menjadi latar belakang pelaksanaan kegiatan Pelatihan Relawan Pos Gabungan Pencegahan Covid-19 Kepada Utusan Kecamatan Dari Wilayah Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang) Tahun 2020. Medan-Binjai-Deliserdang merupakan tiga kabupaten kota yang memiliki angka penularan penyakit Covid-19 pada kategori tinggi. Untuk itu, perlu dilakukan penguatan penerapan perilaku yang sesuai dengan protokol ksehatan di tiga wilayah ini. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan relawan pos gabungan pencegahan covid-19 kepada utusan kecamatan dari wilayah Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang) mereka mampu menerapkan perilaku kesehatan yang sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19
BUDAYAKAN PROTOKOL KESEHATAN DEMI INDONESIA BEBAS COVID-19 DESA RAMBUNG KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG Nababan, Donal; Sitorus, Mido Ester; Manurung, Jasmen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi virus SARS-Cov2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 (Corona virus disease) dengan gejala pneumonia yang misterius pertama kali dilaporkan pada bulan Desember 2019 di kota Wuhan, provinsi Hubei. Virus ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia dan telah menyebar secara luas di Cina dan lebih dari 190 negara dan teritori lainnya. Di Indonesia sendiri, kasus covid-19 pertama kali diketahui pada tanggal 2 Maret 2020. Melihat kondisi pertambahan yang terus menerus meningkat, maka pemerintah pusat melalui gugus tugas percepatan penanganan covid-19 membuat strategi yang diharapkan akan dilaksanakan secara konsisten demi mengatasi pandemi virus covid-19. Untuk mengatasi virus covid-19, maka kita harus bagaimana cara penularan dari virus tersebut. Sesuai dengan cara transmisi atau penularan infeksi virus corona yang sudah disebutkan sebelumnya, maka pemerintah pusat bersama dengan WHO mendeklarasikan usaha promotif dan preventif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko masyarakat terinfeksi virus covid-19 yaitu berupa penerapan dan pelaksanaan protokol kesehatan yang meliputi 3M (memakai masker, menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang di sekitar, mencuci tangan pakai sabun). Hal tersebut menjadi penyebab perlunya dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukan di Desa Rambung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni 2021 di Balai Desa, Desa Rambung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Hasil Pengabdian ini bahwa Pemberian giveaway kepada masyarakat yang mampu mengikuti tantangan dari pemateri yaitu memperagakan kembali cara mencuci tangan yang baik menurut WHO. Masyarakat Desa Rambung dapat terus konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan untuk menghindari infeksi covid-19 sehingga pandemi ini dapat segera berakhir. Diharapkan seluruh masyarakat tersebut dapat konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan dan bisa saling memberikan motivasi kepada semua sanak saudara yang belum memperoleh kesempatan untuk mendapatkan informasi mengenai protokol kesehatan tersebut sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat ikut berpartisipasi untuk menurunkan angka penularan dan kesakitan infeksi covid-19 tersebut.
PENTINGNYA EDUKASI DAN PENERAPAN VAKSINSI GUNA MENCEGAH PENULARAN PANDEMI COVID - 19 DI LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA KELURAHAN TITI PAPAN KECAMATAN MEDAN DELI Veronika Sinaga, Lia Rosa; Manurung, Jasmen; Munthe, Seri Asnawati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak vaksin COVID-19 tiba di Indonesia, tidak sedikit masyarakat yang belum setuju akan anjuran pemerintah untuk menjalani vaksinasi COVID-19. Padahal, pemberian vaksin ini sangatlah penting, bukan hanya untuk melindungi masyarakat dari COVID-19, tetapi juga memulihkan kondisi sosial dan ekonomi negara yang terkena dampak pandemi.Vaksinasi atau imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Tujuan yang ingin dicapai dengan adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini. Meskipun tidak 100% bisa melindungi seseorang dari infeksi virus Corona, vaksin ini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat COVID-19.Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui dan memahami Pentingnya edukasi dan penerapan vaksinasi guna mencegah penularan pandemi covid 19 di lingkungan masyarakat sebagai upaya untuk perubahan perilaku sehingga nantinya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk membantu pemerintah dan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mengurangi penularan virus covid-19 adalah dengan dilakukanya sosialisasi Pentingnya edukasi dan penerapan vaksinasi guna mencegah penularan pandemi covid 19. Diharapkan dengan adanya sosialisasi Pentingnya edukasi dan penerapan vaksinasi guna mencegah penularan pandemi covid 19 pada masyarakat Desa Kelurahan Titi Papan,Kecamatan Medan Deli Semakin bertambahnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan pentingnya edukasi dan penerapan vaksinasi guna mencegah penularan pandemi covid 19 serta kesadaran masyarakat agar mau dan ikut serra melaksanakan Vaksinasi covid-19 Sebagai Bentuk Kepedulian Terhadap Masyarakat Di Tengah Mewabahnya Virus covid-19.
GERAKAN RUMAH SEHAT : KAMPANYE LINGKUNGAN BERSIH BEBAS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA SIONGGANG KECAMATAN BUNTU PANE TAHUN 2025 Munthe, Seri Asnawati; Liarosa Veronika Sinaga; Jasmen Manurung; K, Yuni
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6209

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the environmental-based diseases, namely a pathological condition in the form of abnormal function or morphology of an organ of the body caused by human interaction with everything around it that has the potential for disease. The environment greatly influences the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), especially an environmental condition with poor sanitation (Arsyad et al., 2020).. Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). For this reason, a clean house movement is needed to eradicate mosquito breeding places. This Community Service aims to increase public awareness of mosquito breeding places and reduce DHF cases. After participating in the Healthy Home Movement, it turned out that the community was enthusiastic about participating and there was an increase in knowledge from an average of 56 before and an average after counseling of 88 so that there was an increase of 32 points. In addition, the mutual cooperation participants were also very enthusiastic, as seen from various parties involved and even the village head provided the necessary equipment. For this reason, it is hoped that the community will be able to prevent the spread of Dengue Fever so that DHF cases decrease and the home environment is clean.
SOSIALISASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI PAUD DAN TAMAN KANAK KANAK SEKOLAH SINAR MENTARI DESA PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA Bangun, Henny Arwina; Sinaga, Lia Rosa Veronika; Manurung, Jasmen; Asnawati, Seri; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap siswa siswi di sekolah berhak memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dan perlu diikutsertakan dalam usaha-usaha kesehatan pemerintah. Hal ini tercantum di dalam Undang-Undang Kesehatan pasal 1 No.9 tahun 1960. Yang dimaksud dengan kesehatan dalam UU Pokok Kesehatan tersebut adalah pengertian sehat yang sesuai dengan ketentuan yang telah di definisikan oleh WHO yaitu sehat adalah suatu keadaan jasmani, rohani, dan sosial yang sempurna dan bukan hanya bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan. CTPS merupakan salah satu indikator output STBM. Setiap rumah tangga dan sarana pelayanan umum dalam suatu komunitas (seperti sekolah, kantor, rumah makan, puskesmas, pasar, terminal) tersedia fasilitas cuci tangan (air, sabun, sarana cuci tangan), sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar. Permasalahan pemberian penyuluhan kepada siswa siswi PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK) Sekolah Sinar Mentari Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, mengenai kesehatan masih kurang. Rendahnya tingkat pendidikan dan ekonomi orangtua siswa siswi di PAUD dan TK Sekolah Sinar Mentari menyebabkan rendahnya perilaku siswa siswi untuk selalu menerapkan pola hidup sehat terutama untuk melakukan cuci tangan dengan memakai sabun. Sebagai contoh mereka sering kali untuk tidak mencuci tangan sebelum makan dan aktivitas lainnya. Padahal cuci tangan memiliki manfaat yang cukup banyak salah satunya dapat mencegah terjangkitnya penyakit diare. Berdasarkan hal tersebut penulis tertantang untuk memberikan sosialisasi CPTS pada siswa siswi di di PAUD dan TK Sekolah Sinar Mentari di Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dari hasil sosialisasi diperoleh antusiasnya siswa siswa untuk bertanya dan mempraaktekan CPTS ini. Dengan sosialisasi CPTS ini diharapkan siswa siswi melakukan CPTS disetiap kegiatan sehingga diharapkan akan terbebas dari segala penyakit yang berhubungan dengan kuman, bakteri pada makanan salah satunya adalah diare, sehingga derajat kesehatan pada siswa siswi akan meningkat.
SOSIALISASI BERSAMA DENGAN PUSKESMAS TENTANG POLA HIDUP SEHAT PADA LANSIA DI PUSKESMAS BANDAR MASILAM KABUPATEN SIMALUNGUN Bangun, Henny Arwina; Manurung, Jasmen; Nababan, Donal; ., Hestina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepedulian terhadap kesehatan lanjut usia (Lansia) memang sangat penting untuk diperhatikan mengingat, kelompok usia lanjut mempunyai kebutuhan gizi yang berbeda dengan kelompok umur lain. Hal ini disebabkan karena perubahan komposisi tubuh dan aktivitas fisik yang menurun, dengan bertambahnya usia, kebutuhan energy menurun sedangkan kebutuhan protein, vitamin, dan mineral tetap. Selain itu kondisi pada usia lanjut juga memungkinkan kebutuhan gizi tidak terpenuhi akibat penyakit kronik. Tujuan pelaksanaan program yaitu agar meningkatkan kesehatan lanjut usia agar dapat berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran lanjut usia untuk membina sendiri kesehatannya. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari di mulai pada tanggal 22 April sampai dengan 26 April 2019. Pelaksanaannya dilakukan di Puskesmas Bandar Masilam Kabupaten Simalungun. Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu penyuluhan, senam bersama lansia dan pemeriksaan kesehatan lansia. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan. Para lansia dan semua petugas kesehatan di puskesmas dapat bekerjasama dengan baik. Masyarakat dan perangkat kecamatan begitu antusias berpartisipasi aktif dalam setiap sesi dan mengikuti sampai akhir kegiatan. Para lansia di harapkan agar dapat meningkatkan kesadarannya serta membina sendiri kesehatannya dan bagi petuga puskesmas diharapkan agar kegiatan ini dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk menciptakan kepedulian terhadap masyarakat lansia
EDUKASI PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI PADA PENJAMAH MAKANAN DI BANDARA KUALANAMO TAHUN 2025 Veronika Sinaga, Lia Rosa; Munthe, Seri Asnawati; Jasmen Manurung; Lidya Susianti Sitohang
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6748

Abstract

Hygiene sanitasi makanan berfungsi untuk memastikan keamanan dan kebersihan makanan dari proses produksi hingga konsumsi. Hygiene sanitasi penjamah makanan tidak terlepas dari sikap dan pengetahuan mengenai hygiene dan sanitasi makanan. Pengetahuan, sikap dan hygiene sanitasi penjamah makanan sangat penting dalam penyelenggaraan makanan agar makanan yang dihasilkan terhindar dari kontaminasi.Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan para penjamah makanan dalam menerapkan prinsip hygiene dan sanitasi yang baik guna mencegah kontaminasi makanan dan mendukung kesehatan Masyarakat. Diharapkan dengan adanya edukasi Penerapan Hygiene Dan Sanitasi Pada Penjamah Makanan maka penjamah makanan mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep hygiene pribadi, sanitasi lingkungan, dan pentingnya penerapan standar kebersihan dalam pengolahan makanan, terjadi peningkatan nilai pre-test dan post-test sebagai indikator keberhasilan edukasi, terjadi perubahan perilaku seperti mencuci tangan dengan benar sebelum dan sesudah menangani makanan serta menggunakan perlengkapan kebersihan seperti sarung tangan dan penutup kepala, Penjamah makanan mampu mempraktikkan teknik sanitasi dasar seperti membersihkan alat masak, menjaga kebersihan area dapur, dan memisahkan bahan makanan mentah dan matang dengan benar, Pengelola usaha makanan menunjukkan minat untuk mengadakan pelatihan lanjutan dan menyediakan fasilitas sanitasi yang lebih memadai (seperti wastafel, sabun, dan tempat sampah tertutup) dan Adanya komitmen dari pengelola usaha makanan untuk meningkatkan pengawasan terhadap hygiene dan sanitasi pegawai
Co-Authors ., Hestina Adisah, Adisah Agnes N Amazihono, Ivan Florida Ayu Armis Sibuea, Nerry Ashari, Jamal Bangun, Henny Arwina Bangun, Henny Arwina Basri, Meliya Brahmana, Netti Etalia Br. Buulolo, Sitimawar Cristiana, Eva Daeli, Yolanda Mercy Rawati Daniel Ginting David Siagian Della Kuswinda Tanjung Dewi Bancin Donal Nababan Donal Nababan DONAL NABABAN Donal Nababan donal nababan Fachry Abda El Rahman Fitri Aisyah Frida Lina Tarigan Ginting, Desideria Yosepha Haitami, Fatma Hana Ike Dameria Purba Handani, Myrnawati Crie Harefa, Karnerius Harianja, Ester Sari Pati Harianja, Ester Saripati Hasibuan, Eva Kartika Hasugia, Silvia Oktaviyanti Hendry, Baringin Henny Arwina Bangun Henny Arwina Bangun Heru Santoso Hidayat , Wisnu Hidayat, Wisnu Isroni Azhari Siregar Ivan Elisabeth Purba Janno Sinaga Jek Amidos Pardede Jonni Sastra Manurung Jujur Baktiar Pandiangan Jumiriyam Buulolo Juni Mariati Simarmata K, Yuni Kataren, Otniel Kesaktian Manurung Kesaktian Manurung Kesaktian Manurung Kesaktian Manurung Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, Sinar Otniel Kintoko Kintoko Kurniawan Basri, Agung Lia Rosa Veronika Sinaga Lidya Susianti Sitohang Liory Olganita Banjarnahor Lukman Hakim Lukman Hakim Lumban Gaol, Hoddi Raju Lumbangaol, Fernando Maharani, Usti Mai Hayati Maihayati Manurung, Kesaktian Manurung, Paulus Maria Roslina Marintan, Selli Masrawati Hulu Meilani br Ginting, Devy Mido Ester J Sitorus Mido Ester J. Sitorus Mido Ester Sitorus Mindo Tua Siagian Mohammad Irfan Monica Hutasoit Munthe , Seri Asnawati Munthe, Seri Asnawati Muria Ningsih, Sri Myrnawati Crie Handini MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Dona Nababan, Donal Nadilla Pratiwi Naftalia Keliat, Fani NETTY AFRIANI POHAN Ningrum, Maya Meliya Nurmaini Nurmaini Otniel Ketaren P Warouw, Sonny Pakpahan, Nita Ernawati Parera, Geby Pasaribu, Grace Florita Purba, Maria Agustina Br Putra Apriadi Siregar Putri, Nurcahaya Putri, Yulita R.Kintoko Rochadi Rahmat Alyakin Dakhi Rahmatunnisa Sinaga Realita Marbun Realita Realita, Realita Rinaldi Rinaldi Rohani, Taruli Ronni Naudur Siregar Rosi Restu Nauli Siburian Rosmawaty Irma Suryani Siagian Rosmawaty Irma Suryani Siagian S. Otniel Ketaren Saragih, Frida L Sembiring, Evaria Sembiring, Rinawati Seri Asnawati Munthe Seri Asnawati Munthe Munthe Siagian, Mindo Tua Siburian, Rosi Restu Nauli Siegal, Yosphine Sol Silitonga, Evawani Martalena Simanjorang, Elfrida Simanjuntak, Friska Ernawati Simaremare, Robinsar Simatupang, Hennida Sinaga , Lia Rosa Veronika Sinaga, Lia Rosa Veronika Sinaga, Lia Rosa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sitompul, Aiko Lismawati Sitorus, Mido Ester Taruli R Sinaga Titin Hutasoit Toni Wandra Toruan, Mestika Lumban Veronica N, Ita WISNU HIDAYAT Wiyatni, Sri Yeyen Permata Sari Yuni K Yuris R. A. Marbun Zuka, Fikarwin Zulfendri Zulfendri