Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DAKWAH ISLAM USTAZ MUHAMMAD NUZUL DZIKRI Wakidah, Anisa; Nugroho, Miftah
Nuansa Indonesia Vol 25, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i1.81760

Abstract

Penelitian ini membahas tindak tutur direktif dalam dakwah Islam Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan realisasi tindak tutur direktif dalam dakwah Islam Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bersifat deskriptif. Data yang dikaji pada penelitian ini merupakan tuturan Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri yang mengandung tindak tutur direktif. Sumber data diperoleh dari video kajian Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri yang diunggah pada beberapa kanal Youtube. Pada penelitian ini, data diperoleh menggunakan metode simak dengan teknik catat. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis kontekstual. Pada penelitian ini, analisis data dilakukan dengan menggunakan teori tindak tutur direktif Searle dan Vanderveken. Berdasarkan analisis data, ditemukan 7 jenis tindak tutur direktif yang dilakukan Ustaz Muhammad Nuzul Dziki, yaitu menyuruh, memperingatkan, melarang, bertanya, mengizinkan, memberi nasihat, dan berdoa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil berupa faktor kedudukan sosial penutur memengaruhi jenis tindak tutur direktif yang digunakan.Kata kunci: tindak tutur, tindak tutur direktif, dakwah Islam
STRATEGI KETIDAKSANTUNAN DALAM ACARA GELAR WICARA TONIGHT SHOW DI NET TV Anisa, Anne; Nugroho, Miftah
Nuansa Indonesia Vol 25, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i1.81755

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah strategi ketidaksantunan dalam acara gelar wicara Tonight Show di NET TV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi ketidaksantunan dalam acara gelar wicara Tonight Show di NET TV. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung strategi ketidaksantunan. Adapun sumber data yaitu acara Tonight Show di NET TV yang diunduh melalui kanal Youtube TonightShowNet. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik unduh dan catat. Kemudian, data dianalisis menggunakan metode analisis kontekstual dan disajikan dengan metode informal. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa terdapat tiga strategi ketidaksantunan dalam acara gelar wicara Tonight Show, yaitu (1) ketidaksantunan positif yang meliputi lima substrategi, yakni mengabaikan orang lain, membantah, menunjukkan rasa ketidaktertarikan, menggunakan sebutan yang tidak pantas, dan membuat orang lain merasa tidak nyaman dengan bahasa yang digunakan, (2) ketidaksantunan negatif yang meliputi lima substrategi, yakni menakut-nakuti, mengejek dan menyalahkan orang lain, menghina orang lain, meremehkan orang lain, dan melanggar ruang pribadi, dan (3) kesantunan semu.Kata kunci: Ketidaksantunan, Strategi Ketidaksantunan, Pragmatik, Tonight Show
Terminologi Makna Verba Tidur Dalam Bahasa Jawa Suroboyoan: Konseptual Makna Leksikal Khoirunnisa, Krismonika; Sumarlam, Sumarlam; Nugroho, Miftah
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 8, No 1 (2024): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v8i1.85508

Abstract

Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa komunikasi di masyarakat Jawa. Seiring berjalannya waktu, bahasa Jawa mengalami perubahan makna dengan berbagai konteks yang menyertainya. Oleh karena itu, bahasa Jawa sedikit banyak membutuhkan pemerincian makna agar tidak terjadi tumpang tindih. Penelitian ini berfokus pada kajian medan makna dengan menganalisis leksem “Tidur” dalam bahasa Jawa Suroboyoan. Penelitian ini berupaya untuk menemukan karakter dan macam medan makna apa saja yang terdapat dalam leksem tersebut. Dengan memanfaatkan teori analisis komponen makna, penelitian ini juga diupayakan untuk mengklasifikasikan komponen yang masih saling berhubungan serta mencari perbedaan signifikannya. Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu (1) mendeskripsikan modifikasi medan makna tidur dalam bahasa Jawa Suroboyoan dan (2) mendeskripsikan persamaan dan perbedaan modifikasi medan makna tidur dalam bahasa Jawa Suroboyoan. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Metode penyediaan data pada penelitian ini adalah baca-catat (baca-markah) yang didapat dari bausastra dan angket dari informan sebagai data pemerlengkapnya (crosscheck temuan). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis komponen makna. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menemukan sedikit banyak perbedaan leksem “Tidur” dalam bahasa Jawa Suroboyoan dari berbagai komponen, sehingga dapat diklasifikasikan secara rinci.
Co-Authors Amanda, Putri Amatullah, Atikah Anggraini, Melina Anisa, Anne Anita Rahayu Ans, A’idah Husna Luthfiyyah Astuti*, Agil Mila Tri Astuti, Hanis Tri Ayu, Nabila Naura Azzahra, Azalea Azzahra, Kania Difia Bakdal Ginanjar Bhrata, Pramudya Dhana Carelino, Alexander Fanky Djatmika Djatmika Djatmika, Djatmika Dwi Purnanto, Dwi Dwi Susanto Eka Rahmawati, Pradita Aprilia Fadillah, Dyah Nur Febriyanti, Nur Aini Fitria, Ringga Nur Hidayati, Mardliyyah Jaya, Mido Mashela Khoironi, Haris Khoirunnisa, Krismonika Kifaya, Kinanti Nadia Kristiyani, Marcella Wahyu Kulsum*, Lastunna Umi Lestari, Clarisma Avistha LUKMAN, LUKMAN Lutfiana, Aufa Daffa Maharani, Tiara Eka Maharani, Winda Aprilia Mahbub, Moh. Tarojjil Mardiyani, Mei Lestari Maulitania, Adelia Nosita, Rohmah Tri Novianto, Muhammad Akhbar Nugraheni, Retno P, Putri Amalia Dwi Pitriyanti, Pitriyanti Pribalisty, Nesa Aureola Puspitasari, Niken Dwi Putra, Gagas Roskadasya Indra Putri S., Hanifah Yulia Putri, Ananta Arabella Andhika Putri, Jemima Jannah Darla Putri, Nabila Destya Rahman, Zakyah Eka Rajwa, Aliifa Khoiru Rijandra, Rifqi Fawwaz Rosidah, Khotimatul Rustan, Megawati Salsabiila, Fardha Yoedya Sawardi, F.X. Siti Latifah Solehah, Diya Ayu Sumarlam Sumarlam, Sumarlam Suparnoputeri, Bellawati Syukri, Hanifullah Tarjana, Sri Samiati Tsaniah, Alviana Dewi Ulhaq, Fadhiil Dhiya Wahyuningtyas, Wahyuningtyas Wakidah, Anisa Wati, Rianna Widyastuti, Chattri S Widyastuti, Hesti Yosani, Yosephine Marrietta Ardhya Yuliana, Arum Yunita, Tria Yustanto, Henry Zihan, Ahmad Khawarizmy