Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Instagram Dan Citra Destinasi Terhadap Kepuasan Berkunjung Wisatawan Ke Objek Wisata Kelabba Madja Sabu Raijua (Nusa Tenggara Timur) Wenyi, Novita Indahsari; Sugeha, Anisa Zuhria; 'Ulya, Ayu Fitriatul; Asrofi, Asrofi
Jurnal Pariwisata Tourista Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jt.v4i1.13498

Abstract

Pertumbuhan teknologi yang semakin meningkat di era modern saat ini menjadikan setiap orang sangat bergantung pada gadget dan media sosial guna mencari indormasi dalam bidang apapun, salah satunya dalam bidang pariwisata. Wisatawan akan mencari informasi melalui media sosial khususnya instagram terkait tempat wisata yang akan dikunjungi. Dengan adanya media sosial instagram akan mempermudah wisatawan mendapatkan informasi terkait objek wisata Kelabba madja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengannalisis Pengaruh media Sosial Instagram dan Citra Destinasi Terhadap kepuasan Berkunjung Wisatawan. Populasii dalam penelitian ini adalah pengunjung yang pernah datang ke objek wisata Kelabba Madja sebesar 95 responden. Data yang diperoleh merupakan hasil dari penyebaran kuesioner dan diolah menggunakan SPSS. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Analisis Deskriptif Responden, Deskriptif Variabel, Uji Validitas dan Realibilitas, Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi Linear Berganda, dan Uji Hipotesis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variabel Media Sosial (X1) dan Citra Destinasi (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Wisatawan (Y).
KUALITAS LAYANAN HEALTH CLUB TERHADAP KEPUASAN TAMU DI JW MARRIOTT HOTEL SURABAYA Arianti, Silvi Dwi; Setioko, Muhammad Danang; Asrofi, Asrofi; Puspawigati, Ani
Jurnal Pariwisata Tourista Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan tentang kualitas layanan terhadap kepuasan tamu, (2) menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, menggunakan teknik simple random sampling, Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disampaikan kepada tamu yang berkunjung ke Health Club JW Marriott Hotel Surabaya, sebagai responden sebanyak 243 tamu. Analisis data menggunakan Analisis Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas pelayanan yang terdiri dari tangible, emphaty, reliable, responsiveness, assurance berpengaruh ditunjukkan pada tangible berupa area health club memiliki dekorasi perpaduan antara suasana kota dan alam mampu mempengaruhi kepuasan tamu JW Marriott Hotel Surabaya yang ditunjukkan dengan minat berkunjung kembali jika ke Surabaya akan menikmati health club di JW Marriott Hotel Surabaya dan JW Marriott Hotel Surabaya pilihan pertama untuk menikmati fasilitas health club berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan tamu JW Marriott Hotel Surabaya.
Pengaruh storynomics dan produk wisata terhadap minat berkunjung ke Kampung Pitu desa wisata Nglanggeran Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Kabohang, Adenia Zamrud; Estikowati, Estikowati; Asrofi, Asrofi
Jurnal Pariwisata Tourista Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pariwisata Indonesia telah menunjukkan tren yang positif dalam beberapa tahun terakhir. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi, terjadi pergeseran dalam perilaku konsumen wisata. Wisatawan kini lebih cenderung mencari pengalaman yang otentik, berkelanjutan, dan berbasis budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh storynomics dan produk wisata terhadap minat berkunjung di Kampung Pitu, Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan program SPSS. Dengan menggunakan responden sebanyak 100. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel storynomics memiliki dampak signifikan, dengan konten kreatif yang menginspirasi meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung. Selain itu, variabel produk wisata juga berpengaruh, terutama terkait kemudahan akses informasi tentang Kampung Pitu. Secara statistik, baik storynomics maupun produk wisata secara individu menunjukkan pengaruh signifikan terhadap minat berkunjung. Analisis regresi menunjukkan bahwa storynomics memiliki pengaruh dominan dibandingkan produk wisata, dengan koefisien regresi yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran yang mengedepankan narasi menarik dan pengembangan produk wisata yang informatif untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Kampung Pitu.
Criminal Liability For Illegal Abortion In Indonesian And Islamic Law: a Comparative Study Fahmi, Zul; Hasibuan, Affan Muhammad; Nasution, Roni Risky; Asrofi, Asrofi; Suroto, Suroto
Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 19 No. 1 (2025): Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/blc.v19i1.3909

Abstract

This study examines criminal liability for illegal abortion under Indonesian positive law and Islamic law by analyzing their normative foundations, common ground, and points of difference. Using a normative legal research method with a comparative approach, this study utilized primary sources, including the Criminal Code, Health Law, Qur’an, Hadith, classical fiqh literature, and MUI fatwas to map the rules and rationale of each system. The findings show that both legal frameworks expressly prohibit abortion without a valid reason, but differ in terms of rationale and sanctions. Indonesian law emphasizes formal legal protection of the right to life, with prison sentences of up to 15 years and fines of up to 1 billion rupiah. Islamic law frames abortion as a moral-religious offense, calibrating punishment to the development of the fetus: before 120 days, the perpetrator pays ghurrah, and after 120 days, abortion is equated with murder and punishable by qisas or diyat. Integrating textual interpretation with the maqasid sharia framework, this research contributes a nuanced comparative model that highlights how secular and religious norms can inform one another. This research underscores the need for legal harmonization, policymakers can enrich Indonesia’s regulatory regime by incorporating maqasid sharia principles such as staged medical review and psychosocial counseling into existing legislation to strike a balance between legal certainty, public health, and ethical imperatives. These insights pave the way for targeted reforms and empirical studies that assess the real-world impact of a harmonized, combined approach in reducing illegal unsafe abortion and promoting reproductive justice
IHWAL PENDIDIKAN DI ERA MODERN: PENDIDIKAN KARAKTER DAN PEMBELAJARAN DI ERA INDUSTRI Asrofi, Asrofi; Islah, Ahmad Nur; Hadi, Imam Anas
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4858

Abstract

This comprehensive study deeply examines the dynamics and implementation of the education system in facing the Industrial Revolution 4.0 era, using the literature study method or library research as its main approach. This research process involves systematic secondary data collection, followed by critical analysis of various previously existing written sources. The results of this literature review significantly show that the paradigm of modern education in the Industrial Revolution 4.0 era demands a strategic priority in achieving a harmonious balance between mastering the latest technological skills and developing strong and integrated individual characters. In an effort to prepare students to be able to proactively face various complex challenges while taking advantage of the transformative opportunities offered by this era of technological disruption, educational institutions play a crucial role. This can be realized through the effective integration of moral and ethical values ??into all aspects of the curriculum and learning, the adoption of innovative, adaptive, and student-centered teaching methods, and the implementation of concrete policies to address and reduce the digital divide to ensure accessibility and equity of education. Thus, it is hoped that a generation of individuals will emerge who are not only technically competent and adaptive to change, but also have a strong ethical foundation, so that they are able to make positive and sustainable contributions to the advancement of civilization and the welfare of society at large. ABSTRAKPenelitian komprehensif ini secara mendalam mengkaji dinamika serta penerapan sistem pendidikan dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0, dengan menggunakan metode studi literatur atau penelitian kepustakaan sebagai pendekatan utamanya. Proses penelitian ini melibatkan pengumpulan data sekunder secara sistematis, dilanjutkan dengan analisis kritis terhadap berbagai sumber tulisan yang telah ada sebelumnya. Hasil kajian literatur ini secara signifikan menunjukkan bahwa paradigma pendidikan modern di era Industri 4.0 menuntut adanya prioritas strategis pada pencapaian keseimbangan harmonis antara penguasaan kecakapan teknologi terkini dan pengembangan karakter individu yang kokoh dan berintegritas. Dalam upaya mempersiapkan siswa agar mampu secara proaktif menghadapi berbagai tantangan kompleks sekaligus memanfaatkan peluang-peluang transformatif yang ditawarkan oleh era disrupsi teknologi ini, institusi pendidikan memegang peranan krusial. Hal ini dapat diwujudkan melalui integrasi nilai-nilai moral dan etika secara efektif ke dalam seluruh aspek kurikulum dan pembelajaran, pengadopsian metode-metode pengajaran yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada siswa, serta implementasi kebijakan konkret untuk mengatasi dan memperkecil kesenjangan digital guna memastikan aksesibilitas dan ekuitas pendidikan. Dengan demikian, diharapkan akan lahir generasi individu yang tidak hanya kompeten secara teknis dan adaptif terhadap perubahan, tetapi juga memiliki landasan etika yang kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi kemajuan peradaban dan kesejahteraan masyarakat secara luas.
ASESMEN PEMBELAJARAN PROFETIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM: STRATEGI HOLISTIK UNTUK PENGUATAN NILAI SPIRITUAL DAN KARAKTER PESERTA DIDIK Asrofi, Asrofi; Hamilaturroyya, Hamilaturroyya; Purwoko, Purwoko
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i2.4839

Abstract

ABSTRACT Prophetic learning assessment is an innovative approach in Islamic education that integrates spiritual, moral, social, and emotional dimensions in addition to the cognitive aspects of students. This approach is relevant to the implementation of the Pancasila Student Profile because its six dimensions reflect prophetic values ??that are in line with the goals of Islamic education. However, its implementation still faces various challenges such as minimal teacher understanding, lack of structural support, and limited instruments and cultural resistance, so this study aims to formulate a conceptual foundation and relevant strategic solutions. This article examines the basic concepts, principles, methods, and challenges of implementing prophetic assessment through a systematic literature review. The study results indicate that prophetic assessment can be implemented through portfolios, behavioral observations, reflective interviews, and social projects based on humanitarian values. This study is a literature study that collects and analyzes data from various sources such as books and scientific journals to explore the concept and implementation of prophetic learning assessment. The literature used is selectively selected from the latest publications through academic databases, focusing on journal articles and relevant national sources from Google Scholar. However, its implementation faces obstacles such as the limited competence of teachers and the lack of valid assessment instruments.Resistance from the social environment, which still prioritizes academic achievements, also poses a challenge.Therefore, this article recommends strategies such as periodic teacher training, the development of value-based instruments, and collaboration between schools, families, and communities.With structured implementation, prophetic assessment can shape a generation that is intellectually smart, morally resilient, socially sensitive, and deeply spiritual. ABSTRAK Asesmen pembelajaran profetik merupakan pendekatan inovatif dalam pendidikan Islam yang mengintegrasikan dimensi spiritual, moral, sosial, dan emosional selain aspek kognitif peserta didik. Pendekatan ini relevan dengan implementasi Profil Pelajar Pancasila karena keenam dimensinya mencerminkan nilai-nilai profetik yang sejalan dengan tujuan pendidikan Islam. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan seperti minimnya pemahaman guru, kurangnya dukungan struktural, serta keterbatasan instrumen dan resistensi budaya, sehingga kajian ini bertujuan merumuskan fondasi konseptual dan solusi strategis yang relevan. Artikel ini mengkaji konsep dasar, prinsip, metode, serta tantangan implementasi asesmen profetik melalui kajian literatur sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen profetik dapat diterapkan melalui portofolio, observasi perilaku, wawancara reflektif, dan proyek sosial berbasis nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan yang mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber seperti buku dan jurnal ilmiah untuk mendalami konsep dan implementasi asesmen pembelajaran profetik. Namun, pelaksanaannya menghadapi hambatan seperti keterbatasan kompetensi guru dan kurangnya instrumen penilaian yang valid. Resistensi dari lingkungan sosial yang masih mengutamakan capaian akademik juga menjadi kendala. Untuk itu, artikel ini merekomendasikan strategi seperti pelatihan guru periodik, pengembangan instrumen berbasis nilai, dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan penerapan terstruktur, asesmen profetik dapat membentuk generasi yang cerdas intelektual, tangguh moral, peka sosial, dan mendalam spiritualitasnya.
PERKEMBANGAN KURIKULUM MADRASAH DI INDONESIA Asrofi, Asrofi; Adibah, Ida Zahara
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i2.5252

Abstract

ABSTRACT Madrasahs have existed since before independence and were officially recognized as part of the national education system after Indonesia gained independence. The madrasah curriculum was then adjusted to align with general education without losing its Islamic identity. This article discusses the dynamics and long journey of madrasah curriculum development in Indonesia from the colonial era to the post-independence period. Through a literature study method, this article explores educational policies governing madrasahs as part of the national education system, including the integration of religious and general curricula, by collecting and analyzing relevant written sources from various academic databases using specific keywords. The collected data are then descriptively analyzed to provide an overview. Madrasahs have transformed from religious-based self-help institutions into formal educational institutions legally recognized by the state. Amid challenges such as limited resources and the quality of teaching staff, madrasahs continue to make a significant contribution to the nation's intellectual development. This article emphasizes the importance of developing a madrasah curriculum based on Islamic values that can also respond to global challenges through a holistic and contextual approach. With a strong philosophical, psychological, sociological, and organizational foundation, the madrasah curriculum is expected to meet the needs of an inclusive and quality national education. ABSTRAK Madrasah telah ada sejak sebelum kemerdekaan dan mulai diakui secara resmi sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional setelah Indonesia merdeka. Kurikulum madrasah pun disesuaikan agar selaras dengan pendidikan umum tanpa menghilangkan identitas keislamannya. Artikel ini membahas dinamika dan perjalanan panjang perkembangan kurikulum madrasah di Indonesia sejak masa kolonial hingga era pasca kemerdekaan. Melalui Melalui metode studi literatur, artikel ini menelusuri kebijakan-kebijakan pendidikan yang mengatur madrasah sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional, termasuk integrasi kurikulum agama dan umum, dengan mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber tertulis yang relevan dari berbagai database akademik menggunakan kata kunci tertentu. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran. Madrasah mengalami transformasi dari lembaga swadaya berbasis keagamaan menjadi institusi pendidikan formal yang diakui secara yuridis oleh negara. Di tengah tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kualitas tenaga pengajar, madrasah tetap memiliki kontribusi signifikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Artikel ini menekankan pentingnya pengembangan kurikulum madrasah yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam serta mampu merespons tantangan global melalui pendekatan yang holistik dan kontekstual. Dengan landasan filosofis, psikologis, sosiologis, dan organisatoris yang kuat, kurikulum madrasah diharapkan mampu menjawab kebutuhan pendidikan nasional yang inklusif dan berkualitas.
Adapting Muhammadiyah's Da'wah Strategies to Engage Generation Z in the Digital Age Agustina, Fitri; Asrofi, Asrofi; Hakim, Nur
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 1 (2024): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (March)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v2i1.754

Abstract

This study examines the adaptation of Muhammadiyah's da'wah strategies to modern technological advancements, with a focus on engaging Generation Z, who are known for their tech-savviness. The research aims to identify effective methods for delivering religious messages to this demographic through digital platforms. Utilizing a library research method, analytical data were gathered from a variety of sources, including books, academic journals, research papers, and other relevant literature. The study found that Muhammadiyah's digital da'wah model is sufficiently flexible to integrate contemporary technological tools, ensuring continuous and effective religious communication. Specific findings highlight the importance of using social media, video content, and interactive online platforms to engage Generation Z. Additionally, the research underscores the need for da'i (preachers) to be well-versed in digital communication, possess deep knowledge of religious content, and create engaging, relevant material.This adaptive approach not only addresses technological advancements but ensures that the da'wah message is impactful and resonates with Generation Z. The practical implications of this study suggest that digital da'wah can significantly enhance the reach and effectiveness of religious communication in the modern age. In conclusion, Muhammadiyah's use of digital da'wah demonstrates its capacity to evolve and remain relevant, particularly in communicating with a tech-oriented audience like Generation Z.
Paradoks Digitalisasi Pelayanan Pertanahan: Analisis Kegagalan Implementasi Sistem Elektronik di Kota Bengkulu Asrofi, Asrofi; Rulinawaty, Rulinawaty; Yumiati, Yumiati
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 6 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i6.1858

Abstract

Transformasi digital dalam layanan publik di Indonesia terus digencarkan untuk meningkatkan efisiensi birokrasi dan transparansi pelayanan. Salah satu implementasi strategisnya adalah kebijakan layanan pertanahan elektronik yang diluncurkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan layanan pertanahan elektronik di Kota Bengkulu, dengan fokus pada fenomena hybridisasi sebagai bentuk adaptasi lokal terhadap sistem digital nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi lapangan, dengan kerangka teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-struktur, dan analisis dokumentasi, yang dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan bersifat parsial dan berlangsung dalam format hybrid, di mana prosedur digital dan manual berjalan berdampingan. Faktor penyebab utama hybridisasi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi agen pelaksana, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Selain itu, komunikasi antarinstansi yang tidak optimal dan minimnya pelatihan teknis turut memperkuat praktik hibrida ini. Temuan ini menegaskan bahwa hybridisasi bukan bentuk kegagalan, tetapi solusi adaptif terhadap realitas lokal yang kompleks. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori implementasi kebijakan dalam konteks daerah serta mendorong perumusan strategi pelayanan publik digital yang lebih kontekstual dan inklusif.
Speech Recognition, And Chatbot: Innovation In Indonesian Language Learning For Generation Z In The Digital Era Asrofi, Asrofi; Widodo, Joko; Zuhriah, Nurul; Eriyanti, Ribut Wahyu; Iswatiningsih, Daroe; Sunaryo, Hari
Assyfa Learning Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Assyfa Learning Journal
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/alj.v3i2.712

Abstract

The development of digital technology and the unique characteristics of Generation Z have driven the need for innovation in Indonesian language learning, particularly to improve the speaking skills of junior high school students. Conventional learning methods are often ineffective in building student confidence, creativity, and active participation. This study aims to develop and test the effectiveness of synergy between theater, speech recognition technology, and chatbots as a more interactive and relevant learning innovation. Using a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, this study collected data through observations, interviews, questionnaires, and a pilot test of the teaching module. The results showed significant improvements in students' speaking skills, including fluency, clarity, and argument structure. Students became more confident, creative, and engaged, thanks to the automatic feedback from the speech recognition technology and adaptive conversational practice provided by the chatbot. This innovative module also increases student motivation and engagement, supports the implementation of the Independent Curriculum, and the development of 21st-century skills. This synergy has proven effective and can be widely adopted to create more personalized learning that meets the demands of the digital age.