Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kontrastif Makna Leksikal Kata Serapan Bahasa Jerman Dalam Bahasa Indonesia Windi Maria Siringo-Ringo; Lydia Purba; Tarida Alvina Simanjuntak
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.1858

Abstract

Penelitian ini membahas analisis kontrastif makna leksikal kata serapan bahasa Jerman dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan makna leksikal kata serapan bahasa Jerman dalam bahasa Indonesia serta bentuk perubahan makna yang terjadi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kontrastif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kata serapan masih mempertahankan makna aslinya, terutama pada istilah ilmiah dan akademik. Namun, ditemukan pula beberapa bentuk perubahan makna, seperti penyempitan makna, perluasan makna, pergeseran makna, peyorasi, dan asosiasi makna. Bentuk perubahan makna yang paling dominan adalah perluasan makna. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses penyerapan bahasa tidak hanya melibatkan perubahan bentuk kata, tetapi juga perubahan makna sesuai dengan kebutuhan komunikasi masyarakat bahasa Indonesia.
Asesmen Berkelanjutan Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris di SMP Swasta Muhammadyah Bandar, Kabupaten Simalungun Dumaris E. Silalahi; Melda V. Munthe; Lydia Purba; Donni A. Nainggolan; Herlina H. Sianipar; Rick Hunter Simanungkalit
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1875

Abstract

Assesmen berkelanjutan adalah aktivitas yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur perkembangan proses belajar yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Asesmen dapat dikenal dengan istilah sumatif dan formatif. Pelaksanaan pengabdian ini merupakan realisasi indikator pendukung utama (IKU) perguruan tinggi (PT). Pengabdian pada masyarakat (PKM) sesuai dengan IKU 3 yaitu dosen berkegiatan diluar kampus. Metode yang diterapkan dalam PKM ini adalah metode pendidikan kepada masyarakat. Assesment berkelanjutan atau yang sering dikenal dengan istilah sustainable assessment merupakan komponen yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembelajaran. Berbagai aspek yang dewasa ini dibelaki terhadap peserta didik melalui materi ajar dengan tujuan untuk mewujudkan peserta didik yang handal. Pembekalan itu dibubuhi untuk dapat memiliki ciri berfikir tingkat tinggi dengan istilah HOTs, berfikir kritis (critical thinking), Berfikir kreatif (creative thinking), Analitis, Inovatif, dan sebagainya. Semua hal itu dengan tujuan menjadikan peserta didik untuk siap kompetitive menghadapi dan menjalani perubahan global (global change). Disamping pembelajaran, kesemua aspek itu harus dilatihkan, diukur, dan dievaluasi secera continue. Hal ini disebutlah dengan assessment berkelanjutan. Hasil pelaksanaan PkM ini mengemukan bahwa assessment berkelanjutan yang didesain oleh guru secara inovatif sesuai kebutuhan peserta didik dapat mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran dan menjadikan peserta didik menjasi insan yang analitis, kreatif, dan inovatif serta merasa nyaman dengan kondisi pembelajaran karena selalu terkontaminasi dengan problem solving.
Melampaui Pembelajaran Konvensional: Analisis Dampak Pembelajaran Kolaboratif terhadap Keterlibatan Aktif Siswa Pendidikan Vokasi Andini Rivanka Harahap; Angela Shakila Aurel Pane; Elisabeth Sihombing; Lihardo Manik; Nasib H. Sihombing; Sunita Manalu; Tesalonika Simanjuntak; Setia T. Sitohang; Lydia Purba
Young Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 2 No. 1 (2026): Young Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Bayt Shufiya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66867/yjssh.v2i1.251

Abstract

Student learning activeness is a fundamental aspect of the learning process because it reflects students’ cognitive, affective, and psychomotor involvement. In classroom practice, many students remain passive, reluctant to participate in discussions, hesitant to ask questions, and lacking confidence to express their opinions. These conditions indicate that the learning process has not fully encouraged active student participation. Therefore, appropriate and effective teaching strategies are required to enhance student learning activeness. This study aims to conduct an in-depth analysis of teachers’ strategies in increasing student learning activeness through collaborative learning at SMK Swasta GKPI 2 Pematangsiantar. This study employs a descriptive qualitative approach, utilizing observation, interviews, and documentation as the primary data collection techniques. The results reveal that systematically designed and well-managed collaborative learning significantly improves student learning activeness. Improvements are evident in students’ participation in group discussions, confidence in asking questions, ability to express opinions, and active involvement in group work. Teacher strategies such as forming heterogeneous groups, assigning clear roles to group members, managing group discussions, and implementing process-based assessment are proven to be effective in creating active and interactive learning environments. Therefore, collaborative learning can be considered an effective instructional strategy to enhance student learning activeness in vocational high schools.
Development of Skills Teaching Modules Writing (Schreibfertigkeit) German Level A2 GER. Tarida Alvina Simanjuntak; Lydia Purba
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i2.1684

Abstract

The German language learning process in today's era requires educators to be able to develop better teaching materials. The industrial revolution 4.0 requires educators to be more creative and innovative in implementing the learning and teaching process in the classroom. One of the supports for a good learning and teaching process is innovative teaching materials that increase students' knowledge. Specifically in German language learning, there are four skills that are the focus of learning: speaking, reading, writing, and listening. Speaking and writing skills are included as productive language skills, namely skills that can produce a work/product. Writing skills also require students to think creatively and innovatively. Writing skills (Schreibfertigkeit) cover linguistic material and also discuss various forms of texts/short discourses that at the A2 GER level correspond to themes that intersect with everyday life. In line with this, the development of teaching modules is one of the urgent matters in improving students' writing skills. Modules can foster student independence, because teaching modules contain materials and learning processes that will help students in understanding the learning. In line with that, it is hoped that this research aims to build students' self-confidence after the learning material can be learned from the module, because the teaching module delivered is very close and can be mastered correctly, and is expected to improve students' abilities in doing assignments related to writing skills. The approach in this study uses a qualitative and quantitative approach. The type of research used is a development research type with a 4D model, namely define, design, development, dissemination. The subjects of this study were all students of the German Language Education Study Program Semester 3 (three) HKBP Nommensen University Pematang Siantar. The data collection technique is by testing learning outcomes in accordance with the teaching material in learning writing skills (Schreibfertigkeit). The targeted output is publication in an accredited international or national journal
Co-Authors Ade Sahbana Damanik Albert Welman Daulat Lumbangaol Aliando Tinambunan Andini Rivanka Harahap Angel Christina Julita Hutapea Angela Shakila Aurel Pane Angin, Renita Br Parangin Arwin Tannuary Asima Rohana Sinaga Asister Fernando Siagian Baehaqi Bangun Munte Basar Lolo Siahaan Bertaria Sohnata Hutauruk Damema Simanjuntak Dasalak, Oktaviana Delvy Delio Nevyta Delvy Delio Nevyta Depa I. Sibagariang Donni A. Nainggolan Dumaris E Silalahi Dumaris E. Silalahi Dumaris E. Silalahi Dumaris Elserida Silalahi Dumayanti Sihombing, Sabar Dwi Parsaulian Sitinjak Elisabeth Sihombing Elsy Hariany Saragih Firginia Magdalena Simangunsong Hargiani, Fransisca Xaveria Herlina H. Sianipar Herman . Herman Herman Herman Herman Hisar Marulitua Manurung Hutagalung, S. Lamriana Hutahaean, David Togi Insenalia Sampe Roly Hutagalung Jarodi, Odi Jojor Putri Delima Siregar Jon Roi Tua Purba Josua Silalahi Juita Sari Sitanggang Julyanthry Julyanthry Julyanthry, Julyanthry Lihardo Manik Lilis Pramita Pangaribuan Manalu, Marilin Devi Hani Mitra manik, ria retno Manik, Roland Syahputra Marbun, Kamucia Rojum Legi Marintan Simanjuntak Marnala Pangaribuan Martina Ratna Sari Sinambela Melda V. Munthe Melvin M. S Simanjuntak Melvin M. Simanjuntak Munthe, Marlina G. Nasib H. Sihombing PANJAITAN, MUKTAR B Partohap S.R Sihombing Poltak H. Simaremare Purba, Christian Neni Purba, Christy Purba, Ridwin Rahel Marsaulina K. Br. Marbun Reiza Hardi Mahendra Sinaga Rick Hunter Simanungkalit Rick Hunter Simanungkalit Rick Hunter Simanungkalit, Rick Hunter Ridwin Purba Risdianto, Kevin Rosma Simangunsong Saadoon, Abather Sabar Dumayanti Sihombing Setia T. Sitohang Sherly sherly sherly Siahaan, Dhela Adinda R.P Siahaan, Rina Devi Romauli Sihotang, Cindy Pratiwi Silalahi, Hasian P. K. A. Simamora, Aprido Bernando Simamora, Rianita Simangunsong, Debora Simanjutak, Melalasria Sinaga, Gabriel Angela Sinaga, Reiza Hardi Mahendra Sinurat, Bloner Sipayung, Rohdearni Sitio, Indah Mayasari Situmorang, Stephany Angelia Sunita Manalu Syamsiar, Syamsiar Tambunan, Marlina Agkris Tampubolon, Yohana Imelda Tannuary, Arwin Tarida Alvina Simanjuntak Tengku Riza Zarzani N Tesalonika Simanjuntak Theresya Tindaon Tiarma Intan Marpaung Tumpal Manahara Siahaan Uli Sylphia Simanjuntak Wibowo, Padmono Widya Dameria Sinaga Windi Maria Siringo-Ringo Yanti Arasi Sidabutar Yanti Kristina Sinaga Yosua Marasi Parningotan Siagian