Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Model Refleksi Sekolah Berbasis Data Dalam Meningkatkan Indikator Rapor Pendidikan di SD Negeri Kataan Lestari, Umi; Jumintono; Didi Supriyadi; Saryanto
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi model refleksi sekolah berbasis data dalam meningkatkan indikator Rapor Pendidikan di SD Negeri Kataan. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih adanya beberapa indikator mutu sekolah yang berada pada kategori kuning, terutama kemampuan literasi, numerasi, dan iklim kebhinekaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi sekolah berbasis data dilakukan melalui analisis Rapor Pendidikan, identifikasi akar masalah, penyusunan program prioritas, pelaksanaan tindak lanjut, serta evaluasi berkala. Implementasi model tersebut terbukti meningkatkan capaian indikator sekolah dari kategori kuning menjadi hijau. Kemampuan literasi meningkat dari 67,86 menjadi 78,26, numerasi dari 60,71 menjadi 86,96, dan iklim kebhinekaan dari 60,74 menjadi 75. Penelitian ini menyimpulkan bahwa refleksi sekolah berbasis data efektif meningkatkan mutu sekolah, memperkuat budaya kolaboratif, serta mendorong pengambilan keputusan berbasis bukti.
Manajemen Teaching Factory dengan Pendekatan Deep Learning dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik di SMKN 1 Cangkringan Ningrum Pratiwi; Didi Supriadi; Rahmat Mulyono
Media Manajemen Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v9i1.22110

Abstract

This study aims to analyze Teaching Factory management using a Deep Learning approach in improving student competency at SMKN 1 Cangkringan. This study aims to describe the application of Teaching Factory management functions, analyze the effectiveness of integrating the Deep Learning approach in Teaching Factory learning, and identify supporting and inhibiting factors in improving student competencies, including hard skills, soft skills, and life skills. The background of this research is the demand for vocational education to produce competent, adaptive graduates who are in line with the needs of the business world, industry, and the world of work (DUDIKA). This study used a descriptive qualitative method with a case study approach. The study was conducted at SMKN 1 Cangkringan. The research subjects included the Principal, Vice Principal for Curriculum, Head of the APHP Vocational Program, APHP Productive Teachers, APHP Students, and DUDIKA Partners. The data sources consisted of primary and secondary data. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews, observations, and documentation studies. Research instruments included interview guidelines, observation guidelines, and documentation study lists. Data analysis techniques used the Miles and Huberman model, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was tested using source triangulation and techniques. The results of the study show that SMKN 1 Cangkringan has integrated Teaching Factory management through management functions, namely planning, organizing, actuating, and controlling. The Deep Learning approach contributes to creating meaningful, conscious, and contextual learning with the principles of mindful, meaningful, and joyful learning, which is effective in improving student competence. Supporting factors include the commitment of the principal, teacher competence, DUDIKA support, and vocational education policies, while inhibiting factors include differences in student readiness and limitations in certain infrastructure. This study concludes that Teaching Factory Management with a Deep Learning approach is a relevant and effective vocational learning model, and it is recommended to be developed continuously through strengthening management and industry partnerships.