Claim Missing Document
Check
Articles

INTERNALISASI NILAI IKRAR SISWA DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP IT AL HAFIDZI Ufairah Batubara; Tuti Alawiyah; Rustam Ependi
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 11, No 2 (2026): Vol 11, No 1 (2026): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v11i2.93-104

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai karakter dalam pendidikan sebagai upaya membentuk peserta didik yang memiliki motivasi belajar, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Salah satu bentuk pendidikan karakter yang diterapkan di SMP IT Al Hafidzi adalah kegiatan ikrar siswa yang dilaksanakan secara rutin sebelum pembelajaran dimulai. Namun demikian, implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam ikrar siswa belum tentu sepenuhnya dihayati dan diamalkan oleh seluruh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan nilai ikrar siswa, mengidentifikasi hambatan dalam implementasinya, serta menganalisis kontribusinya terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP IT Al Hafidzi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa kelas VIII yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai model Miles dan Huberman. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ikrar siswa di SMP IT Al Hafidzi dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai melalui kegiatan baris di lapangan sekolah. Pelaksanaan ikrar menjadi bagian dari pembiasaan yang bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat belajar. Hambatan yang ditemukan meliputi kurangnya konsentrasi sebagian siswa, belum terbentuknya kebiasaan disiplin secara konsisten, perbedaan tingkat kesadaran siswa, serta pengaruh lingkungan pertemanan. Adapun kontribusi ikrar siswa terlihat pada tumbuhnya kesiapan belajar, meningkatnya kesadaran akan tanggung jawab sebagai pelajar, serta munculnya semangat belajar sebelum mengikuti proses pembelajaran. Meskipun demikian, tingkat penghayatan dan pengamalan nilai ikrar berbeda pada setiap siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi nilai ikrar siswa memiliki peran positif dalam mendukung pembentukan karakter dan menumbuhkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan internalisasi nilai ikrar melalui pembinaan, keteladanan, dan evaluasi yang berkelanjutan agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat terimplementasi secara lebih optimal dalam kehidupan sehari-hari siswa
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Resource Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Fiqih Kelas X Madrasah Aliyah Al Washliyah 22 Tembung Rahmat Rizky; Rustam Ependi; Romat Efendi Sipahutar
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i2.1579

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Resource Based Learning (RBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih kelas X di MA Al Washliyah 22 Tembung Tahun Pelajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa karena pembelajaran masih berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan model RBL yang mendorong siswa memanfaatkan berbagai sumber belajar seperti buku dan media digital, agar lebih aktif, mandiri, dan berpikir kritis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment jenis one-group pretest–posttest, yaitu membandingkan hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan RBL. Data dikumpulkan melalui tes lalu dianalisis secara statistik. Hasilnya menunjukkan bahwa RBL memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Fiqih, sehingga model ini layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif.   This study aims to determine the effect of the Resource Based Learning (RBL) model on students' learning outcomes in the Fiqih subject for Grade X at MA Al Washliyah 22 Tembung in the Academic Year 2024/2025. The background of this research is the low learning outcomes of students due to teacher-centered learning, which causes students to be passive. To address this issue, the RBL model was applied to encourage students to utilize various learning resources such as books and digital media, so that they become more active, independent, and critical thinkers. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design of the one-group pretest–posttest type, comparing learning outcomes before and after the implementation of RBL. Data were collected through tests and analyzed statistically. The results show that RBL has a positive and significant effect on improving students' Fiqih learning outcomes, making this model worthy of consideration as an effective alternative learning strategy.
Enhancing Institutional Performance Through Educational Quality Management Based on the Plan do Check Act (PDCA) Cycle Muhammad Akhir; Zainidah Siagian; Rustam Ependi; Rahmat Rifai Lubis
Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1 (2026): Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/taushiah.v16i1.14055

Abstract

This study examines the implementation of Plan–Do–Check–Act (PDCA)-based educational quality management in improving institutional performance at MAS Al Ittihadiyah Bromo Medan. The study employed a qualitative case study design involving the principal, vice principals, teachers, administrative staff, school committee members, and relevant institutional documents. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and document analysis, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, while credibility was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that institutional performance improvement is supported by the systematic implementation of the PDCA cycle across strategic planning, program implementation, monitoring, evaluation, and continuous improvement. The planning stage demonstrates increasing stakeholder participation and strategic orientation, while implementation reflects collaborative governance and quality-focused educational services. However, evidence-based planning, standardized performance indicators, documentation systems, digital infrastructure, and follow-up mechanisms require further strengthening to optimize institutional effectiveness. The study concludes that PDCA functions as an effective quality management framework for fostering continuous organizational improvement, strengthening accountability, promoting data-driven decision-making, and enhancing the institutional performance and educational quality of Islamic senior high schools.
Implementation of Aqidah Learning Through Inquiry Learning Strategies in Enhancing Students’ Religious Awareness Ahmad Danil Tanjung; Rustam Ependi; Jamaluddin Jamaluddin
Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 15, No 1 (2025): Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/taushiah.v15i1.14098

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Inquiry Learning strategy in Aqidah Akhlak instruction to enhance students’ religious awareness at Al-Manar Private Madrasah Aliyah (MAS). This study employs a qualitative approach with a descriptive research design. The research informants consisted of Aqidah Akhlak teachers, students, and the school principal or the vice principal in charge of the curriculum. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the interactive model developed by Miles, Huberman, and Saldaña through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was strengthened through triangulation of sources and techniques. The research results indicate that the Inquiry Learning strategy was implemented through the stages of orientation, problem formulation, hypothesis formulation, data collection, hypothesis testing, and drawing conclusions. The implementation of this strategy fostered active engagement, critical thinking skills, independent learning, and a deeper understanding of religious values. Increased religious awareness was reflected in discipline in performing religious duties, participation in religious activities, improved moral character, strengthened faith, and the ability to apply Islamic values in daily life.