Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Kolase Dengan Media Kapas anismar; Sitorus, Ahmad Syukri
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 1 (2024): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2024
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i1.2099

Abstract

Kegiatan kolase adalah pembelajaran yang menarik untuk mengembangkan motorik halus anak. Kolase juga merupakan salah satu jenis seni rupa di mana sisa potongan kertas atau bahan lain digabungkan agar menciptakan desain maupun kreasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui teknik kolase dengan media kapas di TK Qur`an Mandiri. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi 4 tahapan yaitu: perencanaan,pelaksanaan,pengamatan dan refleksi yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun TK Qur`an Mandiri Jl. Tombak no.44c, adapun tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen pengukuran motorik halus. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak dapat meningkat melalui kegiatankolasedengan media kapas pada prasiklus adalah 30,6%,Siklus I adalah 44,4% dan Siklus II meningkat menjadi 78,5%. Kolase dengan media kapas memberikan variasi baru, menarik dan menyenangkan untuk anak. Kegiatan kolase dengan media kapas bertujuan meningkatkan motorik halus anak yang terkoordinasi antara mata dan tangan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan kolase dengan media kapas  dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN MAGIC BOX DI RA AL-IKHLAS TEMBUNG Amelia, Amelia; Sitorus, Ahmad Syukri
Bunayya Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v10i2.25125

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal huruf pada anak usia dini melalui permainan magic box. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di RA Al-Ikhlas Tembung yang berjumlah 11 anak yaitu 7 laki-laki dan 4 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf pada anak dari prasiklus terdapat 3 anak atau 27,3%, di siklus I naik menjadi 5 anak atau 45,4%, dan siklus II naik menjadi 9 anak atau 81,8% anak yang berkembang sangat baik. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan magic box dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak di RA Al-Ikhlas Tembung.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Simbolik pada Anak Melalui Metode Teka-Teki Bergambar Yulianti, Nisa Fira; Sitorus, Ahmad Syukri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1652

Abstract

Kemampuan anak untuk mengonseptualisasikan ide, peristiwa, atau hal yang tidak ada secara fisik dikenal sebagai kemampuan berpikir simbolik. Namun kenyataannya adalah bahwa beberapa anak tampaknya tidak dapat menunjukkan kepekaan dan rasa percaya diri mereka. Mengingat hal ini, kami mulai menyelidiki apakah pendekatan teka-teki gambar RA akan membantu kemampuan berpikir simbolik peserta RA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah anak TK An-Nizam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir simbolik anak-anak dapat ditingkatkan melalui metode teka-teki gambar. Hal ini didukung oleh peningkatan persentase penyelesaian di setiap siklus, dengan 4 anak menyelesaikan 20% tugas di pra-siklus, 10 anak menyelesaikan 50% di siklus l, dan 16 anak menyelesaikan 80% di siklus ll. Oleh karena itu, kemampuan berpikir simbolik anak-anak dapat ditingkatkan secara signifikan melalui penggunaan teka-teki gambar
RETRACTED: Early Childhood Education Learning Model in Malaysia Sitorus, Ahmad Syukri; Muhammad, Arifin; Jelita, Dea Putri; Aulia, Putri; Sayfriani, Angela; Zainuddin, Sahida Binti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6206

Abstract

Following a rigorous, carefully concerns and considered review of the article published in Jurnal Obsesi to article entitled "Early Childhood Education Learning Model in Malaysia" published in Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8, No. 6, has been withdrawn at the request of the author. This withdrawal was made after careful consideration by the author for specific reasons that have been communicated to the editorial board. As a result, the article has been removed from the journal archives, and any references to this article should no longer be used.This wording ensures a neutral and professional tone, avoiding any mention of violations or misconduct. 
Penggunaan Media Audio Visual dalam Menumbuhkan Sikap Sosial, Jujur, dan Tanggung Jawab untuk Anak Usia Dini Saragih, Atika Angriani; Suryani, Ira; Sitorus, Ahmad Syukri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2024): Janaury-April 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i1.600

Abstract

Rendahnya sikap sosial, jujur dan tanggungjawab anak menimbulkan dampak negatif dalam pembelajaran sehingga perlu media pembelajaran yang inovatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan, faktor pendukung dan faktor penghambat media audio visual dalam menumbuhkan sikap sosial, jujur dan tanggung jawab. Jenis penelitian ini kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis mengunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual efektif membantu pembentukan sikap sosial, jujur dan tanggung jawab pada anak usia dini. Implikasi hasil penelitian memberikan dorongan bagi pendidikan untuk lebih memperhatikan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran anak usia dini. Guru perlu mendapatkan pelatihan teknologi, pembuat kebijakan perlu meningkatkan fasilitas sekolah dan akses internet. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh lingkungan pra sekolah terhadap pembentukan sikap sosial anak.
Peningkatan Karakter Disiplin Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Audio Visual ima, Nur Asrima; Sitorus, Ahmad Syukri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2024): Janaury-April 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i1.627

Abstract

Mengkaji kemampuan pengaturan diri anak sejak dini sangatlah penting karena hal ini menjadi landasan fundamental bagi pencapaian masa depan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kedisiplinan pada anak yang seharusnya hal ini harus ditingkatkan sejak anak usia dini dengan mengunakan media audio visual sebagai media pendukung dalam meningkatkan kedisiplinan anak tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terutama berfokus pada kelas B yang terdiri dari anak-anak berusia 5 sampai 6 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan tingkat kedisiplinan anak usia 5-6 tahun melalui pemanfaatan media audiovisual. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 23 anak, terdiri dari 11 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian dilakukan dalam dua siklus penelitian. Perlakuan yang diberikan untuk siklus I dan siklus II perbedaannya pada pembiasaan dan penguatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media audio mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap peningkatan kedisiplinan anak.
Optimizing Early Childhood Ecoliteracy: An Experimental Study Sitorus, Junida Fitriani; Sit, Masganti; Sitorus, Ahmad Syukri; Syafriani, Angela
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2025): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v11i1.72505

Abstract

This study investigates the effects of experiential learning strategies, namely science experiments, outdoor learning activities, and problem-solving skills, on the ecoliteracy of early childhood learners. Employing a quasi-experimental quantitative design with a 2x2 factorial arrangement. The number of students who became research participants was 50, consisting of 20 boys and 30 girls. The research was conducted among students enrolled in early childhood education institutions (RA) in Deli Serdang. The results demonstrate that instructional strategies significantly improve children's environmental knowledge, attitudes, and environmental behavior care. Moreover, children with higher levels of problem-solving ability exhibited greater ecoliteracy. These findings emphasize the critical role of integrating active learning methods and the development of higher-order thinking skills from an early age to foster environmentally responsible future generations.
Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Buku Cerita Bergambar Mahfudza, Amalia; Sitorus, Ahmad Syukri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui kegiatan berbicara dengan buku cerita bergambar pada Kelompok B di PAUD Azhura Medan. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif oleh peneliti dan pendidik kelas. Kegiatan penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat pertemuan. Subjek Penelitian ini 30 anak dalam kelompok B, yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 17 anak perempuan. Penelitian ini terutama meneliti kemampuan berbicaral anak. Metodologi pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara, menggunakan peralatan seperti lembar observasi (daftar periksa) dan protokol wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara anak setelah diperkenalkannya media buku cerita bergambar. Media buku cerita bergambar efektif meningkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B di PAUD Azhura Medan. Selain peningkatan yang cukup signifikan, rata-rata tingkat ketuntasan juga telah melampaui batas keberhasilan yang ditetapkan yaitu 80%.
Development of Counting Bunny Board Mathematics Media to Improve Early Mathematics Skills of 5-6 Year Old Children Jelita, Dea Putri; Sitorus, Ahmad Syukri
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v14i1.1268

Abstract

Media plays an important role in the learning process, and media is still often a problem for educators because of the lack of creativity in using it in the learning process to improve children's abilities, including early mathematics skills. Early mathematics skills in early childhood are important to be trained early on to prepare children for further education. In addition, children need to know and understand early mathematical concepts that can be used daily. Therefore, this study aims to develop Counting Bunny Board Mathematics media to improve children's early mathematics skills. This research was conducted with research subjects of group B Sentra Preparation students aged 5-6 years, with 17 children. The research method used by the researcher is Research and Development (R&D) with the ADDIE model consisting of 5 stages: analysis, design, development, implementation and evaluation. Data collection techniques in this Study used interview techniques, questionnaires, Material Expert and Media Expert Validation sheets and documentation. The data obtained were analyzed using descriptive, qualitative, and quantitative data analysis. The validation results show that the Counting Bunny Board Mathematics media is very feasible to be used as a learning media with a percentage of 100% and 97.5%, and the results of the product effectiveness trial showed an increase of 7.08% from the Pre-test-Post-test results. So this media can be used as an alternative for teachers to support learning
Pembentukan Karakter Sopan Santun Pada Anak Usia 4-5 Tahun Tasya, Luthfiyyah; Sitorus, Ahmad Syukri
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i1.2252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan karakter sopan santun pada anak usia dini di TK IT Bunayya 7. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi pembiasaan penggunaan kata-kata sopan seperti “tolong”, “maaf”, “terima kasih”, dan “permisi” dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Guru berperan sebagai teladan utama dalam membentuk perilaku sopan anak. Temuan ini sejalan dengan teori pendidikan anak oleh Montessori, Skinner, Vygotsky, dan Ki Hajar Dewantara yang menekankan pentingnya keteladanan dan lingkungan kondusif dalam pembelajaran karakter. Tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung pembiasaan tersebut di rumah. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah dan keluarga sangat penting untuk memastikan pembentukan karakter sopan santun berjalan optimal.