Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Organoleptik dan Kandungan Gizi Makro pada Makanan Jajanan Nugget Ikan Cakalang dengan Penambahan Ubi Ungu untuk Anak Sekolah Galib, Siti Hijra; Dhesa, Desiderius Bela; Ihsan M, Habib; Ananda, Siti Hadrayanti; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Abadi, Ellyani
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v10i1.974

Abstract

School age is a period that decides the event of good development and improvement. Admission of nutritious food is vital to guarantee the development and advancement of solid and dynamic kids. Along these lines, young kids are designated in further developing local area nourishment to plan quality next ages. This review plans to decide the organoleptic test and macronutrient content of skipjack fish chunk snacks with the expansion of purple yam for younger students in grades V and VI at Primary School 2 South Wawonii. This examination is a semi exploratory quantitative exploration, utilizing a totally randomized concentrate on plan, the review populace is 30 understudies. The examining procedure utilizes all out inspecting and is tried by Univariate. The outcomes showed that the healthful substance of skipjack fish chunks with the expansion of purple sweet potato was 23.47% in Piece R1, while in Chunk R2 it was 26.25%. .. The dietary substance of skipjack fish piece fat with the expansion of purple sweet potato was 12.38% in Chunk R1, while the R2 Chunk was 13.19%. The degree of inclination for smell, variety, surface, skipjack fish pieces with the expansion of purple yam in South Wawonii 2 Public Primary School understudies, the greater part of them preferred R1 chunks
Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Gizi Makro dan Aktivitas Fisik terhadap Status Gizi Atlet Bulutangkis di Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara Ayu Putri, Inggri Fidayani Dwi; Dhesa, Desiderius Bela; Abadi, Ellyani; Ananda, Siti Hadrayanti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v10i2.1026

Abstract

Bulutangkis menjadi satu dari beberapa cabang olahraga Indonesia yang paling digemari dan telah berkembang menjadi cabang olahraga unggulan Indonesia yang bergengsi dimata dunia. Nutrisi dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tubuh dalam beraktivitas saat berolahraga; jika nutrisi ini tidak cukup untuk memenuhi asupan pada badan kita, yang terjadi adalah keseimbangan energi yang buruk dan jika terjadi pada waktu lama maka akan mengakibatkan status gizi jadinya tidak normal dan akan berpengaruh terhadap kesehatan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecukupan zat gizi makro dan aktivitas fisik terhadap status gizi atlet bulutangkis di Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Sampel pada penelitian ini merupakan atlet bulutangkis usia yaiyu 10-25 tahun di Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara dengan menggunakan teknik pengamblan sampel accidental sampling.serta unntuk Pengumpulan data menggunakan timbangan berat badan, microtoise, recall 2x24 jam dan kuesioner IPAQ serta dianalisis menggunakan uji fisher exact. Hasil pada penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara asupan karbohidrat dan protein terhadap status gizi, sedangkan untuk asupan lemak dan aktivitas fisik tidak terdapat hubungan trhadap status gizi. Bagi atlet bulutangkis, sebaiknya penuhi kebutuhan asupan tubuh guna menjaga status gizi tetap normal dan sehat karena aktivitas fisik yang tinggi. Absctract Badminton is one of Indonesia's most popular sports and has developed into a pre-eminent Indonesian sport that is prestigious in the eyes of the world. Nutrition is needed to meet the needs of the body in activities during exercise; if these nutrients are not sufficient to meet the body's needs, a negative energy balance will occur and if this goes on for a long time it will result in abnormal nutritional status and will affect health. This study aims to determine the relationship between adequacy of macronutrients and physical activity on the nutritional status of badminton athletes in Kulisusu District, North Buton Regency. This type of research is an observational study with a cross-sectional study design. The sample in this study were badminton athletes aged 10-25 years in Kulisusu District, North Buton Regency using accidental sampling technique. Data were collected using body weight scales, microtoise, 2 x 24 hour recall and IPAQ questionnaires and analyzed using the Fisher's exact test. The results of this study indicate that there is a relationship between carbohydrate and protein intake on nutritional status, whereas for fat intake and physical activity there is no relationship to nutritional status. For badminton athletes, it is better to fulfill the body's intake needs in order to maintain normal and healthy nutritional status due to high physical activity
Hubungan Pola Makan terhadap Aktivitas Fisik Pasien Gout Atritis Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Moramo Israwati, Israwati; Tahirudin, Tahirudin; Ananda, Siti Hadrayanti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v10i2.1029

Abstract

Gout, a condition characterized by increased levels of uric acid, is one of the health problems experienced by the elderly. Gout, also known as gouty arthritis, is a condition in which the body's purine metabolism is disturbed, resulting in the formation of uric acid. crystals in the joint tissue and increased blood uric acid levels (hyperuricemia). There are several things that can affect uric acid levels in the body, such as diet, physical activity, and lifestyle. In the working area of ​​the Moramo Health Center, the aim of this study was to find out how diet and physical activity affect the prevalence of gouty arthritis in the elderly. 57 people participated in this study, which was conducted in July and August 2022 at the Moramo Health Center. as a sampling method. Questionnaires are used as research instruments for data collection methods. The results showed that 38 people (66.7%) ate well and 19 people (33.4%) ate badly, and 33 people (57.9%). d id exercised little and 24 people did a lot of exercise (42.1%). Chi square analysis and statistical tests showed a p value of 0.00.1, indicating a relationship between diet and physical activity and the prevalence of gouty arthritis among the elderly in the work area of ​​the Moramo Health Center. As a result, to reduce the risk of developing gouty arthritis, the elderly need to reduce purine-rich foods and physical activity
Status Gizi Pada Anak di TK Raudhatul Thafal Bone Lolibu Kabupaten Muna Jayanti, Jayanti; Ananda, Siti Hadrayanti; Ihsan M., Habib; Abadi, Ellyani; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Dhesa, Desiderius Bela
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v10i3.1039

Abstract

Abstrak Periode penting dalam tumbuh kembang adalah masa balita. Pada masa ini perkembangan kemampuan berbahasa, kreatifitas, kesadaran sosial, emosional dan intelegensia berjalan cepat dan merupakan landasan perkembangan berikutnya sehingga kelainan atau penyimpangan sekecil apapun apabila tidak terdeteksi dan tidak ditangani dengan baik, akan mengurangi kualitas sumber daya manusia di kemudian hari. Masalah gizi pada hakekatnya adalah masalah kesehatan masyarakat, dan penyebabnya dipengaruhi oleh berbagai faktor yang terkait satu dengan yang lainnya. Masalah gizi di Indonesia dan di negara berkembang pada umumnya masih didominasi oleh masalah Kurang Energi Protein (KEP). Gizi kurang dan gizi buruk merupakan masalah yang butuh perhatian, karena dapat menimbulkan The disiplin pada anak, mempengaruhi emosi dan cara orang tua dalam mengontrol anak . penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi pada anak, di TK Raudhatul Thafal Bone Lolibu. Penelitian ini menggunakan deskriptif adalah jenis penelitian yang menggunakan waktu pengukuran/observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali pada satu saat. Antara variabel independen (status gizi pada anak usia 4-5 tahun) dengan variabel dependen melalui pengujian hipotesis yang telah dirumuskan untuk mengetahui kejadian berdasarkan data yang telah dikumpulkan dari individu saat itu juga., populasi penelitian sebanyak 40 siswa. Tehnik penggambilan sampel menggunakan Total sampling dan di uji chicquare. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 4o siswa 29 (75,2%) dengan status gizi berat badan normal serta, 11 siswa (27,5%) dengan status gizi berat badan kurang. Kesimpulan penelitian ini adalah status gizi pada anak di Tk Raudhatul Thafal Bone Lolibu Kabupaten Muna adalah status gizi BB normal 29 (72,5%),sedangkan BB kurang 11 (27,5%). Berdasarkan penelitian di atas diharapkan orang tua terutama ibu agar memperhatikan status gizi anaknya. Absctract Nutritional is one of factors that may affect motor development in children. Children who are malnutrition have lower motor development than children who are not malnutrition. The nutritional status is influenced by several factor, internal: internal factors include the age of the child’s parents, physical condition of the child, infection and external factors include parental income, education of parents, parent’s job, culture. The purpose of this study was to determine the correlation of nutritional status to motor development to school of children aged years in early childhood bone lolibu kabupaten muna. Nutritional problems are essentially public health problems, and their causes are influenced by various factors that are related to each other. Nutritional problems in Indonesia and in developing countries in general are still dominated by the problem of Protein Energy Deficiency (PEM). Malnutrition and malnutrition are problems that need attention, because they can lead to discipline in children, affect emotions and the way parents control children. This study aims to determine the nutritional status of children, in Kindergarten Raudhatul Thafal Bone Lolibu. This research uses descriptive, which is a type of research that uses the time of measurement/observation of independent and dependent variable data only once at a time. Between the independent variables (nutritional status in children aged 4-5 years) and the dependent variable through hypothesis testing that has been formulated to determine events based on data that has been collected from individuals at that time, the study population was 40 students. The sampling technique used total sampling and the chicquare test. The results showed that there were 4o students (75.2%) with normal weight nutritional status and 11 students (27.5%) with underweight nutritional status. The conclusion of this study is that the nutritional status of children at Kindergarten Raudhatul Thafal Bone Lolibu, Muna Regency is a normal weight nutritional status of 29 (72.5%), while less weight is 11 (27.5%). Based on the research above, it is hoped that parents, especially mothers, will pay attention to the nutritional status of their children.
Analisis Penerapan Hygiene Sanitasi pada Penyelenggaraan Makanan di Rumah Sakit Umum Daerah Konawe Kepulauan Fajarwati, Novita; Abadi, Ellyani; Ihsan M, Habib; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Dhesa, Desiderius Bela; Ananda, Siti Hadrayanti; Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v10i3.1138

Abstract

Organizing food according to the principles of hygiene and sanitation can prolong the treatment process and cause cross infections or nosocomial infections (infections acquired in hospitals). The aim of this research is to analyze the application of sanitation hygiene in food handling. This type of research is quantitative with a descriptive survey design. This research was conducted at the Konawe Islands Regional General Hospital in August 2023. The sample was all 9 employees working at the nutrition installation in 2023. The sampling technique uses the total sample. Data was obtained using a questionnaire and observed. Descriptive data analysis. The research results showed that the implementation of handler hygiene was found in 44.6% of samples not using gloves and 22.2% of samples using jewelry. The application of sanitation in food processing places is not provided for food processing places (kitchens) in accordance with construction, layout, building and kitchen room requirements and smoke does not come out through chimneys and is not equipped with smoke hoods and sanitary cooking equipment has surface layers of equipment that do not dissolve in acid. Bases or salts commonly found in food and cooking utensils such as cutting boards and knives are not differentiated between raw food and ready-to-eat food.
Analisis Protein dan Fe Serta Daya Terima Stik Ikan Tuna pada Ibu Hamil KEK di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi Fadila, Dian; Ananda, Siti Hadrayanti; Abadi, Ellyani; Ihsan M, Habib; Dhesa, Desiderius Bela; Demmalewa, Jenny Qlifianti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v10i3.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kandungan protein dan zat besi (Fe) pada stik ikan tuna yang akan diberikan kepada ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kecamatan Wangi-Wandi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Uji laboratorium dilakukan untuk menentukan kandungan protein dan Fe dalam stik ikan tuna. Metode Analisis Spektrofotometri Serapan Atom (ASS) digunakan untuk mengukur kandungan protein, sementara metode Kjeldahl digunakan untuk menentukan kandungan Fe dalam stik ikan tuna. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan protein rata-rata dalam stik ikan tuna adalah sekitar 0.055 mg/mL, dengan deviasi baku sekitar 0.002 mg/mL. Sementara itu, rata-rata kandungan Fe dalam stik ikan tuna adalah sekitar 18.5 ppm, dengan deviasi baku sekitar 0.9 ppm. Hal ini menjelaskan bahwa kandungan protein pada stik ikan tuna cukup tinggi dengan hasil protein sebesar sekitar 0.055 mg/mL sementara kandungan fe pada stik ikan tuna cukup sedikit dimana ini terbilang standar maksimum pengkonsumsian fe pada ibu hamil. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi daya terima stik ikan tuna pada ibu hamil KEK dengan menggunakan metode organoleptik. Penilaian ini melibatkan 41 ibu hamil sebagai responden menggunakan angket penilaian yang dinilai melalui skala hedonic yang mencakup aroma, warna, rasa, dan tekstur stik ikan tuna. Hasil dari penilaian tersebut mengungkapkan bahwa stik ikan tuna cukup disukai oleh ibu hamil KEK, dengan tingkat kepuasan sebesar 70%.
Analisis Tingkat Kepuasan Karyawan pada Penyelenggaraan Makanan Jasa Catering di Kantin PT. Arga Morini Indah Handriani, Handriani; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Dhesa, Desiderius Bela; Ihsan M., Habib; Ananda, Siti Hadrayanti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v10i3.1146

Abstract

Penyelenggaraan makanan pada institusi sangat penting, karena dengan adanya penyelenggaraan makanan, diharapkan karyawan yang bekerja pada perusahaan tersubut terpenuhi kebutuhan gizinya sehingga dapat meningkatkan Kesehatan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan karyawan pada penyelenggaraan makanan jasa catering di Kantin PT. Arga Morini Indah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif desain survey. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan (karyawan) perusahaan PT. Arga Morini Indah sebanyak 300 orang dan sampel sebanyak 75 orang yang diperoleh dengan Simple Random Sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan lembar observasi serta diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan waktu distribusi makanan sebagian besar menyatakan tepat waktu (88%), sanitasi atau kebersihan alat sebagian besar menyatakan Ya (96%), cita rasa makanan sebagian besar Puas sebanyak (89,3%), aspek sanitasi atau kebersihan alat sebagian besar menyatakan Ya (96%) dan aspek penampilan petugas sebagian besar sangat puas (54,7%), Saran bagi pihak PT.Arga Morini perlu melibatkan tenaga gizi dalam penyelenggaraan makanan di perusahaan nikel PT Arga Morini. Bagi peneliti selanjutnya perlu melakukan penlitian kuantitatif yang menganalisis faktor-faktor yang memperngaruhi kepuasan karyawan.
Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan dan Asupan Gizi Makro Pada Ibu Hamil di Puskesmas Bukit Kangka Kabupaten Buton Selatan Ratmalia, Ratmalia; Abadi, Ellyani; Ananda, Siti Hadrayanti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i1.1159

Abstract

Kesehatan ibu selama hamil dipengaruhi oleh berbagai variabel, terutama pola makan dan pengetahuan ibu. Dampak dari kecukupan nutrisi ibu dan data yang memadai selama kehamilan terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin telah banyak didokumentasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan ibu hamil dan konsumsi zat gizi makro di Puskesmas Kangka Kabupaten Buton Selatan. Penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre-post test design telah dilakukan. Sampel penelitian berjumlah 17 calon ibu yang tinggal di wilayah pelayanan Puskesmas Bukit Kangka, yang diambil melalui proses sampling berdasarkan rumus Federer. Pengetahuan dan konsumsi zat gizi makro merupakan variabel terikat yang diteliti dalam penelitian ini, sedangkan pendidikan gizi merupakan variabel yang bersifat otonom. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon sign-rank test dan Paired T-Test, dengan ambang signifikansi (α) kurang dari 0,05. Berdasarkan temuan penelitian, p-value variabel pengetahuan sebesar 0,000, sedangkan p-value penggunaan kalori, asupan protein, asupan lemak, dan asupan karbohidrat masing-masing sebesar 0,000, 0,017, dan 0,001. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan gizi berpengaruh positif terhadap konsumsi makronutrien dan tingkat pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Kangka Kabupaten Buton Selatan..
Analisis Kandungan Gizi Dan Uji Organoleptik Cookies Alpusen Sebagai Snack Pada Siswa Di SDN 2 Tinanggea. Liasambu, Fhidhia Ismawati; Ananda, Siti Hadrayanti; Demmalewa, Jenny Qlifianti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i1.1161

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAK) dengan satu kelompok mendapat dua perlakuan (100gr:30gr dan 80gr:50gr), ditambah pemasukan buah alpukat gersen dengan menggunakan rasio daya terima. Bentuk penelitiannya adalah eksperimen kuasi (quasi-experimental) dengan menggunakan tipe one-shot study. Dengan menggunakan sampel lengkap, terpilih 42 siswa kelas V dan VI SDN 2 Tinanggea sebagai sampel. Jumlah lemak yang diuji, vitamin C, dan vitamin A merupakan variabel terikat yang diteliti, sedangkan uji hedonik merupakan variabel bebas. Uji-t tidak berpasangan Mann Whitney (p-value = <0,05) digunakan untuk analisis dataTemuan penelitian menunjukkan ada perbedaan mencolok antara aroma dan rasa. Sementara itu, terdapat variasi penting dalam hal tekstur dan persyaratan warna. Preferensi panelis terhadap cookies dengan gersen alpukat adalah sebagai berikut: R1 sebesar 69% dari segi aroma, R2 dan R1 sebesar 100% dari segi tekstur, dan R1 sebesar 85,7% dari segi rasa. Kriteria hue adalah R2 & R1 dengan nilai 100%. Cookies alpusen memiliki nilai gizi tertinggi berupa lemak R1 (7,15 mg), vitamin C (28,34 mg), dan vitamin A (0,14 µg/g). Sehubungan dengan karakteristik rasa dan aroma, penelitian ini berpendapat bahwa menambahkan alpukat Gersen ke dalam kue mempengaruhi penerimaannya secara drastis. Dari segi kesukaan, panelis menilai warna, aroma, tekstur, dan rasa produk kue R1 cukup menarik. Sedangkan panelis menilai R2 bagus dari segi warna dan aroma. Cookies Alpusen memiliki nilai gizi tertinggi dalam hal lemak R2 (6,15 mg), vitamin C (31,65), dan vitamin A (0,22µg/g).
Hubungan Penyajian Makanan dengan Sisa Makanan Pasien Rawat Inap di RSUD Kabupaten Wakatobi Nurilhida, Nurilhida; Demmalewa, Jenny Qlifianti; Ananda, Siti Hadrayanti
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i2.1163

Abstract

Perhentian terakhir dalam perjalanan kuliner adalah penyajian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan praktik penyajian makanan dengan sisa makanan rawat inap di RSUD Wakatobi. Sampel penelitian adalah 86 pasien rawat inap RSUD Wakatobi. Purposive sampling digunakan dalam pendekatan pengambilan sampel ini. Desain penelitian bersifat cross sectional dan bersifat kuantitatif. metode pengumpulan data dengan menggunakan alat, seperti lembar observasi dan angket. Uji Chi square merupakan uji statistik. Berdasarkan temuan penelitian, sebagian besar responden baik laki-laki maupun perempuan yang meninggalkan sisa makanan berusia antara tiga puluh hingga tiga puluh lima tahun. Penelitian terhadap kebiasaan makan responden mengungkapkan mayoritas mengonsumsi makanan yang disajikan di rumah sakit. Pengaruh unsur eksternal seperti kualitas makanan, warna, rasa, tekstur, aroma, dan ketepatan waktu pelayanan terhadap kejadian sisa makanan pada pasien rawat inap. Jumlah rata- rata sisa makanan (>20%) dianggap berada di atas kebutuhan layanan minimal. Temuan sisa makanan (Sisa) yang tidak dimakan pasien rata-rata 60,3% untuk makanan pokok (nasi), 60,3% untuk lauk hewani, 58,8% untuk lauk nabati, 63,2% untuk sayur, dan 60,3% untuk buah. Mutu makanan terdiri dari penampilan makanan dan rasa makanan yang terdiri dari beberapa aspek yaitu warna makanan kategori suka sebanyak 26 responden tidak suka sebanyak 42 responden (p=0,011), aroma makanan kategori suka sebanyak 27 responden, tidak suka sebanyak 41 responden (p=7,30), terkstur makanan kategri suka sebanyak 27 responden, tidak suka sebanyak 41 responden (p=0,027), rasa makanan kategori suka sebanyak 41 responden, tidak suka sebanyak 27 responden (p=0, 00) dan waktu penyajian makanan yang tepat waktu sebanyak 34 responden, tidak tepat waktu 34 responden (p=0,046). Penelitian menyimpulkan bahwa sisa makanan dari pasien rawat inap berkorelasi dengan penyajian, warna, rasa, dan tekstur. Sedangkan sisa makanan dari pasien rawat inap tidak ada hubungannya dengan bau makanan.
Co-Authors Abadi, Eliyani Abdurrakhman Andi Murlina Tasse Anfas, Anfas Anisa Maharael Subu AS Aku, AS Aslan, L.M. Aslan, La Ode M. Asma Bio Kimestri Ayu Putri, Inggri Fidayani Dwi Dedu, La Ode Arfan Demmalewa, Jenni Qlifianty Demmalewa, Jenny Qlifianti Desa, Desiderius Bela Desiderius Bela Desa Desiderius Bela Dhesa Desiderius Bela Dhesa Dhesa, Desiderius Bela Dhesa, Desiderius Bella Diah Indriastuti Eko Harianto, Eko Ellyani Abadi Fadila, Dian Fadli Ma’mun Pancar Fajarwati, Novita Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Fitri Fitri Fitri Fitri Fitri, Nesya Desrianti Galib, Siti Hijra Habib Ihsan Habib Ihsan Mowwuta Handriani, Handriani Harapin Hafid H. Hasrima, Hasrima Helma Ibrahim, Anita Mustika Ihsan, Habib Inggri Fidayani Dwi Ayu Putri Israwati Israwati, Israwati Jayanti, Jayanti Jenny Qlifianti Demmalewa Jenny Qlifianti Demmalewa Jenny Qlifianti Demmalewa Juniarti, Riska La Malesi La Ode Ba’a La Ode Ba’a La Rianda Liasambu, Fhidhia Ismawati M. Aslan, La Ode Marlin, Fitri Selly Desi Yanti Marsud Marsud Midranesiah Mien, Mien Narmawan Narmawan Narmawan Narmawan Narmawan, Narmawan Narmi Nisrawati Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurilhida, Nurilhida Nurmi, Wati Nurwijayanti Peni Patriani Pratiwi, Arby.in Ratmalia, Ratmalia Rina Astarika, Rina Riska Mayangsari Riska Mayangsari Romantika, I Wayan Rosjidi, Cholik Harun S. Toba, Rachmita Dewi Sabina, Riska Adni Sherina Sherina, Sherina Siti Umrana Stejiriawan, Nur Iknal Subu, Anisa Maharael Tahiruddin Tahirudin, Tahirudin Umasugi, Mohbir Wati Nurmi Wulandari, Agnes Sri Yansah, Deri