In social life, interactions between people are strongly influenced by the ability to understand and feel the conditions of others. Empathy and social sensitivity are two important factors that contribute to the emergence of prosocial behavior. This study aims to analyze prosocial behavior in students of SMAN 1 Gambut. This research uses a quantitative approach with a type of contribution research. Data collection tools using Likert Scale questionnaires, namely empathy, social sensitivity, and prosocial, were used to obtain a sample of 228 using proportionate stratified random sampling. Data analysis techniques using descriptive statistics and multiple linear regression. The results of this study are, there is a significant influence for the contribution of X1 on Y, is 0.000 <0.05, and the value of fcount 807.174> Ftable 2.843. So it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, which means (X1) and social sensitivity (X2) contribute to prosocial behavior (Y). The conclusion and this study is that empathy and social sensitivity have contributed to prosocial behavior. Furthermore, it is recommended that future researchers analyze factors that influence prosocial behavior other than empathy and social sensitivity. _____________________________________________________________Dalam kehidupan sosial, interaksi antar manusia sangat dipengaruhi oleh kemampuan untuk memahami dan merasakan kondisi orang lain. Empati dan kepekaan sosial merupakan dua faktor penting yang berkontribusi terhadap munculnya perilaku prososial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi empati dan kepekaan sosial terhadap perilaku prososial pada siswa SMAN 1 Gambut. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kontribusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kontribusi. Data dikumpulkan menggunakan angket berbasis skala Likert untuk mengukur empati, kepekaan sosial, dan perilaku prososial. Sampel sebanyak 228 siswa diperoleh melalui teknik proportionate stratified sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara empati (X1) dan kepekaan sosial (X2) terhadap perilaku prososial (Y), dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05) dan Fhitung 807,174 (> Ftabel 2,834), dengan nilai koefisien kontribusi 87,8% yaitu kontribusi Empati (X1) dan Kepekaan Sosial (X2) terhadap Perilaku Prososial(Y). Empati dan kepekaan sosial secara signifikan berkontribusi terhadap perilaku prososial siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya mengembangkan empati dan kepekaan sosial dalamlingkungan pendidikan.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku prososial.