Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

TERTIB BERMAJELIS SARAK OPAT DALAM KEBIJAKAN PENYELESAIAN PELENGGARAN ADAT DI KAMPUNG GEMASIH KECAMATAN PINTU RIME GAYO KABUPATEN BENER MERIAH Efendi, Muhsin; di, Tuah
Biram Samtani Sains Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.583 KB) | DOI: 10.55542/jbss.v3i1.51

Abstract

Pada praktiknya di Kampung Gemasih Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah, jika terjadi perkara pelanggaran adat maka Sarak Opat akan turun tangan setelah adanya laporan yang diadukan kepada lembaga Sarak Opat. Setelah menerima laporan dari orang yang berperkara aparatur Sarak Opat mulai bekerja dengan cara mendengarkan atau menggali keterangan yang diutarakan dari berperkara tersebut, setelah mendapatkan keterangan yang memadai, kemudian kedua belah pihak diberikan nasihat-nasihat, bahkan sanksi adat. Adapuan tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui tertib bermajelis lembaga Sarak Opat dalam kebijakan penyelesaian pelanggaran adat di Kampung Gemasih Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Tertib bermajelis Sarak Opat dalam kebijakan penyelesaian pelanggaran adat telah terlaksana di Kampung Gemasih Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah hal ini terlihat dari cara masyarakat atau sarak opat dalam menyelesaikan masalah. Upaya tertib bermajelis Sarak Opat dalam kebijakan penyelesaian pelanggaran adat dilakukan melalui musyawarah dalam mencapai mufakat serta memberikan sanksi adat terhadap pelanggar adat
TRANSFORMASI INFORMAL CONTRAINTS MENUJU FORMAL CONTRAINTS PADA INGKAT KAMPUNG DI KABUPATEN BENER MERIAH Sabirin, Sabirin; Efendi, Muhsin
Biram Samtani Sains Vol 6 No 2 (2022): September : Biram Samtani Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jbss.v6i2.1020

Abstract

Proses pemerintah di tingkat kampung di Kabupaten Bener Meriah selalu mengedepankan kekeluargaan dan saling hormat menghormati dengan mempertimbangkan adat dan budaya yang ada di daerah tersebut, nilai – nilai dalam menjalankan pemerintahan dikampung yang masyarakatnya mayoritas bersuku Gayo, di sebagian wilayah dan kampung masih memegang teguh nilai dan norma adat di tingkat kampung hanya saja masih banyak aturan tersebut belum diterapkan menjadi sebuah Qanun Kampung (PerDes). Adapun permasalahan yang sering muncul dalam proses transformasi informal contraints menuju formal contraint adalah minimnya pengetahuan dalam membuat draft rancangan qanun menjadi sebuah aturan yang baku untuk diterapkan pada tingkat pemerintahan kampung khususnya pada pembuatan rancangan qanun (Legal Drafting) tentang hukum adat dan budaya yang ada di Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan, melukiskan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta – fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Dengan batasan masalah yang diteliti dengan pemilihan objek lokasi di kampung blang panas kecamatan bukit dan kampung rusip kecamatan syaih utama Kabupaten Bener Meriah. Dari hasil penelitian diketahui bahwa temuan dilapangan dapat dikategorikan menjadi; a) belum adanya acuan atau ketentuan berupa Qanun Kabupaten yang mengatur tentang Hukum Adat Gayo, b). Sosialisasi dan pembinaan yang dilakukan Majelis Adat Gayo Kabupaten Bener Meriah masih minim terkait dengan tata cara dan ketentuan dalam perencanaan pembuatan rancangan qanun kampung c). Perbandingan antara kampung blang panas kecamatan bukit dan rusip kecamatan syiah utama dalam membuat qanun masih mengacu kepada kesepakatan bersama reje dan petue sesuai dengan Qanun Nomor 4 Tahun 2015 tantang Pemerintahan Kampung, dengan memposisikan peran Petue sebagai pengambil kebijakan dalam pembuatan qanun kampung bersama reje, d). Tidak adanya wewenang atau peran RGM (rayat genap mufakat) sebagai badan legislatif yang masuk kedalam unsur sarak opat, semestinya peran, fungsi wewenang RGM lebih kepada badan legislasi, pengganggaran dan pengawasan
NILAI SUMANG SEBAGAI DAYA TARIK MINAT WISATAWAN MELALUI PENDEKATAN ETNOGRAFI Sabirin, Sabirin; Suknah, Suknah; Efendi, Muhsin
Biram Samtani Sains Vol 7 No 2 (2023): September : Biram Samtani Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jbss.v7i1.1021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Nilai Sumang Sebagai Daya Tarik Minat Wisatawan Melalui Pendekatan Etnografi Studi Kasus di Kampung Mendale. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitan Kualitatif, yaitu penelitian pengumpulan data secara gabungan di tambah lagi dengan pendekatan metode etnografi untuk mengungkap dan memahami nilai-nilai dalam kearipan lokal Gayo. Tujuan etnografi adalah untuk memahami sudut pandang penduduk asli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Untuk membangun kemulian wisatawan dengan penduduk lokal perlu kiranya mengerakkan nilai-nilai adat yang berdasarkan tertip dan ditempuh dengan berdasarkan konsep mukemel dengan dituntun dengan norma tetah tentu dengan menjauhi (1) jis (2) jengkat (3) madu ni edet (4) kemali. Keempat unsur ini dapat disimpulkan dan dimasukan kedalam 2 (dua) bentuk katagori yakni; (a) atur (b) resam. Dengan diterapkannya nilai dan norma sumang opat di destinasi wisata maka pengunjung dapat merasakan perwujudan dari nilai-nilai dan norma adat gayo dan menjadi jalan sehinga distinasi wisata khususnya di kawasan Kampung Mendale lebih menarik dan lebih unik lagi serta dapat membangun penghargaan dan kenyamanan, kedamaian antara penduduk lokal dan pengunjung
Implementasi Peraturan Bupati Aceh Tengah Nomor 14 Tahun 2018 Tentang Penurunan Stunting Melalui Edukasi Kesehatan Ibu Dan Calon Ibu Di Desa Wih Sagi Indah Efendi, Muhsin; Pathonah, Nurul; Nisa, Siti Umairah
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v2i6.969

Abstract

Stunting is the failure of a child to grow and develop optimally due to the impact of cumulative and continuous malnutrition. Or chronic nutritional problems where families and communities do not yet feel that this is a problem, this is because not many people know the causes, impacts and prevention. The central and regional governments are jointly trying to overcome this problem. The Regional Government of Central Aceh Regency is also trying to resolve this problem with the various policies it has adopted. Gajah Putih University's Thematic Real Work Lecture (KKNT) which is placed in Wih Sagi Indah Village, Silih Nara District, Central Aceh Regency tries to take part in preventing the problem of stunting through the implementation of Central Aceh Regent's regulation Number 14 of 2018 through Health Education for Mothers and Prospective Mothers as an effort to Prevent Stunting Problems in Wih Sagi Indah Village, Silih Nara District, Central Aceh Regency, aimed at mothers who have toddlers and mothers who are pregnant. It is hoped that with this activity the public's understanding of health can increase and stunting sufferers can decrease, so that the desire to create a healthy, intelligent and superior society can be achieved.
Innovation In Population Administration Services Sari, Ade Risna; Muhsin Efendi; Rulam Ahmadi; Shohib Muslim; Syamsu Rijal
Journal of Research and Development on Public Policy Vol. 2 No. 3 (2023): September : Journal of Research and Development on Public Policy
Publisher : Lembaga Pengkajian Dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (lppsp)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/jarvic.v2i3.84

Abstract

Population management is one of the services that the local government must offer. The Bandung Regency Government established E-Sakedap in response to widespread public complaints regarding population administration services. Sakedap is an online service for maintaining marriage and divorce certificates for non-Muslims, as well as birth, death, and moving in and out certifications for Indonesian nationals. Data from the research findings were collected, analyzed, and compared using the descriptive qualitative research method. The focus of the study is Sakedap's population administration service innovation in Ciparay Village, Bandung. Kurhayadi claims that the attribute theory of innovation—which takes into account comparative benefits, ease of observation, appropriateness, complexity, and the possibility of trying—is the theory used in the analysis. The research's conclusions, in particular the Sakedap in Program at the Ciparay Village Office, have been able to provide advantages in the form of simpler service because visiting the village is sufficient; visiting the Population and Civil Registry Office is not required. The village is quicker and uses less energy because you don't need to visit as frequently, so there is no need to spend money there either. The implementation of Sakedap is in accordance with the applicable laws, and E-Sakedap is in accordance with the community's demands in order to obtain services that will make population administration easier. There are no problems with Sakedap implementation in Ciparay Village, Bandung. People who lack technological skills and those who think complexity only grows are both wrong. The installation of Sakedap has allowed the community to readily track the scope of the service process for creating population administration records.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Nova, Irhamna Sahru; Ashwad, Hajar; Efendi, Muhsin; Zunafriesma, Nanda; Teniro, Alwin; Zainudin, Zainudin
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Aceh Pusat. Masalahnya difokuskan pada rendahnya minat wajib pajak kendaraan karena kualitas layanan yang diberikan. Kejelasan data yang dikumpulkan berupa kuesioner atau kuesioner dan dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji nilai t menjelaskan perhitungan t ˃ tabel t yaitu 5.059 ˃ 1.677 dengan arti bahwa terdapat pengaruh dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dilakukan dengan afirmasi wajib bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Sedangkan uji F menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, hal ini dapat dijelaskan bahwa uji F-count = 25.598, maka dapat ditegaskan bahwa f-count ˃ F-tabel atau 25.598 ˃ 4,05 dimana ditunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabel kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.
IMPACT AND QUALITY OF PUBLIC SERVICES ON COMMUNITY SATISFACTION Ashwad, Hajar; Teniro, Alwin; Efendi, Muhsin
Jurnal Academia Praja Vol 8 No 1 (2025): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v8i1.3421

Abstract

This research aims to analyze the impact of the quality of public services on community satisfaction in the Kute Panang District, Central Aceh Regency. The survey method was used to distribute questionnaires to 127 respondents to represent the people who live in the area. The data that has been collected is then processed, presented, and analyzed using non-parametric Chi-Square statistics with a significance level ???? = 0.05. The research results showed that the quality of public services with indicators of physical evidence, empathy, reliability, responsiveness, and guarantees positively and significantly affected public satisfaction. However, it was still found that 40.94% of the public rated the quality of service as "not good" and "not good" so community satisfaction felt less than expected for 18 respondents or 0.41%. For this reason, the quality of service in this sub-district area still needs to be improved through increasing physical evidence, empathy, reliability, responsiveness, and comprehensive guarantees.
Pemanfaatan Limbah Kopi Arabika menjadi Selai Cascara di Desa Mendale Aceh Kamarudin, Anna Permatasari; Budi, Hasiun; Efendi, Muhsin; Yuniara, Ridha; Ramadhan, Masri; Fadli, Fadli
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.928

Abstract

Arabica cofee is a major export commodity and a mainstay in Central Aceh. However, it leaves a lot of waste in areasr adjacent to coffee processing businesses. The increasing accumulation of cofee husk waste pollutes the soil, air, and water. One way to utilize this waste is by processing it onto jam. Jam processing is carried out by taking fresh red coffee husks from pulping. The purpose of this Community Service Program is to provide knowledge about the benefits and efficacy of coffee husk (cascara) and to process the husk into cascara jam. A total of 20 partners attended this program, consisting of village women and women from the Family Welfare Movement (PKK). The methods used were presentation by resource percons through lectures, demonstrations, and training. The results of this activity showed that partners were previously unaware that cascara husks are edible and have an acceptable organoleptic taste. Partners’ knowledge has increased after participating in this activity.
COMMUNICATION STRATEGY IN PROVIDING INFORMATION ON TECHNICAL SERVICE FOR TESTING MOTORIZED VEHICLES AT CENTRAL ACEH TRANSPORTATION SERVICE AB, Subhan; Harahap, Viana Safrida; Budi, Hasiun; Efendi, Muhsin; Basri, Hasan
Jurnal Ranah Komunikasi Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Ranah Komunikasi (JRK)
Publisher : Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/rk.8.1.1-9.2024

Abstract

This study aims to investigate the communication strategies utilized by employees of the Transportation Service of Central Aceh in disseminating technical information about the Vehicle Roadworthiness Test (known as Uji KIR in Indonesia) to the public in Central Aceh Regency, while also identifying the obstacles that hinder their effectiveness in conveying the information. The employed data collection methods were interviews, literature studies, and observations. Furthermore, the obtained data were analyzed qualitatively. The research findings revealed that the communication strategy used by employees of the Transportation Service of Central Aceh in providing technical information on the Vehicle Roadworthiness Test was communication planning and management strategies. The Transportation Service of Central Aceh, particularly the head of the Workshop-and-Testing Division, undertakes a planning process that involves preparing and developing procedures for implementing the Vehicle Roadworthiness Test, evaluating the test directly in case of issues, and strategizing to disseminate information through the government’s internal media. To provide information about the Vehicle Roadworthiness Test, the Transportation Service of Central Aceh manages the implementation and preparation of a communication strategy that considers four factors: identifying the target audience, which includes owners of public transport vehicles; formulating messages to be conveyed to the vehicle owners; determining effective communication methods; and identifying the appropriate media for transmitting information to the vehicle owners. The purpose of communication planning and management strategies is to inform public transport vehicle owners about the procedure for taking the Vehicle Roadworthiness Test at the Transportation Service of Central Aceh.
Effort to Increase Knowledge and Processing of Complimentary Foods for Handling Stunting in Gunung Bahgie Village Efendi, Muhsin; Kamarudin, Anna Permatasari; Budi, Hasiun; Yuniara, Ridha; Ramiati, Ramiati; Susanti, Zulida
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat telah dilaksanakan di Desa Gunung Bahgie, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa masalah masyarakat di desa tersebut adalah masyarakat masih kurang sadar atas kejadian stunting. Padahal stunting merupakan salah satu permasalahan yang perlu diselesaikan dengan cepat dan harus diselesaikan oleh semua pihak yang berwenang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah upaya peningkatan pengetahuan dan pengolahan makanan pendamping untuk penanganan stunting. Mitra yang hadir sebanyak 18 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pada hari tersebut bersamaan dengan pemeriksaan anak (bayi dan balita) di Posyandu. Bertempat di Kantor Desa, program yang dilaksanakan diawali dengan Pre Test, Pemberian Materi berupa Ceramah, Demonstrasi, Sesi Tanya-Jawab, Post Test dan Penilaian Evaluasi pelaksanaan program yang dilakukan oleh Mitra. Hasil dari Pre Test dan Post Test menunjukkan bahwa masih terdapat Mitra yang belum memiliki pengetahuan yang lengkap mengenai stunting. Masih terdapat Mitra yang tidak tahu cara mengatasi stunting, yaitu sebanyak 7 orang (38,90%) dan Mitra sebanyak 8 orang (44,44%) menyatakan tidak tahu bahwa kebersihan rumah dan lingkungan mendorong kejadian stunting. Setelah dilakukan pembelajaran berupa ceramah, demonstrasi dan Tanya-Jawab menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan Mitra. Diantaranya pada soal nomor 2, telah meningkat menjadi 18 orang (100%) dan soal ke-9 telah yang telah menjawab menjadi Tahu sebanyak 17 orang (94,44%). Sementara untuk Penilaian Evaluasi secara umum telah terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman, yaitu materi yang diberikan runtut, program yang diberikan sangat bermanfaat dan apabila program diadakan lagi di tersebut, masing-masing menunjukkan kenaikan hingga 100% atau 18 orang bersetuju, Mitra mengikuti program dengan antusias dan gembira.