Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Peningkatan Minat dan Prestasi Bahasa Inggris Siswa melalui Problem Based Learning dengan Media Comic di SMK Negeri Campalagian Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Judeslianti, Judeslianti; Sunra, La; Neni, Neni
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 3 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan prestasi Bahasa Inggris siswa melalui penggunaan model pembelajaran PBL. Sampel dalam penelitian ini adalah 31 siswa kelas X TB Tata Busana. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan Nopember 2019. Data diperoleh dari kegiatan pembelajaran siswa serta hasil tes dan ulangan harian melalui teknik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat kesesuaian antara model PBL dengan karakteristikpembelajaran Bahasa Inggris pada kelas X TB Tata Busana SMK Negeri Campalagian; (2) siswa memperlihatkan peningkatan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris; dan (3) prestasi belajar siswa meningkat dari rata-rata Ulangan Harian Siklus I = 56,57 menjadi 82,26 pada Siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan minat danprestasi Bahasa Inggris siswa
Efektivitas Metode Demonstrasi dalam Peningkatan Pemahaman Membaca Teks Prosedur pada Masa COVID-19 di Kelas IX SMPN 2 Selemadeg Timur Kab. Tabanan Bali. Cakra, Cakra; Sunra, La; Neni, Neni
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 3 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urgensi peningkatan pemahaman membaca semakin meningkat seiring dengan berkembangnya akses teknologi dan informasi saat ini. Untuk itu, permasalahan pemahaman membaca pada siswa perlu mendapatkan perhatian khusus. Metode demonstrasi digunakan sebagai intervensi pada penelitian ini sebab metode ini telah terbukti memberi dampak pada pembelajaran membaca. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran membaca teks prosedur, (2) meningkatkan pemahaman membaca teks prosedur peserta didik, dan (3) mengidentifikasi persepsi siswa terhadap implementasi metode demonstrasi. Data dikumpulkan dengan metode tes, observasi, dan wawancara dan hasilnya dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil analisis, ditemukan bahwa keterlibatan siswa meningkat dari 68% sebelum implementasi menjadi 78% di siklus 1 dan 85% di akhir siklus 2. Selain itu, peningkatan hasil rata-rata tes pemahaman membaca siswa meningkat dari 70.44 menjadi 76.87 di siklus pertama dan menjadi 80.84 di siklus kedua. Hal tersebut bermakna bahwa metode demonstrasi dalam proses belajar mengajar bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa.
Penerapan Pembelajaran Sistem Icare Untuk Meningkatkan Keterampilan Mengungkapkan Monolog Deskriptif Lisan Sederhana yang Berterima Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pasangkayu Sulawesi Barat Dian, Dian; Sunra, La; Neni, Neni
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu upaya untuk meningkatkan keterampilan mengungkapkan monolog Descriptive sederhana yang berterima (literary) bagi siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini sebagai jawaban dari kesulitan guru bahasa Inggris ketika membelajarkan siswa pada siklus lisan. Pelaksanaan (PTK) ini menggunakan tiga siklus dengan sistim ICARE yang melalui lima tahapan yaitu, Introduce (Kenalkan), Connect (Hubungkan), Apply (Terapkan), Reflect (Refleksikan) dan Extend (Perluaslah) pada bahasan Personal Descriptive (Diskripsi Orang) yang terdiri dari sub topik: (1) deskripsi wajah dengan memperkenalkan Possessive Pronoun, (Kata Ganti Milik) “his dan her”, (2) deskripsi postur tubuh dengan mengaitkan Pronoun as Subject, (Kata Ganti Subjek) “He dan She” dan kata kerja “wears” yang diikuti dengan kata benda yang merujuk pada pakaian (clothes), (3) melaksanakan penilaian individu lanjutan dan melakukan kegiatan remediasi dengan tutor sebaya. Agar pembelajaran bermakna dan menarik bagi siswa, maka pada bahasan Personal Description dikemas untuk mendiskripsikan orang-orang terkenal dengan kriteria penilaian meliputi permahaman kosa kata, pengucapan, kelancaran dan ketepatan menggunakan struktur kalimat. Hasil analisis data yang diperoleh dari hasil pengamatan dan angket siswa secara kualitatif dan secara kuantitaif diperoleh dari dokumen penilaian proses pembelajaran dan secara individu menunjukkan bahwa dengan menggunakan sistim ICARE, dapat meningkatkan keterampilan siswa mengungkapkan monolog descriptive lisan sederhana yang berterima terdapat peningkatan sebagai berikut: (1) meningkatnya keterampilan siswa mengungkapkan monolog descriptive sederhana, (2) meningkatnya kemampuan siswa di dalam menggunakan bahasa Inggris lisan yang beterima dengan pengucapan yang relatif tepat, pada umumnya lancar dan menggunakan struktur kalimat yang tepat, (3) meningkatnya keberanian siswa dalam mengungkapkan monolog descriptive sederhana
PELATIHAN PEMBUATAN SARI TEMPE DALAM RANGKA PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA AGAR TERHINDARI PENYAKIT TB PARU DI DESA TANJUNGSARI DAN DESA CINEAM KABUPATEN TASIKMALAYA Aisyah, Iseu Siti; Neni, Neni
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v5i2.873

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TB) Paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penderita TB paru dengan kejadian status gizi kurang (Aisyah Iseu Siti, 2018). Hal ini mengindikasikan bahwa seseorang yang menderita penyakit TB seiring dengan berjalannya waktu akan mengalami gizi kurang yang disebabkan oleh menurunnya asupan gizi yang memadai.Tempe merupakan salah satu pangan murah yang tinggi akan kandungan protein. Kandungan protein tempe yang tinggi diharapkan dapat membantu meningkatkan status gizi pada penderita TB Paru. Pengolahan tempe menjadi pangan yang lebih mudah untuk dikonsumsi selain dengan cara digoreng dan dikukus adalah dengan membuat tempe menjadi minuman sari tempe sehingga akan lebih meningkatkan asupan protein dengan melihat kemudahan dalam mengkonsumsi tempe tersebut tanpa harus melalui proses penggoreng yang sudah biasa dilakukan dimasyarakat.Berdasarkan hasil temuan tersebut maka kami ingin berkontribusi dengan melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Sari Tempe pada keluarga penderita TB Paru dalam rangka Peningkatan Status Gizi penderita Tb Paru di Desa Tanjungsari dan Desa Cineam Kabupaten Tasikmalaya. Melalui pelatihan diharapkan minuman sari tempe dapat menjadi alternatif konsumsi pangan tinggi protein yang bermanfaat untuk meningkatkan status gizi dan status kesehatan pada penderita TB paru dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat cara pengolahan tempe menjadi minuman sari tempe.Pelatihan sari tempe diadakan pada tanggal 15 Juni 2019 di aula madrasah desa Tanjungsari yang dihadiri 30 orang dan tanggal 16 Juni 2019 di aula madrasah desa Cineam yang dihadiri 25 orang. Berdasarkan hasil perhitungan, rata-rata skor pretest peserta adalah 81, 2 dan hasil rata-rata post test peserta adalah 89,5. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan pengetahuan peserta elatihan tentang pentingnya makanan sehat terutama sari tempe bagi pencegahan penyakit Tb paru. 
Pelaksanaan Kewajiban Pendidik dalam Menghadirkan Tanggung Jawab Terhadap Siswa Di Madrasah Aliyah Negeri Neni, Neni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis pelaksanaan kewajiban pendidik dalam menghadirkan tanggung jawab terhadap siswa di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Sampel penelitian ini melibatkan sejumlah pendidik dan siswa di MAN yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kewajiban pendidik terhadap siswa di MAN telah mengalami sejumlah perkembangan dan tantangan. Pendidik di MAN telah aktif dalam memberikan bimbingan, pembinaan karakter, serta pendampingan siswa dalam mengembangkan potensi akademis dan non-akademis mereka. Meskipun demikian, adanya kendala-kendala seperti keterbatasan sumber daya dan perbedaan latar belakang siswa menambah kompleksitas pelaksanaan tanggung jawab pendidik. Dalam konteks ini, penelitian ini juga menyoroti strategi-strategi inovatif yang telah diadopsi oleh pendidik untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Di antaranya adalah pemanfaatan teknologi informasi, pelibatan orang tua, serta kerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di MAN. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawab pendidik di lingkungan pendidikan Islam di Indonesia. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan kebijakan pendidikan, pengembangan kurikulum, dan pemberdayaan pendidik di MAN serta institusi pendidikan sejenisnya. Penelitian ini juga menawarkan arahan bagi penelitian lebih lanjut tentang upaya-upaya penguatan peran pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri.
Pelatihan Pembuatan Nugget dan Sosis Lele Sebagai Finger Food Berbasis Pangan Lokal Untuk Mencegah Stunting Pada Balita: Training on the Production of Catfish Nuggets and Sausages as Local Food-Based Finger Food to Prevent Stunting in Toddlers Marwan, Iis; Aisyah, Iseu Siti; Neni, Neni; Ghaffar, Mufti; Susilowati, Prima Endang; Utami, Annisa Dwi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.900

Abstract

Prevalensi stunting nasional pada tahun 2024 (19,8%) masih berada di atas target yang ditetapkan sebesar 14,2% pada 2029 dan 5% pada 2045. Program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) digalakkan untuk mendukung percepatan penanganan stunting, mengingat ikan merupakan sumber protein hewani bernilai tinggi, mudah dicerna, dan terjangkau. Oleh karena itu, inovasi olahan ikan untuk Makanan Pendamping ASI (MPASI) diperlukan.Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengidentifikasi sumber pangan lokal, khususnya ikan, sebagai protein hewani dan metode pengolahannya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui edukasi (metode ceramah) mengenai inovasi olahan lele, diikuti demonstrasi pengolahan nugget dan sosis lele. Pengetahuan peserta dianalisis menggunakan pre-test dan post-test.Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,125 (p > 0,05), mengindikasikan bahwa intervensi ini belum memberikan peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik. Meskipun demikian, observasi pada skor rata-rata menunjukkan peningkatan pemahaman pada topik manfaat asam amino ikan serta metode pengolahan dan penyimpanan produk. Peningkatan ini dimungkinkan karena informasi tersebut ditekankan kembali selama praktik demonstrasi memasak. Disimpulkan bahwa edukasi di masa depan memerlukan media yang melibatkan partisipasi aktif peserta dan pembelajaran berbasis tim.
PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF UTSMAN BIN ABDULLAH BIN AQIL BIN YAHYA: Telaah atas Kandungan Kitab “Perhiasan Bagus Untuk Anak Perempuan Neni, Neni; Marchelina, Nova; Akla, Nurfitri A'tul; Triwahyuni, Firly
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2 No 1 (2023) : Kajian Literatur Naskah Nusantara
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dl.v2i1.3536

Abstract

Abstract: Women have always been an interesting conversation in life, whether it's about fighting for their rights or about rules for women to Islamic views on the position of women in the family and society. The perception that occurs in this community illustrates that each religion and its adherents and society differentiate between men and women are very different. So that these rules are indicated based on religious rules, community rules, and cultural values in society. This study aims to find out about women in the perspective of Uthman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya. The method used is qualitative through literature study based on the book of Uthman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya and various other literature. It can be concluded that some of Uthaman's views are in line with Islamic teachings regarding rules for women. However, there are several things that are contradictory if these rules are related to the current era. Abstrak: Perempuan selalu menjadi perbincangan yang menarik di kehidupan, baik itu tentang memperjuangkan hak-hak nya maupun mengenai aturan-aturan bagi kaum perempuan hingga pandangan Islam terhadap kedudukan perempuan di keluarga maupun masyarakat. Adanya persepsi yang terjadi pada masyarakat tersebut menggambarkan bahwa setiap agama maupun penganutnya dan masyarakat dalam membedakan laki-laki dan perempuan sangat berbeda. Sehingga aturan-atuaran tersebut di indikasikan berdasarkan aturan agama, aturan masyarakat, serta nilai-nilai budaya dimasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai perempuan dalam perspektif Utsman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya. Metode yang digunakan, yaitu kualitatif melalui studi pustaka berdasarkan pada kitab Utsman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya dan berbagai literatur lainnya. Dapat disimpulkan bahwa Beberapa pandangan utsaman sejalan dengan ajaran Islam mengenai aturan-atuaran bagi perempuan. Akan tetapi terdapat beberapa hal yang bertentangan jika aturan-aturan tersebut dikaitkan di zaman saat ini.
Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Terhadap Manajemen PKBM Dalam Mewujudkan Kinerja Lembaga PKBM di Kabupaten Garut Neni, Neni
Jurnal Publik Vol. 16 No. 01 (2022): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v16i01.102

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan kebijakan PKBM terhadap manajemen PKBM dalam mewujudkan kinerja lembaga PKBM. Metode yang digunakan adalah analisis deksriptif dengan teknik survey. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari PKBM di seluruh Kabupaten Garut yang berjumlah 80 lembaga dengan jumlah sampel sebanyak 44 PKBM. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan PKBM berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen PKBM dalam mewujudkan kinerja lembaga PKBM. Artikel ini berkesimpulan bahwa untuk mewujudkan kinerja lembaga PKBM antara lain dapat dilakukan dengan mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan PKBM dan manajemen PKBM.
Pemaknaan nilai kebangsaan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam Zikraini Syafitri, Ruhul; Tazkia, Khairunnisa; Neni, Neni
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-IKHLAS DAIRI SIDIKALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64677/ppai.v2i2.214

Abstract

This study explores the meaning of national values in Islamic Religious Education (PAI) learning. The research aims to analyze how students understand and internalize values such as patriotism, unity, tolerance, and social responsibility through PAI lessons. Data were collected through observations, interviews, and questionnaires involving teachers and students. The results indicate that integrating national values into PAI learning enhances students’ character development, promotes civic awareness, and strengthens moral values. However, challenges such as limited teaching resources and varying student engagement were identified. The study suggests that effective teaching strategies, supported by appropriate media and active learning methods, are essential to maximize the impact of PAI in fostering national values among students.
Peran guru dalam menanamkan akhlak mulia di Era digital Ivanda, Salsa Bila; Neni, Neni
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-IKHLAS DAIRI SIDIKALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64677/ppai.v2i2.230

Abstract

The role of teachers in instilling noble character in the digital age is an important aspect in shaping the character of students amid rapid technological developments. This study aims to describe how teachers play a role in instilling moral and spiritual values in an educational environment that has been influenced by digital advances. The method used is a descriptive qualitative approach with a literature study technique that refers to various sources such as journals, books, and current scientific articles. The results of the study show that teachers have a central role as role models, mentors, and guides so that students are able to use technology positively. Teachers are also expected to be able to integrate moral values through character-based learning, the use of educational digital media, and collaboration with parents in supervising their children's morals. These findings confirm that the effectiveness of instilling noble character is greatly influenced by teachers' ability to balance technological aspects with ethical and spiritual values. Therefore, teachers play a role not only as educators but also as moral role models who shape the character of the digital generation.