p-Index From 2021 - 2026
12.854
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Usia Dini Jurnal Pendidikan Usia Dini PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD Jurnal Basicedu Jurnal Golden Age Journal on Education JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan dan Konseling Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Abdidas Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Journal of Early Childhood Education (JECE) Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kewarganegaraan Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo ALAYYA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Basicedu International Journal of Religion Education and Law Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Jurnal Pendidikan Anak Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Jurnal Pendidikan Progresif Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

DASAR KEBUTUHAN PENGEMBANGAN ASESMEN ALTERNATIF PADA PERMAINAN SAINS SUB TEMA GEJALA ALAM UNTUK MEMFASILITASI KETERAMPILAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B Kurniasih, Yesi; Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40742

Abstract

The purpose of this study is to describe the basic needs of the development of Alternative Assessment in Science Games Symptom of the sub theme to Facilitate Children Social Skills Group B . Based on the results of a preliminary study conducted at Artanita Al Khairiyyah Kindergarten and Mathla'ujannah Kindergarten in Tasikmalaya City, teachers have not had the opportunity to develop assessments on science games. The science games that are carried out are more focused on developing cognitive aspects, have not been able to facilitate social skills optimally. Therefore, it is necessary to develop assessments on science games to facilitate the social skills of children in group B. This study uses the Education Design Research method ( EDR) McKenney and Reaves model in the first stage of exploration and analysis. The data collection technique used interviews with group B teachers at Artanita Al Khairiyyah Kindergarten and Mathla'ujannah Kindergarten in Tasikmalaya City . Data analysis uses data reduction, data display, and drawing conclusions. Based on the results of the analysis, the researchers concluded that it is necessary to develop assessments and science games that can facilitate the social skills of group B children.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dasar kebutuhan pengembangan Asesmen Alternatif pada Permainan Sains Sub Tema Gejala Alam untuk Memfasilitasi Keterampilan Sosial Anak Kelompok B. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di TK Artanita Al Khairiyyah dan TK Mathla’ujannah di Kota Tasikmalaya guru belum berkesempatan mengembangkan asesmen pada permainan sains. Permainan sains yang dilakukan lebih berfokus dalam mengembangkan aspek kognitif, belum bisa memfasilitasi keterampilan sosial secara maksimal. Maka dari itu perlu adanya pengembangan asesmen pada permainan sains untuk memfasilitasi keterampilan sosial anak kelompok B. Penelitian ini menggunakan metode Education Design Research (EDR) model McKenney dan Reaves pada tahap pertama yaitu eksplorasi dan analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara pada guru kelompok B di TK Artanita Al Khairiyyah dan TK Mathla’ujannah di Kota Tasikmalaya. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis peneliti menarik kesimpulan bahwa perlu adanya pengembangan asesmen dan permainan sain yang dapat memfasilitasi keterampilan sosial anak kelompok B.
MEDIA MOZAIK UNTUK MEMFASILITASI PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Sukmawati, Annisa; Rahman, Taopik; Giyartini, Rosarina
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40924

Abstract

Fine motor development of early childhood is certainly very varied, but some children certainly have obstacles in fine motor development. Based on this, it is necessary to stimulate fine motor development. For this reason, this study wants to examine how mosaic media can facilitate the development of fine motor skills for children aged 4-5 years. The method used is a systematic literature review. From 34 published articles from various journals, after conducting a screening process using the systematic literature review method, 17 articles were selected as the final review. The results of a review of 17 sources found that most of the studies reviewed focused on mosaic media to facilitate fine motor development of children aged 4-5 years. The results of the mosaic media to facilitate the development of fine motor skills of children aged 4-5 years succeeded in increasing the fine motor development of children aged 4-5 years.Perkembangan motorik halus anak usia dini tentunya sangat bervariasi, namun sebagian anak tentunya memiliki hambatan dalam perkembangan motorik halus. Berdasarkan hal tersebut maka perlu adanya stimulus perkembangan motorik halus. Untuk itu, penelitian ini ingin mengkaji bagaimana media mozaik untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Adapun metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis. Dari 34 publikasi artikel dari berbagai jurnal, setelah melakukan proses screnning yang menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dihasilkan 17 artikel yang dipilih sebagai peninjauan akhir. Hasil tinjauan terhadap 17 sumber didapat bahwa sebagian besar studi yang ditinjau berfokus pada media mozaik untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Hasil media mozaik untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun berhasil meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun.
STUDI LITERATUR PENGARUH PENGGUNAAN PERMAINAN TRADISIONAL KAULINAN BARUDAK TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Rinukmi, Rika Ayu; Sumardi, Sumardi; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30445

Abstract

This research is motivated by early childhood social emotional abilities that are not optimal. Thisproblem occurs in early childhood, including when during the learning process takes place earlychildhood often look depressed, lack of confidence, often ask to be accompanied by parents and etc. Theapplication of traditional games is rarely used as an intermediary for learning to improve early childhoodsocial emotional abilities. The purpose of this research is to find the impact of traditional games kaulinanbarudak for early childhood social emotional abilities. This researche uses a qualitative approach and thetype of researche is library researche. Data collection techniques used in this researche are collectingbooks, journals, articles, theses, internet, documentation, dissertations and relevant researche. Then datais sorted, presented, analyzed, and processed sistematically. Based on the results of data from severalfindings made by previous researchers, then it can conclude that by using traditional games kaulinanbarudak can affect the social emotional abilities of early childhood.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan sosial emosional anak yang belum optimal. Permasalahanini terjadi pada anak usia dini, diantaranya adalah pada saat proses pembelajaran berlangsung anak-anaksering terlihat murung, kurang percaya diri, sering minta ditunggui orangtua dan lainnya. Selain itupenggunaan permainan tradisional sudah jarang digunakan sebagai media pembelajaran untukmeningkatkan kemampuan sosial emosional anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh dari permainan tradisional kaulinan barudak terhadap kemampuan sosial emosional anak usiadini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Teknikpengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan buku-buku, jurnal,artikel, tesis, internet, dokumentasi, disertasi, penelitian yang dianggap relevan tentang permainantradisional dan kemampuan sosial emosional anak. Kemudian dipilih, disajikan dan dianalisis serta diolahsecara ringkas dan sistematis. berdasarkan hasil data dari beberapa temuan yang telah dilakukan olehpeneliti terdahulu, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan permainan tradisional kaulinanbarudak dapat berpengaruh terhadap kemampuan sosial emosional anak usia dini.
PERAN LINGKUNGAN DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA SERTA MENUMBUHKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Tia Salmah Paujiah; Heri Yusuf Muslihin; Taopik Rahman
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.821

Abstract

The environment is one of the factors that have high leverage in the development of language and children's character. Because with the environment children are able to carry out their routines well without experiencing any difficulties, especially in communicating. Similarly, the stimulus provided also affects the success of the child's character. character of early childhood, because siring with every good stimulus given to children it will also produce good character as well. The environment itself is divided into three parts, namely, the family environment, the school environment and the community environment. The research method used is library research.
Analisis Media Loose Part Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Siti Maryam Hadiyanti; Elan Elan; Taopik Rahman
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i2.9329

Abstract

AbstractThis article discusses loose part media learning that needs to be developed to become a media teaching material that can be used by early childhood. This loose part media can develop various aspects, especially in the fine motor aspect. Loose part media is one of the media that can be arranged, assembled, combined, moved and others according to the wishes and needs of children. This study aims to determine the learning of loose part media to improve children's fine motor skills. Descriptive method to qualitative method. The data collection technique used is through observation and interviews. The results of this study indicate that the use of loose part media in classroom learning is optimal already to improve the fine motor skills of early childhood, because this loose part learning media is a fun medium so that children do not get bored easily and can create their own creations. In conclusion, d ith their media-based learning loose this part will increase creativity and fine motor skills of children in the activities of learning in class. Media loose part also because the ingredients easily found in the neighborhood children, then child will learn to appreciate, recycle the materials that exist in around.Keywords: Loose Part Media , Fine Motor, Early Childhood  AbstrakArtikel ini membahas mengenai pembelajaran media loose part yang perlu dikembangkan untuk menjadi suatu media bahan ajar yang dapat digunakan oleh anak usia dini. Media loose part ini dapat mengembangkan berbagai aspek, terutama dalam aspek motorik halus. Media loose part merupakan salah satu media yang dapat disusun, di rangkai, digabungkan, dipindahkan dan yang lainnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran media loose part untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Metode penelitian yang bisa memfasilitasi untuk melakukan analisis ini adalah metode deskriptif untuk metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media loose part dalam pembelajaran di kelas sudah optimal untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini, karena media pembelajaran loose part ini merupakan media yang menyenangkan sehingga anak tidak mudah bosan serta dapat menciptakan sebuah karya hasil dirinya. Kesimpulannya, dengan adanya pembelajaran berbasis media loose part ini akan meningkatkan kreativitas serta motorik halus anak dalam aktifitas pembelajaran di kelas. Media loose part juga karena bahan-bahannya mudah ditemukan di lingkungan sekitar anak, maka anak akan belajar untuk menghargai, mendaur ulang bahan-bahan yang ada di sekelilingnnya. Kata kunci: Media Loose Part, Motorik Halus, Anak Usia Dini
Analisis Media Montase Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Ghina Fairuz Fakhirah Syawalia; Taopik Rahman; Rosarina Giyartini
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i2.9328

Abstract

AbstractThe fine motor development of children aged 4-5 years which researchers found has not developed according to the stages. Inadequate media facilities for children so that children have difficulty in developing fine motor skills. Media is a tool in the learning process. Montage media is a tool used in learning in the form of creating new images from several combinations of existing images and then combining them on a new page to make a new, more imaginative work. Montage media is used because it has many benefits, especially children aged 4-5 years, children can develop well and optimally. This study aims to examine and understand the montage media in the motor development process of children aged 4-5 years. The method used in the research uses descriptive methods, qualitative approaches through literature study techniques. The findings in previous studies that examined the montage media in children's fine motor development. The results of this study are the results of a descriptive analysis of the journals studied suggesting that the montage media is very influential on the fine motor development of children aged 4-5 years. From all the journals studied, it showed significant results, namely that the motase media could increase the potential for fine motor development of children aged 4-5 years.Keywords: Montage Media, Development, Fine Motor.AbstrakPerkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun yang peneliti temukan belum berkembang sesuai dengan tahapannya. Fasilitas media yang kurang memadai bagi anak sehingga anak mengalami kesulitan dalam mengembangkan motorik halusnya. Media merupakan alat bantu dalam proses berlangsungnya pembelajaran. Media montase merupakan alat yang digunakan dalam pembelajaran berupa menciptakan gambar baru dari beberapa gabungan gambar yang sudah ada kemudian digabungkan pada halaman baru menjadikannya karya baru yang lebih imajinatif. Media montase digunakan karena memiliki banyak manfaat terutama anak usia 4-5 tahun, anak dapat berkembang dengan baik dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti serta memahami media montase dalam proses perkembangan motorik anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode deskriptif, pendekatan kualitatif melalui teknik studi literature. Temuan dalam penelitian terdahulu yang dikaji mengenai media montase dalam perkembangan motorik halus anak. Hasil penelitian ini yaitu adanya hasil analisi deskriptif mengenai jurnal yang dikaji mengemukakan bahwa media montase sangat berpengaruh terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Dari seluruh jurnal yang dikaji, menunjukkan hasil yang signifikan yaitu media motase dapat meningkatkan potensi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun.Kata kunci: Media Montase, Perkembangan,  Motorik Halus.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN FLANEL UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN KONSEP BILANGAN ANAK PADA KELOMPOK B Cucu Mulyati; Dindin Abdul Muiz; Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.281 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.362

Abstract

Learning media are the most important part of implementing school learning. A preliminary study in group B of the Cendrawasih I Kindergarten and TK Cendrawasih II found that the use of learning media was used when needed. More practical media used aremarkers whiteboard and blackboardand magazines to convey information related to the concept of numbers. Whereas for early childhood more media is needed which can be used directly to practice concentration and provide new experiences for children. The results of identification and analysis of the problem, researchers followed up by designing flannel board media as a solution in facilitating the ability of the concept of child numbers in group B. In this study using the method of Design Based Research (DBR) developed by Reeves to design, develop, and test feasibility a product to overcome problems in learning. The product is designed using the main ingredients of brown duplex and flannel cloth. The research subjects were teachers and children in group B of Cendrawasih I Kindergarten and TK Cendrawasih II. Data collection is done by interviews, expert validation, teacher assessment, observation of child treatment during product use, and documentation. The product design was declared feasible by the expert validator, then revised according to suggestions and carried out the implementation of the school where the research was conducted. Product implementation was carried out in group B of Cendrawasih I Kindergarten and Group B of TK Cendrawasih II. In general, the product is declared feasible to be used as a learning medium about the concept of numbers based on the teacher's assessment and observations of the child's treatment of the product. Reflections on product development, namely to produce flannel board media to facilitate the ability to conceptualize child numbers in group B.
ANALISIS KETERAMPILAN INTRAPERSONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA KOTA TASIKMALAYA Maitsa Munifah; Elan Elan; Taopik Rahman; Gilar Gandana
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.37 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.364

Abstract

Penelitian ini didasari pentingnya keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun sebagai salah satu indikator kesuksesan individu. keterampilan intrapersonal merupakan kemampuan individu dalam memamahmi dirinya sendiri dengan kata lain anak mampu mempercayai diri sendiri, mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri, menyadari emosi yang dirasakan, serta proaktif atau bertanggung jawab terhadap pengetahuan, perasaan serta tindakannya. Ketika dilapangan peneliti menemukan deteksi keterampilan intrapersonal namun belum berlandaskan pada teori yang ideal . Dengan demikian peneliti mengambil fokus kajian pada keterampilan Intrapersonal anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur, menganalisis, serta mendeskripsikan keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kota Tasikmalaya. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi terstruktur dan catatan lapangan yang terintegrasi dalam observasi terstruktur. Temuan dalam penelitian ini bahwa keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun berada pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun pada aspek percaya diri berada pada kategori berkembang sesuai harapan mendapat 62 Persen. Kemudian pada aspek penilaian diri berada pada kategori berkembang sesuai harapan dan mendapat 67 persen. Selanjutnya pada aspek kesadaran emosi anak usia 5-6 tahun berada pada kategori berkembang sesuai harapan dengan persentase 55 persen. pada aspek proaktif atau bertanggung jawab anak usia 5-6 tahun berada dalam kategori berkembang sesuai harapan dan persentase mendapat 60 persen. Dengan demikian persentase keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina sebanyak 61 persen hal tersebut termasuk dalam kriteria berkembang sesuai harapan
PENGEMBANGAN FLASH CARD ANGKA TRILINGUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK PENGENALAN LAMBANG BILANGAN USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK Tri Astuti; Elan Elan; Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.177 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.365

Abstract

Telah dilakukan penelitian dan pengembangan, yang bertujuan untuk 1) mengetahui gambaran analisis kebutuhan dalam Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun, 2) mengetahui rancangan Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun, 3) mengetahui proses uji coba Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun, 4) mengetahui refleksi dari Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode design based research. Penelitian dilakukan di dua sekolah yaitu TK Cendrawasih 2, dan TK Cendrawasih 1. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, angket, expert judgement, dan dokumentasi.Uji coba dilakukan sebanyak dua kali. Uji coba pertama diikuti oleh 10 anak kelompok A TK Cendrawasih 2. Berdasarkan hasil uji coba produk, produk memerlukan beberapa perbaikan. Uji coba kedua diikuti oleh 8 anak kelompok A TK Cendrawasih 1. Berdasarkan hasil uji coba dilakukan refleksi terhadap produk. Hasil refleksi menunjukan nahwa produk dapat digunakan sebagai alternative media pembelajaran, yang memberi kemudahan kepada guru untuk menyampaikan materi mengenai pengenalan lambang bilangan secara variatif melalui Flash Card yang dipadukan dengan unsur-unsur kearifan lokal. Produk akhir berupa Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun di Taman Kanak-kanak.
PROFIL KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Taopik Rahman Rahman; Sumardi Sumardi; Deska Dwi Cahyani
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 2 No. 2 (2020): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.068 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v2i2.894

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 137 Tahun 2014 pada lingkup perkembangan fisik motorik. Di dalam Permendikbud No 137 tahun 2014 tersebut terdapat Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia 4-5 tahun pada aspek fisik motorik yang dapat dikategorikan pada gerak lokomotor dan manipulative. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Merpati Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan motorik kasar diantaranya mendeskripsikan kemampuan gerak lokomotor dan gerak manipulatif. Pendekatan metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan tujuan untuk menguji teori tentang variabel kemampuan motorik kasar pada anak usia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi dan dokumentasi. Sampel yang digunakan seluruh anak kelompok A yang berjumlah 13 anak. Alat pengumpulan data berupa tes dan lembar observasi. Hasil dari penelitian ini bahwa 1) kemampuan gerak lokomotor anak usia 4-5 tahun di TK Merpati Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis termasuk dalam kategori berkembang sesuai harapan terdapat 5 anak dengan persentase 38.46% dan untuk kategori berkembang sangat baik terdapat 8 anak dengan persentase 61.54%, 2) kemampuan gerak manipulatif anak usia 4-5 tahun di TK Merpati Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis termasuk dalam kategori mulai berkembang terdapat 2 anak dengan persentase 15.39%, kemudian ketegori berkembang sesuai harapan terdapat 2 anak dengan persentase 15.39% dan untuk kategori berkembang sangat baik terdapat 9 anak dengan persentase 69.23%.
Co-Authors ., Yasbiati Ade Yulianto Aeni, Silmi Qurota Afiani, Ardita Afni, Rena Nurul Afriyani Shafira, Nanda Agnestasia Ramadhani Putri Ahmad Mulyadiprana Aini Loita Aini Loita Ali Djamhuri Alisah Nur Azizah Alnisya Dwi Febriel Ananda Aulia Ananda, Dinaldha Anggi Maulana Rizqi Anggit Merliana Anggita Isma Juliandini Anggraini, Diny Fadillah Ani Sri Handayani Anisa Tahira Anissa Salsabila, Siti Rahma Ardin, Fiani Nurafifah Asti Septiani Rahmadani Atit tajmiati Azhar Yamin, Alfian Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Cucu Mulyati Dadan Nugraha Dadan Nugraha Dea Indriani Deska Dwi Cahyani Desti Fitriani Desti Nur Maretiani Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dwi Putri, Aulia Een Enita Elan Elan, Elan Elfana Dewi Esi Destri Fathirahmah Eva Amelia Fajriyati Fauziah Fathy, Manzilatul Fauziaturromah, Yuniar Febriani, Alvi Sufiyanti Frisca Atriana Tungga Dewi Fuadah, Ela Latifah Fuadatun, Fitri Gandana, Gilar Ghina Fairuz Fakhirah Syawalia Ghullam Hamdu Gustini, Iis Syifa Hadiyanti, Siti Maryam Hana Pandora Handayani, Ani Sri Hani Handayani Hanisha Rahma Dani Hasanah, Siti Nur Uswatun Hendayani, Yeni Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Hindayanti, Rosma Bella Huda, Dalva Samrotul Ida Komalasari Intan Maharani Putri Intan Maharani Putri Iqhli Shobihi Iskandar, Budi Itsnaeni Aridha Rahmah Jingga Laila Masya Kristina, Tina Kurniasih, Yesi Liska Rahmi Novianti Lisna Widiyanti Loita, Aini Lu-lu Tsamrotul Fuadah Luky Adrianto Lusi Nur Alfioni Lutfi Nur Maitsa Munifah Maria Ulfah Sopany Martina, Alis Mau'izhah, Firda Ruhyah Maulani, Julia Maulany, Fany Megawati Windi Sapitri Mulyana, Edi Hendri Muslihin, Heri Yusuf Muthiah Muthiah, Muthiah Mutia Rahmi Nabila, Birrulaeli Nadira Asri Fithriyati Nahdyawati, Dhea Najiah, Irna Nandang Rusmana Nasywa Nafisah Nilamsari sari Nisna Nursarofah Noer Apri Laeni Nur, Lutfi Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nurfadilah, Hanna Nurmala, Wida Nurul Aisyah Nurul Sinta Fauziah Nuruzahra Luthfillah Nuruzahra Luthfillah Nuruzahra Luthfillah Nurwahidah Nurwahidah Nurzaman, Istikhoroh Peby Dwi Damayanti Pradipta, Ditya Purwati Purwati Purwati Purwati Purwati Purwati, Purwati Purwati, Purwati Puspita, Tia Putri Nursalsabila Ello Qonita QONITA Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma Hanida Rahman, Firda Nafaatur Rahman Ramandhini, Rifdah Fauziah Ratna Azshari Suhana Ratna Mulyani Refni Septia Resa Julianti Putri Resi, Resi Wulansari Respati, Resa Rida Nurjanah Rinukmi, Rika Ayu Risbon Sianturi Rosarina Giyartini Rosi Rosyani Sabilla, Listia Sahla Sadick Akida Mwariko Salma Anisah Yasmin Salsabila Amalia Saniyah, Annisa Shafira, Nanda Afriyani Sianturi , Risbon Sianturi, Risbon Silmi Qurota Aeni Sima Mulyadi, Sima Siti Aisyah Siti Aminah Adawiah Siti Maryam Hadiyanti Siti Nurma Sopany, Maria Ulfah Suhana, Ratna Azshari Sukmawati, Annisa Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Syafri, Herman Syaripatunisa, Virda Syawalia, Ghina Fairuz Fakhirah Syifa Adzkia Tahira, Anisa Tajmiati, Atit Thiana Nurussakinah Tia Salmah Paujiah Tri Astuti Triana, Mega Utami, Nurul Ulfah Putri Vina Iswahyuni Wendah, Sri Widiati, Widiati Widya, Anggi Widyastuti, Windi Yasbiati . Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati, Yasbiati Yuniarti, Rima