Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA MODEL KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MATERI STATISTIKA DI KELAS VIII SISWA SMP CITRA BAKTI Maria Editha Bela; Wilibaldus Bhoke; Maria Carmelita Tali Wangge
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2021): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.288 KB) | DOI: 10.32938/jipm.6.1.2021.19-25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan menghasilkan Lembar Kerja Siswa model kooperatif tipe STAD dengan pendekatan saintifik yang baik untuk materi Statistika kelas VIII di SMP Citra Bakti. Perangkat yang dikembangkan adalah Lembar Kerja Siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan mengacu pada teori pengembangan yang dikemukakan oleh Thiagarajan, dkk. (1974) yaitu model 4-D yang telah dimodifikasi. Model 4-D yang terdiri dari empat tahap dimodifikasi menjadi tiga tahap sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop). Untuk menghasilkan perangkat Lembar Kerja Siswa yang baik maka Disini dilihat dari hasil validasi dari Validator terhadap Lembar Kerja Siswa LKS yang dikembangkan termasuk dalam kategori valid, karena penilaian validator memberikan penilaian terhadap setiap aspek minimal baik atau 4 dan hasil analisis angket respon siswa menunjukan lebih dari 70% dari 8 siswa yang merespon memberikan respon positif terhadap semua pernyataan dalam angket respon siswa
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS MODEL ELICITING ACTIVITIES PADA MATERI SEGITIGA BAGI SISWA KELAS VII SMP Natalia Mbela; Maria Editha Bela; Wilibaldus Bhoke
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.443 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan prosedur pengembangan ADDIE yaitu Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi segitiga. Siswa masih belum mampu membedakan sudut dalam segitiga. Hal ini dikarenakan cara belajar siswa yang masih menghafal rumus tanpa memahami artinya. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model eliciting activities untuk materi segitiga bagi siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang valid dan praktis. Penelitian ini dilakukan di SMPN 5 Golewa dengan subyek penelitian adalah ahli materi dan ahli desain yaitu dosen STKIP Citra Bakti Ngada, dan guru SMP Negeri 5 Golewa serta siswa SMP Negeri 5 Golewa. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh, menunjukkan kualitas Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model eliciting activities untuk materi segitiga bagi siswa kelas VII SMP dengan nilai kevalidan 4,2 atau berkriteria baik dan nilai kepraktisan 4,5 atau berkriteria sangat baik.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA DI KELAS VII SMPS ST. HUBERTUS YOHANES LAJA Maria Antonia Lao; Maria Carmelita Tali Wangge; Maria Editha Bela
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.282 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS matematika berbasis model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada materi segiempat dan segitiga di kelas VII SMPS St. Hubertus Yohanes Laja yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE yang meliputi Analyze, Design, Development. Implementation, Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 orang siswa kelas VII SMPS St. Hubertus Yohanes Laja. Instumen yang digunakan untuk menilai kevalidan LKS yang telah dikembangkan adalah lembar validasi berupa angket penilaian oleh pakar materi dan pakar desain. Instrumen untuk menilai kepraktisan LKS adalah angket respon guru dan siswa. Hasil penilaian LKS oleh pakar materi dengan rata-rata 4,0 dan pakar desain dengan rata-rata 3,9, ini berarti LKS yang dikembangkan memiliki kriteria “valid”. Kepraktisan LKS berdasarkan angket respon guru mendapat rata-rata 4,17 dan respon siswa mendapatkan rata-rata 4,52, hal ini berarti LKS yang dikembangkan sangat praktis untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MODUL GEOMETRI RUANG BERBASIS MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP Maria Dolorosa Piu; Natalia Rosalina Rawa; Maria Editha Bela
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.913 KB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang ada di SMPN 1 Golewa Barat dimana peserta didik merasa sulit dengan pembelajaran matematika di kelas dan pendidik masih menggunakan metode pembelajaran yang konvensional. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis model Learning Cycle 7e dan mendeskripsikan kelayakan modul yang memenuhi unsur keabsahan dan kebaikan modul pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Metode penelitian menggunakan model R & D (Research and Development). Penelitian ini diperluaskan dengan menggunakan lima langkah model perluasan ADDIE yaitu 1) analyze, 2) design, 3)development, 4) implementation, 5) evaluation. Teknik pengambilan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan kuesioner (angket). Data kuantitatif dan kualitatiff dianalisis dengan menggunakan skala likert. Sasaran utama penelitian ini adalah 5 peserta didik SMP Negeri 1 Golewa Barat di Kabupaten Ngada dengan menerapkan Modul berbasis model Learning Cycle 7e yaitu elicit ,engage, explore, explain, elaborate, evaluation, extend. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tes pakar pokok bahasan/ konten, kualitas/mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 86 dan rerata 4.5 dengan tolak ukur “sangat valid”. Hasil tes oleh pakar Media, kualitas/ mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 68 dan rata – rata 3.8 dengan tolak ukur “ Valid”. Hasil tes pakar Desain, kualitas/ mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 47 dan rata –rata 4.2 dengan tolak ukur “sangat valid”. Sedangkan rerata yang diperoleh dari angket penilaian terhadap 5 peserta didik SMPN 1 Golewa Barat adalah 4,4 dengan skor rerata keterlaksanaan dalam kategori sangat tinggi dan tanggapan positif peserta didik (80%). Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penelitin ini menghasilkan modul matematika Learning Cycle 7e dengan tolak ukur sangat valid dan sangat baik serta layak digunakan dalam pembelajaran matematika.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERINTEGRASI KONTEN BUDAYA LOKAL NGADA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS UNTUK SISWA KELAS VIII SMP Angelus Weto; Maria Editha Bela; Natalia Rosalina Rawa
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.476 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan metode pengembangan ADDIE ialah Analisis (Analyze), Desain (Desaign), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementatio), Evaluasi (Evaluation). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika dengan materi persamaan garis lurus masih kurang baik (75% belum mencapai KKM <70), Pembelajaran matematika masih menggunakan pendekatan konvensional yang didominasi guru dalam proses pembelajaran terlihat kurang efektif, sehingga minat belajar siswa terhadap pelajaran matematika pada materi persamaaan garis lurus sangat menurun, Bahan ajar yang digunakan dalam pelajaran matematika dengan materi persamaan garis lurus yaitu Lembar Kerja Siswa (LKS). Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang digunakan hanya berisi ringkasan materi dan soal-soal yang harus dikerjakan oleh siswa, Guru sangat jarang mengaitkan budaya lokal dalam proses pembelajaran khususnya pada materi persamaan garis lurus. Oleh karena itu, peneliti bertujuan untuk mengembangkan buku matematika dengan pendekatan saintifik terintegrasi budaya lokal pada materi persamaan garis lurus untuk siswa kelas VIII SMP yang valid dan praktis. Penelitian ini dilaksanakan di SMPS Soegijapranata Mataloko oleh pakar desain yaitu dosen STKIP Citra Bakti Ngada dan pakar materi guru SMP Citra Bakti, insturumen yang dilakukan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan kelayakan bahan ajar dengan pendekatan saintifik terintegrasi budaya lokal untuk siswa kelas VIII SMP dengan nilai kevalidan 4,05 dengan kriteria baik serta nilai kepraktisan 4,05 dan kriteria baik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) TERINTEGRASI KONTEN BUDAYA LOKAL NGADA PADA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) BAGI SISWA KELAS VIII SMP Maria Ansiliana Bupu; Natalia Rosalina Rawa; Maria Editha Bela
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.639 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis model pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal Ngada untuk siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini akan menghasilkan produk berupa modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal ngada yang menggunakan model pengembangan ADDIE yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kusioner ahli desain dan ahli materi untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon siswa dan angket respon guru untuk mengukur kepraktisan bahan ajar. Hasil dari penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal Ngada untuk siswa kelas VIII SMP. (1) Berdasarkan penilaian dari ahli desain dan ahli materi terhadap kevalidan bahan ajar mendapat rata-rata skor 4,3 dengan kriteria “Baik” (2) Berdasarkan hasil penilaian dari angket respon siswa dan angket respon guru terhadap kepraktisan bahan ajar, mendapat skor 4,6 dengan kriteria (Sangat Baik). Hal ini terbukti bahwa bahan ajar berupa modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal ngada pada siswa kelas VIII SMP dikatakan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) PADA MATERI BENTUK-BENTUK ALJABAR SISWA KELAS VII SMP Yohanes Dua; Maria Carmelita Tali Wangge; Maria Editha Bela
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.615 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan pengembangan bahan ajar berupa modul berbasis pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) pada materi bentuk-bentuk aljabar siswa kelas VII SMP, menggunakan model pengembangan ADDIE yang valid dan praktis. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Dalam penelitian ini adapun instrumen untuk mengukur kevalidan yaitu, lembar kusioner para ahli. Sedangkan instrumen untuk mengukur kepraktisan bahan ajar adalah angket respon siswa dan guru. Hasil penilaian dari ahli materi dan ahli desain bahan ajar rata-rata skor keseluruhan 3,7 dengan kriteria “baik”, dan hasil penilaian dari respon guru dan respon siswa rata-rata skor keseluruhan 3,8 dengan kriteria “baik”, sehingga bahan ajar berupa modul pada materi bentuk–bentuk aljabar dengan berbasis pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik untuk siswa kelas VII SMP dikatakan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA DI KELAS VII SMPS ST. HUBERTUS YOHANES LAJA Maria Antonia Lao; Maria Carmelita Tali Wangge; Maria Editha Bela
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.282 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS matematika berbasis model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada materi segiempat dan segitiga di kelas VII SMPS St. Hubertus Yohanes Laja yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE yang meliputi Analyze, Design, Development. Implementation, Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 orang siswa kelas VII SMPS St. Hubertus Yohanes Laja. Instumen yang digunakan untuk menilai kevalidan LKS yang telah dikembangkan adalah lembar validasi berupa angket penilaian oleh pakar materi dan pakar desain. Instrumen untuk menilai kepraktisan LKS adalah angket respon guru dan siswa. Hasil penilaian LKS oleh pakar materi dengan rata-rata 4,0 dan pakar desain dengan rata-rata 3,9, ini berarti LKS yang dikembangkan memiliki kriteria “valid”. Kepraktisan LKS berdasarkan angket respon guru mendapat rata-rata 4,17 dan respon siswa mendapatkan rata-rata 4,52, hal ini berarti LKS yang dikembangkan sangat praktis untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ETNOMATEMATIKA NGADA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Maria Ermelinda Woa; Melkior Wewe; Maria Editha Bela
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1016

Abstract

Penelitian ini juga bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul teorema Pythagoras dengan pendekatan problem based learning berbasis etnomatematika Ngada yang valid dan praktis. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 5 Golewa dengan subjek uji coba adalah siswa kelas VIII sebagai calon pengguna produk yang berskala kecil dengan jumlah siswa sebanyak 5 orang. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan bahan ajar dengan pendekatan problem based learning berbasis etnomatematika Ngada pada materi Teorema Pythagoras, dengan prosedur pengembangan ADDIE yaitu (Analize) Analisis, (Design) Desain, (Development) Pengembangan, (Implementation) Implementasi, dan (Evaluation) Evaluasi. Hasil uji coba dari para ahli dengan rata rata kevalidan 3,85 yang berkriteria sangat valid. Hasil uji coba kepraktisan terhadap guru dan siswa dengan menggunakan kusioner atau angket diperoleh skor 3,78 yang berkriteria praktis. Maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berupa modul teorema Pythagoras berbasis etnomatematika ini memenuhi kriteria valid dan praktis dan layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ETNOMATIKA NGADA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL SISWA KELAS VII SMP Maria Yoanita Ngina; Wilibaldus Bhoke; Maria Editha Bela
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasikan modul ajar matematika dengan pendekatan learning cycle 7e berbasis etnomatika Ngada pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP yang valid dan praktis. Pengembangan modul ajar ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain dokumentasi, wawancara, dan angket/instrumen. Berdasarkan hasil analisis data penilain kevaildan modul ajar dilihat dari lembar validasi ahli materi dan ahli desain diperoleh rata-rata skor sebesar 4,4 dengan kriteria “Baik”. Berdasarkan hasil analisis data penilaian kepraktisan modul ajar yaitu dilihat dari angket respon guru dan angket respon siswa diperoleh rata-rata skor sebesar 4,42 dengan kriteria ”Baik”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul ajar matematika dengan pendekatan learning cycle 7e berbasis etnomatika Ngada pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP dikatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Co-Authors Anastasia Ndelos Jawa Angelus Weto Anu, Maria Kalista Api, Jefrianus Ari, Sofia Bara, Florintina Elvin Beatriks Sare Bernadus Agustinus Dhaga Wewu Bili Bha, Yesechiel Awo Bhara, Maria Aneti Konstantina Bili, Kristina Yasintha Ngodhu Co'o, Petronela Coo Bule, Modesta Venidora Do, Yulita Wea Dopo, Florentianus Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Engi, Emiliana Fachry Abda El Rahman Felista Ripo Suka Ferdinandus Bate Dopo Ferdinandus Samri Florintina Elvin Bara Foa, Anna Julita Fransiskus Xaverius Dolo Gelu, Afrianus Goan, Bonevantura Hari, Chistina Lusiana Hari, Christina Lusiana Hilarion Jogo Jodo, Dominikus Kaka Jogo, Hilarion Kaka, Apliana Ambu Kedhi, Katharina Key, Katarina Karmelita Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kristiyanti Kurnia Dhajo Kua, Maria Yuliana Lao, Maria Antonia Latong, Jefrianus Lewa, Yusta Selvianjeli Lola, Teofania Kristina Lola, Teofania Krsina Maria Ansiliana Bupu Maria Antonia Lao Maria Bonifasia Pita Kosu Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria Dolorosa Piu Maria Efriliana Diru Maria Ermelinda Woa Maria Jenianti Pegi Maria Yoanita Ngina Marsianus Meka Mbela, Natalia Melania Santika Wona Melkior Wewe Melkior Wewe Modesta Dobe Pati Moi, Flaviana Yunita Naru, Deyflora Meo Natalia Mbela Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Ndiu, Yultiana Ngao, Priska Ngode, Karolina Noa, Priska Ermelinda Nurwijayanti Oskarina Gelo Pantaleon, Kristianus Viktor Pati, Modesta Dobe Pelipus Wungo Kaka Petronela Co'o Piu, Maria Dolorosa Prisko Yanuarius Djawaria Pare Putrini, Maria Anjelina Rada, Maria Anna Ghena Raden Mohamad Herdian Bhakti Rasdiyanti, Yohana Rewo, Josep Marianus Rewo, Josep Marsianus Roas, Novita Rosalia Lende Rua, Maria Oktavia Dede Siska Lengi Suka, Felista Ripo Tali Wangge, Maria Carmelita Veronika Meo Wale, Lafisius Tena Wangge, Maria C.T Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge Wani, Bernabas Watu, Vinsensius Wea, Marselina Wena, Hendrika Wewe, Melkior Wewe, Melkior Wewe Wilibaldus Bhoke Woli, Roslinantia Wona, Melania Santika Yasinta Maria Fono Yesechiel Awo Bha Yohana Rasdiyanti Yohanes Dua Yohanes Vianney Sayangan Yulita Wea Do Yultiana Ndiu