Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Contribution of Islamic Boarding School Education in Forming Students into a Multicultural Society Januar, Januar; Hussin, Md Noor Bin; Hadini, Hadini
Al-Hashif: Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): September
Publisher : Institute of Research and Community Service STAI Yayasan Tarbiyah Islamiyah Kota Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out about the role of Islamic boarding schools in Islamic education, the multicultural education approach at the Baituridwan Islamic boarding school, multicultural education, and the integration of religious tolerance, as well as contributions to the formation of a tolerant Islamic society. The research method used in this study is a qualitative approach. Data collection techniques include in-depth interviews, document content analysis, and the use of questionnaires. The results of this research show that the role of Islamic boarding schools in Islamic education, namely providing formal education in Islamic religious studies, also promotes values such as noble morals, discipline, and devotion to religion. The multicultural education approach at the Baituridwan Islamic boarding school is based on the principle of respect for cultural diversity and provides a deep understanding of the values of multiculturalism, teaching them to respect the religions that exist in society. Multicultural education and the integration of religious tolerance, namely encouraging students to respect cultural and religious differences, they are taught to respect the practices and beliefs of other religions. The contribution to the formation of a tolerant Islamic society is creating a deep understanding of the values of pluralism and tolerance, overcoming prejudice and stereotypes towards other religions.
Upaya Pembinaan Karakter Religius Peserta Didik di SMPN 3 Ampek Angkek Kabupaten Agam Warohmah, Siti Nurlaila; Januar, Januar; Nurlina , Selfatima
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 1 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.352 KB) | DOI: 10.31004/irje.v3i1.351

Abstract

Era 5.0, which is an era of progress in information and communication technology in the era of theindustrial revolution, demands a culture not only of society but also students who integrate technology in their lives. in the case of Islamic Education, of course, it has experienced many impacts, both positively and negatively, one of the impacts is the emergence of new problems that will be faced, for example, the character of students who are already quite low from existing standards in accordance with the teachingsof Islam itself, it is necessary to change in order to produce a generation that is not only able to adapt to technology but can realize an advanced Islamic civilization. The purpose of this study was to look at efforts to foster the religious character of students at SMP N 3 Ampek Angkek, with this activity in fostering the religious character of students in life that reflects good behavior, besides that the existence of character education with religious values shapes the positive behavior of participants educate them to be honest, polite, respectful and appreciative. In this case the researcher uses a type of qualitative research with descriptive methods. The results of this study are efforts to build character with the religious values of students so that they have a Quranic soul and become students who have good character both in the school environment and when they are in the community environment.
Belajar Matematika dalam Perspektif Islam Imamuddin, M.; Isnaniah, Isnaniah; Januar, Januar; Hadini, Hadini; Andryadi, Andryadi; M., Zaharuddin; Susanti, Weti
Kaunia: Integration and Interconnection Islam and Science Journal Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/kaunia.5333

Abstract

This study examines the importance of learning mathematics from an Islamic perspective, arguing thatthis discipline is not only a cognitive tool, but also a spiritual means of understanding the greatness ofAllah SWT. In Islam, mathematics has a unique position as the Qur’an implicitly refers to order, balanceand careful calculation in the creation of the universe, as seen in the movement of celestial bodies or thedivision of inheritance. Hadiths of the Prophet Muhammad also encourage the pursuit of knowledge andthe use of reason, which broadly includes the study of mathematics as a foundation for the advancementof science. Through the library research method, the researcher collected and analyzed various literaturesources, including journal articles, academic books, books of tafsir, and Hadith, both in digital and printformats. To ensure validity and depth of analysis, the researcher applied data triangulation, comparing andconfirming findings from various sources. The results of the analysis show that learning mathematics canfoster tafakur (contemplation) and tadabbur (deep appreciation) of Allah’s creation, thus increasing faith andpiety. The study concludes that mathematics, from an Islamic perspective, is a way to uncover the secrets ofthe universe and witness the signs of divine power, making it a worshipful activity with a spiritual dimension.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter pada Pembelajaran PAI di UPT SMP Negeri 1 X Koto Kabupaten Tanah Datar Putri, Marisa Ardila; Deswalantri, Deswalantri; Januar, Januar; Alimir, Alimir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter adalah sebagai usaha buat mendidik anak-anak agar dapat mengambil keputusan dengan bijak dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang positif kepada lingkungannya. Maksud dari penelitian ini adalah agar tahu bagaimana Nilai-nilai pendidikan karakter pada pembembelajaran PAI dan apa saja kendala yang ditemui dalam penerapan nilai-nilai pendidikan karakter di UPT SMP NEGERI 1 X KOTO. Penelitian ini bertujuan buat 1) buat mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter pada pembelajaran PAI di UPT SMP NEGERI 1 X KOTO 2) buat mengetahui kendala dalam yang ditemukan dalam nilai-nilai pendidikan karakter pada pembelajaran PAI di UPT SMP Negeri 1 X Koto. Adapun jenis penelitian dalam mengumpulkan data yang penulis lakukan ialah penelitian kualitatif dengan cara mengumpulkan beberapa sumber data dengan langkah observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik analisa data menggunakan reduksi data, display data dan kesimpulan. Berlandasan hasil akhir penelitian tentang pendidikan karakter di UPT SMP Negeri 1 X Koto. pelaksanaan nilai-nilai pendidikan karakter terdapat 4 bagian yang penulis uraikan : 1) karakter disiplin 2) karakter jujur, 3) karakter mandiri, 4) karakter tanggung jawab. sudah berjalan dengan cukup baik, karna masih ada karakter yang belum tercapai dengan maksimal, dimana masih terjadi pelanggaran oleh peserta didik dalam pendidikan karakter ini. guru PAI telah membimbing dan mengarahkan peserta didik buat menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter Kendala dalam nilai-nilai pendidikan karakter di UPT SMP Negeri 1 X Koto adalah lingkungan Masyarakat sekitar sekolah, dan lingkungan tempat tempat tinggal siswa.
Hubungan Pendidikan Dengan Stratifikasi Sosial Di Nagari Pakan Sinayan Kec. Banuhampu Kab. Agam Dona, Rahma; Putri, Lidia; Kamal, Muhiddinur; Januar, Januar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sumber utama stratifikasi sosial adalah pendidikan. Sebagaimana melalui pendidikan yang sudah jelas, mengembangkan potensi, fungsi dan tujuan yang dapat menjadikan siswa menjadi dewasa, atau mengenali diri dan pendidikannya yang akan menjadi alat untuk meningkatkan status sosial dalam masyarakat. Oleh karena itu peneliti berupaya memaparkan hasil riset tentang bagaimana hubungan pendidikan dengan stratifikasi sosial serta dampak pendidikan terhadap masyarakat khususnya di nagari Pakan Sinayan jorong Ladang Lungguak Batu Kec. Banuhampu Kab. Agam. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan deskriptif dalam studi penelitian lapangan. Hasil penelitian yang penulis dapatkan setelah melakukan penelitian bahwa hubungan pendidikan dengan stratifikasi sosial dilihat dari aspek segi kekayaan, kehormatan, kekuasaan dan ilmu pengetahuan yaitu pendidikan dianggap sebagai alat untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan seseorang yang memberikan peluang ekonomi lebih baik, pendidikan juga dapat memperkuat posisi seseorang dalam masyarakat dalam masyarakat, politik dan organisasi. Pendidikan dan kehormatan masyarakat sering memberikan penghormatan kepada individu yang terdidik karena mereka dianggap memiliki kemampuan intelektual dan moral yang lebih tinggi. Selanjutnya hubungan pendidikan dengan ilmu pengetahuan dalam masyarakat adalah pondasi utama untuk mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di nagari Pakan Sinayan Kec.Banuhampu Kab. Agam. Jadi dapat disimpulkan bahwa hubungan pendidikan dengan stratifikasi sosial bagi masyarakat di nagari Pakan Sinayan Kec. Banuhampu Kab. Agam. adalah sebagai alat utama untuk memberdayakan individu, menciptakan perubahan sosial yang akan mempengaruhi aspek ekonomi, sosial, politik dan intelektual dalam masyarakat.
Al-Qur'an sebagai Landasan Pendidikan Inklusif: Sebuah Kajian Sosiologis Pendidikan Agama Islam Fajri, Nurul; Halomoan Ritonga, Cipto; Kamal, Muhiddinur; Januar, Januar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pandangan dan sikap Alquran terhadap inklusi. Kajian dilakukan dengan menelusuri ayat-ayat yang berkaitan dengan inklusi, kemudian menghubungkannya dengan kondisi sosial saat ini. Meskipun Alquran menekankan pentingnya kesetaraan dan keragaman, respons umat Islam terhadap inklusi dapat bervariasi tergantung pada sudut pandang mereka serta konteks sosial yang melingkupinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan ini dipilih karena fokus penelitian adalah pada kajian teks Alquran serta konteks sosial yang relevan dengan inklusi dalam pendidikan. Penelitian ini juga berupaya mengungkap pesan-pesan sosial tersirat dalam Alquran mengenai inklusi, sehingga relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masa kini.
Perencanaan Keuangan yang Efektif untuk Menjamin Keberlangsungan Lembaga Pendidikan Islam Yusrawati, Yusrawati; Januar, Januar
Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-marsus.v2i2.8839

Abstract

Abstrak Lembaga pendidikan Islam sering menghadapi tantangan terkait perencanaan dan pengelolaan keuangan karena belum semua lembaga pendidikan dapat membuat analisis kebutuhan. Selain itu, sulitnya membagi  anggaran yang tersedia karena terbatasnya anggaran yang ada serta belum melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber, prinsip-prinsip pengelolaan keuangan, langkah-langkah perencanaan keuangan, dan manfaat perencanaan keuangan yang efektif bagi lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah library research, data dianalisis dengan mengumpulkan berbagai informasi dari buku, jurnal, dan sumber lain yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  sumber dana yang dapat digunakan yaitu dana BOS, iuran komite, dan sumber lainnya. Lembaga pendidikan Islam dapat memanfaatkan waqaf sebagai sumber pendanaan pendidikannya. Terdapat lima prinsip pengelolaan dana pendidikan yaitu prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Langkah dalam perencanaan keuangan yaitu memetakan tujuan, menganalisis kebutuhan, menyusun anggaran, melakukan monitoring secara berkala, dan melibatkan semua. Perencanaan keuangan bermanfaat untuk memastikan ketersediaan dana bagi kebutuhan utama, pengelolaan anggaran yang transparan, dan akuntabel, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong partisipasi lebih besar dalam mendukung program pendidikan yang berkelanjutan, serta memperkuat kontribusi dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik dan moral.   Abstract Islamic educational institutions often face challenges related to financial planning and management because not all educational institutions can carry out needs analysis. Apart from that, it is difficult to divide the available budget due to the limited existing budget and not involving various interested parties. This research aims to determine the sources, principles of financial management, financial planning steps, and the benefits of effective financial planning for Islamic educational institutions. The method used is library research, Data is analyzed by collecting various information from books, journals and other trusted sources. The research results show that the sources of funds that can be used are BOS funds, committee fees and other sources. Islamic educational institutions can utilize waqf as a source of funding for their education. There are five principles for managing education funds, namely the principles of justice, efficiency, transparency and accountability. The steps in financial planning are mapping goals, analyzing needs, preparing a budget, carrying out regular monitoring, and involving everyone. Financial planning is useful for ensuring the availability of funds for primary needs, transparent and accountable budget management, thereby increasing public trust and encouraging greater participation in supporting sustainable education programs, as well as strengthening contributions in producing a generation that is academically and morally superior.
Exploration of Spirituality in Islamic Education: Perspectives on Gender Equality and Minority Rights Januar, Januar; Rahmi, Alfi
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol. 8 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/humanisma.v8i1.8286

Abstract

This research aims to explore the exploration of spirituality, gender equality, minority rights in the context of Islamic education, and the integration of spirituality. This research uses a qualitative approach, and data collection techniques, namely interviews and document analysis. Qualitative data was analyzed using a thematic analysis approach by triangulating the data to increase validity. The research results show that the role of spirituality in education is the main pillar in forming a holistic individual. The integration of spiritual values in the curriculum forms students who are academically intelligent and morally responsible. Spirituality gives rise to empathy, tolerance, and justice, forming the basis of positive character. Spirituality-based Islamic education guides students to understand themselves and their environment in depth. Gender equality challenges involve unequal access and gender-based violence. Women's involvement in decision-making needs to be increased. Public awareness and policy support are key to creating a just society. Gender equality initiatives in Islamic education emphasize equal access and the development of social skills. Identification of minority rights demands recognition of language, culture, and protection of fundamental rights. Steps towards inclusive education include awareness, policy changes, human resource development, parental involvement, and continuous evaluation. The integration of spirituality, gender equality, and minority rights creates an inclusive and holistic system, empowering all learners. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksplorasi spiritualitas, kesetaraan gender, hak minoritas dalam konteks pendidikan Islam, dan integrasi spiritualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data, yaitu wawancara dan analisis dokumen. Data kualitatif dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik dengan melakukan triangulasi data untuk meningkatkan validitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran spiritualitas dalam pendidikan menjadi pilar utama membentuk individu holistik. Integrasi nilai-nilai spiritual dalam kurikulum membentuk siswa cerdas secara akademis dan bertanggung jawab moral. Spiritualitas memunculkan empati, toleransi, dan keadilan, membentuk dasar karakter positif. Pendidikan Islam berbasis spiritualitas memandu siswa memahami diri dan lingkungan secara mendalam. Tantangan kesetaraan gender melibatkan ketidaksetaraan akses dan kekerasan berbasis gender. Keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan perlu ditingkatkan. Kesadaran masyarakat dan dukungan kebijakan kunci dalam menciptakan masyarakat adil. Inisiatif kesetaraan gender dalam pendidikan Islam menekankan akses setara dan pengembangan keterampilan sosial. Identifikasi hak minoritas menuntut pengakuan bahasa, budaya, dan perlindungan hak fundamental. Langkah menuju pendidikan inklusif mencakup kesadaran, perubahan kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, keterlibatan orang tua, dan evaluasi terus-menerus. Integrasi spiritualitas, kesetaraan gender, dan hak minoritas menciptakan sistem inklusif dan holistik, memberdayakan semua peserta didik.
Urgensi Pendidikan Multikultural : Tinjauan Pengembangan Sikap Toleransi Santri di Pondok Pesantren Gobah V Surau Yanti, Rahma; Dafirsam, Dafirsam; Kamal, Muhiddinur; Januar, Januar
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 3 November 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i3.2207

Abstract

Pondok Pesantren dapat dijadikan sebagai altenatif dalam mentransformasikan nilai-nilai multikultural. Hal ini dikarenakan Pondok Pesantren memiliki semangat persaudaraan (ukhuwah) dalam interaksi. Kehidupan di Pesantren diliputi suasana persaudaraan yang akrab dengan jalinan perasaan keagamaan. Tidak ada penyekat yang memisahkan antara warga pesantren, walaupun mereka berbeda aliran, baik politik, sosial, dan ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Gobah V Surau. Penelitian ini menggunakan metode kualitataif deskriptif yang objek penelitiannya yaitu santri dan guru Pondok Pesantren Gobah V Surau. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk memudahkan penulis menyaring ide pokok dari berbagai sumber yang ada untuk dinarasikan kedalam fokus kajian. Hasil temuan dalam artikel ini yakni: (1)Urgensi Pendidikan Multikultural, (2)Pengembangan sikap Toleransi di Pondok Pesantren, (3)Nilai-nilai Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren, (4)Proses pembelajaran Multikultural di Pondok Pesantren.
Implementation of Syekh Muhammad Djamil Jahos Islamic Education Perspective through Adat and Syara Interaction Januar, Januar
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2022): July - December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v6i2.6138

Abstract

This study aims to reveal the application of Islamic education from the perspective of Sheikh Muhammad Jamil Jaho through the interaction of adat and syara. The method used in research is content analysis, with the steps of having a general idea about the research topic, looking for supporting information, clarifying the focus (expanding or narrowing and organizing reading), searching for and finding the material needed, re-organizing and making research notes (at best central), reviewing and re-enriching reading material, re-organizing material or notes and starting to write. The research results show that applying Islamic education from the perspective of Syekh Muhammad Djamil Jaho through the teraction of adat and syara is developed through three values: adat and syara values, national values, and cultural values. The three elements of value are essential points in the affinity of custom and syara of Syekh Muhammad Jamil Jaho, each of which is related and cannot be separated in Minangkabau society, the interaction between religious values, national values and traditional values,which always interact with each other, mediates between one with another. The affinity of adat and syara is also inseparable from the authority holders of adat and syara values, in its development, it has experienced very problematic developments in terms of terminological definitions and implementation.