Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Optimization of the Library on the Learning Outcomes of Qur'an and Hadith for Seventh-Grade Students at MTs in Barru Regency Ma'ruf; Ahdar; Muzakkir; Mahsyar Idris; Muhammad Jufri
Ilmina: Journal of Education and Counseling Vol. 1 No. 4 (2026)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/ilmina.v1i4.18

Abstract

This study aims to examine the optimization of library utilization through digital literacy and its influence on students’ learning outcomes in Al-Qur’an and Hadith among seventh-grade MTs students in Barru Regency. Specifically, the study seeks to analyze the use of the library by seventh-grade students at MTs DDI Takkalasi, Barru Regency, and to investigate the optimization of the library through digital literacy in relation to students’ learning outcomes in Al-Qur’an and Hadith. The research employed an associative quantitative method, allowing data collection in numerical form and statistical analysis to examine the relationship between variables. A causal research approach was used, involving a sample of 133 students. Data were analyzed using simple linear regression with the assistance of SPSS version 24. The results show that the use of the library by seventh-grade students at MTs DDI Takkalasi, Barru Regency, serves as a learning facility that includes reading textbooks, expanding religious knowledge, and engaging in group study activities. The availability of a comfortable and conducive library environment enables students to manage their study time effectively. Students’ digital literacy skills support effective library utilization, allowing them to access, select, and comprehend information from digital sources independently. As a result, the library becomes an integral part of the learning process and the development of competencies in Al-Qur’an and Hadith. The optimization of the library through digital literacy has been proven to enhance the quality of learning and learning outcomes, as students can access various references, select relevant information, and understand the material more deeply. Moreover, digital literacy encourages independent learning and critical thinking skills, enabling students to connect new information with prior knowledge and thereby strengthen their understanding and mastery of Al-Qur’an and Hadith materials.
PENERAPAN DAN KONTRIBUSI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK Mangka, Jamaluddin; Ahdar; Muzakkir; St. Aminah; Yani, Ahmad
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v16i1.13171

Abstract

Kurikulum Merdeka menempatkan Profil Pelajar Pancasila sebagai capaian utama pendidikan nasional, namun kajian tentang penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Aqidah Akhlak—yang memiliki muatan karakter dan afektif sangat kuat—masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik pembelajaran berdiferensiasi serta menganalisis kontribusinya terhadap pembentukan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila di MAN Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal terpancang, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan selama 12 pertemuan, dan analisis dokumen terhadap RPP, modul ajar, serta hasil produk siswa pada periode Mei–Agustus 2025, dengan subjek dua guru Aqidah Akhlak, 18 siswa, serta pimpinan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi yang berpijak pada asesmen diagnostik holistik, diferensiasi konten-proses-produk multimodality, integrasi teknologi (Smart TV, blog, ChatGPT), serta peran guru sebagai fasilitator yang humanis berhasil mewujudkan keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila secara simultan dan terintegrasi: beriman dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif, serta bernalar kritis. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan motivasi dan prestasi belajar, tetapi juga menjadi wahana strategis pembentukan karakter religius-nasionalis yang harmonis antara nilai Islam, teori pendidikan modern, dan Kurikulum Merdeka, sehingga model ini memiliki potensi replikasi tinggi di madrasah lain.
PENERAPAN METODE TAKRIR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HAFALAN AL-QURAN DI PESANTREN TAKKALASI BARRU Nasrullah; Ahdar; Abd Halik
Jurnal Diskursus Islam Vol 13 No 3 (2025): Desember: Pendidikan, Menajemen, Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v13i3.64241

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang penerapan metode takrir dalam meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an santri di Pesantren Takkalasi Barru. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode takrir dalam meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an santri di Pesantren Takkalasi Barru. Secara khusus, penelitian ini diarahkan untuk menganalisis dan mengevaluasi efektivitas penerapan metode takrir sebagai metode pengulangan hafalan yang sistematis dalam memperbaiki kelancaran, ketepatan lafadz, Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes lisan (pre-test dan post-test) untuk mengukur kemampuan hafalan santri, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Indikator penilaian hafalan meliputi kelancaran hafalan, ketepatan lafadz, kesesuaian urutan ayat, penerapan tajwid dasar, dan kemampuan mutaba’ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode takrir dilaksanakan secara sistematis dan terarah dengan bimbingan intensif dari guru tahfiz. Penerapan metode ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan hafalan santri secara signifikan, yang ditunjukkan oleh peningkatan pada seluruh indikator penilaian hafalan. Seluruh santri berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada Siklus III, sehingga penelitian dinyatakan berhasil. Dengan demikian, metode takrir efektif digunakan dalam pembelajaran tahfiz Al-Qur’an untuk meningkatkan kualitas hafalan santri. Impilasi penelitian ini yaitu penerapan metode takrir terbukti mampu meningkatkan kemampuan hafalan santri, baik dari segi kelancaran, ketepatan lafadz, urutan ayat, penerapan tajwid dasar, maupun kemampuan menyambung hafalan..