Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Produk Kreatif Abon Ikan Nila sebagai Upaya Mendukung UMKM Desa Sinar Luas, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat Damayanti, Ervina; Islami, Suryadi; Afriyani, Afriyani; Andrifianie, Femmy; Wijaya, Sofyan Musyabiq
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3170

Abstract

Pengolahan ikan merupakan proses bahan mentah menjadi sebuah produk. Pengolahan ikan menjadi abon ialah salah satu cara pengawetan yang melalui proses pengukusan, penyangraian, dann pengompresan dari minyak yang dihasilkan, serta memiliki tekstur yang lembut. Abon ikan nila bisa menjadi produk untuk menghasilkan produk lainnya, seperti roti isi abon ikan nila, lemper, bakpau, dan jajanan tradisional lainnya sehingga mampu meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan menjadi berbagai olahan lainnya. Dengan demikian, dari program ini masyarakat mampu menghasilkan inovasi terkait pengolahan dari ikan nila dan mampu menghasilkan produk untuk UMKM Pekon Sinar Luas serta mengetahui kandungan gizi pada ikan nila dan mendorong masyarakat untuk mendukung mengkonsumsi ikan.Kata kunci: abon, ikan nila, kandungan gizi, produk
PENYULUHAN PENGGUNAAN JAMU DAN HERBAL PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES DI DESA HANURA KABUPATEN PESAWARAN Ramdini, Dwi Aulia; Pardilawati, Citra Yuliyanda; Damayanti, Ervina; Suri, Nurma; Afriyani, Afriyani; Islami, Suryadi; Rahayu, Ihsanti Dwi; Ambarwati, Endah; Sayoeti, Muhammad Fitra Wardhana; Febriana, Triana; Dwi, Farah; Farhana, Lubna
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3289

Abstract

Penggunaan obat herbal masih menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat diantaranya pada penderita hipertensi dan diabetes melitus. Beberapa tanaman diketahui memiliki efek sebagai antihipertensi dan antidiabetik. Penggunaan dua obat atau lebih dapat menghasilkan efek sinergisme atau antagonis yang dikenal sebagai interaksi obat. Berdasarkan hasil studi dinyatakan bahwa penggunaan jamu/obat herbal dengan obat konvensional secara bersamaan atau simultan dapat menimbulkan beberapa menimbulkan reaksi obat yang tidak diinginkan (adverse drug reaction). Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada masyarakat Desa Hanura tentang cara penggunaan jamu dan obat herbal pada penderita hipertensi dan diabetes mellitus yang mendapatkan pengobatan dari dokter. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan secara langsung yang diawali dengan penyampaian materi terkait teknik penggunaan obat jamu dan obat herbal yang aman seraya mengonsumsi obat konvensional kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan penyuluhan yang terdiri atas kader PKK dan masyarakat Desa Hanura. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 11% dengan nilai rata-rata pre-test 74 dan post-test 85. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kewaspadaan masyarakat terkait penggunaan jamu dan obat herbal khususnya pada individu yang sedang menjalani terapi obat. Selain itu masyarakat menjadi lebih paham tentang cara pemilihan produk herbal yang aman. Kata kunci: Diabetes Melitus, Hipertensi, Jamu, Interaksi Obat, Obat Herbal
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING SEBAGAI BENTUK PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA TIGA JAYA Afriyani; Marcellia, Selvi; Damayanti, Ervina; Islami, Suryadi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3310

Abstract

Permasalahan kesehatan seperti kurangnya asupan gizi dan pola hidup yang kurang baik masih banyak dijumpai di beberapa desa. Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan di sejumlah desa di Indonesia yang keberadaannya masih membutuhkan penanggulangan secara efektif. Stunting merupakan gangguan kronis masalah gizi dimana pertumbuhan fisik dan otak pada anak tidak sesuai dengan usia anak. Pernikahan dini dengan pemahaman mengenai stunting dan dampak pencegahan serta penanggulangannya yang rendah menjadi penyebab terjadinya stunting di Desa Tiga Jaya. Berdasarkan koordinasi dengan kader-kader posyandu di Desa Tiga Jaya, ditemukan 22 kasus stunting yang terjadi pada anak. Upaya mengatasi permasalahan stunting di Desa Tiga Jaya dapat dilakukan melalui promosi kesehatan, yaitu sosialisasi dan edukasi masyarakat terkait stunting serta dampak dan upaya pencegahannya yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengurangi angka kasus stunting di Desa Tiga Jaya. Sosialisasi dan edukasi dilakukan dalam bentuk pemberian pemahaman kepada masyarakat dalam kegiatan posyandu. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif yang mendeskripsikan program kerja Sosialisasi dan Edukasi Stunting yang dilakukan selama Kuliah Kerja Nyata secara mendetail mulai dari perencanaan, proses, hingga output atau outcome dari program kerja tersebut. Data primer dalam artikel ini diperoleh melalui pengalaman dan observasi secara langsung oleh anggota kelompok, sedangkan data sekunder bersumber dari kajian sejumlah literatur serta penelitian terdahulu terkait dengan penyebab dan urgensi penanggulangan stunting di suatu daerah. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi stunting ini terdiri dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kata kunci: Stunting, pernikahan dini, sosialisasi, edukasi
PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT MENGGUNAKAN TANAMAN HIAS SEBAGAI PENGEMBANGAN KREATIVITAS IBU-IBU PKK DI DESA BHAKTI NEGARA KECAMATAN BARADATU KABUPATEN WAY KANAN Afriyani, Afriyani; Damayanti, Ervina; Marcellia, Selvi; Islami, Suryadi; Januaristy, Gracia Rescuefa; Laksana, Bayu
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3419

Abstract

Ecoprint adalah kegiatan membatik dengan motif yang berupa daun atau bunga tanaman hias tertentu pada sebuah kain putih. Proses pembuatan ecoprint ini menggunakan teknik pounding, dimana teknik ini dilakukan dengan cara memukul motif dimulai dari tepi daun lalu mengikuti alur hingga keseluruhan daun telah terekstrak dengan baik pada kain yang ditandai dengan hasil transfer pigmen warna dari daun ke kain merata. Pelatihan pembuatan ecoprint ini dilakukan untuk mendorong masyarakat agar kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan sumberdaya alam di sekitarnya menjadi sebuah karya ecoprint, dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat dan meningkatkan ekonomi masyarakat dari menjual hasil karya batik dengan bentuk dan corak yang eksklusif sehingga ecoprint memiliki nilai ekonomi.
PENYULUHAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MENJAGA KEBUGARAN TUBUH DAN MENCEGAH PENYAKIT PADA PASIEN DAN KELUARGA PASIEN PSIKIATRI DI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI LAMPUNG Ramdini, Dwi Aulia; Damayanti, Ervina; Pardilawati, Citra Yuliyanda; Suri, Nurma; Islami, Suryadi; Maulana, Muhammad; Kirana, Shela Sandra; Vanadis, Zifa Aisha; Ramadhina, Farrasyifa; Ramdhini, Rizki Nisfi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3622

Abstract

Menjaga kesehatan tubuh merupakan kewajiban bagi setiap orang termasuk pasien dan keluarga pasien. Memanfaat tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit seperti penyakit kronik dan penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, gagal Jantung. Pemanfaatan tanaman obat keluarga merupakan solusi pencegahan penyakit yang murah, praktis dan efektif. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan pasien psikiatri dan keluarga pasien tentang pemanfaatan TOGA dalam menjaga kebugaran tubuh dan upaya pencegahan penyakit. Informasi tentang ini disampaikan langsung kepada peserta yakni pasien dan keluarga pasien di rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung. Penyampaian Informasi juga akan disertai Buku Saku tentang pemanfaatan TOGA dalam menjaga kebugaran dan pencegahan penyakit. Sebanyak 27 peserta mengikuti kegiatan penyuluhan ini, yang terdiri atas pasien dan keluarga pasien. Lebih dari 50% peserta penyuluhan memiliki kesadaran yang tinggi tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh, dan mayoritas peserta juga sudah memanfaatkan TOGA sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan tubuh. Diharapkan kedepan akan semakin banyak tenaga kesehatan seperti dokter, apoteker, dan perawat dalam menyediakan informasi tentang upaya pencegahan penyakit khususnya melalui aktivitas menjaga kebugaran tubuh dan juga pemanfaatan TOGA. Kata kunci: Kebugaran, Pencegahan penyakit, Pasien psikiatri, Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
PENYULUHAN DAN PELATIHAN FERMENTASI PAKAN TERNAK SILASE DI DESA BUMI REJO, WAY KANAN, LAMPUNG Afriyani, Afriyani ani; Islami, Suryadi; Damayanti, Ervina; Putri, Eka Meilinda; Yustina, Yustina; Handayani, Putri; Sitanggang, Grety Thessalonica; Djamilu, Berneta Rendiana; Habib, Farid Alif; Vestinaliyou, Nanda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3627

Abstract

Hijauan merupakan pakan utama ternak, ketersediaan hijauan sangat melimpah pada musim hujan dan sangat terbatas pada musim kemarau. Adapula limbah hasil pertanian yang semakin meingkat, maka dari itu diperlukan teknologi konservasi (pengawetan) seperti silase. Silase merupakan salah satu teknik pengawetan pakan berupa hijauan atau limbah hasil pertanian pada kadar air tertentu melalui proses fermentasi. Tujuan dari pembuatan silase adalah meminimalisir ketidaktersediaannya hijauan saat musim kemarau dan mengurangi limbah hasil pertanian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif yaitu memberikan gambaran mengenai penyuluhan dan pelatihan kegiatan pengabdian serta menjelaskan langkah-langkah proses pembuatan. Hasil yang didapatkan masyarakat yang hadir mendapat ilmu baru yang dapat diterapkan dengan sederhana. Kesimpulan yang didapatkan adalah masyarakat antusias dalam mengikuti acara penyuluhan dan pelatihan dari kegiatan pengabdian fermentasi pakan ini, yang dapat menjadi langkah awal membasmi ketidak tersediaannya hijauan pada musim tertentu. Kata kunci: Hijauan, limbah, musim, pelatihan, penyuluhan, silase.
Upaya Meningkatkan Kepuasan Wisatawan Melalui Fasilitas di Kampung Buricak Burinong Maghfira Napu, Della; Nurhidayat, Wildan; Damayanti, Ervina; Noviyanti, Astrie; Rahmawati, Resi Nur
Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jim.v14i2.349

Abstract

Tourist facilities are one of the crucial elements in supporting tourism activities in tourist destinations. Adequate facilities will provide comfort for tourists when visiting tourist destinations. This is in line with the increase in tourist visits to Sumedang Regency, but there has been a decrease in visits to Buricak Burinong Village. This is allegedly because the facilities available in Buricak Burinong Village do not meet the desires and needs of visitors. The aim of this research is to find the effect of facilities on the level of visitor satisfaction in Buricak Burinong Village. This quantitative descriptive study was conducted to determine the influence of facilities and visitor satisfaction in Buricak Burinong Village. Data was collected through a survey of 100 visitors using a questionnaire. Respondents were selected using the Convenience Sampling method. Data were analyzed using F Test, T Test, and path analysis. Research findings reveal a significant influence of facilities on visitor satisfaction. It is hoped that the quality of the existing facilities in Buricak Burinong Village can be improved so that they can provide maximum satisfaction and increase tourist visits according to the predetermined targets.
Peningkatan kesadaran skincare palsu, ilegal dan berbahaya pada remaja sekolah di SMA YP UNILA sebagai upaya menuju Regenera-CARE (Remaja Gen Z Pintar Skincare) Islami, Suryadi; Damayanti, Ervina; Jausal, Anisa Nuraisa; Fauzi, Ahmad; Panjaitan, Annisa Tamara; Arif, Ahmad Fauzan; Ikhsan, Muhammad Ali; Atmaja, Ghozi Purna; Nadly, Alan Arindo; Arif, Muhammad Farhan; Hardiansyah, Ridwan; Callista, Eugenia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.36137

Abstract

AbstrakRemaja merupakan kelompok yang rentan terhadap pengaruh promosi produk perawatan kulit yang belum tentu aman dan berizin. Kurangnya pengetahuan serta sikap kritis terhadap penggunaan skincare dapat menimbulkan risiko kesehatan kulit dan paparan bahan berbahaya. Program Regenera-CARE (Remaja Gen Z Pintar Skincare) dilaksanakan di SMA YP UNILA Bandar Lampung dengan tujuan meningkatkan sikap remaja mengenai pemilihan produk perawatan kulit yang aman. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 39 peserta (18 laki-laki dan 21 perempuan) yang mengikuti edukasi kesehatan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi. Instrumen pre-test dan post-test berupa kuesioner sikap terdiri dari 15 pernyataan skala Likert (1–4) dengan reverse scoring pada butir negatif digunakan untuk mengevaluasi peningkatan setelah edukasi. Hasil menunjukkan bahwa pada peserta laki-laki rata-rata skor sikap pre-test sebesar 3,34 ± 0,35 dan post-test 3,28 ± 0,35, sedangkan pada peserta perempuan meningkat dari 3,41 ± 0,39 menjadi 3,49 ± 0,24. Proporsi sikap kategori “Baik” meningkat dari 67% menjadi 78% pada laki-laki, dan dari 76% menjadi 81% pada perempuan. Uji statistik (paired t-test dan independent t-test) menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna antar waktu maupun antar jenis kelamin (p>0,05). Meskipun demikian, terjadi perbaikan kecenderungan sikap positif terhadap penggunaan skincare aman setelah intervensi edukatif. Program Regenera-CARE terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan sikap remaja terhadap pemilihan produk skincare yang aman, serta dapat diadaptasi sebagai model edukasi kesehatan berbasis sekolah untuk mendorong perilaku perawatan kulit yang sehat dan bertanggung jawab. Kata kunci: edukasi kesehatan; remaja; skincare; sikap; Regenera-CARE. AbstractAdolescents are a vulnerable group to the influence of skincare product promotions that are not always safe or officially registered. Limited knowledge and a lack of critical attitudes toward skincare use can pose risks to skin health and exposure to harmful ingredients. The Regenera-CARE (Generation Z Smart Skincare) program was implemented at YP UNILA Senior High School in Bandar Lampung to improve adolescents’ knowledge and attitudes toward the safe use of skincare products. This community program involved 39 participants (18 males and 21 females) who took part in health education delivered through interactive lectures and discussions. A pre-test and post-test questionnaire consisting of 15 Likert-scale statements (1–4) with reverse scoring on negative items was used to evaluate changes following the education session. The results showed that the mean attitude score for male participants was 3.34 ± 0.35 at pre-test and 3.28 ± 0.35 at post-test, while for female participants it increased from 3.41 ± 0.39 to 3.49 ± 0.24. The proportion of participants categorized as having a “Good” attitude increased from 67% to 78% among males and from 76% to 81% among females. Statistical analysis using paired t-test and independent t-test indicated no significant differences between time points or genders (p>0.05). Nevertheless, there was a positive trend in attitude improvement toward safe skincare use following the educational intervention. The Regenera-CARE program proved effective in enhancing adolescents’ awareness and attitudes toward safe skincare choices and could be adapted as a school-based health education model to promote responsible and healthy skincare behavior. Keywords: health education; adolescents; skincare; attitude; Regenera-CARE.
Pilihan Kata dalam Promosi pada Produk Lokal di E-Commerce: Diction in the Promotional Discourse of Live-Streaming Hosts Promoting Local Products on Shopee Damayanti, Ervina; Nurrahma, Avinta Ika; Kirana, Salva Wahda
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.21182

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi diksi yang digunakan host dalam promosi produk lokal di Shopee. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat terhadap 64 tuturan host pada live streaming parfum lokal periode Agustus–September 2024. Data diklasifikasikan berdasarkan bentuk diksi, makna, dan fungsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa host menggunakan beragam diksi, seperti kata umum, kata khusus, kata asing, slang, kata indria, dan kata konkret. Diksi tersebut berfungsi membangun kedekatan dengan audiens, menciptakan kesan modern, memperjelas karakteristik produk, serta menghadirkan gambaran sensorik. Makna yang muncul meliputi makna leksikal, gramatikal, denotatif, dan konotatif yang memperkuat daya tarik persuasif promosi. Secara keseluruhan, pemilihan diksi terbukti menjadi strategi penting untuk meningkatkan efektivitas komunikasi promosi produk lokal di platform digital.
Literature review : Terapi Non-Farmakologi Terhadap Proses Pemulihan dan Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Pasca Tindakan Bedah Sectio Caesarea Nikita, Marshanda; Damayanti, Ervina; Junando, Mirza; Soleha, Tri Umiana
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.864

Abstract

Sectio caesarea atau bedah caesar merupakan tindakan bedah mayor yang dilakukan untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Meskipun efektif secara medis, prosedur ini dapat menimbulkan nyeri khususnya pada pasca operasi sehingga berdampak terhadap kenyamanan, kondisi psikologis, dan proses pemulihan pasien. Manajemen nyeri pasca tindakan bedah caesar dapat dilakukan dengan pendekatan farmakologis daan non-farmakologi. Hasil telaah ini disusun dalam bentuk literature  review yang bertujuan untuk menggambarkan berbagai jenis terapi non-farmakologi yang efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan membantu dalam proses pemulihan pada pasien pasca tindakan bedah caesar. Penelusuran literature  review dilakukan dengan cara menelaah, mengidentifikasi dan menganalisis berbagai literature  yang relevan dengan terapi non-farmakologis pada pasien bedah caesar berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil telaah literature  review ditemukan bahwa terapi non-farmakologis dengan teknik autogenic, relaksasi pernafasan, terapi musik, pijat kaki, aromaterapi dan relaksasi genggam jari mampu menurunkan skala nyeri dari kategori sedang (skala 5-7) menjadi kategori ringan (skala 2-3). Hal ini dapat disimpulkan bahwa terapi non-farmakologis terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien.
Co-Authors Afriyani Afriyani, Afriyani Afriyani, Afriyani ani Agustin, Rossi Rahma Nabilla Ambarwati, Endah Andrifianie, Femmy Anjelika, Shilpana Arif, Ahmad Fauzan Arif, Muhammad Farhan Asep Sukohar Atmaja, Ghozi Purna Aufa Nurrohmah, Anna Avianta, Adam Purnama Ayu Wahyuni Basanti, Angelica Asmara Callista, Eugenia Djamilu, Berneta Rendiana Dwi, Farah Farhana, Lubna Fauzi Ahmad Muda Febriana, Triana Febyolla, Citra Lucky Firdaus, Wahyu Alfath Habib, Farid Alif Hardiansyah, Ridwan Heni Herawati Ihsanti Dwi Rahayu Ika Nurrahma, Avinta Ikhsan, Muhammad Ali Irena Novarlia Januaristy, Gracia Rescuefa Jausal, Anisa Nuraisa Jayanthi , Sri Junando, Mirza Kamilah, Nalisa Rifqi Khusna, Tira Masyita Kirana, Salva Wahda Kirana, Shela Sandra Laksana, Bayu Lathifah, Dina Silmi Maghfira Napu, Della Marcellia, Selvi Mathori, Muhammad Melly Elvira Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Maulana Mutiara, Sephia Aruma Nadiya Widda Mawaddah Nadly, Alan Arindo Natanael, Jessica Nikita, Marshanda Nirmala, Vivi Noviyanti, Astrie Nur Firmansyah, Ludfi Nurrahma, Avinta Ika Nuryanti, Eva Oktafany, Oktafany Oman Sukirman, Oman Panjaitan, Annisa Tamara Pardilawati, Citra Yuliyanda Pinem, Sariati Primasari Pertiwi Putri Handayani Putri, Eka Meilinda Rahma Nabilla Agustin, Rosi Rahmawati, Resi Nur Ramadhina, Farrasyifa Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Retno Wulandaru, Diah Rini Widarti Rizki Nisfi Ramdhini Rohmah, Emilia Ainur Rosa, Emantis Santika, Mesi Septiani, Linda Siraj, Sultan Rafi Muhannad Sitanggang, Grety Thessalonica Sofyan Musyabiq Wijaya Sopiyah, Evi Suri, Nurma Suryadi Islami Tri Umiana Soleha Triyandi, Ramadhan Ujiati Cahyaningsih Vanadis, Zifa Aisha Vestinaliyou, Nanda Wardhana, M. Fitra Wijaya, Komang Tereza Tri Wildan Nurhidayat Yustina Yustina