Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Beberapa Tumbuhan yang Berpotensi Sebagai Anti-Skabies di Indonesia Septiani, Linda; Pertiwi, Primasari; Andrifianie, Femmy; Marcellia, Selvi; Damayanti, Ervina
ORGANISMS: JOURNAL OF BIOSCIENCES Vol. 3 No. 1 (2023): Organisms: Journal of Biosciences
Publisher : Pusat HKI, Paten, dan Publikasi Ilmiah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/organisms.v3i1.16473

Abstract

Scabies is a type of parasitic infectious disease of the skin caused by the mite Sarcoptes scabiei var hominis.  Scabies is often found in areas with high population density, low economic status, poor sanitation and hygiene. For now, medication is one of the factors inhibitors in the treatment of scabies. This happened because chemical drugs has several effects such as contraindications, irritation, toxicity, and is not effective to all mite stages. Therefore, alternative treatments are needed that come from natural ingredients by exploring various plants in Indonesia that potential to have an active compounds to eradicate mites. The aims of this study is to summarize some of the result of research on alternative plant based anti-scabies and give the information as a reference for further research. This study uses the literature study method to obtain information from several research journal. Based on the results of a literature search, it was found that 15 plant species were extracted and tested on animals and humans which contain active compounds and have the potential as anti-scabies. These fifteen plants can grow well in the territory of Indonesia, so that people can cultivate them and develop them as natural anti-scabies agents. AbstrakSkabies merupakan salah satu jenis penyakit infeksi parasit pada kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei var hominis. Skabies banyak ditemukan di daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi, status ekonomi rendah, sanitasi dan hygiene yang buruk. Saat ini, pengobatan dengan bahan kimia menjadi salah satu faktor yang menjadi penghambat dalam penanggulangan skabies. Hal tersebut terjadi karena obat kimia memiliki beberapa efek seperti kontraindikasi, iritasi, toksik, dan tidak efektif terhadap semua stadium tungau. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengobatan yang berasal dari bahan alam dengan mengeksplorasi berbagai tumbuhan di Indonesia yang berpotensi memiliki senyawa aktif untuk membasmi tungau. Tujuan studi ini adalah merangkum beberapa hasil penelitian tentang obat alternatif anti skabies berbahan dasar tumbuhan dan memberikan informasi dasar sebagai referensi penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk memperoleh informasi dari beberapa jurnal penelitian. Berdasarkan hasil penelusuran pustaka diperoleh 15 jenis tumbuhan yang di ekstrak dan di uji ke hewan maupun manusia yang memiliki kandungan senyawa aktif dan berpotensi sebagai anti skabies. Kelima belas tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik dengan di wilayah Indonesia, sehingga masyarakat dapat membudidayakannya dan mengembangkannya sebagai bahan anti-skabies alami. 
Analisis Penggunaan Bahasa Campuran (Code-Mixing) Dalam Bisnis Pemasaran Berbasis Digital Nurrahma, Avinta Ika; Damayanti, Ervina; Agustin, Rossi Rahma Nabilla
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of mixed language use in digital marketing businesses and to determine the positive and negative impacts of code-mixing. This research method uses an interdisciplinary approach to combine linguistic, economic, and social aspects. This method involves collecting data from various advertisements, posts, or even content from social media or e-commerce platforms that use mixed language and analyzing its usage patterns. Furthermore, data collection was conducted through interviews with young entrepreneurs who market their products online. The results of this study indicate that English plays a more important role as a lingua franca, a necessary language for influence in business and marketing. English is most commonly used in online marketing. The use of code-mixing is also frequently found in product marketing advertisements. Meanwhile, correct or standard English is not essential for business and marketing purposes. Most studies indicate that code-mixing has a significant impact on business and marketing. Based on the results of these interviews, it can be concluded that the use of mixed language has a positive impact on increasing potential consumer interest and purchasing decisions. Meanwhile, the negative impact is audience misunderstanding due to the use of unfamiliar vocabulary.
PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN ISOMETRIC HAND GRIP TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA DI MASA PANDEMI Damayanti, Ervina; Rini Widarti
Physio Journal Vol. 4 No. 1 (2024): MARET
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phyjou.v4i1.973

Abstract

Latar Belakang: Kasus hipertensi seringkali ditemukan di masyarakat terutama pada lansia. Di masa pandemi Covid-19 ini banyak lansia yang mengalami penurunan aktivitas fisik sehingga menyebabkan meningkatnya risiko hipertensi yang terjadi pada lansia. Langkah untuk mengurangi peningkatan kasus hipertensi dan meningkatnya korba jiwa pada pasien Covid-19 dengan komorbid hipertensi, harus ada langkah pencegahan berupa latihan untuk menurunkan tekanan darah pada lansia. Pemberian latihan isometric hand grip terbukti mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Latihan isometric hand grip ini tergolong latihan yang mudah, murah dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian latihan isometric hand grip terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di masa pandemi di Puskesmas Sumberlawang, Sragen. Metode: Penelitian quasi eksperimen the time series dengan metode one grup pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil uji bivariate membuktikan bahwa terdapat pengaruh pemberian latihan isometric hand grip terhadap penurunan tekanan darah lansia (p value=0,001). Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara pemberian latihan isometric hand grip dengan penurunan tekanan darah lansia di masa pandemi di Puskesmas Sumberlawang, Sragen.
Struktur Bahasa Teks Pranatacara Serta Prosesi Adat Pernikahan Pada Masyarakat Jawa Damayanti, Ervina; Avianta, Adam Purnama
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1776

Abstract

Penenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur teks bahasa pranatacara serta prosesi adat pernikahan pada masyarakat Jawa. Metode yang digunakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Data dalam penelitian ini berupa tradisi prosesi pada adat pernikahan di Jawa, khususnya di wilayah Kediri, Jawa Timur. Data tersebut diperoleh dari hasil pengamatan,  wawancara, dan studi dokumen. Pengamatan dilakukan penulis pada saat prosesi pernikahan dengan adat Jawa. Adapun wawancara dilakukan dengan penggiat yang terlibat pada upacara pernikahan dengan adat Jawa, sedangkan teks pranatacara diperoleh dari seorang pranatacara manten Jawa yang biasa diucapkan pada saat temu manten. Teknik analisis data dilakukan  dengan tiga cara yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur teks bahasa pranatacara yaitu, salam  pembuka, salam hormat, pembukaan, isi, dan penutup. Adapun prosesi pernikahan pada adat Jawa adalah  pasang tarub, seserahan, siraman, midodareni, ijab kabul, temu manten, bobot timbang, nanem jero, kacar kucur, dulangan atau klimahan, sungkeman, dan tilik besan. Dalam prosesi tradisi temu manten adalah adanya barang-barang yang diwujudkan sebagai simbol permohonan. Fungsi barang-barang  tersebut untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dalam melangsungkan pernikahan tidak diganggu roh-roh jahat dan pengantin menjadi keluarga yang selamat dunia akhirat. Penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi dan pengetahuan tentang struktur bahasa pranatacara dan tradisi temu manten yang dapat ditanamkan filosofinya dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Pengurus Desa Wisata Wirokerten Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi Damayanti, Ervina; Mathori, Muhammad
International Journal of Demos (IJD) Volume 7 Issue 3 (2025)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of transformational leadership style on the performance of Wirokerten Tourism Village administrators with work motivation as a mediating variable. The phenomenon underlying this study is the condition of tourism village administrators who are mostly from the younger generation and have other activities outside the organization, thus requiring a leadership style that is able to inspire and motivate. This study uses a quantitative approach with a survey method by distributing questionnaires to all Wirokerten Tourism Village administrators as respondents, with a saturated sampling technique. Data analysis was carried out using Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through the SmartPLS 3.2.9 program. The results of the study indicate that: (1) transformational leadership style does not directly influence the performance of administrators; (2) transformational leadership style has a positive and significant effect on work motivation; (3) work motivation has a positive and significant effect on the performance of administrators; and (4) work motivation fully mediates the influence of transformational leadership style on the performance of administrators. Thus, work motivation plays an important role as a psychological bridge that connects transformational leadership with improved performance. The results of this study are expected to provide theoretical contributions to the development of human resource management science, as well as become a practical reference for tourism village managers in implementing inspirational and participatory leadership to improve the performance of young generation administrators. Keywords:  Transformational Leadership Style, Work Motivation, Performance, Tourism Village   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pengurus Desa Wisata Wirokerten dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kondisi pengurus desa wisata yang mayoritas berasal dari generasi muda dan memiliki aktivitas lain di luar organisasi, sehingga memerlukan gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan memotivasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pengurus Desa Wisata Wirokerten sebagai responden, dengan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui program SmartPLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gaya kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja pengurus; (2) gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja; (3) motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengurus; dan (4) motivasi kerja memediasi secara penuh pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pengurus. Dengan demikian, motivasi kerja berperan penting sebagai jembatan psikologis yang menghubungkan kepemimpinan transformasional dengan peningkatan kinerja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia, serta menjadi acuan praktis bagi pengelola desa wisata dalam menerapkan kepemimpinan yang inspiratif dan partisipatif guna meningkatkan kinerja pengurus generasi muda. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja, Kinerja, Desa Wisata
Membangun Generasi Sehat Strategi Pencegahan Stunting di Desa Kawhamanuk Melalui KKNT Tematik Universitas Majalengka Cahyaningsih, Ujiati; Sopiyah, Evi; Herawati, Heni; Nirmala, Vivi; Kamilah, Nalisa Rifqi; Damayanti, Ervina; Anjelika, Shilpana
Papanda Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v2i1.2401

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Majalengka di Desa Kawahmanuk, Kecamatan Darma, dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat dengan tujuan melakukan sosialisasi dan penyuluhan terkait pencegahan stunting. Stunting menjadi masalah serius karena dapat menyebabkan kesakitan, kematian, keterlambatan perkembangan motorik, serta hambatan pertumbuhan mental pada anak. Sasaran kegiatan ini adalah ibu hamil dan ibu yang memiliki balita. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kerja sama dengan ibu-ibu posyandu dan bidan desa menggunakan metode sosialisasi dan ceramah interaktif. Materi penyuluhan mencakup pengertian stunting, faktor penyebab, peran pemerintah, peran masyarakat, pola makan sehat dan bergizi, serta monitoring tumbuh kembang anak. Program Gerakan Berantas Stunting Kawahmanuk (GENTASNUK) yang diinisiasi oleh KKNT Universitas Majalengka bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dan kesehatan lingkungan sejak masa kehamilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi terpadu dan keterlibatan aktif keluarga menjadi kunci keberhasilan upaya pencegahan stunting.
Penyuluhan Pencegahan Penularan Penyakit Malaria kepada Masyarakat di Balai Desa Kediri Kecamatan Gadingrejo Pringsewu Marcellia, Selvi; Rosa, Emantis; Septiani, Linda; Islami, Suryadi; Andrifianie, Femmy; Damayanti, Ervina; Afriyani, Afriyani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3037

Abstract

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium. Penyakit ini menyerang sel eritrosit dan ditandai dengan gejala berupa demam, menggigil, anemia, dan splenomegali, dalam kondisi akut ataupun kronis yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Kabupaten Pringsewu menurut sumbe ryang didapat dari data SP2TP UPT Puskesmas Rawat Inap Gadingrejo, terdapat delapan kasus malaria pada tahun 2018 dan dua kasus pada Januari hingga April 2019. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi pencegahan penularan penyakit malaria serta memberi pemahaman mengenai bubuk abate sebagai upaya pencegahan jentik nyamuk. Metodedari penyuluhan ini adalah metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 7 Desember 2021 bertempat di Balai Desa Desa Kediri Kecamatan Gadingrejo Pringsewu. Hasil dari penyuluhan memberikan peningkatan pengetahuan kepada peserta, yaitu sebesar 19%, karena sebelum pemaparan materi hanya 70% dan sesudah pemaparan materi menjadi 89%.Kata kunci: abate, malaria, nyamuk Anopheles sp., Plasmodium sp.
Pelatihan Pembuatan Produk Kreatif Abon Ikan Nila sebagai Upaya Mendukung UMKM Desa Sinar Luas, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat Damayanti, Ervina; Islami, Suryadi; Afriyani, Afriyani; Andrifianie, Femmy; Wijaya, Sofyan Musyabiq
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3170

Abstract

Pengolahan ikan merupakan proses bahan mentah menjadi sebuah produk. Pengolahan ikan menjadi abon ialah salah satu cara pengawetan yang melalui proses pengukusan, penyangraian, dann pengompresan dari minyak yang dihasilkan, serta memiliki tekstur yang lembut. Abon ikan nila bisa menjadi produk untuk menghasilkan produk lainnya, seperti roti isi abon ikan nila, lemper, bakpau, dan jajanan tradisional lainnya sehingga mampu meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan menjadi berbagai olahan lainnya. Dengan demikian, dari program ini masyarakat mampu menghasilkan inovasi terkait pengolahan dari ikan nila dan mampu menghasilkan produk untuk UMKM Pekon Sinar Luas serta mengetahui kandungan gizi pada ikan nila dan mendorong masyarakat untuk mendukung mengkonsumsi ikan.Kata kunci: abon, ikan nila, kandungan gizi, produk
PENYULUHAN PENGGUNAAN JAMU DAN HERBAL PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES DI DESA HANURA KABUPATEN PESAWARAN Ramdini, Dwi Aulia; Pardilawati, Citra Yuliyanda; Damayanti, Ervina; Suri, Nurma; Afriyani, Afriyani; Islami, Suryadi; Rahayu, Ihsanti Dwi; Ambarwati, Endah; Sayoeti, Muhammad Fitra Wardhana; Febriana, Triana; Dwi, Farah; Farhana, Lubna
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3289

Abstract

Penggunaan obat herbal masih menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat diantaranya pada penderita hipertensi dan diabetes melitus. Beberapa tanaman diketahui memiliki efek sebagai antihipertensi dan antidiabetik. Penggunaan dua obat atau lebih dapat menghasilkan efek sinergisme atau antagonis yang dikenal sebagai interaksi obat. Berdasarkan hasil studi dinyatakan bahwa penggunaan jamu/obat herbal dengan obat konvensional secara bersamaan atau simultan dapat menimbulkan beberapa menimbulkan reaksi obat yang tidak diinginkan (adverse drug reaction). Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada masyarakat Desa Hanura tentang cara penggunaan jamu dan obat herbal pada penderita hipertensi dan diabetes mellitus yang mendapatkan pengobatan dari dokter. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan secara langsung yang diawali dengan penyampaian materi terkait teknik penggunaan obat jamu dan obat herbal yang aman seraya mengonsumsi obat konvensional kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan penyuluhan yang terdiri atas kader PKK dan masyarakat Desa Hanura. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 11% dengan nilai rata-rata pre-test 74 dan post-test 85. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kewaspadaan masyarakat terkait penggunaan jamu dan obat herbal khususnya pada individu yang sedang menjalani terapi obat. Selain itu masyarakat menjadi lebih paham tentang cara pemilihan produk herbal yang aman. Kata kunci: Diabetes Melitus, Hipertensi, Jamu, Interaksi Obat, Obat Herbal
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING SEBAGAI BENTUK PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA TIGA JAYA Afriyani; Marcellia, Selvi; Damayanti, Ervina; Islami, Suryadi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3310

Abstract

Permasalahan kesehatan seperti kurangnya asupan gizi dan pola hidup yang kurang baik masih banyak dijumpai di beberapa desa. Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan di sejumlah desa di Indonesia yang keberadaannya masih membutuhkan penanggulangan secara efektif. Stunting merupakan gangguan kronis masalah gizi dimana pertumbuhan fisik dan otak pada anak tidak sesuai dengan usia anak. Pernikahan dini dengan pemahaman mengenai stunting dan dampak pencegahan serta penanggulangannya yang rendah menjadi penyebab terjadinya stunting di Desa Tiga Jaya. Berdasarkan koordinasi dengan kader-kader posyandu di Desa Tiga Jaya, ditemukan 22 kasus stunting yang terjadi pada anak. Upaya mengatasi permasalahan stunting di Desa Tiga Jaya dapat dilakukan melalui promosi kesehatan, yaitu sosialisasi dan edukasi masyarakat terkait stunting serta dampak dan upaya pencegahannya yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengurangi angka kasus stunting di Desa Tiga Jaya. Sosialisasi dan edukasi dilakukan dalam bentuk pemberian pemahaman kepada masyarakat dalam kegiatan posyandu. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif yang mendeskripsikan program kerja Sosialisasi dan Edukasi Stunting yang dilakukan selama Kuliah Kerja Nyata secara mendetail mulai dari perencanaan, proses, hingga output atau outcome dari program kerja tersebut. Data primer dalam artikel ini diperoleh melalui pengalaman dan observasi secara langsung oleh anggota kelompok, sedangkan data sekunder bersumber dari kajian sejumlah literatur serta penelitian terdahulu terkait dengan penyebab dan urgensi penanggulangan stunting di suatu daerah. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi stunting ini terdiri dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kata kunci: Stunting, pernikahan dini, sosialisasi, edukasi