Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Processing of Fish Floating Feed Formulation from Tofu Pulp Waste Sarjani, Tri Mustika; Abdul L. Mawardi; Ekariana S. Pandia; Elfrida Elfrida; M. Ali Akbar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.10596

Abstract

The lack of knowledge and skills among the community, particularly the Mekar Jaya group in Seruway village, has resulted in the limited utilization of tofu dregs waste, which is primarily used as supplementary livestock feed. In fact, tofu dregs still contain sufficient nutrients to be used as a formulation ingredient for making floating fish pellets. The Mekar Jaya group already possesses village assets such as fish breeding ponds and fish pellet production machines, but fish farmers are still purchasing fish pellets for their fish farming. This community service activity aims to train fish farmers to process tofu dregs waste into fish pellet formulations, as well as to conduct hands-on training in producing floating fish pellets using the fish pellet machine. The method applied in this community service activity involves a structured training approach. Overall, the results of the community service activity show positive achievements. The Mekar Jaya farmer group has demonstrated independence in preparing floating fish feed formulations. They have also shown innovation and creativity in making floating feed and have begun independently producing the floating fish feed they learned through this training. The impact can be seen in the increased enthusiasm and motivation of the farming group in participating in the training provided
PENGARUH PENGGUNAAN EKSTRAK BUAH MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA) TERHADAP PENGEDALIAN KUTU DAUN (APHIS GOSSYPII) PADA TANAMAN CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS LINN) Hasibuan, Fitria Ulfa; Sarjani, Tri Mustika; Mahyuny, Siska Rita; Yurida, Yurida
BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan Vol 9 No 2 (2023): Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan & Terapan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unpatti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biopendixvol9issue2page158-162

Abstract

Latar Belakang: Buah mengkudu banyak mengandung air dengan bau yang tidak sedap, bau tersebut berasal dari campuran asam kaprat dan asam kaproat, kedua senyawa ini memiliki efek antibiotik, karena aromanya yang tidak sedap dapat digunakan sebagai pestisida alami. Tujuan penelitian adalah untuk melihat perkembangan Aphis gossypii dengan atau tanpa ekstrak buah mengkudu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni (True Experiment) dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini dilakukan dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan yang terdiri dari Control, tanaman Capsicum frutescens yang diberi Aphis gossypii tanpa penyemprotan ekstrak Morinda citrifolia, tanaman Capsicum frutescens disemprot dengan ekstrak Morinda citrifolia kemudian diberikan Aphis gossypii dan tanaman Capsicum frutescens diberi Aphis gossypii kemudian disemprot dengan ekstrak Morinda citrifolia. Hasil: Mengenai hasil analisis, ekstrak buah mengkudu untuk mempelajari perkembangan Aphis gossypii berpengaruh besar terhadap penurunan jumlah Aphis gossypii setiap harinya. Aphis gossypii yang ditempatkan pada Cappsicum frutescens tanpa penyemprotan ekstrak Morinda citrifolia mengalami populasi yang terus bertambah setiap hari, mencapai lebih dari 10 kali lipat pada hari pertama. Kesimpulan: Aphis gossypii yang tumbuh pada tanaman cabai rawit bereproduksi secara normal dan tumbuh dengan sangat cepat tanpa penyemprotan, pertumbuhan Aphis gossypi yang cepat secara fisiologis mempengaruhi perkembangan tanaman cabai karena tumbuhan layu bahkan mati.
Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MAN 2 Langsa: (Implementation of the deep independent curriculum improves learning outcomes MAN 2 langsa students) Lestari, Indah Lepi; Sarjani, Tri Mustika; Wahyuni, Ayu
BIODIK Vol. 11 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v11i1.39555

Abstract

This research aims to determine whether implementing the independent curriculum can improve the learning outcomes of MAN 2 Langsa students. To find out how implementing the independent curriculum improves the learning outcomes of MAN 2 Langsa students. The method used in this research is qualitative descriptive, using interviews, observation, and documentation instruments. The sample in this study consisted of two biology teachers who taught in class X and eight students in class X at MAN 2 Langsa, who were divided into two classes. The research results show that implementing the Merdeka Curriculum in Improving Student Learning Outcomes at MAN 2 Langsa can improve student learning outcomes significantly, namely increasing by 100% from class XB, and student learning outcomes from class XE also increased significantly by 95.6 %. Implementing the Independent Curriculum in Improving MAN 2 Langsa Student Learning Outcomes is carried out by planning learning based on the independent curriculum; the teacher has prepared a Flow of Learning Objectives (ATP) and teaching modules. The implementation of the independent curriculum in the results of this research has two answers namely where the answers from students are that they are ready with the independent curriculum with P5 activities, they are happy to take part in these activities and according to them, apart from the lessons they like, they can improve their learning outcomes, P5 activities can also improve their learning outcomes. Meanwhile, the teacher stated that the independent curriculum had been implemented well, but there were still weaknesses. The weakness is that the school still lacks the facilities and infrastructure to implement the independent curriculum at MAN 2 Langsa. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah implementasi kurikulum merdeka dapat meningkatkan hasil belajar siswa MAN 2 Langsa. Untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum merdeka dalam meningkatkan hasil belajar siswa MAN 2 Langsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi. Sampel pada penelitian ini adalah 2 guru biologi yang mengajar di kelas X dan 8 siswa kelas X MAN 2 Langsa yang terbagi menjadi 2 kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MAN 2 Langsa dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan yaitu meningkat sebesar 100% dari kelas XB dan hasil belajar siswa dari kelas XE juga mengalami peningkatan secara signifikan sebesar 95,6 %. Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MAN 2 Langsa dilakukan dengan perencanaan pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka guru sudah menyiapkan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan modul ajar. Implementasi kurikulum merdeka dalam hasil penelitian ini memiliki dua jawaban yaitu dimana jawaban dari siswa bahwa mereka sudah siap dengan adanya kurikulum merdeka dengan kegiatan P5 mereka dengan senang mengikuti kegiatan tersebut dan menurut mereka selain pelajaran yang mereka sukai dapat meningkatkan hasil belajar mereka, kegiatan P5 juga dapat meningkatkan hasil belajar mereka. Sementara itu, guru menyatakan bahwa implementasi kurikulum merdeka ini sudah terlaksanakan dengan baik namun masih terdapat kelemahan. Kelemahannya yaitu pada implementasi kurikulum merdeka di MAN 2 Langsa masih kurangnya sarana dan prasarana di sekolah.
FUNGAL DIVERSITY IN PALM OIL SOLID WASTE AT PT ASAM JAWA SOUTH LABUHANBATU REGENCY, NORTH SUMATERA PROVINCE Syafanie, Sissy; Elfrida, Elfrida; Sarjani, Tri Mustika
Jurnal Biologi Sains dan Kependidikan Vol 1, No 2,November (2021): BIOSAINSDIK : Jurnal Biologi Sains dan Kependidikan
Publisher : Prodi Tadris Biologi Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/biosainsdik.v1i2,November.1124

Abstract

Jamur makroskopis merupakan organisme eukariota (sel-selnya mempunyai inti sejati) yang digolongkan ke dalam kelompok cendawan/jamur sejati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman Jamur pada Limbah Padat Kelapa Sawit di PT Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatra Utara. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah menggunakan metode eksplorasi dengan menjelajah setiap bagian lokasi penelitian dengan membuat jalur jelajah/transek untuk memaksimalkan hasil yang didapat, masing-masing lokasi dianggap sebagai satu populasi, masing-masing lokasi dibuat 10 transek sepanjang 100 meter. Hasil penelitian menyatakan bahwa keanekaragaman Jamur pada limbah padat kelapa sawit tergolong dalam katagori sedang dengan nilai H yaitu 1,9664. Jenis jamur makroskopis pada limbah padat kelapa sawit di PT Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan ditemukannya 16 spesies, namun 2 spesies masih belum diketahui namanya.
THE EFFECT OF BLENDED LEARNING MODEL TO INCREASE BIOLOGY LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS OF CLASS XI IPA SMA NEGERI 5 LANGSA Siregar, Nira Pradina; Sarjani, Tri Mustika; Sofian, Sofian
Jurnal Biologi Sains dan Kependidikan Vol 1, No 2,November (2021): BIOSAINSDIK : Jurnal Biologi Sains dan Kependidikan
Publisher : Prodi Tadris Biologi Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/biosainsdik.v1i2,November.1191

Abstract

The problem that often occurs in learning is the low student learning outcomes. The results of observations at the beginning of the even semester of the 2021 academic year implementation of learning at SMA Negeri 5 Langsa using offline learning with limited learning time caused students to have very little time to interact with teachers. The purpose of this study was to determine whether there was an effect and how much influence the blended learning model had on improving biology learning outcomes for students of class XI science at SMA Negeri 5 Langsa. The research method is an experimental method, with a quantitative approach. The research design used in this study is a Quasi Experimental Design Nonequivalent Control Group Design. The conclusion of this study is that there is an effect of the blended learning model to significantly improve the biology learning outcomes of class XI science students at SMA Negeri 5 Langsa. The effect of the blended learning model to improve biology learning outcomes for students of class XI IPA SMA Negeri 5 Langsa, namely after being given treatment with the blended learning model in class XI IPA 2, the effect of learning outcomes increased with a large effect of 25.74. Suggestions that the author can convey to teachers are to use blended learning models that can be used as an option to improve student learning outcomes.Keywords: Influence, blended learning model, learning outc
EFFECT OF KAFFIR LIME LEAF EXTRACT (Citrus hystrix) ON THE MORTALITY OF HOUSE FLY (Musca domestica) Tondang, Herlindayani Br; Elfrida, Elfrida; Sarjani, Tri Mustika
Jurnal Biologi Sains dan Kependidikan Vol 1, No 2,November (2021): BIOSAINSDIK : Jurnal Biologi Sains dan Kependidikan
Publisher : Prodi Tadris Biologi Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/biosainsdik.v1i2,November.1122

Abstract

Minyak atsiri berperan sebagai alat pertahanan diri dari hama tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun jeruk purut (Citrus hystrix) terhadap mortalitas lalat rumah (Musca domestica). penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 pengulangan. Perlakuan yang digunakan P0 (tanpa perlakuan), P1 (konsentrasi 10%), P2 (konsentrasi 15%), P3 (konsentrasi 20%), P4 (konsentrasi 25%). Parameter penelitian ini merupakan mortalitas dari larva Musca domestica serta mencari konsentrasi dan jam perlakuan yang berpengaruh. Data dianalisis menggunakan uji anova dua jalur (two way) dan uji lanjut Duncan pada taraf kepercayaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi dan jam perlakuan berpengaruh atau saling berinteraksi terhadap mortalitas. Hal ini ditunjukkan dari besarnya Fhitung (11,08)Ftabel (2,81). berdasarkan hasil penelitian diperoleh ekstrak daun jeruk purut berpengaruh untuk dijadikan sebagai insektisida terhadap mortalitas larva lalat rumah.
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP AKLIMATISASI ANGGREK BULAN (Phalaenopsis amabilis L.) DENGAN PENAMBAHAN PUPUK GROWMORE Nursaumi, Novi; Sarjani, Tri Mustika; Ariska, Raja Novi
EduNaturalia: Jurnal Biologi dan Kependidikan Biologi Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/edunaturalia.v6i1.92543

Abstract

This research aims to determine the effect of planting media on the acclimatization of moon orchids (Phalaenopsis amabilis L.) with the addition of Growmore fertilizer. The method used is a quantitative experimental method and treatments are implemented using a Completely Randomized Design (CRD). The data analysis technique used is the one-way ANOVA test with α= 0.05 and the Duncan Multiple Range Test (DMRT 5%). The results of this study showed that there was a significant influence on the growth parameters of leaf length (sig. 0.001), plant height (sig. 0.001), root length (sig. 0.004), and number of roots (sig. 0.015). The best treatment for the growth parameters of leaf length and plant height was shown by the P3 treatment (a mixture of 25 grams of chopped fern media and 75 grams of wood charcoal with the addition of 2 grams/liter of Growmore fertilizer). In comparison, the best treatment for the growth parameters of root length and number of roots was shown by the treatment P2 (mixture of 25 grams of sphagnum moss media and 75 grams of wood charcoal with the addition of 2 grams/liter of Growmore fertilizer). However, it did not significantly affect the leaf number growth parameters. Keywords: Acclimatization, Planting Media, Growmore Fertilizer, Phalaenopsis amabilis L.
Efektivitas POC Babandotan (Ageratum conyzoides L) Terhadap Pertumbuhan Lokio (Allium schoenoprasum L) Sabrina, Puja; Sarjani, Tri Mustika; Atmaja, Teuku Hadi Wibowo
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i1.1720

Abstract

Pertumbuhan tanaman lokio atau yang sering disebut bawang batak dipengaruhi oleh pemupukan yang sesuai untuk mendukung produktivitas dan keberlanjutan pertanian. Pupuk organik cair dari tanaman babandotan berpotensi sebagai alternatif pupuk kimiawi yang ramah lingkungan dan meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan pupuk organik cair babandotan terhadap pertumbuhan lokio, khususnya tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari empat perlakuan, yakni tanpa pupuk (kontrol), dan dosis POC 100 ml, 150 ml, serta 200 ml, yang diaplikasikan pada tanaman lokio. Data pengamatan dilakukan selama periode pertumbuhan, kemudian dianalisis dengan analisis varians (ANOVA) satu jalur dan uji lanjutan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada tingkat signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pupuk cair babandotan secara signifikan meningkatkan semua parameter pertumbuhan, dengan dosis 200 ml (perlakuan P3) memberikan hasil terbaik secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pupuk organik cair dari babandotan efektif dalam mendukung pertumbuhan lokio secara alami dan berkelanjutan.
Pengaruh Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) dan Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Mortalitas dan Efektifitas Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci) sebagai Biopestisida Tanaman Tomat (Solanum lycopersicium) Tambun, Miduk Leonardo; Salbila, Syasya; Khairani, Cut Anisa; Syabrina, Annisa; Sarjani, Tri Mustika
Agroteknika Vol 8 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i2.464

Abstract

Penggunaan pestisida sintetis secara luas berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, termasuk resistensi hama dan pencemaran ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat mortalitas dan efektivitas insektisida dari ekstrak daun pepaya (Carica papaya) dan serai (Cymbopogon citratus), serta kombinasinya sebagai biopestisida alami dalam pengendalian kutu kebul (Bemisia tabaci) pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut Duncan untuk menentukan perbedaan signifikan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya memiliki tingkat mortalitas tertinggi (95%), diikuti oleh kombinasi ekstrak (63%) dan ekstrak serai (58%), dengan nilai signifikansi uji ANOVA (P = 0,000 < 0,05). Dari segi efektivitas insektisida, ekstrak daun pepaya mencapai 97%, sedangkan kombinasi ekstrak dan ekstrak serai masing-masing mencapai 77% dan 74%, dengan hasil uji non-parametrik menunjukkan nilai signifikansi (P = 0,001 < 0,05). Berdasarkan kriteria efektivitas insektisida (≥50% dikategorikan efektif), hasil ini mengindikasikan bahwa ekstrak daun pepaya dan serai berpotensi sebagai alternatif insektisida alami yang ramah lingkungan, menggantikan pestisida sintetis yang berisiko bagi ekosistem dan kesehatan manusia.
Studi Kelayakan Media LMS untuk Pembelajaran Biologi pada Kelas X SMA Berdasarkan Literasi Digital Muhaiminin, Haikal; Sarjani, Tri Mustika; Mahyuny, Siska Rita
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.11103

Abstract

Media pembelajaran LMS (Learning Management System) merupakan sebuah inovasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan suatu media pembelajaran biologi berbasis literasi digital, untuk melihat kelayakan media pembelajaran biologi berbasis literasi digital. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D (Thiagarajan), yaitu singkatan dari Define, Design, Develop, dan Disseminate. Namun dalam penelitian pengembangan ini hanya dibahas sampai tahap development. Validasi media LMS ditujukan pada ahli media dan materi. Kepraktisan media LMS ditentukan berdasarkan hasil respon guru dan siswa. Penelitian ini diuji coba kepada siswa kelas X SMA Negeri 3 Langsa. Hasil dari penelitian ini berupa produk media pembelajaran website e-learning dengan nilai uji kelayakan oleh ahli media sebesar 96% dengan kriteria “sangat layak” validasi oleh ahli literasi digital sebesar 92% dengan kriteria “sangat layak” dan oleh ahli materi sebesar 96% dengan kriteria “sangat layak”. Website e-learning dinyatakan praktis dengan hasil respon guru sebesar 87% dengan kriteria “sangat praktis” dan hasil respon siswa dengan kriteria “sangat praktis” sebesar 83% Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa website e-learning layak dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan materi kingdom fungi.