Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS KANDUNGAN GLUKOSA DAN FRUKTOSA PADA NIPAH (Nypa fruticans) DAN AREN (Arenga pinnata) Sarjani, Tri Mustika; Hasby, Hasby; Mawardi, Abdul L
BIOMA Vol 6, No 1 (2021): BIOMA:JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i1.4818

Abstract

Nypa fructicans dan Arenga pinnata tergolong dalam suku palmae. Tumbuhan ini sering dimanfaatkan oleh masyarakat aceh sebagai sumber air nira. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kandungan glukosa dan fruktosa yang terkandung pada air nira (Nypa fruticans) dan air nira (Arenga pinnata). Penelitian ini menggunakan metode anthrone. Metode kolorimetri yang digunakan untuk menentukan konsentrasi gula dalam sampel berupa metode Anthrone. Sampel air nira dianalisis menggunakan spektrofotometer. Penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan pada glukosa yang paling tinggi ada pada air Arenga pinnata sebesar 7,61%, sedangkan yang paling rendah pada air Nypa fruticans sebesar 4,66%. Demikian juga dengan kandungan fruktosa, dimana air Arenga pinnata sebesar 4,17% memiliki kandungan fruktosa yang paling tinggi sedangkan air Nypa fruticans  mengandung fruktosa paling rendah yaitu 1,90%.
ANALISIS MOTIVASI DAN AKTIVITAS SISWA MELALUI STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 INDRA MAKMUR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Sarjani, Tri Mustika; Irawan, Ade
Jurnal Jeumpa Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan aktivitas belajar siswa melalui student facilitator and explaining pada materi sistem pencernaan manusia dikelas XI IPA SMA Negeri 1 Indra Makmur tahun pelajaran 2014/2015. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas XI IPA yang berjumlah 3 kelas dengan total 91 siswa dan sampel penelitian siswa kelas XI IPA-3 yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini bertempat di SMA Negeri 1 Indra Makmur. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi (untuk melihat aktivitas siswa) dan kuesioner (untuk melihat motivasi siswa). Hasil penelitian diketahui bahwa hasil motivasi belajar siswa melalui penerapan model student facilitator and explaining pada materi sistem pencernaan manusia di SMA Negeri 1 Indra Makmur tergolong kategori tinggi yaitu dengan nilai rata-rata 76,76. Demikian juga dengan aktivitas belajar siswa, nilai rata-rata aktivitas belajar siswa 72,5 yang berarti berkategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model student facilitator and explaining pada materi sistem pencernaan manusia di SMA Negeri 1 Indra Makmur dapat membuat siswa lebih termotivasi, hal ini dapat dilihat dari aktivitas belajar siswa yang aktif dalam keikutsertaan berdiskusi, berani menyatakan pendapat, terampil dalam bertanya dan menjawab pertanyaan.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN OLEH GURU BIOLOGI DI SMA NEGERI SEKOTA LANGSA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sarjani, Tri Mustika; Marjannah, Marjannah; Sapta Rina Pane, Septi Dwi
Jurnal Jeumpa Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses belajar mengajar media pembelajaran memegang peranan penting sebagai alat bantu agar dapat menciptakan suasana belajar yang efektif. Dalam pencapaian tujuan proses pembelajaran, peranan media pembelajaran atau alat peraga memegang peranan yang penting sebab dengan adanya media pembelajaran materi dapat dengan mudah dipahami oleh siswa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada dan seberapa besar penggunaan media pembelajaran oleh guru Biologi di SMA Negeri sekota Langsa Tahun Pelajaran 2016/2017. Serta untuk mengetahui media apa yang sering digunakan oleh guru Biologi di SMA Negeri sekota Langsa Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode penelitian ini berupa metode deskriptif melalui pendekatan kuantitatif, sedangkan yang menjadi populasi dalam penelitian adalah seluruh guru Biologi di SMA Negeri sekota Langsa yang berjumlah 22 orang. Sampel dalam penelitian merupakan sampel total dari jumlah populasi sebanyak 22 orang guru Biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran oleh guru Biologi di SMA Negeri sekota Langsa Tahun Pelajaran 2016/2017 adalah 43,77% dan media yang sering digunakan oleh guru Biologi di SMA Negeri sekota Langsa Tahun Pelajaran 2016/2017 yang digunakan adalah slide Power Point dengan menggunakan alat bantu komputer (laptop). Saran sebaiknya guru lebih banyak menggunakan media belajar yang bervariasi dalam menyampaikan materi biologi mengingat sangat mudahnya mencari media belajar yang ada disekitar lingkungan
PENERAPAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DIKELAS X SMA NEGERI 2 LANGSA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 syahrin, Marina; sofiyan, sofiyan; Sarjani, Tri Mustika
Jurnal Jeumpa Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Student Team Achievement Division salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan minat pemahaman siswa, dan prestasi belajar siswa karena guru dituntut untuk menempatkan siswa sebagai subjek belajar yang aktif dalam kelompoknya, sehingga siswa menjadi termotivasi dalam mengikuti pembelajaran dikelas. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan dengan penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division; untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model Student Team Achievement Division untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan pada materi keanekaragaman hayati di SMA Negeri 2 Langsa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Langsa, yang menjadi populasi dalam penelitian ini seluruhan siswa kelas X yang terdiri dari 3 kelas berjumlah 82 siswa. Sampel diambil secara random sehingga terpilih kelas X.MIPA.1 sebagai kelas yang menerapkan model Student Team Achievement Division dengan jumlah 27 siswa. Metode dalam penelitian ini berupa metode eksperimen, dengan menggunakan instrumen berupa tes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan dengan penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division pada materi keanekaragaman hayati di kelas X SMA Negeri 2 Langsa berdistribusi normal. Besar peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan dengan penerapan model Student Team Achievement Division pada materi keanekaragaman hayati dikelas X SMA Negeri 2 Langsa sebesar thitung 2,23. Saran diharapkan kepada guru bidang studi untuk menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division pada materi keanekaragaman hayati dikelas X dan materi-materi pelajaran biologi lainnya yang dianggap sesuai, karena dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division.
IDENTIFIKASI LETAK DAN BENTUK SORUS PADA TANAMAN PAKU (PTERYDOPHYTA)DI TAMAN HUTAN RAYA BUKIT BARISAN KECAMATAN DOLATRAKYAT KABUPATEN KARO Nafili, Laily; Sarjani, Tri Mustika; , Elfrida
Jurnal Jeumpa Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v6i2.2125

Abstract

Sorus merupakan bagian dari alat perkembangbiakan tumbuhan paku (Pterydophyta) yang memiliki peranan penting untuk melindungi kotak-kotak spora tumbuhan paku sampai spora itu siap untuk dilepaskan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana letak dan bentuk sorus serta perbedaan diantara letak dan bentuk sorus tanaman paku (Pterydophytha) yang ada di Taman Hutan Raya Bukit Barisan Kecamatan Dolat Rakyat Kabupaten Karo. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Eksploratif (jelajah). Hasil penelitian menunjukkan Terdapat perbedaan letak dan bentuk sorus dari tumbuhan paku (Pterydophytha) di Taman Hutan Raya Bukit Barisan Kecamatan Dolat Rakyat Kabupaten Karo. Letak sorus tumbuhan paku (Pterydophytha) yang ditemukan di Taman Hutan Raya Bukit Barisan Kecamatan Dolat Rayat Kabupaten Karo berada di ujung batang antara tulang daun, urat-urat daun, dekat tepi daun serta di tepi daun. Bentuk sorus tumbuhan paku (Pterydophytha) yang ditemukan di Taman Hutan Raya Bukit Barisan Kecamatan Dolat Rayat Kabupaten Karo ada tiga yaitu bulat, memanjang dan garis.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DAN BAMBOO DANCING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VII SMP NEGERI 6 LANGSA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 suriyaningsih, devi; Sarjani, Tri Mustika
Jurnal Jeumpa Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v7i2.3039

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses dalam rangka mempengaruhi siswa agar dapat menyesuaikan diri sebaik mungkin terhadap lingkungannya. Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di SMP Negeri 6 Langsa, diperoleh beberapa informasi bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar IPA. Beberapa permasalahan tersebut antara lain; kurangnya minat siswa dalam belajar IPA, kurangnya keaktifan siswa dalam belajar khususnya pembelajaran IPA, dan nilai hasil ujian IPA mata pelajaran biologi rata-rata 65 (enam puluh lima) rata-rata tersebut masih dibawah nilai KKM yaitu 75. Solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membuat siswa aktif dalam belajar dengan menerapkan model talking stick dan model bamboo dancing dalam pembelajaran IPA. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya perbandingan model pembelajaran Talking Stick dan Bamboo Dancing terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Langsa Tahun Pelajaran 2018/2019 dan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan model pembelajaran Talking Stick dan Bamboo Dancing terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Langsa Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode penelitian berupa quasy eksperimental design dengan populasi seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Langsa yang berjumlah 73 siswa. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu siswa kelas VII-2 yang berjumlah 23 siswa dan kelas VII-3 yang berjumlah 23 siswa. Instrumen penelitian berupa soal tertulis dalam bentuk pilihan ganda yang berjumlah 20 butir soal. Data dianalisis dengan menggunakan rumus statistik uji-t. Tidak terdapat perbedaan antara model pembelajaran talking stick dengan bamboo dancing terhadap peningkatan hasil belajar siswa di kelas VII SMP Negeri 6 Langsa tahun pelajaran 2018/2019. Besarnya hasil perbedaan antara model talking stick dengan model bamboo dancing terhadap peningkatan hasil belajar siswa di kelas VII SMP Negeri 6 Langsa adalah sebesar 1,1565.
Penerapan Model Role Playing Terhadap Hasil Belajar Siswa Biologi Di SMA Negeri 5 Kota Langsa Pohan, herlina Wati; Elfrida, Elfrida; Sarjani, Tri Mustika
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 12, No 1 (2024): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v12i1.13887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Model Role Playing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 5 Kota Langsa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kita bisa menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran, yaitu Model Role Playing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan model role playing dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang diterapkan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk One-Grup Pretest-Posttest Design. Instrumen penelitian melibatkan lembar observasi, pretest, dan posttest untuk mengukur hasil belajar siswa. Data hasil belajar siswa dianalisis dengan rumus N gain dan uji paired sample t-test.. Hasil belajar siswa rata-rata 0,57 dengan kategori sedang. Hasil uji paired sample t test dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (sig < 0,05) sehingga H0 di tolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan penerapan model role playing menunjukkan bahwa terdapat keberhasilan peningkatan hasil belajar siswa setelah mengalami pembelajaran dengan menggunakan Model Role Playing. Kata Kunci : Role Playing, Hasil Belajar, Sistem Koordinasi
Anatomi Bentuk Dan Tipe Spora Pteridophyta Dari Kelas Polypodiopsida Nasution, Hasbi Assidiqi; Dalimunte, Elvina Yanti Br; Furqan, Zahlul; Sarjani, Tri Mustika
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 6 No 2 (2024): Bioeksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2024.6.2.10932

Abstract

Bentuk spora tumbuhan paku bermacam-macam, tetapi sebagian besar memiliki bentuk elips atau bilateral, bulat, ginjal, dan segi tiga. Tipe apertura spora pada tumbuhan paku secara umum dibedakan menjadi dua tipe yaitu monolet dan trilete. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis anatomi bentuk dan tipe spora pteridophyta dari kelas polypodiopsida baik dari segi persamaan dan perbedaannya. Metode yang digunakan pada penelitian adalah dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi langsung, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif pada teknik observasi. Analisis tersebut mencakup perbandingan karakter seperti tipe/jenis, bentuk, dan ornamentasi spora pada tumbuhan paku. Hasil penelitian mengidentifikasi 10 jenis tumbuhan paku dari golongan polypodiopsida, yakni Phlebodium aureum, Lygodium microphyllum, Nephrolepis biserrate, Asplenium nidus, Pronephrium triphyllum, Cyclosorus heterocarpus, Lygodium flexuosum, Dicranopteris linearis, Rumohra adiantiformis, dan Nephrolepis exaltata. Delapan spesies memiliki tipe spora monolet, sedangkan dua spesies memiliki tipe spora trilet. Setiap spesies memiliki bentuk spora dan jenis ornamen yang unik, seperti bentuk elips, ginjal, bulat atau segitiga dengan jenis ornamen yang terdiri dari empat tipe yaitu verrucate, reticulate, faveolate, dan psilate
Pengaruh Ektrak Etanol Tumbuhan Sri Rejeki (Dieffenbachia seguine) terhadap Mortalitas Ulat Grayak Jagung (Spodoptera frugiperda) Kusyani, Ema; Sarjani, Tri Mustika; Pandia, Ekariana S
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8426

Abstract

Spodoptera frugiperda merupakan salah satu hama yang merugikan tanaman jagung. Saat ini, para petani sering membunuh ulama Grayak dengan menggunakan insektisida kimia sintetis, yang biayanya mahal dan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan. Pemanfaatan insektisida nabati yang terbuat dari ekstrak tanaman etanol Dieffenbachia seguine yang dikenal dengan nama Sri Rejeki merupakan salah satu cara untuk memberantas hama tersebut karena mengandung senyawa kimia yang bersifat racun bagi hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak ekstrak etanol tanaman Sri rejeki ( Dieffenbachia seguine ) terhadap kematian ulat greyak ( Spodoptera frugiperda ) dan mengetahui konsentrasi yang paling efektif terhadap kematian Spodoptera frugiperda . Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Uji ANOVA satu arah digunakan untuk menguji data dalam penelitian ini. Uji lanjut dilakukan dengan menggunakan BNT atau LSD ( Least Significance Different ) pada taraf 5%. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa jumlah kematian Spodoptera frugiperda bervariasi tergantung pada perlakuannya. Perlakuan P4 (30%) memiliki rata-rata mortalitas 100% dan merupakan perlakuan yang paling berhasil dalam uji coba ini. Berdasarkan nilai sig uji ANOVA yang dicapai sebesar 0,000 ,05 maka dapat dikatakan terdapat pengaruh yang nyata antara ekstrak etanol tanaman Sri rejeki ( Dieffenbachia seguine ) dengan mortalitas ulat Grayak jagung ( Spodoptera frugiperda ).
Pengaruh Ektrak Etanol Tumbuhan Sri Rejeki (Dieffenbachia seguine) terhadap Mortalitas Ulat Grayak Jagung (Spodoptera frugiperda) Kusyani, Ema; Sarjani, Tri Mustika; Pandia, Ekariana S
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8426

Abstract

Spodoptera frugiperda merupakan salah satu hama yang merugikan tanaman jagung. Saat ini, para petani sering membunuh ulama Grayak dengan menggunakan insektisida kimia sintetis, yang biayanya mahal dan berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan. Pemanfaatan insektisida nabati yang terbuat dari ekstrak tanaman etanol Dieffenbachia seguine yang dikenal dengan nama Sri Rejeki merupakan salah satu cara untuk memberantas hama tersebut karena mengandung senyawa kimia yang bersifat racun bagi hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak ekstrak etanol tanaman Sri rejeki ( Dieffenbachia seguine ) terhadap kematian ulat greyak ( Spodoptera frugiperda ) dan mengetahui konsentrasi yang paling efektif terhadap kematian Spodoptera frugiperda . Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Uji ANOVA satu arah digunakan untuk menguji data dalam penelitian ini. Uji lanjut dilakukan dengan menggunakan BNT atau LSD ( Least Significance Different ) pada taraf 5%. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa jumlah kematian Spodoptera frugiperda bervariasi tergantung pada perlakuannya. Perlakuan P4 (30%) memiliki rata-rata mortalitas 100% dan merupakan perlakuan yang paling berhasil dalam uji coba ini. Berdasarkan nilai sig uji ANOVA yang dicapai sebesar 0,000 ,05 maka dapat dikatakan terdapat pengaruh yang nyata antara ekstrak etanol tanaman Sri rejeki ( Dieffenbachia seguine ) dengan mortalitas ulat Grayak jagung ( Spodoptera frugiperda ).