p-Index From 2021 - 2026
7.872
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Jurnal Basicedu Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Matan: Journal of Islam and Muslim Society Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Akademika Studies in Philosophy of Science and Education El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan (JPP) Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat SCHOOLAR: Social and Literature Study in Education JoEMS : Journal of Education and Management Studies TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Journal of Office Administration : Education and Practice Jurnal Basicedu ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Jurnal Life Science Ummul Qura : Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Santri: Journal of Student Engagement TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Journal of Development Economic and Social Studies (JDESS) AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Ta'amul: Journal of Islamic Economics Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Javano Islamicus KINERJA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing Visual Legibility of Digitized Historical Botanical Manuscripts for Digital Preservation and Archival Analysis Nazikhah, Nisak Ummi; Nisa', Khoirun
Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol. 16 No. 2 (2025): PALIMPSEST: JURNAL ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pjil.v16i2.81769

Abstract

Latar belakang: Manuskrip kuno bersejarah terkait ilmu botani, seperti Buku Catatan Botani Linnaeus, sering mengalami degradasi visual yang mengurangi keterbacaan, dan digitalisasi resolusi tinggi saja tidak dapat sepenuhnya memulihkan kejelasannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas visual naskah-naskah ini menggunakan alur kerja pemrosesan citra berbasis plugin Fuzzy di Fiji (ImageJ). Metode: Metode yang digunakan meliputi persiapan gambar, peningkatan, binarisasi, dan evaluasi. berdasarkan hasil eksperimen, proses peningkatan menunjukkan peningkatan substansial dalam semua metrik. Hasil: Nilai entropi menurun dari rata-rata 10,78 (asli) menjadi 5,65 (penyempurnaan), menunjukkan penurunan keacakan visual sebesar 48–50%, sementara filter morfologi mempertahankan struktur esensial dengan entropi dalam rentang 6,32–7,48. Kepadatan tepi menurun tajam pada tahap deteksi tepi dari 0,99 menjadi 0,28 hingga 0,35 hanya dengan mengekstraksi kontur dominan, sementara proses morfologi mempertahankan struktur karakter dengan stabilitas tinggi (0,98–0,99). Kontras juga meningkat dari 0,89–0,98 (awal) menjadi 0,97–1,00 di seluruh proses peningkatan, morfologi, dan binerisasi, menunjukkan pemisahan latar depan-latar belakang yang jauh lebih baik. Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa pendekatan yang diusulkan, khususnya operasi morfologi, cukup meningkatkan kejelasan sekaligus mempertahankan fitur tekstual dan ilustrasi dalam naskah. Untuk lebih memaksimalkan restorasi dan preservasi teks ilmiah tambahan, studi mendatang disarankan untuk menggunakan algoritma peningkatan adaptif berbasis pembelajaran mesin dan penilaian kualitas persepsi.   Background: Historical botanical manuscripts, such as Linnaeus's Botanical Notebooks, often suffer from visual degradation that reduces legibility, and high-resolution digitization alone cannot fully restore their clarity.  Purpose: This study aimed to improve the visual quality of these manuscripts using a Fuzzy plugin-based image processing workflow in Fiji (ImageJ).  Methods: The research methods include image preparation, enhancement, binarization, and evaluation. Results: Based on the experimental results, the enhancement process showed substantial improvements in all metrics. Entropy values decreased from an average of 10.78 (original) to 5.65 (enhanced), indicating a 48–50% reduction in visual randomness, while the morphological filter retained essential structure with entropy in the range of 6.32–7.48. Edge density decreased sharply in the edge detection stage from 0.99 to 0.28 to 0.35 by extracting only dominant contours, while the morphological process maintained character structure with high stability (0.98–0.99). The contrast also increased from 0.89–0.98 (initial) to 0.97–1.00 across enhancement, morphology, and binarization processes, indicating significantly improved foreground-background distinction. Conclusion: This study shows that the proposed approach, particularly the morphological operations, adequately improves clarity while retaining textual and illustrative features in the manuscript. To further maximize the restoration and preservation of additional scientific texts, future study is suggested to use machine learning-based adaptive enhancing algorithms and perceptual quality assessment.
Local Wisdom and STEM in Science Education to Support SDG-4: A Systematic Review Rosyidah, Fitrotin; Susantini, Endang; Yuliani, Yuliani; Nisa', Khoirun
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 14 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v14i4.34450

Abstract

The integration of local wisdom into science learning is a global pedagogical trend that leads to the Sustainable Development Goals (SDGs 4). Local wisdom serves to make scientific concepts contextual, meaningful, and culturally relevant for students. The challenge of contextual implementation can be addressed through interdisciplinary approaches such as STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), which serve as a bridge between local wisdom and education. This systematic literature review (SLR) modified with Bibliometric Analysis aims to map the global research landscape on the integration of local wisdom and STEM in formal science education from 2014 to 2024. A total of 155 articles indexed in the Scopus database were analyzed using Bibliometric analysis tools, including VOSviewer, Microsoft Excel, and Datawrapper. The results show an increase in publications post-pandemic, driven by the urgency of advancing SDG 4 and the need for adaptive learning innovation. Geographically, research is concentrated in the United States, Indonesia, and South Africa, with global collaborations indicating this issue as a transnational agenda. An in-depth review of 21 inclusive articles reveals a predominance of qualitative-exploratory approaches. Subject distribution indicates a strong focus on General Science Education, Environment/Ecology, and Biology. Furthermore, research is predominantly focused on higher education and junior high school levels, while high school and elementary school levels remain underrepresented. The study's conclusions highlight the central role of STEM as a bridge in integrating local wisdom.
Analisis Komparatif Model SARIMA, ETS, dan NNETAR dalam Memperkirakan Angka Kematian Global Akibat Malaria Nisa', Khoirun; Affandi, Aisyah
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v8i1.26372

Abstract

Malaria masih menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, dengan pola kematian yang menunjukkan dinamika temporal yang beragam antarwilayah. Oleh karena itu, pemodelan runtun waktu yang akurat diperlukan untuk mendukung perencanaan intervensi berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA), Error–Trend–Seasonality (ETS), dan Neural Network Autoregressive (NNETAR) dalam meramalkan kematian malaria secara global dan regional. Data kematian malaria bulanan periode 2000–2024 dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif runtun waktu. Tahapan analisis meliputi pra-pemrosesan data, uji stasioneritas, identifikasi dan estimasi model, serta evaluasi kinerja menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) pada data validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat satu model yang unggul secara universal. Model NNETAR memberikan akurasi terbaik pada wilayah dengan volatilitas tinggi dan pola non-linear, khususnya Afrika dan Asia Tenggara. Model SARIMA lebih optimal pada wilayah dengan pola musiman yang kuat seperti Pasifik Barat, sedangkan ARIMA cukup representatif untuk wilayah dengan tren yang relatif stabil. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan model berbasis karakteristik data regional serta membuka peluang pengembangan pendekatan pemodelan hibrida untuk meningkatkan akurasi peramalan kematian malaria.
Analisis Komparatif Model SARIMA, ETS, dan NNETAR dalam Memperkirakan Angka Kematian Global Akibat Malaria Nisa', Khoirun; Affandi, Aisyah
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v8i1.26372

Abstract

Malaria masih menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, dengan pola kematian yang menunjukkan dinamika temporal yang beragam antarwilayah. Oleh karena itu, pemodelan runtun waktu yang akurat diperlukan untuk mendukung perencanaan intervensi berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA), Error–Trend–Seasonality (ETS), dan Neural Network Autoregressive (NNETAR) dalam meramalkan kematian malaria secara global dan regional. Data kematian malaria bulanan periode 2000–2024 dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif runtun waktu. Tahapan analisis meliputi pra-pemrosesan data, uji stasioneritas, identifikasi dan estimasi model, serta evaluasi kinerja menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) pada data validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat satu model yang unggul secara universal. Model NNETAR memberikan akurasi terbaik pada wilayah dengan volatilitas tinggi dan pola non-linear, khususnya Afrika dan Asia Tenggara. Model SARIMA lebih optimal pada wilayah dengan pola musiman yang kuat seperti Pasifik Barat, sedangkan ARIMA cukup representatif untuk wilayah dengan tren yang relatif stabil. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan model berbasis karakteristik data regional serta membuka peluang pengembangan pendekatan pemodelan hibrida untuk meningkatkan akurasi peramalan kematian malaria.
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA CONGKLAK PADA HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IISD NEGERI 76 LUBUKLINGGAU nisa', Khoirun; Eka Putra, Rusni; Dwi Andita, Cahyo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49709

Abstract

This study aims to determine the completeness of mathematics learning outcomes through the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model assisted by Congklak Media on the Mathematics Learning Outcomes of Second-Grade Students at SD Negeri 76 Lubuklinggau. The method used in this study was a quasi-experimental design with a One Group Pretest and Post-test. The sample in this study was all 20 second-grade students, with the sampling technique using saturated sampling. Data collection was carried out through multiple-choice tests administered before and after the implementation of the learning model. The validity and reliability of the instrument were tested, and the data were analyzed using the Z-test. The results showed that the average pre-test score of 4529 increased to 85,59 in the post-test, a difference of 40,30 points. Based on statistical calculations, the calculated Zcount of 7,11 was greater than the Ztable of 1.64, thus Hα was accepted and H0 was rejected. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model using Congklak Media significantly improved students' mathematics learning outcomes. The average post-test score reached 85,59, and the student completion rate reached 100%.
The Effectiveness of the Canva-Based CTL Model in Fiqh Learning in Improving the Learning Quality of Madrasah Tsanawiyah Students Nisa', Khoirun; Wahyudi, Wahyudi
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.7900

Abstract

The purpose of this study is to find out how effective the application of the CTL model and PPT-based Canva software is in improving the quality of learning in grade 7 Fiqh, with a sample of 50 students. The quantitative research used a two-group pretest-posttest design, data collected through the analysis of pretest and posttest results, from the experimental class that received the treatment and the control class did not receive the treatment, while the analysis method used Normality Test, Paired sample T-test and N-gain test to determine the effectiveness of the results of the Canva-based CTL learning model, thus the results that have been treated can be known for a more accurate comparison between those who have not been treated and those who have been treated. The learning results showed that both classes experienced an increase in understanding of fiqh material, but based on the N-gain test, the experimental class obtained an N-gain of 0.2884, while the control class obtained 0.0572. Based on the tests, it can be concluded that the ability of the experimental class is much better in understanding the fiqh material compared to the control class.
Co-Authors A'yun, Qurroti Achmad Marzuqi, Achmad Acnesya, Nadiya Intan Affandi, Aisyah Afif, Muh Abdurrosyid Ahmad Said Aisyah, Ani Nur Ajeng Kartika Galuh Aldyansyah, Achmad Alfani, Muhammad Azmi Ubaidillah Alfatawi, Ahmad Talkhis Amin, Achmad Reza Faishal Amirullah, Muhammad Khoirul Anwar, M Nuril Argarini, Galuh Mustika Argyanti, Talitha Ariana, Indri Maya Arrafi', Wadhifah Qiyyamul Lailli Auliya, Fadhilatul Fithri Ayu Lucy Larassaty Bambang Rianto, Bambang Binar Kurnia Prahani Brillian Rosy Cahyani, Ella Chabibi, Moch Faizz ‘Ilmi Cheng, Tsung-Hui Damarsha, Adrian Bagas Dawana, Irgy Redityo Dewangga, Naufal Syafa Aflah Dian Kusuma Wardani Dwi Andita, Cahyo Eka Putra, Rusni Elya Umi Hanik Emi Lilawati ENDANG SUSANTINI Fadhli, Muchammad Mas'ud Syahrul Faizatul Widat Faizin, Moh Faradillah, Khofifatur Risma Farosidi, Nafidatul Fathani, Ahmad Fatriyah, Danang Uswatun Fitriyani, Alfiana Amarol Gunawan, Doni Arthur Habibi*, Rohmad Hariyono, Eko Heriyanto, Joni Hidayaatullah, Hasan Nuurul Hidayatullah, Sayyid Hilma, Nuzulul Alfia Husna, Ema Umiatul Husna, Mely Shofaul Husni Mubarok Ikhlima Qurrotu Izza Rizqiyyah Indriana Safitri, Afaurina Irma Syabana, Natasya Junaedi, J Khoirunnova, Lutfiah Lintangesukmanjaya, Rahmatta Thoriq M Dzikrul Hakim Al Ghozali Machnunah Ani Zulfah Maghfiroh, Nailul Malik, Kamil Marzuki, Moh Zuem Masrudin, Imam Ma'ruf Moch Faizz ‘Ilmi Chabibi Mufida, Khusmiranti Muhaimin, Rizal Munawwaroh, Munisatul Muniroh, Amirotul Musa, Chakam Abu Nabilah, Isti’anah Nadi Suprapto Nafi, Ahmad Abu Nashihin Nasrullah, Muhammad Iqbal Naufal, Muhammad Ghiyats Nazikhah, Nisak Ummi Noly Shofiyah Nugraha, Febri Yoga Adhi Nurasid, Abdullah Azharuddin Nuriyah, Alicia Nurwakhid, Ilyas Pangestu, Muhammad Noval Prabowo, Heru Putri, Nilta Akmalia Mandala Rahmawati, Ratna Rizqiyyah, Ikhlima Qurrotu Izza Rofiqoh, Sayyidah Ainur Rohmah, Firda Zajilah Rosyidah, Fitrotin Rumbaremata, Angriyani Sa'diah, Siti Khalimatus Sa'diyah, Lailatus Sa'diyah, Linda Halimatus Sa'idah, Nusrotus Sangrila, Klara Sari, Rizma Nur Indah Satriawan, Muhammad Shalahuddin, Teguh Siti Nurazizah Subekti, Sinar Anang Susanti, Hellyou Tifrizzi, Muhammad TITIN SUNARTI Trianawati, Anis Ummah A, Hafidho Lailiatil Utami, Putri Lintang Wahyu Eko Pujianto WAHYUDI Wahyudi Wahyudi Waqfin , Mohammad Saat Ibnu Waqfin, Mohammad Saat Ibnu waqfin, Muhammad Saat Ibnu Wispandono, Raden Mas Mohammad yudi, Wahyu Yuliani Yuliani Yunina, Deberina Syurfi ZAEN OKTAF, SAFIRA HABIB Zakariyah Zuhaida, Khusna