p-Index From 2021 - 2026
8.709
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Media Loose Part Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Siti Maryam Hadiyanti; Elan Elan; Taopik Rahman
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i2.9329

Abstract

AbstractThis article discusses loose part media learning that needs to be developed to become a media teaching material that can be used by early childhood. This loose part media can develop various aspects, especially in the fine motor aspect. Loose part media is one of the media that can be arranged, assembled, combined, moved and others according to the wishes and needs of children. This study aims to determine the learning of loose part media to improve children's fine motor skills. Descriptive method to qualitative method. The data collection technique used is through observation and interviews. The results of this study indicate that the use of loose part media in classroom learning is optimal already to improve the fine motor skills of early childhood, because this loose part learning media is a fun medium so that children do not get bored easily and can create their own creations. In conclusion, d ith their media-based learning loose this part will increase creativity and fine motor skills of children in the activities of learning in class. Media loose part also because the ingredients easily found in the neighborhood children, then child will learn to appreciate, recycle the materials that exist in around.Keywords: Loose Part Media , Fine Motor, Early Childhood  AbstrakArtikel ini membahas mengenai pembelajaran media loose part yang perlu dikembangkan untuk menjadi suatu media bahan ajar yang dapat digunakan oleh anak usia dini. Media loose part ini dapat mengembangkan berbagai aspek, terutama dalam aspek motorik halus. Media loose part merupakan salah satu media yang dapat disusun, di rangkai, digabungkan, dipindahkan dan yang lainnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran media loose part untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Metode penelitian yang bisa memfasilitasi untuk melakukan analisis ini adalah metode deskriptif untuk metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media loose part dalam pembelajaran di kelas sudah optimal untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini, karena media pembelajaran loose part ini merupakan media yang menyenangkan sehingga anak tidak mudah bosan serta dapat menciptakan sebuah karya hasil dirinya. Kesimpulannya, dengan adanya pembelajaran berbasis media loose part ini akan meningkatkan kreativitas serta motorik halus anak dalam aktifitas pembelajaran di kelas. Media loose part juga karena bahan-bahannya mudah ditemukan di lingkungan sekitar anak, maka anak akan belajar untuk menghargai, mendaur ulang bahan-bahan yang ada di sekelilingnnya. Kata kunci: Media Loose Part, Motorik Halus, Anak Usia Dini
Analisis Media Montase Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Ghina Fairuz Fakhirah Syawalia; Taopik Rahman; Rosarina Giyartini
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i2.9328

Abstract

AbstractThe fine motor development of children aged 4-5 years which researchers found has not developed according to the stages. Inadequate media facilities for children so that children have difficulty in developing fine motor skills. Media is a tool in the learning process. Montage media is a tool used in learning in the form of creating new images from several combinations of existing images and then combining them on a new page to make a new, more imaginative work. Montage media is used because it has many benefits, especially children aged 4-5 years, children can develop well and optimally. This study aims to examine and understand the montage media in the motor development process of children aged 4-5 years. The method used in the research uses descriptive methods, qualitative approaches through literature study techniques. The findings in previous studies that examined the montage media in children's fine motor development. The results of this study are the results of a descriptive analysis of the journals studied suggesting that the montage media is very influential on the fine motor development of children aged 4-5 years. From all the journals studied, it showed significant results, namely that the motase media could increase the potential for fine motor development of children aged 4-5 years.Keywords: Montage Media, Development, Fine Motor.AbstrakPerkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun yang peneliti temukan belum berkembang sesuai dengan tahapannya. Fasilitas media yang kurang memadai bagi anak sehingga anak mengalami kesulitan dalam mengembangkan motorik halusnya. Media merupakan alat bantu dalam proses berlangsungnya pembelajaran. Media montase merupakan alat yang digunakan dalam pembelajaran berupa menciptakan gambar baru dari beberapa gabungan gambar yang sudah ada kemudian digabungkan pada halaman baru menjadikannya karya baru yang lebih imajinatif. Media montase digunakan karena memiliki banyak manfaat terutama anak usia 4-5 tahun, anak dapat berkembang dengan baik dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti serta memahami media montase dalam proses perkembangan motorik anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode deskriptif, pendekatan kualitatif melalui teknik studi literature. Temuan dalam penelitian terdahulu yang dikaji mengenai media montase dalam perkembangan motorik halus anak. Hasil penelitian ini yaitu adanya hasil analisi deskriptif mengenai jurnal yang dikaji mengemukakan bahwa media montase sangat berpengaruh terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Dari seluruh jurnal yang dikaji, menunjukkan hasil yang signifikan yaitu media motase dapat meningkatkan potensi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun.Kata kunci: Media Montase, Perkembangan,  Motorik Halus.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN FLANEL UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN KONSEP BILANGAN ANAK PADA KELOMPOK B Cucu Mulyati; Dindin Abdul Muiz; Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.281 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.362

Abstract

Learning media are the most important part of implementing school learning. A preliminary study in group B of the Cendrawasih I Kindergarten and TK Cendrawasih II found that the use of learning media was used when needed. More practical media used aremarkers whiteboard and blackboardand magazines to convey information related to the concept of numbers. Whereas for early childhood more media is needed which can be used directly to practice concentration and provide new experiences for children. The results of identification and analysis of the problem, researchers followed up by designing flannel board media as a solution in facilitating the ability of the concept of child numbers in group B. In this study using the method of Design Based Research (DBR) developed by Reeves to design, develop, and test feasibility a product to overcome problems in learning. The product is designed using the main ingredients of brown duplex and flannel cloth. The research subjects were teachers and children in group B of Cendrawasih I Kindergarten and TK Cendrawasih II. Data collection is done by interviews, expert validation, teacher assessment, observation of child treatment during product use, and documentation. The product design was declared feasible by the expert validator, then revised according to suggestions and carried out the implementation of the school where the research was conducted. Product implementation was carried out in group B of Cendrawasih I Kindergarten and Group B of TK Cendrawasih II. In general, the product is declared feasible to be used as a learning medium about the concept of numbers based on the teacher's assessment and observations of the child's treatment of the product. Reflections on product development, namely to produce flannel board media to facilitate the ability to conceptualize child numbers in group B.
PENGEMBANGAN FLASH CARD ANGKA TRILINGUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK PENGENALAN LAMBANG BILANGAN USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK Tri Astuti; Elan Elan; Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.177 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.365

Abstract

Telah dilakukan penelitian dan pengembangan, yang bertujuan untuk 1) mengetahui gambaran analisis kebutuhan dalam Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun, 2) mengetahui rancangan Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun, 3) mengetahui proses uji coba Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun, 4) mengetahui refleksi dari Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode design based research. Penelitian dilakukan di dua sekolah yaitu TK Cendrawasih 2, dan TK Cendrawasih 1. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, angket, expert judgement, dan dokumentasi.Uji coba dilakukan sebanyak dua kali. Uji coba pertama diikuti oleh 10 anak kelompok A TK Cendrawasih 2. Berdasarkan hasil uji coba produk, produk memerlukan beberapa perbaikan. Uji coba kedua diikuti oleh 8 anak kelompok A TK Cendrawasih 1. Berdasarkan hasil uji coba dilakukan refleksi terhadap produk. Hasil refleksi menunjukan nahwa produk dapat digunakan sebagai alternative media pembelajaran, yang memberi kemudahan kepada guru untuk menyampaikan materi mengenai pengenalan lambang bilangan secara variatif melalui Flash Card yang dipadukan dengan unsur-unsur kearifan lokal. Produk akhir berupa Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun di Taman Kanak-kanak.
Efektivitas Alat Permainan Edukatif (APE) terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Peby Dwi Damayanti; Heri Yusuf Muslihin; Taopik Rahman
AS-SABIQUN Vol 4 No 2 (2022): MEI
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v4i2.1780

Abstract

The purpose of writing this article is to find out whether educational game tools are effective for early childhood cognitive development. This research is library research, namely research that uses library data collection methods, or research whose objects are extracted from various library information (books, encyclopedias, scientific journals, and documents). The effectiveness of the Educational Game Tool (APE) is quite effective on Early Childhood Cognitive Development. There are several educational game tools, both modern and traditional that are useful for improving children's cognitive development, including 1) Role playing, 2) Congklak, 3) Playing Legos, 4) Puzzles. It can be said that through some educational game tools it is effective to improve children's cognitive development such as puzzle games, congklak, and so on, while some educational games are not effective to improve early childhood cognitive development.
ANDROID-BASED LEARNING MEDIA DESIGN FOR INTRODUCTION TO SUNDA CULTURE FOR EARLY CHILDREN Taopik Rahman; Silmi Qurota Aeni
Journal of Early Childhood Education (JECE) JECE (Journal of Early Childhood Education) | Vol. 3 No. 1 June 2021
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v3i1.20229

Abstract

This research aims to develop android-based learning media which aims to make children know Sundanese culture in a more effective, fun, and innovative way to introduce culture from an early age and can help the role of teachers or parents in educating and providing knowledge to children -children outside the school environment in a fun way. This research uses the Design Based Research (DBR) method for the Sunda Exploration Learning Media by carrying out four steps, namely the identification and problem analysis steps by researchers and practitioners collaboratively, developing a prototype solution based on theoretical benchmarks, existing design principles and technological innovations, conducting iterative process to test and improve practical solutions, reflections to produce design principles and improve implementation of practical solutions, Sundanese Exploration Learning Media can be used in learning with cultural themes. This media was developed based on the 2013 PAUD curriculum and adapted to the needs in the field regarding the fulfillment of Sundanese cultural learning. Based on the entire research process that has been carried out, the product designed by the researcher can be applied to early childhood education learning. In addition, the product can also be easily applied by teachers and parents, because this media is presented complete with a user guide ebook that describes the explanation and how to use it. Android-based learning media is the most effective media that can be one of early childhood learning in learning something. This learning media can be used by parents and schools, schools can use this application as additional learning and parents can use this application at home or anywhere.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENULIS PERMULAAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Itsnaeni Aridha Rahmah; Dian Indihadi; Taopik Rahman
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

Learning media is very important for the learning process. However, there are educators who are still doing conventional learning which makes it difficult for children to start writing. The purpose of this research is to study the learning media used by educators in order to help children support early writing. This research was conducted in children aged 5-6 years in Group B at Pertiwi Kindergarten. The method used in this study is a qualitative descriptive method and data collection techniques through observation and interviews. In this study using data analysis techniques, namely qualitative analysis and descriptive analysis. The results of this study indicate that learning media can help children in writing the beginning and children who are enthusiastic to participate in learning. At the first meeting, educators conduct conventional learning so that children have difficulty writing the beginning even there are children who do not participate in learning. In contrast, at the next meeting the educator uses junior boggle media containing picture word cards and letter dice to write the beginning so that the child is enthusiastic about learning and none of the children fix the difficulties in writing the beginning.Media pembelajaran sangat penting untuk proses pembelajaran. Namun, ada pendidik masih melakukan pembelajaran secara konvensional sehingga anak mengalami kesulitan dalam menulis permulaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui media pembelajaran yang digunakan oleh pendidik agar dapat membantu anak dalam mengoptimalkan menulis permulaan. Penelitian ini dilakukan pada anak usia 5-6 tahun Kelompok B di TK Pertiwi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa analisis kualitatif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran dapat membantu anak dalam menulis permulaan dan anak antusias untuk mengikuti pembelajaran. Pada pertemuan pertama pendidik melakukan pembelajaran secara konvensional sehingga anak kesulitan menulis permulaan bahkan ada anak yang tidak mengikuti pembelajaran. Berbeda, pada pertemuan selanjutnya pendidik menggunakan media boggle junior berupa kartu kata bergambar dan dadu huruf untuk menulis permulaan sehingga anak antusias mengikuti pembelajaran dan tidak ada anak yang mengalami kesulitan dalam menulis permulaan.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN SAINS DI SENTRA BAHAN ALAM PADA KELOMPOK B Taopik Rahman; Edi Hendri Mulyana; Esi Destri Fathirahmah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i6.p%p

Abstract

This research is based on the limitations of learning media in natural materials centers. Science game media as an alternative learning media according to children's characteristics. The purpose of this study was to produce a product for the development of science game media at the center of natural ingredients in group B on children's learning outcomes. This research uses a development-based method, namely the McKenney & Reeves EDR (Educational Design Research) model with three stages: 1) analysis and exploration, 2) product design development, and 3) product evaluation and reflection. The technique of collecting data by conducting interviews, observation, and questionnaires. The data analysis uses data reduction, display data, and conclusion drawing / verification. The effectiveness of the product in the phase 1 trial, most of the children responded positively to the effectiveness of learning outcomes with an average percentage of 82.86%. Then make revisions related to recommendations from teachers to correct deficiencies in these products so that they become more optimal. After that, the phase 2 trial was conducted again, with most children giving a positive response to the effectiveness of children's learning outcomes with an average percentage of 95.59%. Based on these results, seen from the percentage of the results of the first and second stage trials, it increased by 11% and showed that the development of science game media in natural materials centers in group B was feasible to be used in the learning process. Penelitian ini didasari oleh keterbatasan media pembelajaran di sentra bahan alam. Media permainan sains sebagai alternatif media pembelajaran sesuai karakteristik anak. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk pengembangan media permainan sains di sentra bahan alam pada kelompok B terhadap hasil belajar anak. Penelitian ini menggunakan metode berbasis pengembangan yaitu EDR (Educational Design Research)model McKenney & Reeves dengan tiga tahap: 1) analisis dan eksplorasi, 2) pengembangan desain produk, serta 3) evaluasi dan refleksi produk. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi, dan angket/kuisioner. Adapun analisis datanya menggunakandata reduction(mengorganisir data), data display(membuat uraian terperinci), dan conclusion drawing/verification(melakukan interpretasi dan kesimpulan). Keefektifitasan produk pada uji coba tahap 1, sebagian besar anak memberikan respon positif efektifitas hasil belajar dengan rata-rata persentase 82,86%. Kemudian melakukan revisi terkait rekomendasi dari guru untuk memperbaiki kekurangan produk tersebut supaya menjadi lebih optimal. Setelah itu dilakukan lagi uji coba tahap 2, dengan sebagian besar anak memberikan respon positif efektifitas hasil belajar anak dengan rata-rata persentase 95,59%. Berdasarkan hasil tersebut, dilihat dari persentase hasil uji coba tahap 1 dan 2 meningkat sebesar 11% dan menunjukan bahwa pengembangan media permainan sains di sentra bahan alam pada kelompok B layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Analisis Penggunaan Media Loose Parts untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Dea Indriani; Heri Yusuf Muslihin; Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.202 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media loose parts untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan TK IT Pelopor Al-Munawwar. Dengan menggunakan Teknik Pepngumpulan data observasi kepada anak dan wawancara kepada guru kelompok A. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, terdapat beberapa anak yang memiliki perkembangan motorik kasar yang lemah, hal ini terlihat dari kurangnya kemampuan anak dalam kelincahan, kelenturan, keseimbangan, dan perkembangan otot kaki. Menurut guru kelas, solusi dari permasalahan tersebut ialah dengan menggunakan media loose parts. Namun dalam penggunaannya, pendidik harus mampu menata lingkungan sebaik mungkin agar dapat memunculkan daya tarik anak dan memberikan kegiatan yang menyenangkan serta bervariatif agar anak tidak merasa bosan. Biasanya media loose parts digunakan sebelum kegiatan pembelajaran. Kesimpulannya, salah satu media yang memudahkan dalam merangsang kemampuan motorik kasar anak agar optimal ialah media loose parts. Namun peran pendidik juga sangat penting dalam penggunaan media tersebut agar anak tertarik, tidak merasa bosan, dan mampu mengikuti intruksi yang diberikan, serta berperan aktif dalam melakukan kegiatan. Hal tersebut dikarenakan anak usia dini membutuhkan bimbingan dari orang dewasa. Orang dewasa harus memahami bahwa setiap anak mempunyai karakateristik yang berbeda-beda dalam setiap perkembanganya.
Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Aktivitas Mencetak Menggunakan Media Bubble Wrap Pada Kelompok B Di RA Padang Wulan Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap Frisca Atriana Tungga Dewi; Taopik Rahman; Aini Loita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.941 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6093

Abstract

Kreativitas anak harus dikembangkan karena dapat bermanfaat bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Salah satu bentuk aktivitas yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kreativitas anak pada kelompok B di RA Padang Wulan Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap ialah melalui kegiatan mencetak dengan menggunakan media bubble wrap. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran kegiatan mencetak dengan menggunakan media bubble wrap, dan untuk meningkatkan kreativitas anak pada kelompok B di RA Padang Wulan Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap menggunakan media bubble wrap. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), dengan jenis metode kolaboratif. Penelitian tindakan kelas dalam penelitian ini memakai model Kemmis & Mc Taggart yang mencakup empat tahap yakni plan (prencanaan), act (tindakan), observe (pengamatan), dan reflect (refleksi). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelompok B tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 19 orang anak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas anak mengalami peningkatan setelah diberikan kegiatan mencetak dengan menggunakan media bubble wrap. Kata Kunci: kreativitas, media bubble wrap, RA Padang Wulan.
Co-Authors ., Yasbiati Aeni, Silmi Qurota Afni, Rena Nurul Afrillia Junianti Aini Loita Aini Loita Alisah Nur Azizah Alnisya Dwi Febriel Anggi Maulana Rizqi Anggi Maulana Rizqi Anggita Isma Juliandini Ani Sri Handayani Anissa Salsabila, Siti Rahma Ardin, Fiani Nurafifah Azhar Yamin, Alfian Cucu Mulyati Dadan Nugraha Dadan Nugraha Dea Indriani Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dita Nailul Rohmah Een Enita Elan Elan Elan Elan, Elan Enok Dini Nuraini Esi Destri Fathirahmah Fauziah Syarifatul Huriyah Febriani, Alvi Sufiyanti Fiar Nadiah Fitri Ramadhani Frisca Atriana Tungga Dewi Fuadatun, Fitri Gandana, Gilar Ghina Fairuz Fakhirah Syawalia Ghullam Hamdu Gilar Gandana Gustini, Iis Syifa Hadiyanti, Siti Maryam Hana Pandora Hasanah, Siti Nur Uswatun Hendayani, Yeni Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Huda, Dalva Samrotul Iskandar, Budi Itsnaeni Aridha Rahmah Kristina, Tina Loita, Aini Luky Adrianto Lutfi Nur Maria Ulfah Sopany Martina, Alis Mau'izhah, Firda Ruhyah Maulani, Julia Maulany, Fany Megawati Windi Sapitri Muhammad Rijal Wahid Muharram Mulyana, Edi Hendri Muslihin, Heri Yusuf Muthiah Muthiah, Muthiah Nahdyawati, Dhea Najiah, Irna Najwa Fadhilah Sofyan Nasser Qudah Nisna Nursarofah Nisrina Nur Khaliza Noer Apri Laeni Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nurzaman, Istikhoroh Peby Dwi Damayanti Purwati Purwati Purwati, Purwati QONITA Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Firda Nafaatur Rahman Ratna Azshari Suhana Rifda Sa'adatul Laila Risbon Sianturi Sianturi Rosarina Giyartini Rosi Rosyani Sadick Akida Mwariko Sajidah, Cut Fairuz Salma Anisah Yasmin Salsabila Amalia Sepia Nuriska Sianturi , Risbon Sianturi, Risbon Silmi Qurota Aeni Silvi Pebrianti Senjawiani Sima Mulyadi, Sima Siti Aisyah Siti Aminah Adawiah Siti Maryam Hadiyanti Siti Nurma Suhana, Ratna Azshari Sukmawati, Annisa Sumardi . Syaripatunisa, Virda Syawalia, Ghina Fairuz Fakhirah Tahira, Anisa Tajmiati, Atit Tantri Sundari Santoso Thiana Nurussakinah Tiara Suherman Tri Astuti Triana, Mega Tyara Intana Putri Kusumah Utami, Nurul Ulfah Putri Wendah, Sri Yasbiati . Yasbiati, Yasbiati Yuniarti, Rima