Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGUATAN DIGITALISASI PROMOSI WISATA MELALUI SOSIAL MEDIA DAN IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SMARTANO BERSAMA KELOMPOK WISATA INIAKU DESA MATANO Nirsal, Nirsal; Nurfalaq, Aryadi; Naim, Muhammad; Idkhan, A. Muhammad; Kaswar, Andi Baso; Bantun, Suharsono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31089

Abstract

Abstrak: Desa Matano merupakan desa wisata yang pengelolaan wisatanya masih bersifat konvensional. Kegiatan ini bertujuan untuk digitalisasi promosi wisata melalui media sosial dan implementasi teknologi smartano, serta memberikan pelatihan pengelolaan sosial media dan website smartano, agar akun sosial media dan website dapat eksis dengan pengelolaan mandiri. Metode yang dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan. Mitra utama adalah kelompok Wisata Iniaku Desa Matano, pelatihan pemasaran digital dan penguatan promosi wisata secara umum diberikan kepada perangkat desa secara umum, terutama untuk Kelompok Wisata Iniaku sebagai pengelola wisata. Kegiatan menghasilkan sebuah pemahaman pemasaran digital, promosi wisata dan implementasi website smartano yang dikemas dengan skema promosi secara digital, dan peningkatan softskill peserta dalam pemasaran digital dan promosi wisata. Melalui kegiatan ini keterampilan peserta dalam hal penggunaan platform digital media sosial dan Sistem Informasi Smart Desa Matano (Smartano) untuk pemasaran produk desa dan promosi wisata meningkat dengan skor rata-rata 41%.Abstract: Matano Village is a tourist village whose tourism management is still conventional.This activity aims to digitize tourism promotion through social media and the implementation of smartano technology, as well as providing training in managing social media and smartano websites, so that social media accounts and websites can exist with independent management. The method used is through training and mentoring. The main partner is the Matano Village Tourism group, digital marketing training and strengthening tourism promotion in general are given to village officials in general, especially for this tourism group as a tourism manager. The activity produces an understanding of digital marketing, tourism promotion and implementation of the smartano website which is packaged with a digital promotion scheme, and improving participants' soft skills in digital marketing and tourism promotion. Through this activity, participants' skills in using digital social media platforms and the Matano Village Smart Information System (Smartano) for marketing village products and promoting tourism increased with an average score of 41%.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA BERBASIS TEKNOLOGI PENARIK DAN PERONTOK RUMPUT LAUT OTOMATIS BAGI KELOMPOK TANI PASAMPA KATONIK Jumardi, Andi; Masluki, Masluki; Suaedi, Suaedi; Ali, Baso; Naim, Muhammad; Iriansa, Iriansa; Irgi, Irgi; Ardyansa, Andre; Chaila, Nadya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36371

Abstract

Abstrak: Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pascapanen rumput laut melalui penerapan teknologi tepat guna berbasis sistem penarik dan perontok otomatis. Mitra pada kegiatan ini yakni Kelompok Tani Rumput Laut Pasampa Katonik yang beranggotakan 20 orang. Permasalahan utama mitra adalah proses penarikan dan perontokan rumput laut yang masih dilakukan secara manual, membutuhkan waktu lama, tenaga kerja banyak, dan menurunkan kualitas hasil panen. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan alat berbasis motor listrik berdaya rendah, pelatihan operasional dan perawatan alat, serta uji coba lapangan dengan pendekatan partisipatif serta sistem evalusia pada kegiatan yang sudah dilaksanakan. Indikator keberhasilan pada kegiatan ini yakni, alat penarik dan perontok otomatis mampu mengurangi waktu kerja hingga 80% dalam hal memisahkan rumput laut dari tali bentangan, menurunkan kebutuhan tenaga kerja sebesar 60% dan meningkatkan kebersihan hasil panen hingga 95%. Selain itu, berhasil meningkatkan kemampuan teknis petani dalam mengoperasikan dan memelihara alat secara mandiri. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, serta kemandirian kelompok tani dalam pengelolaan rumput laut pasca panen.Abstract: This community service program aims to improve the efficiency and productivity of post-harvest seaweed processing through the application of appropriate technology in the form of an automatic seaweed pulling and threshing machine for the Seaweed Farmers Group in Bassiang Timur Village, Ponrang Selatan District, Luwu Regency. The main problem faced by the partner community is the traditional manual method of pulling and threshing seaweed, which requires considerable time and labor, leading to reduced quality and productivity. The implementation method involved a needs assessment, the design and fabrication of a low-power electric motor–based device, training on operation and maintenance, and field trials using a participatory approach. The results indicated that the automatic pulling and threshing tool reduced working time by up to 80%, decreased labor requirements by 60%, and improved product cleanliness to 95%. Moreover, the training activities successfully enhanced farmers’ technical competence and independence in operating and maintaining the equipment. This activity effectively increased productivity, work efficiency, and technological independence among local seaweed farmers. The introduced innovation is expected to be replicated by other coastal farmer groups in the Luwu Raya region to support blue economy development and the strengthening of community-based maritime industries.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan PT. Astra Motor Cabang Mataram Sudarta, Sudarta; Naim, Muhammad; Maniza, Lalu Hendra
Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/emis.v3i1.233

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan PT. Astra Motor Cabang Mataram. Sampel dalam penelitian ini 60 orang yang terdiri dari 59 orang bawahan dan satu orang pimpinan. Dengan menggunakan dokumentasi, angket, wawancara dan alat pengumpulan data primer menggunakan kuesioner dengan menggunakan analisa regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan, gaya kepemimpinan transformasional (pengaruh ideal) merupakan faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi bagi pimpinan deler PT. Astra Motor Cabang Mataram untuk memperhatikan faktor-faktor yang paling potensial yang dapat meningkatkan kinerja karyawan, sehingga pimpinan bisa mengarahkan karyawan untuk membatu pencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien, serta diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji dan memperluas cakupan penelitiannya baik dari segi variabel, responden, metode maupun lokasi penelitiannya.
The Challenges of the Digital Divide in ASEAN and Its Impact on Digital Business Acceleration Muslimin, Muslimin; Naim, Muhammad
Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/emis.v2i2.289

Abstract

This study examines the dynamics of digital transformation and the persistent digital divide across ASEAN countries, focusing on the impact of digital infrastructure and policy readiness on inclusive economic growth. Using a qualitative descriptive approach through secondary data analysis from academic publications (2019–2024) and international institutional reports, this research integrates statistical data from the ASEAN Secretariat, ITU, and World Bank to reveal varying levels of connectivity and digital literacy. The findings indicate that although digital adoption in ASEAN has accelerated, disparities in infrastructure quality, policy alignment, and human capital remain significant. The study concludes that strengthening regional cooperation, harmonizing digital policies, and investing in equitable access are essential to achieving a more inclusive and resilient digital economy in Southeast Asia