Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Learning By Doing Model In Women Empowerment Through Micro, Small, And Medium Enterprises Karwati, Lilis; Hamdan, Ahmad; Laksono, Bayu Adi
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 10 (2025): Special Issue
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v10i1.6923

Abstract

This study aims to analyze women empowerment through Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) using the learning by doing approach in Imbanagara Village, Ciamis Regency. Women empowerment is a strategic effort to improve family welfare and encourage women's active participation in productive economic activities, particularly in home-based industries. The research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentation with MSME actors and Village-Owned Enterprises (BUMDes) managers. The findings indicate that the learning by doing model effectively enhances the skills, confidence, and business management capabilities of women engaged in MSMEs. Support from BUMDes, in the form of training, mentoring, and access to capital, significantly contributes to the success of women-led businesses. The integration of technology in product marketing has also been initiated, though it still requires further enhancement. This study concludes that women empowerment through MSMEs not only improves family income but also creates new job opportunities for the surrounding community. Therefore, further technological assistance and access to capital are necessary to ensure the program’s sustainability and optimal impact
EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DALAM BIDANG PANGAN Inda Asri Damayanti; Herwina, Wiwin; Karwati, Lilis
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 19 No. 1 (2025): MEI
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v19i1.19605

Abstract

Abstrak Kebutuhan dasar manusia yang harus dicukup salah satunya yaitu dalam aspek pangan. Namun, sistem ketahanan pangan di Indonesia termasuk masih rawan. Tindakan pencegahan atas kerawanan pangan ini dapat diatasi salah satunya melalui program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam bidang pangan. Tetapi, kurangnya pengetahuan dan keterampilan serta rendahnya tingkat kerjasama anggota dalam menjalankan program sehingga perlu adanya kegiatan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Adapun hasil penelitian bahwa: Evaluasi context, dengan anggota PKK yang memahami pentingnya pemenuhan pangan, dan program Aku Hatinya PKK diadakan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan. Evaluasi Input, dengan penggunaan dana, sarana dan prasarana yang memadai serta dukungan dari pihak eksternal. Evaluasi Process, dengan pelaksanaan program yang sesuai dengan perencanaan, namun masih kurangnya penyesuaian waktu sebagian anggota PKK dalam mengikuti program. Evaluasi Product, dengan adanya kepuasan dari anggota PKK terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh. Simpulan penelitian ini melalui metode CIPP dapat membantu program pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam bidang pangan. Kata Kunci : Pemberdayaan Keluarga; Evaluasi Program; Metode CIPP. Abstract The fulfillment of basic human needs, particularly food, is crucial. However, Indonesia's food security system remains vulnerable. One solution involves the Family Welfare Empowerment (PKK) program in the food sector. Yet, limited knowledge, skills, and cooperation among members necessitate program evaluation. This study adopts a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews, and documentation, focusing on purposive sampling. The results of the research are: Context evaluation, with PKK members who understand the importance of food fulfillment, and the PKK's Aku Hatinya program is held to increase knowledge and skills. Evaluation of inputs, with the use of adequate funds, facilities and infrastructure as well as support from external parties. Process Evaluation, with the implementation of the program in accordance with the plan, but there is still a lack of time adjustment for some PKK members in participating in the program. Product Evaluation, with the satisfaction of PKK members with the increase in knowledge and skills obtained. The conclusion of this research through the CIPP method can help family welfare empowerment programs in the food sector. Keywords : Family Empowerment; Program Evaluation; CIPP Method.
KETIMPANGAN REPRESENTASI STEREOTIPE PEREMPUAN DALAM RUANG PUBLIK Karwati, Lilis; Novitasari, Nastiti; Hamidah
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.7.2.142-155

Abstract

This research aims to analyse various forms of stereotypical representations of women in the context of public space. The methodology used is library research, with analytical techniques that include selection, comparison, integration, and classification of relevant research on the inequality of stereotypical representations of women in the public sphere. Through this process, this research identifies the relevance of the findings. The results show that women have begun to experience the process of emancipation and actualise their roles in various public spaces such as politics, government, education, and entertainment. In the entertainment sector, women even show dominance compared to men. However, despite the significant involvement of women in entertainment, they still face gender inequality. Public society still often gives negative stereotypes towards women, considering them as domestic creatures limited to housework, childcare, husband's service, objects of male sexuality, and as individuals who are considered weak, emotional, not credible, and powerless.
TINGKAT PEMAHAMAN LITERASI LINGKUNGAN MENURUT ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI Kurnia, Wanda; Darusman, Yus; Karwati, Lilis
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.27144

Abstract

Literasi Lingkungan adalah bentuk kesadaran, sikap, pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan khususnya dalam konteks lingkungan, pemahaman literasi lingkungan yang baik akan menentukan bagaimana kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman literasi lingkungan pada anggota kelompok wanita tani (KWT) Roay Lestari. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket penelitian. Hasil  dari penelitian ini menunjukkan bahwa anggota kelompok wanita tani (KWT) Roay Lestari cukup paham terkait literasi lingkungan. Hasil ini dibuktikan dari perolehan persentase pemahaman dengan rata-rata sebesar 67,5% yang artinya berada pada kategori "Cukup Paham". Dapat dikatakan demikian, karena pemahaman anggota KWT Roay Lestari pada literasi lingkungan menunjukkan cukup paham pada pertanyaan-pertanyaan pengukuran tingkat pemahaman literasi lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini, yakni anggota KWT Roay Lestari telah memiliki pemahaman literasi ingkungan yang cukup.
Ketimpangan Representasi Stereotipe Perempuan Dalam Ruang Publik Sahyana, Anggi Fuja; Anggraini, Riska; Pertiwi, Adinda Putri; Karwati, Lilis
Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/equalita.v5i2.21294

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this study is to examine various stereotypical representations of women in the public sphere. This research uses library research, as for the analysis method carried out, namely by selecting, comparing, combining, and sorting out relevant research results related to the inequality of stereotypical representation of women in public spaces, and then conclusions are drawn, so that relevance is found. The results of the research study show that women have begun to manipulate and actualize their role in various public spaces, the public spaces in question, namely politics and government, education and entertainment. Even in entertaiment the existence of females predominates compared to males. However, the reality is that women always get the advantage of actualizing themselves in various domains. Although women became dominant in the percentage of involvement of the entertaiment world, still public society gave a negative stereotypical representation for women as domestic beings who were only able to do homework, take care of children, serve their husbands, as objects of male sexuality, and figures considered weak, emotional, not credible and helpless.Keywords: women, gender, stereotypes, public
Literasi Lingkungan Melalui Program Konservasi Air pada Anggota Kelompok Wanita Tani di Kelurahan Mugarsari Kota Tasikmalaya Karwati, Lilis; Hamdan, Ahmad; Novitasari, Nastiti; Widiyanti, Indri Ayu; Pradinavika, Rifki; ayu, indri
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 09 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i09.2605

Abstract

Lingkungan telah menjadi isu global yang banyak diperbincangkan mengingat kemajuan teknologi berdampak pada aktivitas manusia terhadap perubahan iklim dan lingkungan. Rendahnya kesadaran lingkungan juga menjadi masalah yang sangat serius di kalangan masyarakat, hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti minimnya pendidikan lingkungan, terbatasnya akses informasi, dan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan. Pemahaman Literasi Lingkungan melalui Program Konservasi Air dalam menjaga keseimbangan ekosistemnya, dalam penanganan kerusakan lingkungan serta adanya alih fungsi lahan dari pertanian menjadi non pertanian yang terjadi di perkotaan yang mengakibatkan menurunnya daerah tangkapan air hujan yang kemudian mengancam produktivitas lahan dan mengurangi fungsi lahan dalam menahan dan mendistribusikan air hujan secara merata. Lahan pertanian di perkotaan tidak hanya dimiliki oleh petani yang masih memiliki lahan, pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mengungkap dan membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Kelurahan Mugarsari Kota Tasikmalaya, diantaranya perlunya pemahaman literasi lingkungan melalui program konservasi air dan keterampilan dalam menangani permasalahan lingkungan yang terjadi di sekitar ketika banjir melanda lahan pertanian mereka. Sebagai salah satu penggerak konservasi lingkungan, Kelompok Wanita Tani Kusari diharapkan mampu membantu masyarakat memahami literasi lingkungan yang dapat berdampak pada perubahan pengetahuan, manfaat dan sikap mitra dalam jangka panjang dalam meningkatkan kualitas lingkungan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Wirausaha Pabrik Tempe di Kampung Cimanglid Kabupaten Tasikmalaya Permata, Sahara Indah; Karwati, Lilis; Nurlaila
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i2.607

Abstract

Indonesia still faces the problem of high unemployment, especially among teenagers. Empowerment through entrepreneurship is a solution by increasing skills, independence, and access to economic opportunities through simple and locally-based tempeh production. Cimanglid Village, Tasikmalaya, is affected by unemployment, so tempeh entrepreneurship is expected to be a real solution. This study aims to determine the approach to community empowerment. The research method used is qualitative with a descriptive approach. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The results of the study include the possibility of showing that tempeh businesses support economic growth through training, mentoring, and market access. Strengthening is carried out through technical guidance, capital assistance, and marketing strategies. Protection is reflected in waste management and increasing product competitiveness. Support comes from the government, academics, and the surrounding community. Business maintenance is carried out through routine evaluation, product innovation, and cooperation. Tempeh entrepreneurship has proven effective in creating a sustainable local economy. In conclusion, this empowerment improves economic welfare and creates financial independence for the people of Cimanglid Village, although they still face challenges such as limited capital, fluctuations in raw material prices, and market competition that require a more comprehensive strategy and ongoing support from various stakeholders
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha Mikro di Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya (Studi pada pelaku usaha mikro yang bergerak pada bidang kuliner) Syipa, Mutiara; Karwati, Lilis; Hamdan, Ahmad
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v3i2.300

Abstract

The ability of micro-business actors to develop their business has not been maximized due to limited knowledge and abilities so that the role of the government is needed to help develop micro-businesses. The research objective is to find out community empowerment through micro business development. The research method used is descriptive qualitative. The techniques used are interviews, observation, and documentation. The targets in this study are micro-business actors engaged in the culinary field. The results showed that community empowerment through micro business development in Tawang District was carried out through the 5P stages, first, enabling starts with building the mindset of micro business actors about the potential that can be developed. Second, strengthening knowledge and skills is done by increasing training that is able to develop the potential of micro business actors including production technique training, processed food training, bakery training, and digital marketing training. Third, protection, namely by assisting the business legality process and halal certification of micro-business actors with easy requirements. Fourth, support, government support for micro business actors includes training support and capital assistance. Fifth, maintenance, routine training activities are carried out at least once a month, and monitoring and evaluation of the program to follow up on the shortcomings of these activities so that they can be improved. Community empowerment activities through micro business development have a significant impact on the increased income of micro business actors and increase the creativity of business actors in innovating products.
PEMBINAAN TAMAN DESA RAMAH ANAK Ayub, Daeng; Adi Putra, M. Jaya; Karwati, Lilis; Jais, Muhammad; Ramadhani, Masyitha
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4354-4363

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sibuak Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dalam bentuk pendampingan dan pembinaan untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya perangkat desa, pemuda karang taruna, tokoh desa, organisai sosial desa, serta masyarakat umum desa. Tahapan kegiatan yang dilakukan untuk kegiatan pembinaan dan pendampingan, yaitu; (a) rekonsiderasi, (b) Periapan, (c) sosialisasi, (d) tahap pelaksanaan pembinaan, dan (e) tahap evaluasi dan pelaporan. Diketahui bahwa daya serap masyarakat terhadap materi pembinaan dan pendampingan tentang taman desa ramah anak tergolong baik, karena tingkat pemahaman peserta sebesar 83,99% sangat baik, 14,13% tergolong kurang baik dan hanya 1,19% yang tergolong tidak baik. Hasil survey tanggapan mitra terhadap kegiatan yang dilakukan menunjukkan bahwa hasil yang sangat baik, dengan pembuktian bahwa semua unsur yang terlibat berharap kegiatan ini untuk dilanjutkan lagi. Taman desa ramah anak ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas taman semua kalangan di desa Sibuak. 
Co-Authors Adinda, Fatima Akmarti, Salma Rasda Alvan, Eri Nur Alviansyah, Muhammad Rafli Amanda, Virna Tria Anggriani, Mita Anjani Puteri, Widhi ansori ansori Aprilliani, Zahra Nur Arikah, Khopipah Asri, Reina Nur Aulia, Lidiana Ayu, Indri Azahra, Sevina Bayu Adi Laksono Cisyara, Sinta Naila Daeng Ayub Damayanti, Inda Asri Fachry Abda El Rahman Gustomi, Aditio Hamdan, Ahmad HAMIDAH Hamidah, Ghalda Haq, Alifia Tarijul Hasanah, Aisa Nurul Hayat, Dila Fadlilah Herwina, Wiwin Hidayah, Dede Urfah Humairoh, Rifa Siti Inda Asri Damayanti Inggris, Raja Iqva, Valdio Izzawati, Siti Sajida Juliansyah, Syafana Candra Kamila, Yuke Najma Khasanah, Rokhayatun Khoiruumah, Ilma Khotimah, Iin Husnul Kurnia, Wanda Liviyani, Leni M. JAYA ADI PUTRA, S.Si, M.Pd, M. JAYA ADI Maulana NH, Rizki Maulida, Siti Zakiyah Mirna Sari Muhammad Jais, Muhammad Mulyono, Dinno MURYANTI Ningrum, Mia Septia Nisya, Mutiara Novaryansyah, Givan Novitasari, Nastiti Novyantari, Zahrani Tri Nugraha, Muhamad Aditia Nur Kholipah, Siti Nurariyanti, Elsa Nurlaila Nursifah, Fitri Permana, Rachel Uniqe Permata, Sahara Indah Pertiwi, Adinda Putri Pradinavika, Rifki Pritamie, Nola Putra, M Jaya Adi Putri Diana Putri Maharani Qomariah, Amini Isti Rahayu, Syifa Silvana Puspita Rahmayanti, Adisti Aisyah Ramadhani, Masyitha Riska Anggraini, Riska Saffanah, Naja Silmi Sahyana, Anggi Fuja sapitri, dewi Saputra, Jildan Mulya Sari , Winda Antika Sari, Desi Puspita Setia, Khairina Milinia Suangga, Ghina Farah Syipa, Mutiara Tanujaya, Moch Alfi Ridho Taqiuddin, Said Ashari Wardani, Dila Dwiva Kusumah Widiyanti, Indri Ayu Wijaya, Wendi Rio YULIANI, LULU Yulianti, Yuli Yus Darusman, Yus Zahra, Dliya Lahuda Zidane, Rizky Akhmad