p-Index From 2021 - 2026
8.334
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Beban Kerja Fisik dan Beban Kerja Mental dengan Stres Kerja (Studi Kasus:pada Pekerja PT. Bumi Persada Karya) Mufida, Rina; Inayah, Zufra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32291

Abstract

Stres kerja ialah keadaan tegangnya psikis serta fisik yang bisa mendampaki kemakmuran pekerja, juga berdampak signifikan negative. Faktor utama dalam stres kerja adalah beban kerja, baik beban kerja mental serta fisik. Target pengkajian ini guna menganalisa kaitan beban kerja mental serta fisik dengan stres kerja di PT. Bumi Persada Karya. Pengkajian ini bermetode kuantitatif yang sifatnya obersevasional analitik secara berdesain cross sectional. Guna mengambil sampelnya bertehnik simple random sampling, totalnya 99 pekerja. Pengkajian ini berinstrument kuisioner, analisa pengujian statistic memakai Korelasi Spearman. Perolehan pengkajian mendapati dominan pekerja mempunyai beban kerja fisik sedang sejumlah (54,6%) lalu stres kerja sedang serta dominan pekerja secara beban mental agak tinggi sejumlah (28,8%) berikutnya pada stres kerja sedang. Melalui pengujian Korelasi Spearman menunjukkan signifikasi beban kerja mental serta fisik mendapati p-value 0,000 < 0,05 dan Correlation Coefficient beban kerja fisik sejumlah 0,430 serta yang mental sejumlah 0,600. Terdapat kaitan eban kerja fisik serta beban kerja mental atas stres kerja terhadap pekerja PT. Bumi Persada Karya. Saran perbaikan diantaranya konseling rutin, menampung aspirasi, dan memaksimalkan family gathering untuk mempererat hubungan antar pekerja sehingga mereka dapat saling memberikan dukungan positif. Kata kunci: Beban Kerja Fisik, Beban Kerja Mental, Stres Kerja
FAKTOR DOMINAN YANG BERPENGARUH DENGAN TINGKAT KESADARAN KARYAWAN TERHADAP TANGGUNG JAWAB DALAM K3 (STUDI KASUS DI PERUSAHAAN SAKA INDONESIA PANGKAH LIMITED TAHUN 2023): FAKTOR DOMINAN YANG BERPENGARUH DENGAN TINGKAT KESADARAN KARYAWAN TERHADAP TANGGUNG JAWAB DALAM K3 asmuni, hari; inayah, zufra
Journal of Public Health Science Research (JPHSR) Vol. 5 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jphsr.v5i2.8807

Abstract

Latar Belakang: Kesadaran dalam menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai tindakan preventif. Tujuan: Untuk menganalisis faktor dominan yang berpengaruh dengan tingkat kesadaran karyawan terhadap tanggung jawab dalam K3. Metode: Desain penelitian adalah survey cross sectional dengan pendekatan observasi. Populasi adalah seluruh karyawan di tahun 2023 sebanyak 240 orang. Jumlah sampel sebanyak 150 responden diambil dengan simple random sampling. Variabel bebas: umur, masa kerja, tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap, dukungan rekan kerja, dan prosedur kerja, sedangkan variabel terikat yaitu tingkat kesadaran karyawan terhadap tanggung jawab dalam K3. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisis dengan uji Regresi Logistik. Hasil: Uji Regresi Logistik menunjukkan prosedur kerja merupakan faktor paling dominan yang mempengaruhi tingkat kesadaran karyawan terhadap tanggung jawab dalam K3 dengan nilai wald (15,445) dan beta (4,654), serta p=0,000 < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh masa kerja, tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap dan prosedur kerja, sedangkan umur dan dukungan rekan kerja tidak ada pengaruh, serta prosedur kerja merupakan faktor paling dominan. Penerapan prosedur kerja penting untuk dilakukan pemantauan penerapannya agar kesadaran karyawan terhadap K3 dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan.
PENGARUH KEBERSIHAN LINGKUNGAN TERHADAP PENYEBARAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH PUSKESMAS GENDING KABUPATEN GRESIK Inayah, Zufra; Aldawiyah, Kolipatul Koiriyah; Maraqonitatilla, Nurma; Meidyna, Salsya Nur; Assir, Gresea Chasanah
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 2 (2024): J-KESMAS Volume 10 Nomor 2, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v10i2.5318

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue, ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes sp. Ditemukan pertama kali di Manila, Filipina, tahun 1953, DBD telah menyebar luas di negara-negara tropis dan subtropis. Menurut WHO 2020, terdapat sekitar 390 juta infeksi dengue per tahun, dengan 50 juta kasus parah yang dapat menyebabkan kematian. Di Jawa Timur, DBD tetap menjadi masalah kesehatan dengan 7.235 kasus dan incidence rate 17,96 per 100.000 penduduk tahun 2023. Penelitian di Puskesmas Gending, Kabupaten Gresik, fokus pada analisis pengaruh kebersihan lingkungan terhadap penyebaran DBD. Metode deskriptif kualitatif menggunakan data sekunder dari laporan insiden DBD 2022–2024. Hasilnya menunjukkan variasi kasus DBD setiap tahun, terutama menyerang anak-anak usia 5-13 tahun dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih rentan. Lingkungan lembab dan penampungan air yang tidak bersih mempengaruhi penyebaran DBD. Upaya pencegahan meliputi penyuluhan kesehatan, pemberantasan sarang nyamuk, dan fogging. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengendalian DBD dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Puskesmas Gending
The Dominant Factors of Physical Environmental Conditions That Affect The Incidence of Malaria (Study in The Village of Tuafanu, South-Central Timor, East Nusa Tenggara) Reza Fitri Yanti; Mindiharto, Sestiono; Budiono, Nugrahadi Dwi Pasca; Inayah, Zufra
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 4 No. 3 (2024): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v4i3.309

Abstract

Malaria is an infectious disease caused by Plasmodium sp parasites that grow and multiply in human erythrocytes. The incidence of malaria consists of three epidemiological components: agent, host and environmental factors. Risk factors that contribute greatly to the occurrence of malaria are the environmental conditions where humans and mosquitoes live. This research aims to analyze the dominant factors of physical environmental conditions that influence the incidence of malaria in Tuafanu Village, South Central Timor, NTT. The research was conducted with an analytic observational approach with a Case-Control Study approach. The number of samples was 60 samples with a ratio of 1:1, namely 30 cases and 30 controls taken based on purposive sampling technique. Data were collected using secondary data from BBTKLPP Surabaya in 2023. Statistical analysis used chi square test and logistic regression test. There was a significant relationship between house floor, house wall, ceiling and puddle around the house with malaria incidence in Tuafanu Village because the P-value <0.05. In all households, there was no wire mesh in the ventilation of the house. Based on the analysis of the dominant factor of physical environmental conditions that affect malaria in Tuafanu Village is puddles with a p-value of 0.012 and an OR of 0.091, which means that individuals who live in the area around their house there are puddles or stagnant water are 0.091 higher risk of malaria. The OR value < 1 indicates that puddles act as a protective factor against malaria, therefore it is necessary to clean and manage the environment to prevent the presence of water that can become a breeding place for mosquitoes and prevent malaria transmission.
Analysis of Work Position on Subjective Complaints Musculoskeletal Disorders Construction Welding Workers PT. Swabina Gatra Inayah, Zufra; Anggraeni, Arvina Diah; Jihad, Muhammad; Syahputra, Rizki Aryadinata
PROMOTOR Vol. 8 No. 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i1.921

Abstract

Background: Work position is a posture that is formed naturally by the body related to work habits and facilities used in a job. Work positions that are not ergonomic cause several complaints to the body, one of which is the occurrence of MSDs, which is a discomfort in the muscles and bones of a person's skeleton starting from very mild to very severe pain complaints. Purpose: of this research is to describe and analyze the work position on the occurrence of complaints of Musculoskeletal Disorders in welding workers in the workshop area of PT. Swabina Gatra Tuban. Method: This research is a descriptive observational study with 4 welding workers as respondents. The variables studied were complaints of MSDs and the level of risk of work posture. The method used to identify the level of risk in the work position is the Rapid Entire Body Assessment method and the identification of MSDs complaints using the Nordic Body Map. The data analysis used cross tabulation. Result: of this study indicate that the risk level of a low work position to a low level of subjective complaints gets a percentage (25%), and a moderate level of risk to a moderate level of subjective complaints gets a percentage (75%). Conclusion: of this study is that there are complaints of MSDs and the work position of welders who have risks. It is recommended for companies to provide counseling related to work positions, stretching programs and procurement of ergonomic work aids.
Pemanfaatan Hasil Tambak dan Tanaman Pekarangan untuk Pembuatan Nuget sebagai Makanan Pendamping ASI dalam Upaya Peningkatan Gizi Balita Munisah, Munisah; Handajani, Diani Octaviyanti; Inayah, Zufra
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 5 No. 01 (2024): IJCDH Vol 05 No 01
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v5i01.9164

Abstract

Seribu (1000) hari kehidupan pada seorang anak merupakan masa emas yang merupakan masa tumbuh dan perkembangan secara optimal. Hal tersebut akan terwujud dengan pemberian nutrisi yang adekuat. Setelah bayi berusia 6 bulan, maka masa pemberian ASI eksklusif sudah berakhir, maka akan dialnjut dengan ASI dan makanan pendamping ASI. Desa Randuboto merupakan desa yang terletak di pesisir yang penduduknya sebagian besar petani tambak dan nelayan. Desa ini mempunyai banyak potensi, salah satunya yaitu petani tambak yang menghasilkan ikan bandeng, yang dijual dalam kondisi mentah. Kemudian banyak tanaman kelor yang dijadikan pagar yang belum dimanfaatkan seara maksimal. Desa ini masih ada Balita yang mengalami stunting. Dengan kondisi ini maka kami memberikan inovasi untuk memanfaatkan potensi yang ada untuk penanganan Balita yang stunting. Inovasi ini berupa pemanfaatan ikan bandeng dan daun kelor yang dijadikan nugget untuk makanan pendamping ASI yang akan meningkatkan nutrisi Balita. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini menambah pengetahuan tentang makanan pendamping ASI dari bahan yang ada di Desa Randuboto pada tanggal 16 April 2024 yang menjadi sasaran adalah ibu-ibu yang mempunyai bayi dengan berat badan minimal dan stunting. Difusi iptek yang kami gunakan adalah pelatihan dan pendampingan pembuatan nugget ikan bandeng dan daun kelor, serta cara pengemasan yang menarik. Ibu-ibu mengerti dan memahami pentingnya MP ASI dan sudah bisa membuat nugget dengan bahan dasar ikan bandeng dan daun kelor.
Bubonic Plague Alert Based on Flea Index in The Plague Observation Area of Pasuruan District, East Java Year 2023 Inayah, Zufra; Reza Fitri Yanti; Murti, Dewinta Risna; Setyowati, Wulan; Anggraeni, Desy Novita
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v4i1.271

Abstract

Plague is a very serious health problem and can lead to outbreaks or epidemics caused by the bacterium Yersinia pestis. This study aims to determine the alertness of plague based on the flea index in the plague observation area in Pasuruan Regency, East Java. The research method used was exploratory. The research data used secondary data from the Surabaya Public Health Laboratory (BBLabkesmas).  The plague observation area included four sub-districts. Tutur, Tosari, Puspo, and Pasrepan. The research variable was the index of fleas found in the observation area. Data were analyzed descriptively and presented in graphical form. The results showed that 2146 rats were caught in 2023, of which 630 were rats with fleas. The majority of rat species found were Rattus tanezumi (65.19%), Rattus exulans (22.51%), Hylomys suillus, shrew (Suncus murinus), and other rat species. The flea species found were Xenopsylla cheopis (78%) and Stivalius cognatus (22%). The two main indicators to measure the risk of plague transmission are the Generalized flea Index and the Specific flea Index. The generalized flea Index measures the density of fleas that are not the main vector of plague, while the Specific flea Index measures the density of Xenopsylla cheopis as the main vector of plague. In the Tutur sub-district, the first semester showed Ngaruh hamlet was alert with a specific flea Index of 1.22, but in the second semester, all areas in the Tutur sub-district were declared safe. Pasrepan and Puspo sub-districts were declared safe in both semesters. In the Tosari sub-district, first-semester Tosari Hamlet and second-semester Sedaeng Hamlet were declared alert with a specific flea Index of 1.06 and 1.04 respectively.
HUBUNGAN POSTUR KERJA DAN DURASI KERJA DENGAN KEJADIAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENGEMUDI BUS TRANSJATIM Wardini, Yuliana Kusuma; Inayah, Zufra
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v10i1.6055

Abstract

Latar belakang: Data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa MSDs menempati peringkat ke-2 penyakit akibat kerja (PAK) di Indonesia setelah gangguan pernapasan, dengan 52.500 kasus terdaftar dalam periode 2021-2023. Penelitian yang melibatkan 9.482 pekerja di 12 kabupaten/kota di Indonesia menunjukkan bahwa gangguan muskuloskeletal (MSDs) merupakan kondisi paling umum dengan proporsi 16%, diikuti oleh penyakit kardiovaskular sebesar 8%, gangguan sistem saraf 5%, gangguan pernapasan 3%, serta penyakit pada telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) sebesar 1,5%. Tujuan: Mengetahui hubungan antara postur kerja dan durasi kerja dengan kejadian MSDs. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 54 pengemudi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengukur keluhan MSDs dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur kerja. Analisis data menggunakan uji Spearman dan Somers’d. Hasil: Mayoritas pengemudi memiliki postur kerja dengan risiko rendah (55,6%) dan durasi kerja lebih dari 10 jam per hari (77,8%). Sebagian besar responden mengalami keluhan MSDs ringan (59,3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan kejadian MSDs (p = 0,000; ρ = 0,489) dan antara durasi kerja dengan kejadian MSDs (p = 0,000; r = 0,524). Simpulan: Postur kerja dan durasi kerja berkontribusi terhadap kejadian MSDs pada pengemudi. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan aspek ergonomi kerja serta manajemen waktu kerja guna mengurangi risiko MSDs
HUBUNGAN KEPATUHAN KEBERSIHAN TANGAN DAN APD PERAWAT TERHADAP INFEKSI NOSOKOMIAL PHLEBITIS DI RS X GRESIK Yanti, Imaya Dhama; Inayah, Zufra
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v10i1.6056

Abstract

Latar belakang: Pada tahun 2022–2024, Tim PPI di Rumah Sakit X Gresik Utara mencatat 327 kasus infeksi nosokomial, termasuk peningkatan phlebitis dari 1,15% (2022), 0,82% (2023), menjadi 1,3% (2024). Meski pencegahan infeksi menjadi indikator SPM rumah sakit, sebagian tenaga kesehatan belum sepenuhnya menerapkannya. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan kebersihan tangan dan penggunaan APD perawat terhadap kejadian infeksi nosokomial Phlebitis di Rumah Sakit X Wilayah Gresik Utara. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 83 perawat di RS X Gresik Utara, menggunakan kuesioner valid, observasi SOP, dan data Phlebitis 2022-2024. Analisis menggunakan uji contingency coefficient. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan kebersihan tangan dengan kejadian Phlebitis (p = 0,000; C = 0,447), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan penggunaan APD dengan Phlebitis (p = 0,184; C = 0,144). Simpulan: Kepatuhan kebersihan tangan berhubungan signifikan dengan Phlebitis. Edukasi rutin dan pelatihan kepada perawat penting untuk meningkatkan kepatuhan. Temuan ini dapat menjadi dasar program pengabdian masyarakat dalam pencegahan infeksi di fasilitas layanan kesehatan.
The Relationship Of Several Factors With Smoking Behavior Among Students At Muhammadiyah Gresik University Felicia Rizki T; Ika Putri Novita N; Intan Tri W; Oktavia Qonik H; Zufra Inayah
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkg.v6i2.1775

Abstract

Di Indonesia, perilaku merokok masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa jumlah orang yang merokok di Indonesia mencapai 34,8% pada tahun 2018. Merokok tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tetapi juga dilakukan oleh anak-anak dan remaja. Meskipun merokok dianggap menyenangkan, tetapi dapat berdampak buruk pada perokok dan orang-orang di sekitarnya. Mahasiswa adalah salah satu kelompok yang paling rentan terhadap perilaku merokok. Salah satu universitas di Jawa Timur, Universitas Muhammadiyah Gresik memiliki mahasiswa yang rentan terhadap perilaku merokok. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara sosiodemografi, faktor psikologis, dan faktor lingkungan dengan perilaku merokok mahasiswa. Penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross Sectional. sampel dipilih dengan metode Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner sebagai alat bantu dalam pengumpulan data. Sebesar 72 mahasiswa (71,3%) memiliki status merokok Sebanyak 29 mahasiswa (28,7%) dengan rentang waktu lama rokok 1-5 tahun. Sebanyak 27 mahasiswa (31,7%) dengan konsumsi merokok setiap hari. Sebanyak 50 mahasiswa (49,5%) mempunyai persepsi merokok dapat menghilangkan stress. Sebanyak 82 mahasiswa (81,2%) mengetahui larangan merokok di kampus. Sebanyak 70 orang (69,3%) memiliki kesadaran diri untuk berhenti merokok dari dampak negatif perilaku merokok.
Co-Authors Afiyah, Rohmatul Agung Wahyu Agustin, Mar'atus Sholihah Aldawiyah, Kolipatul Koiriyah Ana Dwi Silvana Andi Rahmad Rahim Anggraeni, Arvina Diah Anggraeni, Desy Novita Anisa Karyati Anisa Karyati Arif Gunawan asmuni, hari Assir, Gresea Chasanah Athala Syarania Putri Yuda Ayuningtyas, Raditya Budiono, Nugrahadi Dwi Pasca Dewi, Made Sawitri Diani Octaviyanti Handajani Diyah Fauziyah Durrotul Hikmah, Nurul Fauziyah Dwi Ayu Nurafifah Dwi Faqihatus Syarifah Has Elok Pramiswara Ristanti Endah Retnani Wismaningsih, Endah Retnani Ernawati Ernawati Ernawati Ervi Suminar Fanani, Moch. Nizar Farikha, Nadhiyatul Fauziyah, Diyah Felicia Rizki T Fildzatul Rohmawati Firman Firdauz Saputra Fitriyah, Nadiyatul Furi A, Fifit Eka Furi Asturik, Fifit Eka Habibun Nabila Nur Mustaqimah Hariyanti, Catur Oktivia Herawaty, Arny Hikmah, Nurul Fauziyah Durrotul Hilda Aulia Saputri Ika Putri Novita N Intan Tri W Isna Novi Fitriyani Jihad, Muhammad Khalifaturofi'ah, Sholikha Oktavi Kholisatun Nisa Kirana Warita Megowati Kurnia Mukminat Larasati Ayu Sekarsari Lilis Ardini Maraqonitatilla, Nurma Meidyna, Salsya Nur Melvani, Nisma Adelya Merita, Hernanda Trisya Mufida, Rina Muflihah , Aflahul Lu’lu’ul Muflihah, Aflahul Lu’lu’ul Mulyaningsih, Trisistu Munisah, Munisah Murti, Dewinta Risna Nabiella Rahayu Kurniasih Nastiti Trikurniadewi Nero, Tonny Nihayatul Munaa Nisma Melvani Nova, Tri Novalia Krisyanti Nurul Fauziyah Nurun Nikmah Oktavia Qonik H Oktavia, Dwi Lina Prayoga DIana Putra, Muhammad Putra, M Prayoga Diana Putri, Angelika Adhani Surya Putri, Azizah Rahmani Rachma, Riski Allivia Rahmawati, Titik Dwi Restuningati, Ririn Reza Fitri Yanti Rina Zahrotul Mufida Rinda Fitri Ayuni Risnita, Nellis Eka Roobben, Abdulloh Rosyidah, Dina Safitri, Rindy Ayu Salkah, Umi Sania Mawaddah Sari, Ardillia Pramesti Septiya Anjar Sestiono Mindiharto Shirat, Hasan Sholikah, Amilus Sholikhah, Siti Mar'atus Siti Hamidah Sri Agus Sudjarwo Suaibatul Islamiyah Sukaris Supiyatun, Supiyatun Suryani Suryani Syahputra, Rizki Aryadinata Tri Nova Ummah, Vina Rohmatul Utama, Mas Adhi Hardian Vita Dwi Rohmah Nur Rosanti Wahdaniah, Khoirotul Wahidah Romadloni Mayandari Wahidah Romadloni Mayandari Wamufiidah, Yusriiyahna Wardini, Yuliana Kusuma Widya Lita Fitrianur, Widya Lita Wiwik Widiyawati Wulan Setyowati Yanti, Imaya Dhama Yoyon Hariadi Cahyono Yudistira, Satria Zain Fayyad Ziyad, Mohamad Fakhri