Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Promosi UMKM Berbasis Website pada DISDAGKOP UKM Kabupaten Batang Hari Mutmainnah; Sugeng Wibowo; Hariyanto
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Sistem dan Informatika (JSI)
Publisher : Direktorat Penelitian,Pengabdian Masyarakat dan HKI - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/jsi.v19i2.732

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki posisi krusial dalam kancah ekonomi dan memerlukan akselerasi untuk memastikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan publik. Kendala utama yang dihadapi UMKM adalah promosi produk yang masih terbatas pada pameran konvensional, sehingga membatasi jangkauan pasar. Ini menjadi tantangan utama bagi DISDAGKOP UKM Kabupaten Batang Hari. Penelitian ini berkontribusi melalui implementasi sistem promosi UMKM berbasis website. Subjek penelitian adalah Bidang UKM pada DISDAGKOP UKM dan perwakilan pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan prototipe, dengan perancangan sistem menggunakan UML. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan studi literatur, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pengujian aplikasi dilakukan dengan pengujian Black Box. Hasil penelitian adalah sistem informasi promosi website yang terimplementasi, teruji fungsional, dan dinilai layak. Sistem ini memfasilitasi DISDAGKOP UKM dalam mendukung pemasaran digital dan meningkatkan efisiensi pengolahan data UMKM Kabupaten Batang Hari. Pemanfaatan teknologi informasi ini dapat mendukung pengembangan UMKM secara signifikan
The Transformation of Religious Habitus Among Mahasantri Through a Dormitory Program: A Sociological Analysis from Pierre Bourdieu’s Perspective Riza Saputra; Syifa Qamari; Mutmainnah; Nor Amalia Husna
Jurnal Sosiologi Agama Vol. 19 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The dormitory program serves as a strategic initiative aimed at cultivating students’ religious character through immersive communal living. Functioning beyond its role as a residential facility, the dormitory operates as a structured social field that facilitates the internalization of religious dispositions. This study adopts a descriptive qualitative methodology, drawing on in-depth interviews with alumni of the dormitory program and document analysis of the Ma’had al-Jāmi‘ah curriculum. Guided by Pierre Bourdieu’s theoretical framework—particularly the interrelated concepts of habitus, field, and capital—this research explores how religious practices, institutional oversight, and peer interactions within the dormitory environment contribute to the formation of a religious habitus among student-santri. The findings indicate that while the dormitory program significantly shapes students’ religious orientations, the durability of this habitus post-residency is contingent upon their access to cultural and social capital and the nature of the new social fields they enter. These results underscore the transformative potential of the dormitory program, while also highlighting the need for sustained strategies to support the continuity of religious values beyond the institutional setting.
Analisis Penerepan Prinsip Good Corporate Governance Pada Pengelolaan Dana Desa Di Desa Gayam Kecamatan Botolinggo Kabupaten Bondowoso Feri Firmansyah; Mutmainnah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.821

Abstract

Penerapan prinsip Good Corporate Governance dalam pengelolaan dana desa memiliki peran strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan. GCG berfungsi sebagai kerangka normatif untuk memastikan seluruh tahapan pengelolaan dana desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, dilaksanakan secara jujur, terbuka, dan bertanggung jawab sehingga mampu meminimalkan potensi penyalahgunaan dana publik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip GCG dalam pengelolaan dana desa di Desa Gayam Kecamatan Botolinggo Kabupaten Bondowoso serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode field research. Informan ditentukan melalui teknik purposive, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi, dengan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip GCG dalam pengelolaan dana desa di Desa Gayam secara umum telah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku. Prinsip transparansi diwujudkan melalui musyawarah desa dan publikasi laporan anggaran, akuntabilitas tercermin dalam penyusunan laporan keuangan, tanggung jawab diwujudkan melalui pelaksanaan pembangunan sesuai regulasi, independensi dijaga dalam pengambilan keputusan yang profesional, serta keadilan diterapkan melalui pemerataan manfaat pembangunan bagi masyarakat. Namun demikian, penerapan GCG belum optimal karena masih dihadapkan pada keterbatasan sarana publikasi, seperti belum tersedianya website desa, serta rendahnya partisipasi masyarakat yang dipengaruhi oleh kesibukan warga dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari.
Penerapan Sistem Pengendalian Internal Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Berbasis COSO Pada SMP Plus Miftahul Ulum Kecamatan Kalisat Bisri Fayyad Achmad; Mutmainnah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.853

Abstract

Sistem pengendalian internal merupakan sebuah bagian yang sangat penting dalam suatu perusahaan atau organisasi, karena adanya sistem pengendalian internal perusahaan akan mencapai tujuan yang diinginkan, dan terciptanya lingkungan pengendalian yang baik. Penerimaan kas adalah transaksi penerimaan uang secara tunai yang menyebabkan bertambahnya aset perusahaan berupa kas. Pengeluaran kas adalah kegiatan-kegiatan yang melakukan transaksi keuangan yang menyebabkan aset berupa kas yang dimiliki organisasi mengalami pengurangan.Sistem pengendalian internal, penerimaan dan pengeluaran kas, COSO adalah topik yang sangat menarik untuk diteliti, terutama dikalangan instansi dan organisasi. Fenomena ini seringkali berkaitan dengan kinerja sistem pengendalian internal instansi dan organisasi. Penelitian ini mengfokuskan bagaimana teori sistem pengendalian internal pada penerimaan dan pengeluaran kas berbasis COSO dalam operasi sehari-hari, didukung dengan berbagai literatur yang relevan.
Pelatihan Pemanfaatan Sistem Informasi Promosi UMKM Kabupaten Batang Hari Berbasis Website Mutmainnah; Sugeng Wibowo; Arif Setiadi; Tri Rizqi Ariantoro; Abe Wisnu Syaputra; Cecilia; Kebesa Miten, Fitra
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.574

Abstract

Pelatihan Pemanfaatan Sistem Informasi Promosi UMKM Berbasis Website di Kabupaten Batang Hari bertujuan meningkatkan kapabilitas UMKM karena rendahnya literasi digital yang menghambat daya saing. Kegiatan ini menggunakan pendekatan berbasis kebutuhan, yang divalidasi melalui observasi mendalam di DISDAGKOP UKM, mengonfirmasi minimnya pemahaman teknologi informasi. Metode yang diterapkan adalah Pendekatan Socio-Teknikal dengan fokus pada pendampingan teknis dalam pembuatan akun, pengelolaan profil, pengembangan teknik pembuatan deskripsi produk yang menarik, dan unggah foto produk. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan signifikan secara kuantitatif, 93% peserta (23 dari 25 Pelaku UMKM) berhasil mengunggah dan mengoptimalkan deskripsi produk secara mandiri. Inisiatif ini krusial dalam menciptakan ekonomi digital yang inklusif, memastikan UMKM Batang Hari mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kata Kunci : Produk; Promosi; Sistem Informasi; UMKM; Website
Strategi Efektif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Mila Darti; Misa Dasmi; Wira Yuliyasta; Fitria Khairani; Mutmainnah; Desri Wahyuni; Destiana Putri; Nida Adillah Fauziah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3686

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor kunci yang mempengaruhi proses belajar siswa dan keberhasilan belajar siswa di sekolah. Siswa yang termotivasi dalam belajar, memiliki dorongan yang kuat untuk mencapai prestasi lebih tinggi. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk dapat mengembangkan strategi yang efektif dalam proses belajar siswa guna untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini membahas pentingnya strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah. Penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif dapat membangun hubungan positif dengan siswa. Komunikasi yang baik, dapat saling percaya antara guru dan siswa maka membantu siswa dalam meningkatkan motivasi belajar di sekolah. Pendidik yang peduli kepada siswa dan berempati terhadap kebutuhan dan minat belajar siswa dapat menciptakan lingkungan belajar lebih menyenangkan sehingga menarik motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk meneliti strategi yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode korelasi yang akan digunakan pada SPSS dan melibatkan siswa di sekolah berbagai tingkat pendidikan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi efektif memiliki pengaruh positif pada motivasi belajar siswa, yang mana pendidik memberikan bimbingan dalam motivasi belajar yang di lakukan dengan cara pengawasan khusus pada siswa yang kurang mampu dalam mata pelajaran yang diajarkan, pemberian bimbingan dilakukan dengan tujuan untuk membuat siswa paham dan mengerti dengan pelajaran yang di berikan pendidik sehingga mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. Kesimpulan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa meningkatkan motivasi belajar pada siswa merupakan tantangan sangat penting bagi pendidik. Dengan menerapkan strategi-strategi efektif seperti membangun hubungan positif, menciptakan pembelajaran relevan, menggunakan strategi yang kreatif, dan mendorong kolaborasi antara guru dan siswa, sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi di sekolah. Melalui upaya bersama antara guru, siswa, dan pihak terkait, sehingga dapat mencapai hasil lebih baik dalam motivasi belajar dan prestasi akademik siswa.
MENIGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENT (SOLE) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS IV DI SDN 258 SINONGKO KABUPATEN LUWU TIMUR Mutmainnah
Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 No 2 Oktober 2025
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Self Organized Learning Environment (SOLE) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada mata Pelajaran Pendidikan agama islam di kelas IV SDN 258 Sinongko Kabupaten Luwu Timur dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran Self Organized Learning Environment (SOLE) pada mata Pelajaran Pendidikan agama islam di kelas IV SDN 258 Sinongko Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Alur penelitian tindakan kelas yang digunakan ialah Model Kemmis Dan Mc. Taggart yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan ialah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas belajar peserta didik, dan tes essay. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, tes, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan ialah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar aktivitas peserta didik, dan tes kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan aktivitas guru melalui pembelajaran Self Organized Learning Environment (SOLE) pada siklus I mendapatkan persentase rata-rata 73,80% dengan kategori baik; siklus II meningkat menjadi 95,24% dengan kategori saagat baik; dan aktivitas belajar peserta didik pada siklus I mendapatkan persentase 62% dengan kategori aktif; siklus II meningkat menjadi 82% dengan kategori sangat aktif. Adapun peningkatan hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 65% sedangkan pada siklus II menjadi 85%. Terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan di atas 75%, keterlaksanaan aktivitas guru berada pada kategori sangat baik; dan aktivitas peserta didik berada pada kategori sangat aktif. Dengan demikian, model ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
Analysis of submerged breakwater models using ripple tank Mutmainnah; Wulandari, Viviq Ardita; Argus, Roman; Atmadi; Pratiwi, Raditya Faradina; Imastuti
International Journal of Applied Mathematics, Sciences, and Technology for National Defense Vol. 1 No. 2 (2023): International Journal of Applied Mathematics, Sciences, and Technology for Nati
Publisher : FoundAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/app.sci.def.v1i2.222

Abstract

A breakwater is an infrastructure that functions to dampen wave energy. To secure the area directly adjacent to the coast, an effective breakwater model is needed based on the analysis of the dissipation coefficient value ( ). This study aims to determine a good breaker model based on the  value using a ripple tank. The data analyzed were wave heights before and after passing through the breakwaters of the three concrete models whose arrangement was varied. The results showed that the breaker model that is effective in reducing wave energy is the Grooved cube model with holes arranged horizontally based on the resulting small reflection coefficient ( ) and transmission coefficient ( ) values and large  values
Dampak Aktivitas Peternakan Ayam Terhadap Gangguan Psikosomatis Warga Masyarakat di Desa Mario Kecamatan Kulo : The Impact of Chicken Farming Activities on Pysichosomatic Disorders of Community Members in Mario Village Kulo District Mutmainnah; Andi Nuddin; Henni Kumaladewi Hengky
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.662 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.1927

Abstract

Adanya bau yang kurang sedap akibat limbah peternakan ayam dapat menimbulkan dampak sosial bagi warga yang berada di sekitar peternakan. Selain dapat mengganggu aktivitas warga, bau yang kurang sedap juga dapat menjadi salah satu faktor munculnya gejala gangguan psikosomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala psikosomatis yang dirasakan masyarakat, serta untuk mengetahui pengaruh bau limbah peternakan ayam terhadap gangguan psikosomatis dan aktivitas masyarakat di Desa Mario Kecamatan Kulo.Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantatif, teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling sebanyak 97 orang dengan menggunakan angket berupa kuesioner. Analisis Bivariat dengan uji Chi square dengan nilai derajat (α = 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 8 gejala psikosomatis dengan kategori sedang dan 7 gejala psikosomatis dengan kategori ringan yang dirasakan masyarakat sekitar peternakan. Bau limbah peternakan ayam tidak berpengaruh terhadap gangguan psikosomatis masyarakat dengan nilai p value = 0,984 sedangkan bau limbah peternakan ayam mempunyai pengaruh signifikan terhadap aktivitas masyarakat dengan nilai p value = 0,000. Disarankan kepada peternak agar memperhatikan kondisi sanitasi kandang ayam supaya bau yang dihasilkan tidak terlalu menyengat.
Pedagogy, Andragogy, And Heutagogy: Differences And Relevance For 21st Century Teachers: Pedagogi, Andragogi, Dan Heutagogi: Perbedaan Dan Relevansinya Bagi Guru Abad Ke-21 Mutmainnah; Cahyani, Okik Dwi; Afriani, Linda
Transformation of Islamic Management and Education Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muntahy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65663/timejournal.v1i2.82

Abstract

This study was conducted with the aim of determining the differences in pedagogical, andragogical, and heutagogical learning theories. Heutagogical theory is a continuum of pedagogy and andragogy. Based on the understanding of the PAH continuum (Pedagogy-Andragogy-Heutagogy), we want to determine the relevance of the PAH learning theory to the characteristics of teachers in the 21st century. The research method used is a literature review with the aim of determining the concepts of various literatures related to the PAH continuum and the suitability or not of the learning theory with 21st century teachers. The results of this study indicate that pedagogical theory focuses on the teacher-centered learning process and is not centered on students. Andragogical theory is a learning process that emphasizes that to become active learners, they need to independently plan their learning needs and know how they obtain and feel satisfied. Heutagogical theory emphasizes that students have full autonomy in the learning process in the classroom by creating an active and enjoyable learning atmosphere for them. Learning in the 21st century demands innovation so that education should not impose limitations on learners to be able to expand their knowledge, so that for teachers the theory of andragogy is still considered relevant for 21st century learning, while heutagogy is more suitable for learning in higher education.