Articles
Penerapan Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSE) Homestay untuk Keselamatan Wisatawan
Krisnawati Setyaningrum Nugraheni;
Aletta Dewi Maria;
Ray Octafian
Jurnal Abdimas Adpi Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Abdimas ADPI Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Dosen Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47841/jsoshum.v1i1.116
Along with the rapid implementation of health protocols during the pandemic, the ministry of Tourism and Creative Economy has issued a guidebook on the implementation of Cleanliness, Healthy, Safety and Environment (CHSE) in the tourism sector. CHSE is made based on the Decree of the Minister of Health concerning Health Protocols in Public Places and Facilities in the Framework of Prevention and Control of Covid-19. CHSE is not only applied in hotels but also in homestays in tourist villages. The lack of knowledge from homestay managers about CHSE is the background to the need for training on the implementation of CHSE. Community service activities are collaboration of STIEPARI Semarang community service team with The Tourism and Sports Office of Pemalang Regency and conducted in a structured three stages of activities, starting with a survey on the level of understanding of CHSE to the homestay management community followed by focus group discussion activities and closed with training on CHSE. This community service is intended for homestay managers who are selected from four selected tourism villages, namely Penggarit Village, Surajaya Village, Kaliprau Village and Sikasur Village. The final hope of CHSE training is that homestay managers can help prevent and control Covid-19 for people in public places and facilities in order to prevent the occurrence of new epicenters or clusters during the pandemic and the main thing is the safety of tourists who stop by tourist villages during the pandemic.
Trust in Corporate Image and Its Impact on Customers' Loyalty
Mochamad Miswanto Gunawan;
Tutik Tutik;
Krisnawati Setyaningrum Nugraheni;
Ray Octafian
Kontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 10 No 2 (2022): Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Pasundan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56457/jimk.v10i2.270
Customer loyalty plays an important role in Industrial production and service. This banking industry is an industry based on the principle of trust (agent of trust), so it is necessary to create an image first so that prospective customers grow trust in our company first. The phenomenon that occurs in the field today seems to be starting to show a decline in customers due to several current economic conditions, customers who often use credit are starting to decline but prefer to switch to savings products even though the credit process is easy and fast, competing with commercial banks. Research objectives (1) to analyze the effect of corporate ability image and corporate social responsibility image on trust; (2) Analyzing the influence of corporate ability image and corporate social responsibility image on loyalty; (3) Analyzing the influence of corporate ability image and corporate social responsibility image on loyalty through trust; (4) Analyzing the effect of trust on loyalty. The research method is descriptive quantitative method. The sampling method used in this study is Accidental Sampling, which is a sampling technique carried out by appointing anyone or by chance provided that they have used a product from a BPR. Corporate ability image has a positive and significant impact on customer trust. Corporate Social Responsibility Image has a positive and significant influence on customer trust. Corporate Ability Image affects customer loyalty through trust. Corporate Social Responsibility Image affects customer loyalty through trust affects customer loyalty. Trust has a significant influence on customer loyalty.
Manajemen Usaha Bisnis Agro Wates melalui Wisata Edukasi di Kota Semarang
Ray Octafian;
Nina Mistriani;
Rifki A. Rachman
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56910/sewagati.v1i4.372
Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Semarang, Pemerintah memulai menerapkan urban farming pertanian ditengah kota sejak 2018 yang menjadi solusi alternatif terbaik dalam upaya penghijauan. Sasaran utamanya adalah Agro Wates. Tujuan pendampingan membantu program pemerintah secara tidak langsung dan secara khusus membantu pengelola dalam pengelolaan manajemen usaha bisnis agro melalui wisata edukasi. Metode Pendampingan kepada mitra sasaran dari tim STIEPARI adalah melalui analisis potensi agro, pendampingan program wisata edukasi, FGD dan praktek manajemen bisnis agro melalui edukasi bersama wisatawan. Hasil Pendampingan adalah adanya 3 konsep pendampingan dalam pengelolaan Agro Wates sebagai wisata Edukasi yaitu perencanaan didalam ruangan, diluar ruangan dan juga di melalui Pendidikan. Dampak menjadikan pengelola percaya diri sebagai guide wisata Ketika adanya wisatawan yang berkunjung ke Wisata Agro Wates, terbentuknya pengelolaan manajemen bisnis usaha agro.
Peran Produk, Harga dan Lokasi pada Keputusan Pembelian
Ray Octafian;
Mukhamad Kholil Aswan;
Rifki A. Rachman
Jurnal Ekonomi Efektif Vol 5, No 2 (2023): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/JEE.v5i2.26292
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan kompensasi terhadap prestasi kerja yang berdampak pada kinerja karyawan pada PT. Cipta Mega Sarana di Jakarta. Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan sampel sebanyak 112 responden. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini pelatihan dan kompensasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja sebesar 52,4%, uji hipotesis diperoleh signifikansi 0,000 < 0,05.Prestasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 40,0%, uji hipotesis diperoleh signifikansi 0,000 < 0,05.
MANAJEMEN USAHA OLAHAN MINUMAN HERBAL SEBAGAI BRANDING KULINER
Tuwuh Adhistyo Wijoyo;
Mukhamad Kholil Aswan;
Bima Prahar Adilase;
Ray Octafian
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56910/sewagati.v1i4.392
Dalam usaha yang dikelola ini merupakan jenis usaha yang bergerak dibidang pengolahan yang bermanfaat bagi kesehatan. Produk minuman herbal ini menggunakan bahan baku alami dari tumbuh-tumbuhan yang berkualitas. Kami mengolah minuman herbal karena bahan baku sangat mudah ditemukan dan harganya sangat terjangkau. Minuman ini masuk dalam daftar minuman yang dapat dipilih oleh siapa saja yang sedang mempratikkan gaya hidup kembali ke alam. Usaha minuman herbal ini diwujudkan sebagai branding kuliner di desa wisata Omah Ampiran Semarang, yang mana manajemen usaha tersebut harus dikelola dengan baik dari segi keuangan maupun pemasaran.Dalam usaha pengembangannya, terdapat beberapa kendala diantaranya adalah bagaimana mengimplementasikan tata kelola usaha atau manajemen usaha yang baik. Permasalahannya adalah : a. Tata kelola bahan baku produksi, b. Tata kelola produksi, c.Tata kelola pembukuan usaha, d. Tata kelola hasil produksi dan Tata kelola pemasaran. Metode yang akan diterapkan berupa pendampingan dan dengan perencanaan kerja yang tertata dengan baik. Target dan luaran yang diharapkan adalah sebagi berikut : a. Penyediaan bahan baku produksi yang lebih baik, b. Peningkatan ketrampilan produksi dari sumber daya manusianya, c. Pelaksanaan pembukuan usaha mandiri, d. Diversifikasi pengemasan hasil produksi e. Peningkatan luasan pemasaran hasil produksi
Pengolahan Limbah Nasi Basi Sebagai Pupuk Organik dan Wisata Edukasi di Agro Wates Semarang
Nina Mistriani;
Ray Octafian;
Nurdina Prasetyo
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56910/sewagati.v1i4.394
Agro Wates Semarang mempunyai masalah dalam pengelolaan agro yang erat kaitannya dengan pengembangan kawasan agro sebagai daya tarik wisata, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Pada umumnya Agro Wates hanya sebagai lahan Agro yang dikelola oleh kelompok tani, dengan adanya pendampingan Tim STIEPARI Semarang memberikan dampak pendampingan yang bermanfaat dalam pengembangan Agro Wates yaitu limbah Nasi Basi yang selalu mencemari lingkungan akibat dibuang oleh masyarakat, dan dianggap tidak penting. Dibutuhkannya peran penyuluh yang memberikan edukasi kepada masyarakat. Di sisi lain.lain, Pengolahan Limbah dapat diolah menjadi pupuk organik yang berkualitas dan dapat sebagai nutrisi unuk meningkatkan produktivitas tanaman. Hasil dari pendampingan masyarakat ini, pengelola, kelompok tani dan masyarakat sangat aktif berdiskusi dalam pemahaman dan keterampilan pengelolaan limbah nasi sebagai pupuk organik dapat menciptakan ketahanan pangan. Selain itu dapat dijadikan paket wisata agro yang menarik wisatawan untuk berkunjung ke Agro wates melalui paket wisata edukasi. Selain itu dapat menjadi guide lokal, memahami pengelolaan wisata agro sebagai edukasi, berwirausaha dan menghasilkan peningkatan pendapatan ekonomi.
Kinerja Karyawan Hotel Graha Santika Semarang ditinjau dari Kepuasan Kerja, Kemampuan Kerja, dan Motivasi
Maria Th, Aletta Dewi;
Aryaningtyas, Aurilia Triani;
Octafian, Ray
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (433.149 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v4i3.246
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja, kemampuan kerja, motivasi terhadap kinerja karyawan tetap di Hotel Graha Santika Semarang. Metode penelitian ini menggunakan metode eksplanatori, pengambilan sampel sebanyak 60 karyawan tetap Hotel Graha Santika Semarang yang diambil dengan menggunakan purposive sampling, khususnya untuk karyawan tetap Hotel Graha Santika Semarang, Pengungkapan data menggunakan instrumen berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengujian hipotesis menggunakan uji t, uji F dan koefisien determinasi dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja, kemampuan kerja dan motivasi berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap kinerja karyawan tetap pada Hotel Graha Santika Semarang. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 0.455X1 + 0.365X2 + 0.234X3. Dari hasil koefisien determinasi bahwa kepuasan kerja (X1), kemampuan kerja (X2) dan motivasi (X3) telah mampu menjelaskan 68,9% berpengaruh terhadap kinerja, sedangkan 31,1% kinerja karyawan dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Marketing Public Relations : Peningkatan Citra Melalui Pariwisata
Ray Octafian;
Nina Mistriani
Jurnal Ekonomi Efektif Vol 5, No 3 (2023): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/JEE.v5i3.28693
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisispentingnya keunikan pariwisata dikemas untuk membentuk aktivitas ekonomi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat mempengaruhi perekonomian. Penelitian ini dilakukan di Curug Gondoriyo Semarang. Curug tersebut merupakan salah satu Daya Tarik Wisata baru di Semarang. Sumber data penelitian adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang bersifat kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara, kuesioner. Hasil penelitian ialah marketing public relations melalui media sosial dengan brand image opinion leader, melakukan tehnik word of mouth, melakukan event sebagai media promosi dan pendekatan konsep ekowisata yang menjaga kelestarian sumber daya alam sebagai isu utama dalam kehidupan manusia, baik secara ekonomi dan sosial
The Symbolic Meaning Study of Java's Panggih Wedding Traditions in Surakarta
Yustina Denik Risyanti;
Bonaventura Ngarawula;
Junianto Junianto;
Ray Octafian
Journal of Social Science Vol. 3 No. 3 (2022): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (32.769 KB)
|
DOI: 10.46799/jss.v3i3.350
Javanese Surakarta wedding customs are a cultural heritage sourced from the palace, with unique procedures. Each stage has a special mechanism that contains values and meanings as a guide when the couple builds a family. This qualitative study with a phenomenological approach aims to reveal the symbolic meaning of the Panggih ceremony in Javanese Surakarta wedding customs in the Surakarta City environment. This qualitative reseach collecting data with participant observation techniques and in-depth interviews obtained from research subjects. Data analysis uses an interactive model. Data analysis is carried out interactively and continuously until complete data is obtained. The informants in this study were two people who lived in Surakarta City by profession as senior make-up artists, both of whom had long-handled the procedures for Javanese Javanese wedding ceremonies in Surakarta. The results of the study found that in the Panggih ritual, Javanese Surakarta wedding customs were included in the core series, which was carried out full of sacredness under the order, before starting with the stage of handing over the banana sanggan, nebus Mayang twins, followed by the main stages consisting of Balangan suruh, and ngidak then. This research is different from previous research. This study examines the reality of the Panggih ceremony, specifically by the rules according to the standard. The conclusion is based on the findings in the field that the Panggih ritual is a core stage carried out according to the rules. Each stage contains symbols with meaningful values as guidelines for couples getting married.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, CITRA, DAN FUNGSI OTA (ONLINE TRAVEL AGENT) TERHADAP KEPUTUSAN TAMU MENGINAP DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Pada Hotel Grand Dian Brebes)
Desy Rahmawati Lukmana;
Haniek Listyorini;
Ray Octafian;
Hendrajaya Hendrajaya
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol. 19 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56910/gemawisata.v19i2.313
This research was conducted at the Grand Dian Hotel Brebes which aims to analyze and explain the influence of service quality, image and function of OTA (online travel agent) which is in poor condition due to lack of updates from OTA (Online Travel Agent) about hotel information, and prices from OTA (Online Travel Agent) is unstable. Research data obtained through questionnaires and interviews. The sample used in the study were 94 respondents. The research results are expected to provide useful information for management and employees. The data obtained were processed using descriptive analysis and quantitative statistical analysis. Quantitative analysis used multiple regression analysis to determine the effect of the independent variable on the dependent variable, test the model, test the hypothesis, and before doing the test, the validity and reliability tests were carried out first. The results of the regression analysis show that the increase in guest decisions to stay is directly influenced by the quality of service, image and function (online travel agent). The results of the multiple regression analysis test showed a significant F value, with a correlation value of determination adjusted R2 square of 0.610. This shows that the quality of service, image and function (online travel agent) significantly influence the decision of guests to stay together with a close relationship of 61.0%. This shows that to improve the decision of staying guests, it is necessary to improve the quality of service, as well as the image and function of a good OTA (online travel agent) in the eyes of the community, it will increase the decision of guests to stay in the next period.