p-Index From 2021 - 2026
8.709
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA FLIPCHART SUBTEMA GEJALA ALAM UNTUK MEMFASILITASI KECERDASAN NATURALIS ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN Maulani, Julia; Mulyana, Edi Hendri; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39689

Abstract

Learning media very important for sustainability of learning activities for an educator. This learning media can be in the form of utilizing existing resources around. The research problem was obtained through a field study in Taam Darunnajah, Tasikmalaya City, namely the limited use of media in science games, especially the introduction of science about the sub-themes of natural phenomena that can facilitate children's naturalist intelligence. Science activities that are often carried out to facilitate the naturalist intelligence of children in Taam Darunnajah are farming activities. Even though there are a lot of introductions to science that can be introduced to children. One of them is by using flipchart media about various forms of natural phenomena such as rainbows, winds, rains, floods, volcanic eruptions, landslide, etc. This study aims to develop learning media in the form of flipcharts on the sub-theme of natural phenomena to facilitate the naturalist intelligence of children aged 5-6 years as a solution to problems in the field. In this case, the researcher uses the EDR (Educational Design Research) type of development research model from McKenney Reeves. The stages are 1) Analysis and Exploration stage; 2) Design and Construction stage; and 3) Evaluation and Reflection stage.Media pembelajaran sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan belajar bagi seorang pendidik. Media pembelajaran ini dapat berupa pemanfaatan sumber daya yang ada di sekitar. Penggunaan media yang tepat dapat menstimulus aspek perkembangan pada anak. Permasalahan penelitian diperoleh melalui studi lapangan di Taam Darunnajah Kota Tasikmalaya yakni masih terbatasnya penggunaan media pada permainan sains, khususnya pengenalan sains tentang subtema gejala alam yang dapat memfasilitasi kecerdasan naturalis anak. Kegiatan sains yang sering dilakukan untuk memfasilitasi kecerdasan naturalis anak di Taam Darunnajah adalah kegiatan bercocok tanam. Padahal banyak sekali pengenalan sains yang dapat dikenalkan pada anak. Media yang baik merupakan media yang dapat digunakan dan dimainkan langsung oleh anak, supaya anak mendapatkan pengalaman belajar yang baru dan pemahamannya ikut bertambah. Salah satunya dengan penggunaan media flipchart tentang berbagai bentuk gejala alam seperti adanya pelangi, angin, hujan, terjadinya banjir, gunung meletus, tanah longsor, dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa flipchart pada subtema gejala alam untuk memfasilitasi kecerdasan naturalis anak kelompok B usia 5-6 tahun sebagai solusi permasalahan di lapangan. Dalam hal ini, peneliti menggunakan model penelitian pengembangan jenis EDR (Educational Design Research) dari McKenney Reeves. Tahapan-tahapan yang dilakukan diantaranya 1) tahap Analisys and Exploration; 2) tahap Design and Contruction; dan 3) tahap Evaluation and Reflection
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID UNTUK MEMFASILITASI PENGENALAN BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA DINI Afni, Rena Nurul; Mulyana, Edi Hendri; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39660

Abstract

This research is based on the problem of teachers in delivering learning materials are still conventional. In addition, the lack of variety of learning media so that in the learning process children are sometimes distracted from other activities, in the process of delivering materials teachers only focus on question and answer methods only, and android-based learning media has never been used especially to introduce geometric shapes in early childhood. The purpose of this research was to develop learning media for the introduction of geometric shapes that suit the needs of the field and the characteristics of early childhood. This research method uses McKenney's EDR (Educational Design Research) development method. Researchers conduct research until the stage of design and construction, namely making products and then conducted product validation to experts. The conclusion of this study is that the product that has been developed by researchers has been categorized as feasible for further trials of use in Early Childhood Education. The product developed by the researchers has not been conducted external validation to measure the effectiveness of media use.Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan mengenai guru dalam menyampaikan materi pembelajaran masih bersifat konvensional. Selain itu, kekurangan variasi media pembelajaran sehingga dalam proses pembelajaran anak-anak terkadang teralihkan fokusnya dengan kegiatan yang lain, dalam proses penyampaian materi guru hanya berfokus pada metode tanya jawab saja, dan media pembelajaran berbasis android belum pernah digunakan khususnya untuk mengenalkan bentuk geometri pada anak usia dini. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran untuk pengenalan bentuk geometri yang sesuai dengan kebutuhan lapangan dan karakteristik anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan metode pengembangan EDR (Educational Design Research) karya McKenney. Peneliti melakukan penelitian sampai tahap desain dan konstruksi, yaitu membuat produk kemudian dilakukan validasi produk kepada para ahli. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu produk yang telah dikembangkan peneliti sudah dikategorikan layak untuk selanjutnya dilakukan uji coba pemakaian di Pendidikan Anak Usia Dini. Produk yang dikembangkan peneliti belum dilakukan validasi eksternal untuk mengukur efektivitas penggunaan media.
DASAR PENGEMBANGAN MEDIA SAILBOATS A TRACK MODEL PEMBELAJARAN STEM UNTUK KELOMPOK B SUB TEMA BENDA-BENDA ALAM Mau'izhah, Firda Ruhyah; Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39691

Abstract

This research is based on the actual condition in the field that there are still limited learning media based on Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) for the sub-theme of natural objects at the early childhood education level. The learning media are partial or only focussed on one scientific subject. Teacher posses limited knowledge about STEM learning model, therefore the media created has not been able to optimize all STEM learning components. Moreover, there are material that is difficult to explain, such as the sub-themes of natural objects. Considering this background, researcher conduct this study in order to develop a product in the form of STEM-based learning media for group B sub-theme of natural objects. This study used a mixed research approach with research design development and research methods Educational Design Research (EDR) McKenney Thomas C Reeves model. The results of this study indicate that the basic need of this study was the development of STEM learning model media for group B sub-theme of natural objects.Penelitian ini didasari oleh fakta yang terjadi di lapangan bahwa masih terbatasnya media pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) untuk sub tema benda-benda alam pada jenjang pendidikan anak usia dini. Media pembelajaran yang digunakan masih bersifat parsial atau hanya terfokus pada satu bidang keilmuan saja, pengetahuan guru mengenai model pembelajaran STEM juga masih minim sehingga media yang dibuat belum bisa mengoptimalkan seluruh komponen pembelajaran STEM, selain itu terdapat materi yang sukar dijelaskan yakni pada sub tema benda-benda alam. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan produk berupa media pembelajaran berbasis STEM bagi kelompok B sub tema benda-benda alam. Peneletian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran (mix method) dengan desain penelitian pengembangan dan metode penelitian Educational Design Research (EDR) model McKenney Thomas C Reeves. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan dasar dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan media model pembelajaran STEM untuk kelompok B sub tema benda-benda alam.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN FLANEL UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA KELOMPOK B Nahdyawati, Dhea; Muslihin, Heri Yusuf; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.927 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30439

Abstract

Learning media are the most important component in learning in schools. Preliminary studies in group B Kobermatholiul Falah found learning media are used only when needed. The more practical learning media that areoften used are whiteboard markers with blackboards and numeric block media associated with number symbols.While early age children need media that can help towards their knowledge and can be used directly to trainchildren and provide new experiences for children. The results of the research and analysis of the problem,researchers followed up by discussing and developing the media of flannel boards as one of the solutions infacilitating the ability to recognize the number symbols in children in group B. The method in this study uses theDesign Based Research (DBR) method developed by Amiel and Reeves to discuss, develop, and discuss aproduct to overcome problems in the learning process. Products designed using the main ingredient of thickbrown flannel and duplex. The preliminary study and media validation of this research were conducted at KoberMatholiul Falah. Data collection was only done by interviews and expert validation because of the influence ofthe Corona Virus pandemic (COVID-19) product the product could not collect trials directly to children toimprove children's understanding of using the product. The product design that was approved was feasible bythe validator, then made revisions according to the suggestions and approval of the expert validator. In general,approved products are suitable for use as learning media about recognizing the number symbols in group B.Media pembelajaran adalah komponen terpenting dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Studipendahuluan di kelompok B Kober matholiul Falah ditemukan bahwa penggunaan media pembelajarandigunakan hanya pada saat dibutuhkan saja. Media pembelajaran yang lebih praktis yang sering digunakanadalah spidol whiteboard beserta papan tulis serta media balok angka yang berkaitan dengan pengenalanlambang bilangan. Padahal anak usia dini lebih membutuhkan media yang dapat merangsang keingin tahuannyadan dapat digunakan secara langsung untuk melatih konsentrasi anak dan memberikan pengalaman baru bagianak. Hasil identifikasi dan analisis masalah tersebut, peneliti menindak lanjuti dengan merancang danpengembangkan media papan flanel sebagai salah satu solusi dalam memfasilitasi kemampuan mengenallambang bilangan pada anak kelompok B. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Design BasedResearch (DBR) yang dikembangkan oleh Amiel dan Reeves untuk merancang, mengembangkan, dan mengujikelayakan suatu produk untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran. Produk dirancang menggunakanbahan utama kain flanel dan duplek coklat yang tebal. Studi pendahuluan dan validasi media penelitian inidilakukan di Kober Matholiul Falah. Pengumpulan data hanya dengan wawancara dan validasi ahli saja karenadampak dari danya pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) produk tidak bisa diuji cobakan langsung keanak untuk menilai perilaku anak selama penggunaan produk. Rancangan produk dinyatakan layak olehvalidator ahli, kemudia melakukan revisi sesuai saran dan rekomendasi dari validato ahli. Secara umum produkdinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran tentang mengenal lambang bilangan pada kelompok B.
DESAIN MEDIA PASIR KINETIK UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN ANAK USIA DINI Muthiah, Muthiah; Sumardi, Sumardi; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.644 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30440

Abstract

Learning media is one of the important components n the implementation of the learning at school. By usingmedia, the learning process at school will run effectively and efficiently. The purpose of this study is todescribe the design of kinetic sand media to facilitate the ability to write early childhood.. This study uses theReeves Model Design Basic Research (DBR) method, because at this stage of the model, which is identifyingproblems, developing products, testing product feasibility and reflection to overcome problems in thelearning process. Retrieval of data in this study only by interviews and expert validation, because of theimpact of the Corona Virus Disease pandemic (COVID-19), this researcher cannot conduct trials on the fieldor school products. Preliminary studies and interviews were conducted with RA teacher Miftahul Jannah.Validation test conducted in this study involved three experts, namely experts in the media of learning,experts in the theory and experts in the field of pedagogy. The product design was declared feasible by theexpert validator, then revised according to the comments and suggestions of the expert validator. Kineticsand media to facilitate the ability to write early childhood is declared appropriate for use in the learningprocess.Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam pelaksanaan pembelajaraan disekolah.Dengan menggunakan media, proses pembelajaran disekolah akan berjalan dengan efektif dan efisien.Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan desain media pasir kinetik untuk memfasilitasikemampuan menulis permulaan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode Design Basic Research(DBR) model Reeves, karena pada tahap model ini, yaitu mengidentifikasi masalah, mengembangkanproduk, menguji kelayakan produk dan refleksi untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran.Pengambilan data pada penelitian ini hanya dengan wawancara dan validasi ahli, karena adanya dampakpandemi Corona Virus Disease (COVID- 19) ini peneliti tidak dapat melakukan uji coba produk kelapanganatau kesekolah. Studi pendahuluan dan wawancara dilakukan dengan guru RA Miftahul Jannah. Uji validasiyang dilakukan pada penelitian ini melibatkan tiga ahli, yaitu ahli bidang dalam media pembelajaran, ahlibidang teori dan ahli dalam bidang pedagogik. Rancangan produk dinyatakan layak oleh validator ahli,kemudian dilakukan revisi sesuai dengan komentar dan saran dari validator ahli. Media pasir kinetik untukmemfasilitasi kemampuan menulis permulaan anak usia dini dinyatakan layak untuk digunakan dalam prosespembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA KOTAK SIANG MALAM (KOSIMA) UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Martina, Alis; Mulyana, Edi Hendri; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40745

Abstract

This research is motivated by the problem of low cognitive abilities and limited learning media in the field, especially for delivering material day and night. The purpose of this research is to develop learning media to deliver material day and night according to the needs in the field. Based on the findings of the problem in the field, the researchers compiled and designed the Day and Night Box media to facilitate the cognitive abilities of children aged 5-6 years. The research method used is the development of the Educational Design Research (EDR) design by McKenney and Reeves. The EDR research procedure has 3 main stages, namely, the Analysis and Exploration stage; stage of Design and Construction (Design and Construction); and the Evaluation and Reflection stage. Based on the results of the analysis of product trial data, the Box Day and Night media to facilitate the cognitive abilities of children aged 5-6 years has been successfully developed and is suitable for use in learning in Early Childhood Education (PAUD).Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan mengenai rendahnya kemampuan kognitif dan terbatasnya media pembelajaran dilapangan khususnya untuk menyampaikan materi siang malam. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran untuk menyampaikan materi siang malam yang sesuai dengan kebutuhan dilapangan. Berdasarkan temuan masalah dilapangan peneliti menyusun dan merancang media Kotak Siang Malam untuk memfasilitasi kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengembangan dengan desain Educational Desain Research (EDR) karya McKenney dan Reeves. Prosedur penelitian EDR terdapat 3 tahap utama yaitu, tahap Analisis dan Eksplorasi (Analysis and Exploration); tahap Desain dan Konstruksi (Design and Construction); dan tahap Evaluasi dan Refleksi (Evaluation and Reflection). Berdasarkan hasil analisis dari data uji coba produk, media Kotak Siang Malam untuk memfasilitasi kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun ini telah berhasil dikembangkan dan layak digunakan dalam pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
ANALISIS MEDIA MONTASE TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN Syawalia, Ghina Fairuz Fakhirah; Rahman, Taopik; Giyartini, Rosarina
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40919

Abstract

Montage media is a tool used in learning in the form of creating new images from several combinations of existing images and then combining them on a new page to make a new, more imaginative work. This montage media is used because it has many benefits for children aged 4-5 years. So that children can develop properly and optimally. This article is entitled "Analysis of Montage Media on Fine Motor Development of Children Age 4-5 Years". The method used in this article uses a descriptive method with a qualitative research approach through literature study techniques as a technique used to study studies that have been carried out by a previous researcher which is considered appropriate and relevant to the problem to be studied. The purpose of this study is to determine the use of montage media in fine motor development of children aged 4-5 years. The findings in previous studies that examined the montage media in the child's fine motor development. The results of this study are the results of a descriptive analysis of the journals studied suggesting that montage media is very influential on the fine motor development of children, especially children aged 4-5 years, but it is also necessary to know that each journal that is studied and studied shows different goals. different in using montage media. From all the journals studied, it showed significant results, namely that the motase media could increase the potential for fine motor development of children aged 4-5 years.Media montase merupakan alat yang digunakan dalam pembelajaran berupa menciptakan gambar baru dari beberapa gabungan gambar yang sudah ada kemudian digabungkan pada halaman baru menjadikannya karya baru yang lebih imajinatif. Media montase ini digunakan karena memiliki banyak sekali manfaat bagi anak usia 4-5 tahun. Sehingga anak-anak dapat berkembang dengan baik dan optimal. Artikel ini berjudul “Analisis Media Montase Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun”. Metode yang digunakan dalam artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif melalui teknik studi literature sebagaimana suatu teknik yang digunakan untuk mempelajari suatu penelitian-penelitian yang sudah dilakukan oleh seorang peneliti terdahulu yang dianggap sudah sesuai dan relevan dengan masalah yang akan dikaji. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan media montase dalam perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Temuan-temuan dalam penelitian terdahulu yang mengkaji media montase dalam perkembangan motorik halus anak tersebut. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya hasil analisi deskriptif mengenai jurnal yang dikaji mengemukakan bahwa media montase sangat berpengaruh terhadap perkembangan motorik halus anak khususnya usia 4-5 tahun, namun perlu di ketahui pula bahwa setiap juranl yang di pelajari serta dikaji ini menunjukkan tujuan yang berbeda-beda dalam menggunakan media montase. Dari seluruh jurnal yang dikaji, menunjukkan hasil yang signifikan yaitu media motase dapat meningkatkan potensi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun.
ANALISIS MEDIA LOOSE PART UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Hadiyanti, Siti Maryam; Elan, Elan; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40920

Abstract

This article discusses loose part media learning that needs to be developed to become a media teaching material that can be used by early childhood. This loose part media can develop various aspects, especially in the fine motor aspect. With this loose part -based learning media, it can make it easier for children to achieve their fine motor development. Loose part media is one of the media that can be arranged, assembled , combined, moved and others according to the wishes and needs of children. This study aims to determine the learning of loose part media to improve children's fine motor skills. The research method that can facilitate this analysis is a descriptive method with a qualitative approach. The data collection technique used is by using observation, and interviews. The results of this study indicate that the use of loose part media in classroom learning is optimal already to improve the fine motor skills of early childhood , because this loose part learning media is a fun medium so that children do not get bored easily and can create their own creations. In conclusion, d ith their media-based learning loose this part will increase creativity and fine motor skills of children in the activities of learning in class. Media loose part also because the ingredients easily found in the neighborhood children, then child will learn to appreciate, recycle the materials that exist in around.Artikel ini membahas mengenai pembelajaran media loose part yang perlu dikembangkan untuk menjadi suatu media bahan ajar yang dapat digunakan oleh anak usia dini. Media loose part ini dapat mengembangkan berbagai aspek, terutama dalam aspek motorik halus. Dengan adanya media pembelajaran berbasis loose part ini dapat memudahkan anak dalam pencapaian perkembangan motorik halusnya. Media loose part merupakan salah satu media yang dapat disusun, di rangkai, digabungkan, dipindahkan dan yang lainnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran media loose part untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Metode penelitian yang bisa memfasilitasi untuk melakukan analisis ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penggunaan media loose part dalam pembelajaran di kelas sudah optimal untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini, karena media pembelajaran loose part ini merupakan media yang menyenangkan sehingga anak tidak mudah bosan serta dapat menciptakan sebuah karya hasil dirinya. Kesimpulannya, dengan adanya pembelajaran berbasis media loose part ini akan meningkatkan kreativitas serta motorik halus anak dalam aktifitas pembelajaran di kelas. Media loose part juga karena bahan-bahannya mudah ditemukan di lingkungan sekitar anak, maka anak akan belajar untuk menghargai, mendaur ulang bahan-bahan yang ada di sekelilingnnya.
DESAIN MEDIA RODA PUTAR UNTUK MEMFASILITASI KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK ANAK PADA KELOMPOK B Kristina, Tina; Elan, Elan; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30449

Abstract

Linguistic Verbal Intelligence is the ability to use language both verbally and in writing. Children with verballinguistic intelligence have a very good listening ability, besides that they are children who are good atspeaking properly. For this reason, there is a need for supporters to assist children in facilitating verballinguistic intelligence, one of which is using learning media as a tool to convey material messages. Of coursewith learning media that can attract the attention of children, so that children can focus and the learningprocess runs effectively. One of the media that can be used to facilitate children's verbal linguistic intelligenceis the wheel media. This spinning wheel media is media that provides more interesting visualizations forchildren. Researchers conducted a preliminary study at RA Fastabiqul Khairat and have found the problemthat each learning process rarely uses media. The media used is only a poster or picture on a LKA book orchildren's magazine. Even though children at the age of 5-6 years still need new things that are interesting sothey can provide motivation to learn and new insights. As a result of the identification and analysis of theproblem, the researchers followed up by designing and developing the media as a one of soslusi wheels tofacilitate verbal linguistic intelligence of children in group B. The method in this study uses the Design BasedResearch (DBR) method using a qualitative approach. Products are designed using the main ingredientsnamely plywood, wood, flannelette and impraboard. Data collection is by interview and expert validation.Overall the product is declared suitable for use as a learning medium to facilitate verbal linguisticintelligence of children aged 5-6 years.Keywords: Early Childhood, Linguistic Verbal Intelligence, Wheel Rotate’s MediumABSTRAKKecerdasan Verbal Linguistik merupakan kemampuan dalam menggunakan bahasa baik secara lisan maupuntulisan. Anak-anak dengan kecerdasan verbal linguistik ini memiliki kemampuan menyimak yang sangat bagus,selain itu merupakan anak yang pandai berbicara dengan tepat. Untuk itu perlunya pendukung guna membantuanak dalam memfasilitasi kecerdasan verbal linguistiknya, salah satunya yaitu menggunakan mediapembelajaran sebagai alat untuk menyampaikan pesan materi. Tentu dengan media pembelajaran yang dapatmenarik perhatian anak, sehingga anak dapat fokus dan proses pembelajaran pun berjalan dengan efektif. Salahsatu media yang dapat digunakan untuk memfasilitasi kecerdasan verbal linguistik anak adalah media rodaputar. Media roda putar ini adalah media yang memberikan visualisasi lebih menarik bagi anak. Penelitimelakukan studi pendahuluan di RA Fastabiqul Khairat dan telah menemukan masalah bahwa setiap prosespembelajraran jarang menggunakan media. Media yang digunakan hanya sebuah poster atau gambar padasebuah buku LKA atau majalah anak. Padahal anak pada usia 5-6 tahun ini masih membutuhkan hal-hal baruyang menarik sehingga dapat memberikan motivasi belajar serta wawasan baru. Hasil dari identifikasi dananalisis masalah tersebut, peneliti menindak lanjuti dengan merancang dan mengembangkan media roda putarsebagai salah satu soslusi guna memfasilitasi kecerdasan verbal linguistik anak pada kelompok B. Metode dalampenelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR) dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Produk dirancang menggunakan bahan utama yaitu triplek, kayu, kain flanel dan impraboard. Pengumpulandata yaitu dengan wawancara dan validasi ahli. Secara keseluruhan produk dinyatakan layak digunakan sebagaimedia pembelajaran untuk memfasilitasi kecerdasan verbal linguistik anak usia 5-6 tahun.
MEDIA MOZAIK UNTUK MEMFASILITASI PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Sukmawati, Annisa; Rahman, Taopik; Giyartini, Rosarina
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40924

Abstract

Fine motor development of early childhood is certainly very varied, but some children certainly have obstacles in fine motor development. Based on this, it is necessary to stimulate fine motor development. For this reason, this study wants to examine how mosaic media can facilitate the development of fine motor skills for children aged 4-5 years. The method used is a systematic literature review. From 34 published articles from various journals, after conducting a screening process using the systematic literature review method, 17 articles were selected as the final review. The results of a review of 17 sources found that most of the studies reviewed focused on mosaic media to facilitate fine motor development of children aged 4-5 years. The results of the mosaic media to facilitate the development of fine motor skills of children aged 4-5 years succeeded in increasing the fine motor development of children aged 4-5 years.Perkembangan motorik halus anak usia dini tentunya sangat bervariasi, namun sebagian anak tentunya memiliki hambatan dalam perkembangan motorik halus. Berdasarkan hal tersebut maka perlu adanya stimulus perkembangan motorik halus. Untuk itu, penelitian ini ingin mengkaji bagaimana media mozaik untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Adapun metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis. Dari 34 publikasi artikel dari berbagai jurnal, setelah melakukan proses screnning yang menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dihasilkan 17 artikel yang dipilih sebagai peninjauan akhir. Hasil tinjauan terhadap 17 sumber didapat bahwa sebagian besar studi yang ditinjau berfokus pada media mozaik untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Hasil media mozaik untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun berhasil meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun.
Co-Authors ., Yasbiati Aeni, Silmi Qurota Afni, Rena Nurul Afrillia Junianti Aini Loita Aini Loita Alisah Nur Azizah Alnisya Dwi Febriel Anggi Maulana Rizqi Anggi Maulana Rizqi Anggita Isma Juliandini Ani Sri Handayani Anissa Salsabila, Siti Rahma Ardin, Fiani Nurafifah Azhar Yamin, Alfian Cucu Mulyati Dadan Nugraha Dadan Nugraha Dea Indriani Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dita Nailul Rohmah Een Enita Elan Elan Elan Elan, Elan Enok Dini Nuraini Esi Destri Fathirahmah Fauziah Syarifatul Huriyah Febriani, Alvi Sufiyanti Fiar Nadiah Fitri Ramadhani Frisca Atriana Tungga Dewi Fuadatun, Fitri Gandana, Gilar Ghina Fairuz Fakhirah Syawalia Ghullam Hamdu Gilar Gandana Gustini, Iis Syifa Hadiyanti, Siti Maryam Hana Pandora Hasanah, Siti Nur Uswatun Hendayani, Yeni Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Huda, Dalva Samrotul Iskandar, Budi Itsnaeni Aridha Rahmah Kristina, Tina Loita, Aini Luky Adrianto Lutfi Nur Maria Ulfah Sopany Martina, Alis Mau'izhah, Firda Ruhyah Maulani, Julia Maulany, Fany Megawati Windi Sapitri Muhammad Rijal Wahid Muharram Mulyana, Edi Hendri Muslihin, Heri Yusuf Muthiah Muthiah, Muthiah Nahdyawati, Dhea Najiah, Irna Najwa Fadhilah Sofyan Nasser Qudah Nisna Nursarofah Nisrina Nur Khaliza Noer Apri Laeni Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nurzaman, Istikhoroh Peby Dwi Damayanti Purwati Purwati Purwati, Purwati QONITA Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Firda Nafaatur Rahman Ratna Azshari Suhana Rifda Sa'adatul Laila Risbon Sianturi Sianturi Rosarina Giyartini Rosi Rosyani Sadick Akida Mwariko Sajidah, Cut Fairuz Salma Anisah Yasmin Salsabila Amalia Sepia Nuriska Sianturi , Risbon Sianturi, Risbon Silmi Qurota Aeni Silvi Pebrianti Senjawiani Sima Mulyadi, Sima Siti Aisyah Siti Aminah Adawiah Siti Maryam Hadiyanti Siti Nurma Suhana, Ratna Azshari Sukmawati, Annisa Sumardi . Syaripatunisa, Virda Syawalia, Ghina Fairuz Fakhirah Tahira, Anisa Tajmiati, Atit Tantri Sundari Santoso Thiana Nurussakinah Tiara Suherman Tri Astuti Triana, Mega Tyara Intana Putri Kusumah Utami, Nurul Ulfah Putri Wendah, Sri Yasbiati . Yasbiati, Yasbiati Yuniarti, Rima