Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis strategi bertahan Indonesia vs Autralia leg ke-2 kualifikasi piala dunia 2026 Moh Raziqi Luthfi; Rizki; Ahmad
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 13 No 4 (2025): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v13i4/207

Abstract

This study aims to analyze the defensive strategies used by the Indonesian National Team against the Australian National Team in the second leg of the 2026 FIFA World Cup Asian Qualifiers. The research employed a descriptive quantitative method, with data obtained through observation of match video recordings. The recordings were analyzed using manual coding, where each instance of defensive play was coded according to operational definitions: high pressing involves pressing opponents near their defensive line, middle pressing occurs in the midfield area, and low pressing involves waiting for the opponent in the defensive zone while maintaining a compact formation. Observations were conducted by a primary observer experienced in football tactical analysis, and the reliability of the observations was ensured through an inter-rater test with an additional observer to confirm coding consistency. The analysis aimed to identify and calculate the success rate of each defensive style. The results showed that low pressing was the most effective strategy with a success rate of 64.2%, followed by high pressing at 63.5%, while middle pressing only reached 42.8%. These findings indicate that low pressing aligns best with the Indonesian National Team's playing style, emphasizing discipline, compactness, and effectiveness in executing quick counterattacks. Therefore, the implementation of appropriate defensive strategies can enhance overall game stability and effectiveness.
The Role Of Regular Physical Acitivity In Improving Fitness And Cardiovascular Health Of Sport Science Students 2025 Using The TKJI 1200 Meters Agneta Grace Sesilia; Rivan Adriza Fahlevi; Rizki; M. Arief Setiawan; Ns. Zaky Mubarak
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.4977

Abstract

This research aims to examine the role of regular physical activity in improving physical fitness and cardiovascular health among Sports Science students in 2025 using the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) 1200-meter run as a measurement instrument. This study employed a descriptive method with a quantitative approach conducted at the UNSIKA football field. Sixteen students participated as research samples. The measurement results showed that eight students were in the “Very Poor” category, six students in the “Poor” category, one student in the “Fair” category, and one student in the “Good” category. These findings illustrate that most students still have a low level of cardiorespiratory fitness. This study emphasizes the importance of regular physical activity such as aerobic exercise to increase VO₂ max capacity, improve heart efficiency, and reduce the risk of cardiovascular diseases. The findings are expected to serve as a basis for developing physical fitness programs for students and the general public.
Edukasi Ilmu Farmasi dengan Mengenal bahan Obat Tradisional dan Cara Mengolahnya di MTs Hajijah Amalia Sari : Edukasi Ilmu Farmasi dengan Mengenal bahan Obat Tradisional dan Cara Mengolahnya di MTs Hajijah Amalia Sari emi, elmi; ulma sintia; Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2406

Abstract

Penggunaan obat tradisional di Indonesia semakin meningkat seiring berkembangnya minat masyarakat terhadap pengobatan alami yang lebih aman dan mudah diperoleh. Obat tradisional berasal dari tanaman obat yang mengandung senyawa bioaktif dengan potensi farmakologis, seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis obat tradisional beserta metode pengolahan yang tepat sehingga dapat meningkatkan efektivitas terapeutik dan keamanan penggunaannya. Metode pengolahan yang dikaji meliputi simplisia, perebusan (decocta), seduhan (infusa), ekstraksi etanol, serta pengolahan menjadi bentuk modern seperti serbuk instan, kapsul, dan salep herbal. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pemilihan bagian tanaman, teknik pengeringan, ukuran partikel, serta jenis pelarut sangat mempengaruhi kandungan senyawa aktif yang dihasilkan. Selain itu, standarisasi proses pengolahan terbukti penting untuk menjaga konsistensi mutu dan stabilitas produk herbal. Dengan pemahaman yang tepat mengenai karakteristik tanaman obat dan teknik pengolahannya, obat tradisional berpotensi menjadi terapi komplementer yang efektif, aman, serta mendukung pengembangan fitofarmaka di Indonesia.
ANALISIS RASIO KEUANGAN KABUPATE BERAU TAHUN 2020-2024 Meyli; Desi; Rizki; Dino; Mega Tunjung Hapsari
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/keuda.v10i3.5017

Abstract

Abstract This study aims to analyze the financial performance of the Berau Regency Government based on APBD data from 2020 to 2024 by employing five financial ratios: regional independence ratio, regional financial efficiency ratio, degree of decentralization ratio, regional dependency ratio, and regional tax effectiveness ratio. The research method used is descriptive quantitative with secondary data obtained from the APBD Realization Report. The findings reveal that the average regional independence ratio is only 13%, classified as low, while the financial efficiency ratio is consistently above 100%, indicating inefficiency. The degree of decentralization ratio averages 9%, categorized as very low, whereas the regional dependency ratio averages 75.5%, showing a very high reliance on central government transfers. On the other hand, the tax effectiveness ratio varies, with an average of 92%, categorized as effective, although it declined significantly in the final year. Overall, the financial performance of Berau Regency has not been fully optimal, highlighting the need for strategies to increase local revenue and improve expenditure efficiency in order to reduce dependency on central government transfers. Keywords: Financial Performance, APBD, Berau Regency, Financial Ratios
Legalitas Perkawinan Beda Agama Dan Akibat Hukumnya Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Rizki; Okmen Faebuadodo Hulu; Bayu Widianto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3629

Abstract

Perkawinan beda agama merupakan fenomena sosial yang terus berkembang dalam masyarakat Indonesia yang plural, namun hingga kini masih menimbulkan perdebatan yuridis karena belum diatur secara eksplisit dalam peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas perkawinan beda agama dalam sistem hukum positif Indonesia serta mengkaji akibat hukum yang ditimbulkannya bagi pasangan yang melangsungkan perkawinan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta doktrin hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 juncto Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan menempatkan hukum agama dan kepercayaan sebagai dasar sahnya perkawinan, sehingga perkawinan beda agama tidak memperoleh legalitas yuridis dalam sistem hukum positif Indonesia. Meskipun dalam praktik peradilan sempat terdapat perbedaan penafsiran dan putusan hakim, penerbitan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2023 telah menegaskan larangan pencatatan perkawinan beda agama. Akibat hukum dari perkawinan beda agama meliputi tidak diakuinya pencatatan perkawinan, lemahnya perlindungan hukum terhadap pasangan, ketidakjelasan status keperdataan anak, serta persoalan harta bersama dan pewarisan. Penelitian ini menegaskan bahwa ketiadaan legalitas perkawinan beda agama menimbulkan kerentanan hukum yang berkelanjutan, sehingga diperlukan perhatian serius dari pembentuk kebijakan untuk mewujudkan kepastian hukum dan perlindungan hak keperdataan dalam masyarakat yang majemuk.
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Main Hakim Sendiri yang Berujung Kematian dalam Perspektif KUHP dan Hak Asasi Manusia: Studi Kasus Pengusaha Rental Mobil di Pati Rizki; Ramadhana, Widodo; Zebua, Berkat Firmanius; Tamba, Nico Pernando
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3777

Abstract

Penelitian ini mengkaji peristiwa main hakim sendiri (eigenrichting) yang mengakibatkan meninggalnya seorang pengusaha rental mobil di Pati, Jawa Tengah. Korban diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor dan kemudian menjadi sasaran kekerasan massa hingga meninggal dunia sebelum adanya proses penyelidikan maupun pemeriksaan melalui mekanisme hukum yang sah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana para pelaku tindakan main hakim sendiri tersebut berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta menelaah peristiwa tersebut dalam kerangka perlindungan hak asasi manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Analisis difokuskan pada ketentuan KUHP yang mengatur tindak pidana kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan hilangnya nyawa, serta prinsip-prinsip hak asasi manusia yang menjamin hak untuk hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan main hakim sendiri merupakan perbuatan pidana karena memenuhi unsur-unsur kekerasan yang dilarang oleh hukum pidana, dan berdasarkan tingkat kesengajaan serta akibat yang ditimbulkan, perbuatan tersebut dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana pembunuhan. Ditinjau dari perspektif hak asasi manusia, peristiwa tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak untuk hidup sebagaimana dijamin dalam Pasal 28I ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta bertentangan dengan prinsip hukum hak asasi manusia internasional yang secara tegas melarang pembunuhan di luar proses hukum (extrajudicial killing) dalam keadaan apa pun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik penegakan hukum oleh individu atau kelompok di luar mekanisme hukum yang sah tidak hanya melemahkan asas negara hukum, tetapi juga menggerus monopoli negara atas penggunaan kekerasan yang sah dan menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan. Oleh karena itu, penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku tindakan main hakim sendiri menjadi sangat penting, tidak hanya untuk menegakkan hukum pidana, tetapi juga untuk melindungi hak asasi manusia dan mencegah normalisasi kekerasan di luar hukum dalam kehidupan bermasyarakat.
Pengaruh Pupuk Organik Cair dan AB Mix terhadap Produksi Kangkung pada Sistem Hidroponik : The Effect of Liquid Organic Fertilizer and AB Mix on Production of Spinach in a Hydroponic System Zulfakri; Angga Defrian; Irwan A; rizki
Atech-i Vol. 3 No. 1 (2025): Tahun 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v3i1.45

Abstract

 Hidroponik adalah salah satu metode tanam menggunakan larutan nutrisi sebagai sumber makanan bagi tanaman dan media pendukung sebagai tempat perakaran, penggunaan sistem hidroponik berarti membutuhkan larutan nutrisi sebagai penyedia kebutuhan hara tanaman, hal ini dimaksudkan untuk mengetahui proses pembuatan dan pemakaian sistem hidroponik serta mengetahui pengaruh POC dan AB Mix terhadap pertumbuhan dan produksi kangkung pada sistem hidroponik. Hasil pengukuran parameter menunjukkan tinggi tanaman tanaman kangkung tertinggi terdapat pada penggunaan POC yaitu 13,11 cm dan penggunaan AB Mix 24,75 cm, jumlah daun diperoleh 7.14 helai pada penggunaan POC dan 13,86 helai penggunaan AB Mix serta peroduksi tanaman kangkung diperoleh 8,41 gr pada penggunaan POC dan 13,22 gr penggunaan AB Mix. Penggunaan AB Mix dan POC pada budidaya tanaman kangkung sistem hidroponik dapat dilaksanan dengan baik namun hasil produksi pada penggunaan POC masih menunjukkan nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan AB Mix.
OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KANGKUNG SECARA HIDROPONIK PADA BERBAGAI MEDIA SEMAI ALTERNATIF Nurul Suhadah; rizki; Rovel Lando Fambari; Arif Abdul Putra
Atech-i Vol. 3 No. 1 (2025): Tahun 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v3i1.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis media semai terhadap perkecambahan dan pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea reptans) dalam sistem hidroponik, serta untuk memperoleh media semai alternatif yang efektif selain rockwool. Permasalahan yang dihadapi pada budidaya kangkung secara hidroponik antara lain rendahnya daya kecambah benih, tingginya biaya pembelian rockwool, serta keterbatasan penggunaannya yang hanya sekali pakai. Penelitian ini menggunakan beberapa jenis media semai, yaitu air, tisu, kain flanel, dan sekam bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tisu memberikan hasil terbaik dengan rata-rata daya perkecambahan sebesar 95%, panjang kecambah 2,35 cm, tinggi tanaman 28,97 cm, panjang daun 15,90 cm, jumlah daun 10,83 helai, dan bobot produksi 45,16 gram per tanaman. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media semai memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung pada sistem hidroponik. Media tisu direkomendasikan sebagai alternatif terbaik pengganti rockwool karena memiliki efektivitas tinggi, harga yang ekonomis, serta mudah diperoleh.
REKONSTRUKSI KONSEP PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DALAM KERANGKA MANAJEMEN MODERN Rizki
Expectation: Journal of Islamic Education Management Vol 3 No 2 (2025): Expectation: Journal of Islamic Education Management (JIEM)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari persoalan konseptual penjaminan mutu pendidikan Islam yang dalam praktik kelembagaan cenderung digerakkan oleh logika teknokratis dan administratif manajemen modern. Kondisi tersebut berpotensi menjauhkan penjaminan mutu dari orientasi nilai dan tujuan transendental pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep penjaminan mutu pendidikan Islam agar selaras dengan nilai, tujuan, dan karakter pendidikan Islam. Metodologi yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif–kritis melalui penelitian konseptual berbasis studi kepustakaan. Data dianalisis menggunakan analisis konsep dan analisis tematik kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjaminan mutu perlu dipahami sebagai mekanisme normatif yang menjaga keterarahan pendidikan Islam pada misi pembentukan manusia bermakna, dengan manajemen modern berfungsi sebagai instrumen pendukung, bukan penentu makna mutu.
The Effect of Tax Sanctions and Tax Knowledge on Compliance with Motor Vehicle Tax Payments Andi Gisya Patika; Rizki; Himmatul Ulyah
Jurnal Akuntansi dan Perpajakan Vol. 11 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/ap.v11i2.16238

Abstract

Compliance in paying motor vehicle taxes is influenced by various factors, such as tax sanctions and tax knowledge. However, there are still issues related to tax sanctions, particularly the firmness of enforcement against taxpayers who violate regulations. Taxpayers' knowledge of taxation remains limited, especially in terms of understanding tax laws and procedures. This study aims to analyze the impact of tax sanctions and tax knowledge on compliance in paying motor vehicle taxes, particularly for two-wheeled vehicles. The method used is quantitative, with analysis through multiple linear regression to test the independent variables against the dependent variable, both partially and simultaneously, using SPSS version 25. This study utilizes both secondary and primary data through random sampling techniques, with a total of 100 respondents who own motor vehicles. The results of the study show that the tax sanctions variable does not influence compliance in paying motor vehicle taxes. However, tax knowledge has an effect on compliance in paying motor vehicle taxes.
Co-Authors Abiezer Manora Purba Achmad Isya Alfassa Achmad Rafi Al Khalish Aflah Agneta Grace Sesilia Agusta Dian Ahmad Amalia Zylvy Rangkuti Amrullah Anang Walian Andi Gisya Patika Anisia Nur Mitha Sari Apriyanti, Rizki Arief Munandar, Rifki Arif Abdul Putra Arny Latu AS, Fathor Asy'ari, Fadli Adiya Aulia Badrus Bayu Widianto Br.Sinaga, Putri Lampita Cindy Defrian, Angga Desi Desventri Etmy Dewi L. Margaretha Dianto Gunawan Tamba Dino Edwin Simanullang emi, elmi Emir Syarif Fatahillah Pakpahan Erlangga Ernisa Estri Dewangga C J Famela Saskia Fauzi, Rizal Ahmad Gita Novi Yanti Hamid Abdul Rozak Hanrifki Pratama Hawila Winona L Hendra Herdiansyah, Sopyan Hidayatur Rakhmawati Himmatul Ulyah Ihlas, Ihlas Indy Labaron Irwan A Ismail, Azhar Jalaluddin Jarot Jati Bagus Suseno Jati, Estri Dewangga Cadipa Jitro Sembiring, Ronan Joanna N. Sumaji Juang Pajri Perkasa, Moch Julia Mustopa Khairany Azahra Khalish, Achmad Rafi Al Kurniawan, Muhammad regi nidzra kurniawan Kusnadi Lombu, Ravid Aspin Lubis, Elfahmi M. Arief Setiawan Marolop Butar Butar Mega Tunjung Hapsari Meliana Fransisca Sembiring Melinda, Meli Meyli Moh Raziqi Luthfi Muhammad Iqbal Munandar, Rifki Arief Nabila Farhana Nadia Putri Utami Napitu, Rousseau Jordan Angelo Nasution, Aisyah Artha Ramadhani Nazwa Cahya Kamila Ns. Zaky Mubarak Nurhasan, Abdul Khodir Nurul Suhadah Okmen Faebuadodo Hulu Pangaribuan, Ariel Zefanya Romaito Lhomak Parmo Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pramana, Esa Rahmaniah, Mustika Rahmawati, Alya Ramadani, Mutiara Ramadhana, Widodo Regina Zulaikha Tizar Renaldy, Andrean Ridwan Rachmat Rina Alfina Rivan Adriza Fahlevi Rizal Jackson Hutasoit Rousseau Jordan A Rovel Lando Fambari Safarah Yardha Satria Aprilianto Sinambela, Jamalum Somantri, Dimas Stevanus, Rudolf Sudarto SUNARTO Suprapmanto, Joko Surbakti, Ilham Simpar Tuah Syahna Yolanda Syavina, Halifa Syavina Tamba, Nico Pernando Thantawi, Tubagus Rifqy Tiara, Cut Tria Wulandari Ulma Sintia Wilarso, Wilarso Willy Wijaya Yardha, Safarah Yosi Sofyan Pangestu Yuli Arnita Pakpahan Yuniar Zen Yusdi Fathudin Zebua, Berkat Firmanius Zulfakri