p-Index From 2021 - 2026
8.709
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Untuk Memfasilitasi Pengenalan Bentuk Geometri Pada Anak Kelompok A Usia 4-5 Tahun Di TK IT_Ar-Rasyiid Kecamatan Karangnunggal Maria Ulfah Sopany; Taopik Rahman; Edi Hendri Mulyana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.844 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3565

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media untuk memfasilitasi pengenalan bentuk geometri pada anak kelompok B usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilakukan di TK IT Ar-Rasyiid Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian deskriptif merupakan suatu metode yang sering digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis dari suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpuan yang begitu luas. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan Langkah-langkah yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dalam (Sugiono, 2009) yaitu: 1) Pengumpulan Data ( Data Collection), 2) Reduksi Data (Data Reduction), 3) Display Data (Data Display), 4) Pengambilan keputusan dan kesimpulan (Conclusion Drawing / Veryfing). Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran sangatlah penting bagi kegiatan belajar mengajar khususnya untuk pembelajaran anak usia dini, penelitian menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran pengenalan bentuk geometri untuk kelompok A di TK IT Ar-Rasyiid menggunakan LKS, poster, majalah, damn kertas crap, sesuai dengan pernyataan guru dalam wawancara media tersebut kurang memfasilitasi pengenalan bentuk geometri untuk anak karena media pembelajaran yang digunakan kurang menarik minat anak.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Media, Geometri AbstractThis study aims to analyze the use of media to facilitate the introduction of geometric shapes in group B children aged 4-5 years. This research was conducted at the IT Ar-Rasyiid Kindergarten, Karangnunggal District, Tasikmalaya Regency. The method used in this research is using a qualitative descriptive method. Descriptive research method is a method that is often used to describe or analyze research results but is not used to make broad conclusions. The data analysis used is using the steps proposed by Miles and Huberman in (Sugiono, 2009), namely: 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Display (Data Display), 4) Decision making and conclusion (Conclusion Drawing / Veryfining). The results of the study show that learning media is very important for teaching and learning activities, especially for early childhood learning, research shows that the use of learning media for the introduction of geometric shapes for group A in TK IT Ar-Rasyiid uses worksheets, posters, magazines, damn paper crap, in accordance with the teacher's statement in the media interview did not facilitate the introduction of geometric shapes for children because the learning media used did not attract children's interest.Keywords: Early Childhood, Media, Geometry
Pemanfaatan Media Kelereng Marble Slide untuk Memfasilitasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Ani Sri Handayani; Heri Yusuf Muslihin; Taopik Rahman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.235 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3626

Abstract

AbstrakAnak yang mengalami kesulitan dalam melakukan koordinasi antara mata dan tangan secara serempak pada permainan. Hal tersebut yang dapat menyebabkan lemahnya gerak motorik anak. Permainan kelereng untuk anak merupakan permainan yang sangat menyenangkan. Banyak orang yang tidak mengetahui manfaat permainan kelereng khususnya permainan kelereng Marble Slide bagi motorik halus anak padahal manfaat permainan tersebut tidak untuk kesenangan anak saja tetapi sangat bermanfaat bagi anak usia dini khususnya bagi keseimbangan antara mata dan keseimbangan tangan, dan motorik halus anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam manfaat permainan kelereng Marble Slide untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia dini. Metode pengumpulan data ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptip. Penelitian ini dilakukan di sekolah TK Plus Manar Al-Ummat, teknik observasi hanya mengamati dan melihat permainan yang ada di sekolah, wawancara yaitu mewawancarai guru terkait permainan kelereng yang dilakukan di sekolah, sedangkan dokumentasi merupakan peneliti mendokumentasikan anak-anak yang sedang bermain permainan kelereng Marble Slide menggunakan instrument ceklis. Teknis analisis data penelitian ini dengan menggunakan tiga kegiatan yaitu dengan reduksi, triangulasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui manfaat yang terdapat pada permainan tradisional engklek dalam aspek perkembangan motorik kasar pada anakKata Kunci: Permainan Kelereng, Motorik Halus, Anak Usia Dini AbstractChildren who have difficulty in coordinating between eyes and hands simultaneously in the game. This can cause the child's motor skills to be weak. Marble games for children is a very fun game. Many people do not know the benefits of playing marbles, especially the game of Marble Slides for children's fine motor skills, even though the benefits of the game are not only for children's pleasure but are very useful for early childhood, especially for balance between eyes and hand balance, and children's fine motor skills. The purpose of this study was to find out more about the benefits of playing Marble Slide marbles to facilitate the development of fine motor skills in early childhood. This data collection method uses a qualitative research design using a descriptive method. This research was conducted at the Kindergarten Plus Manar Al-Ummat school, the observation technique was only to observe and see the games in the school, interviews were interviewing teachers regarding the marbles game that was carried out at school, while the documentation was the researchers documenting the children playing the Marble marbles game. The slides use the checklist instrument. Technical analysis of this research data using three activities, namely the reduction, triangulation of data and drawing conclusions. The results of this study are to determine the benefits contained in the traditional engklek game in the aspect of gross motor development in children. Keywords: Marble Games, Fine Motor, Early Childhood
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE HIJAIYAH UNTUK KETERAMPILAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Salma Anisah Yasmin; Taopik Rahman; Dian Indihadi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i2.52013

Abstract

Problems related to the skill of recognizing hijaiyah letters encountered in educational institutions for preschool age children became the background of this study. The implementation of learning activities in the introduction of hijaiyah letters should use media that can motivate children and of course can create efficient and synchronous learning implementation activities using child development. The limited use of media in schools is the cause of less diverse learning activities. The use of hijaiyah letter puzzle media can be an appropriate means in an effort to develop skills to recognize hijaiyah letters. This study aims to describe the results of the analysis of the skills to recognize hijaiyah letters for children aged 4-5 years, and to describe the results of the analysis of the benefits of using hijaiyah puzzle media on the skills of recognizing hijaiyah letters. The method used is descriptive analysis, then the data analysis used is data reduction, data visualization, and drawing/verification of data conclusions.Permasalahan terkait keterampilan mengenal huruf hijaiyah yang ditemui di lembaga pendidikan anak usia prasekolah menjadi latar belakang dari penelitian ini. Semestinya pelaksanaan kegiatan pembelajaran dalam pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media yang dapat memotivasi anak dan tentunya dapat menciptakan kegiatan pelaksanaan pembelajaran yang efisien dan sinkron menggunakan perkembangan anak. Keterbatasan penggunaan media di sekolah, menjadi penyebab kegiatan belajar yang kurang beragam. Penggunaan media puzzle huruf hijaiyah dapat menjadi salah satu sarana yang sesuai dalam upaya mengembangkan keterampilan mengenal huruf hijaiyah. Penelittian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil anaalisis keterampilan mengenal huurf hijaiyah anak usia 4-5 tahun, dan mendeskripsikan hasiil analisis manfaat manfata media puzzle huruf hijaiyah terhadap keterampilan mengenal huruf hijaiyah. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analisis, kemudian analitis data yang digunakan adalah reduksi data, visualisasi data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan data.
Pengembangan Alat Permainan Edukatif Papan Aktivitas sebagai Stimulus Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia Dini Anggita Isma Juliandini; Taopik Rahman; Resa Respati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara umum tentang pengembangan alat permainan edukatif papan aktivitas sebagai stimulus kemampuan mengenal huruf anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan pendekatan Mix Methode model ADDIE. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari 1) pengumpulan data, 2) Reduksi data, 3) Penyajian data, 4) Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk pengembangan alat permainan edukatif dalam penggunaan nya secara umum sudah layak, hal tersebut dibuktikan melalui tahap analisis kebutuhan pengembangan, validasi rancangan umum, validasi produk, uji coba sampai tahap evaluasi yang dilakukan. namun dengan dilakukan perbaikan-perbaikan yang diberikan oleh validator pada tahap sebelum dan sesudah uji coba. Hasil dari tahap analisis ini dijadikan sebagai bahan pertimbangan pengembangan produk. Kemudia untuk rancangan umum dibuat sebagai acuan dalam pengembangan produk yang akan dibuat dalam bentuk visualisasinya di tahap pengembangan. Tahap pengembangan ini dilakukan sampai tahap validasi produk yang di kembangkan. Selanjutnya melaksanakan tahap uji coba, untuk mencari tahu apakah produk tersebut efektif atau tidak. Terakhir tahap evaluasi yang dilakukan kepada guru kelompok B, untuk memberikan penilaiannya setelah melihat uji coba produk.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN ANGKA BERPASANGAN UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Taopik Rahman; Dindin Abdul Muiz L; Een Enita
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.51432

Abstract

Number symbols are part of learning basic Mathematics for early childhood. This study focuses on product development and product testing on the ability to recognize word symbols in children aged 4-5 years. The product inquestions is the paired number boar media, is the result of innovations from several previously existing media, namely puzzles, number card, and domino numbers. The method used in this research is Educational Design Research (EDR) by Mckneey Reeves with three stage consisting of 1) analysis and eskploration; 2) design and construction; 3) evaluation and reflection. Furthermore, data collection was carried out using interview techniques, observation, questionnaires, and expert validation. Then after the data was obtained, the researcher conducted an analysis using quantitative data analysis techniques and qualitative analysis. The trial was carried out in three stages at two schools with different students at each stage. Obsevation result show that children’s abilities have increased at each stage. Then the result of the teacher’s questionnaire from the stages of the trial were 86.67%, 93.3% and 63.3%, with very good and good categories. Therefore, it can be conclude that the paired number board media to facilitate the ability to recognize number symbols in children aged 4-5 years is goos and suitable for use in learning activities.Lambang bilangan merupakan bagian dari pembelajaran Matematika dasar anak usia dini. Penelitian ini berfokus pada pengembangan produk serta uji coba produk terhadap kemampuan mengenal lambang bilang pada anak usia 4-5 tahun. Produk yang dimaskud adalah media papan angka berpasangan merupakan hasil inovasi dari beberapa media yang telah ada sebelumnya yaitu puzzle, kartu angka, dan domino angka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Educational Desaign Research (EDR) Karya McKneey Reeves dengan tiga tahapan yang terdiri dari 1) analisis dan eksplorasi; 2) desain dan kontruksi; 3) evaluasi dan refleksi. Selanjutnya Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, kuesioner, serta validasi ahli. Kemudian setelah data diperoleh, peneliti melakukan analisis dengan menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan anaslis kualitatif.  Uji coba dilakukan sebanyak tiga tahap pada dua sekolah dengan peserta didik yang berbeda pada setiap tahapnya. Hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan anak mengalami peningkatan pada setiap tahapnya. Kemudian hasil angket respon guru dari ketiga tahap uji coba yaitu 86,67%, 93,3%, dan 68,3%, dengan kategori sangat baik dan baik. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa media papan angka berpasangan untuk memfaisilitasi kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun ini baik serta layak digunakan dalam kegiatan berlajarnya.
Pengembangan Media Pembelajaran Alphabet Match Dalam Mengenalkan Huruf Pada Anak Usia Dini Megawati Windi Sapitri; Dian Indihadi; Taopik Rahman
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 7, No 1 (2023): Jurnal PAUD Agapedia: Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v7i1.59930

Abstract

Media is known as a tool used and utilized by teachers or educators in learning that is developing so rapidly in accordance with technological advances. The importance of using media in learning activities, especially for early childhood. Based on preliminary studies at Nurul Huda Islamic Kindergarten in group B, the media used by teachers to introduce alphabetic letters is a decorative image media attached to the wall. The media used should be media in the form of games that make children participate in it and the use of interesting media so as to attract children's attention in learning. As a result of the identification, researchers followed up by designing alphabet match media as a solution to introduce alphabetic letters to children aged 5-6 years. The purpose of this study is to design, develop, and test the feasibility of products used to overcome problems in learning. Researchers use the educational design research method from Mc Kenney Reaves (2012). The steps of EDR research are 1) Analysis and Exploration stage, 2) Design and Construction stage, and 3) Evaluation and Reflection stage. However, what is listed in this article the researcher only presents the results of the study at the first stage, that is, the stage of analysis and exploration. The results of the first phase of research, namely the use of interesting learning media, are very important to use in learning, in order to attract children's attention and enthusiasm for the learning carried out. In field studies, it was found that the media available in schools is still limited and simple (less attractive). Based on these needs, researchers developed alphabet match learning media in introducing letters to early childhood in group B. Media dikenal sebagai alat bantu yang digunakan dan dimanfaatkan oleh guru atau pendidik dalam pembelajaran yang berkembang disesuaikan dengan kemajuan teknologi. Pentingnya pengunaan media dalam kegiatan pembelajaran, khususnya bagi anak usia dini. Berdasarkan studi pendahuluan di TK Islam Nurul Huda pada kelompok B, dalam mengenalkan huruf alfabet guru menggunakan media kartu huruf dan gambar dekoratif yang menempel di dinding. Media yang digunakan sebaiknya media berupa permainan yang membuat anak ikut serta didalamnya serta penggunaan media yang menarik sehingga menarik perhatian anak dalam pembelajaran. Hasil dari identifikasi tersebut, peneliti menindaklanjuti dengan merancang media alphabet match sebagai solusi untuk mengenalkan huruf alfabet pada anak usia 5-6 tahun. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang, mengembangkan, dan menguji kelayakan produk media pembelajaran alphabet match. Media yang digunakan untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran. Peneliti menggunakan metode penelitian Educational Design Research dari Mc Kenney Reaves (2012). Langkah-langkah penelitian EDR yaitu 1) Analisis dan Eksplorasi, 2) Desain dan Konstruksi, dan 3) Evaluasi dan Refleksi. Namun, yang dicantumkan dalam artikel ini peneliti hanya menyajikan hasil penelitian pada tahap pertama, yaitu tahap analisis dan eksplorasi. Hasil dari penelitian tahap pertama, yaitu penggunaan media pembelajaran yang menarik sangat penting digunakan dalam pembelajaran, agar menarik perhatian dan antusias anak terhadap pembelajaran yang dilakukan. Dalam studi lapangan, ditemukan bahwa media yang tersedia di sekolah masih terbatas dan sederhana (kurang menarik). Berdasarkan kebutuhan tersebut, peneliti mengembangkan media pembelajaran alphabet match dalam mengenalkan huruf pada anak usia dini di kelompok B
Peningkatan Kemampuan Berpikir Logis Anak Melalui Media Kotak Ceria Pada Kelompok A Paud Al-Fatan Desa Cisayong Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Hana Pandora; Aini Loita; Taopik Rahman
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 7, No 1 (2023): Jurnal PAUD Agapedia: Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v7i1.59931

Abstract

Early childhood is a child with an age range of 0-6 years. At this time children are in the golden age or what we often call the golden age. Preschool education is education given to early childhood both formal and non-formal. Education can help in the process of growth and development of children. This resarch was conducted with the aim of improving logical thinking skills through Kotak Ceria learning media at the age of 4-5 years in group a in Al-Fatan kindergarden, Cisayong Village,, Cisayong District, Tasikmalaya Regency. This study uses classroom action research in collaboration with group teachers. The subjects of this study were 10 chidren, namely two gilrs and eight boys. Data collection techniques used are observation and documentation. The research instrument is an observation sheet. This study uses data reduction analysis, data display and conclusions. The stages of this research are first there is pre-action, cycle I, cycle II and cycle III. The results of this study are increasing children’s logical thinkg skills through the use of Kotak Ceria, namely in pre-action only reaching 44% in cycle I increasing to 58%,, in cycle II 66% and in cycle III reaches 86%. Anak usia dini adalah anak dengan rentang usia 0-6 tahun. Pada masa ini anak berada pada masa emas atau sering kita sebut dengan masa golden age. Pendidikan prasekolah merupakan pendidikan yang diberikan kepada anak usia dini baik formal maupun non formal, pendidikan dapat membantu dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis melalui media pembelajaran kotak ceria pada usia 4-5 tahun kelompok A di TK Al-Fatan Desa Cisayong Kecamatan Cisayong Kabupatem Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas berkolaborasi dengan guru kelompok A. Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang, 2 orang anak perempuan dan 8 orang anak laki-laki. Teknik pengambilan data yang dilakuk,an yaitu observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian nya yaitu lembar observasi. Penelitian ini menggunakan analisis reduksi data, tampilan data dan kesimpulan. Tahapan Penelitian ini yaitu Pertama ada pra tindakan, siklus I, siklus II dan siklus III. Hasil dari penelitian ini yaitu kemampuan berikir logis anak menggunakan media kotak ceria berhasil meningkat yaitu: pada pra tindakan hanya mencapai 44%, pada siklus I meningkat menjadi 58%, pada siklus II 66% dan pada siklus III mencapai 86%.
Analisis Penggunaan Media Loose Parts untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Alnisya Dwi Febriel; Heri Yusuf Muslihin; Taopik Rahman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media loose part untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah review literatur yang sistematis dengan menjaring artikel-artikel yang terkait dengan tema penelitian yang diterbitkan dalam rentang waktu 2014-2023 melalui mesin pencarian elektronik Google Scholar. Pencarian awal didapatkan 20 artikel kemudian dipilih berdasarkan kriteria eksklusif sehingga didapatkan 10 artikel yang dianalisa menggunakan teknik data tematik. Hasil studi menunjukkan bahwa peran media loose parts khusunya yaitu dalam meningkatkan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun. Ada beberapa peran media loose parts sebagai bahan ajar, yaitu dapat digunakan sebagai alat untuk mengeksplorasi berbagai aspek: Pemecahan masalah, kreativitas, konsentrasi , motorik halus, motorik kasar, sains (Sience), pengembangan bahasa (Literasi), seni (Art), logika berpikir matematika (Math), teknik (Enginering), teknologi (Technology). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa media loose parts memiliki peran penting dan mampu membantu meningkatkan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun, selain itu media loose parts dapat membantu pendidik dalam membangun pembelajaran yang kolaboratif antara guru dengan peserta didik. Keterbatasan penelitian dan saran penelitian selanjutnya dibahas di bagian Terakhir.
The Importance of Visual Learning Media Innovation in Facilitating the Ability to Recognize Letters of the Alphabet for Children Aged 4-5 Years Salsabila Amalia; Heri Yusuf Muslihin; Taopik Rahman
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.758

Abstract

A person in early childhood is at a fundamental age, and children need to be properly stimulated in a number of areas of development. One aspect of development that needs to be stimulated is the aspect of language development and one of the language skills is reading. One of the basic aspects of reading skills that needs to be stimulated in early childhood is the ability to recognize letters of the alphabet as a basis for learning to read at an early stage. In this regard, research was carried out using descriptive qualitative methods at RA Assidiqiyyah and RA PUI Al-Fatwa. The research was intended to find out educators' understanding of the importance of visual learning media innovation in facilitating the ability to recognize letters of the alphabet, the ability of children aged 4-5 years to recognize letters of the alphabet, and the use of learning media to facilitate the ability to recognize letters of the alphabet for children aged 4-5 years. From the research that has been done, it is found that the media used is still not innovative, even though educators understand the importance of visual media innovation very well.
Media Flip Book Digital untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Siti Aminah Adawiah; Gilar Gandana Gandana; Taopik Rahman
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1255

Abstract

Artikel ini didasarkan pada pentingnya meningkatkan perkembangan bahasa anak di usia dini.  Stimulasi yang dapat dilakukan melalui kegiatan, seperti menggunakan media digital yang menarik bagi anak-anak, seperti buku flip, dapat membantu perkembangan bahasa anak. Guru harus membuat anak merasa terpenuhi kebutuhannya. Ini berarti mereka harus memenuhi kebutuhan anak untuk mengembangkan kemampuan bahasanya, mengeluarkan pendapatnya, dan bersosialisasi dengan temannya. Dalam penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi ilmiah yang mencakup teori, metode, pendekatan, catatan, naskah, rekaman sejarah, dokumen, dan sumber lain yang dapat ditemukan di perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media flip book digital sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini. Kegiatan pembelajaran dengan media berbasis digital seperti flip book akan meningkatkan minat anak dalam belajar dan merupakan bentuk inovasi dan upaya untuk membuat pembelajaran yang lebih bervariasi dan menyenangkan. Anak-anak akan terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media flip book digital untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih menarik.
Co-Authors ., Yasbiati Aeni, Silmi Qurota Afni, Rena Nurul Afrillia Junianti Aini Loita Aini Loita Alisah Nur Azizah Alnisya Dwi Febriel Anggi Maulana Rizqi Anggi Maulana Rizqi Anggita Isma Juliandini Ani Sri Handayani Anissa Salsabila, Siti Rahma Ardin, Fiani Nurafifah Azhar Yamin, Alfian Cucu Mulyati Dadan Nugraha Dadan Nugraha Dea Indriani Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dita Nailul Rohmah Een Enita Elan Elan Elan Elan, Elan Enok Dini Nuraini Esi Destri Fathirahmah Fauziah Syarifatul Huriyah Febriani, Alvi Sufiyanti Fiar Nadiah Fitri Ramadhani Frisca Atriana Tungga Dewi Fuadatun, Fitri Gandana, Gilar Ghina Fairuz Fakhirah Syawalia Ghullam Hamdu Gilar Gandana Gustini, Iis Syifa Hadiyanti, Siti Maryam Hana Pandora Hasanah, Siti Nur Uswatun Hendayani, Yeni Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Huda, Dalva Samrotul Iskandar, Budi Itsnaeni Aridha Rahmah Kristina, Tina Loita, Aini Luky Adrianto Lutfi Nur Maria Ulfah Sopany Martina, Alis Mau'izhah, Firda Ruhyah Maulani, Julia Maulany, Fany Megawati Windi Sapitri Muhammad Rijal Wahid Muharram Mulyana, Edi Hendri Muslihin, Heri Yusuf Muthiah Muthiah, Muthiah Nahdyawati, Dhea Najiah, Irna Najwa Fadhilah Sofyan Nasser Qudah Nisna Nursarofah Nisrina Nur Khaliza Noer Apri Laeni Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nurzaman, Istikhoroh Peby Dwi Damayanti Purwati Purwati Purwati, Purwati QONITA Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Firda Nafaatur Rahman Ratna Azshari Suhana Rifda Sa'adatul Laila Risbon Sianturi Sianturi Rosarina Giyartini Rosi Rosyani Sadick Akida Mwariko Sajidah, Cut Fairuz Salma Anisah Yasmin Salsabila Amalia Sepia Nuriska Sianturi , Risbon Sianturi, Risbon Silmi Qurota Aeni Silvi Pebrianti Senjawiani Sima Mulyadi, Sima Siti Aisyah Siti Aminah Adawiah Siti Maryam Hadiyanti Siti Nurma Suhana, Ratna Azshari Sukmawati, Annisa Sumardi . Syaripatunisa, Virda Syawalia, Ghina Fairuz Fakhirah Tahira, Anisa Tajmiati, Atit Tantri Sundari Santoso Thiana Nurussakinah Tiara Suherman Tri Astuti Triana, Mega Tyara Intana Putri Kusumah Utami, Nurul Ulfah Putri Wendah, Sri Yasbiati . Yasbiati, Yasbiati Yuniarti, Rima