Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE QIRO’ATI DALAM PEMBELAJARAN AL QUR’AN DI KELAS XI SMAN 1 NANSABARIS KABUPATEN PADANG PARIAMAN Dynanti , Putri; Khairuddin, Khairuddin; Alimir , Alimir; Januar, Januar
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to describe all matters related to the implementation of the Qiro'ati method in learning the Qur'an in class XI SMAN 1 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman, both the use of the Qiroati method and the factors that hinder and support learning the Qur'an using the Qiro' method. The research method used is a qualitative descriptive method that describes events that occur in the field or research that tries to reveal and describe a phenomenon or event that is developing at this time. This research is descriptive qualitative in the form of written or spoken words from people and observed behavior. The data collection technique used is observation, which is a data collection technique by observing. Interview is a data collection technique through question and answer process, both oral and written. Documentation is a way of collecting data through written remains, archives, and books related to research. The results showed that the application of the qiro'ati method in learning the Qur'an in class XI SMAN 1 Nansabaris, Padang Pariaman Regency, the steps taken included planning, implementation and evaluation. Al-Qur'an learning strategies that are used individual classics and read-see classics.
HUBUNGAN METODE QUDWAH (KETELADANAN) DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMP N 7 BUKITTINGGI Sadri , Milda; Supriadi, Supriadi; Januar, Januar; Khairuddin, Khairuddin
EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research Vol. 4 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research is prompted by a number of issues that have been seen, including the persistence of issues with lost property, peer bullying, and the use of derogatory language by students. The goal of this study was to ascertain the significance of the connection between SMP N 7 Bukittinggi's Qudwah technique (exemplary) and the development of student character. This study is a quantitative correlational study. For this investigation, a sample of up to 35 students was selected using proportionate random sampling. The research tool in this study was a questionnaire. The Pearson Product Moment Hypothesis Test with sig. (2-tailed) 0.877 and greater than 0.05, where Ha is rejected and H0 is accepted, is used in the analysis findings technique. Therefore, it can be said that there is very low relationship.
Komparatif Hasil Belajar Siswa Menggunakan Metode Tanya Jawab & Diskusi Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII di MTs Al-Ihsan Pegambiran Pasaman Barat Wahyuni, Ira; Aprison, Wedra; Januar, Januar; Karim, Hamdi Abdul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini dilatarbelakangi oleh terdapatnya desakan pada guru buat bisa memakai tata cara penataran yang bermacam- macam disamping itu hasil berlatih anak didik belum maksimum memakai tata cara dialog yang diaplikasikan oleh guru, alhasil dengan sedemikian itu dapat mempengaruhi ke dalam hasil berlatih partisipan ajar jadi turun, bersumber pada kasus itu hingga butuh terdapatnya usaha buat hasil berlatih partisipan ajar dengan mempraktikkan tata cara penataran dialog. Riset ini bermaksud buat mengenali hasil berlatih Kepercayaan Adab anak didik kategori VIII di MTS Al- Ihsan Pegambiran Pasaman Barat memakai tata cara dialog lebih bagus dari tata cara pertanyaan jawab. Riset ini ialah riset kuantitatif dengan tata cara quasy penelitian ataupun penelitian. Ada pula konsep yang dipakai The Static Group Comparison ataupun Randomized Control Group Only Design. Populasi pada riset ini merupakan anak didik kategori VIII Mts Al- Ihsan Pegambiran Pasaman Barat sebesar 125 anak didik, sebaliknya ilustrasi didapat dari metode random sampling serta tersaring kategori VIII 3 selaku kategori penelitian serta VIII 4 selaku kategori pengawasan. Riset ini dari 2 elastis ialah tata cara dialog serta pertanyaan jawab( x) selaku elastis leluasa serta hasil berlatih anak didik( Y) selaku elastis terikat. Metode pengumpulan informasi yang dipakai merupakan uji berupa opsi dobel sebesar 15 buah pertanyaan. Analisa informasi yang dipakai merupakan percobaan paired sederhana t- test. Hasil riset membuktikan kalau ada hasil berlatih Kepercayaan Adab anak didik kategori VIII di MTS Al- Ihsan Pegambiran Pasaman Barat memakai tata cara dialog lebih bagus dari tata cara pertanyaan jawab. Perihal itu diamati dari angka penting 0, 000 lebih kecil dari 0, 05. Serta pula memandang angka pada umumnya kategori penelitian sebesar 81, 30769 serta buat pada umumnya kategori pengawasan didapat 70, 42857. Bersumber pada hasil diatas bisa disimpulkan kalau kategori yang mempraktikkan tata cara dialog mempunyai pada umumnya yang lebih besar bila dibanding dengan angka pada umumnya kategori yang mempraktikkan tata cara pertanyaan jawab.
Symbolic Interaction between Teachers and Students in Fostering Effective Classroom Learning Amelia, Rita; Misrawita, Misrawita; Januar, Januar
El-Rusyd Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v10i2.423

Abstract

This study aims to examine the concept of symbolic interaction between teachers and students in the classroom learning process. The meaning of symbols in the context of education plays an important role in forming harmonious social relationships, increasing learning motivation, and strengthening students' self-identity. Teachers are seen not only as conveyors of knowledge, but also as social actors who create symbolic meanings that influence students' behavior and perceptions of the learning process. Symbolic interaction in the classroom occurs not only through verbal communication but also through nonverbal symbols, emphasizing the important role of technology and digital media in changing patterns of symbolic interaction in modern classrooms that present new symbols such as emojis, visual icons, and other forms of digital representation that also influence social meaning in learning. The study was conducted through an analysis of classical and contemporary literature relevant to symbolic interactionism theory, particularly the works of George Herbert Mead and Herbert Blumer, using a qualitative approach and library research methods. The main focus of this study is to analyze how symbols, meanings, and social communication processes between teachers and students contribute to the formation of meaningful learning experiences. The implications of this study can form the basis for the development of symbolic communication-based learning strategies that are adaptive to current social and educational technology changes. Overall, this study emphasizes that understanding symbolic interactions in learning is key to building effective, participatory, and humanistic educational communication.
Implementasi Kurikukulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Islam Al Ishlah Kota Bukittinggi Lara, Gita Gusti; Ilmi, Darul; Januar, Januar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37050

Abstract

Penulisan skripsi ini di latar belakangi oleh Latar belakang Banyak faktor dan pertimbangan yang terlibat dalam penerapan kurikulum mandiri dalam pendidikan agama Islam. Pertama, kursus yang membebaskan peserta yang dibesarkan untuk mengembangkan kreativitasnya dapat memotivasi mereka secara intrinsik. Dalam konteks pendidikan Agama Islam, ini berarti peserta didik akan lebih termotivasi untuk mempelajari dan memahami ajaran Islam dengan cara yang kreatif dan relevan dengan konteks kehidupan mereka penelitian mempengaruhi praktik pengajaran ,keterlibatan siswa dan lingkungan sekitarnya. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat suatu gambar atau deskripsi obyektif terhadap suatu keadaan, pengumpulancatatandilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada kepala sekolah dan siswa, observasi berupa observasi di lapangan sambil melakukan observasi. dokumentasi berupa foto kegiatan, absensi dan arsip lainnya bila diperlukan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti tentang implementasi kurikulum mandiri dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SMA ISLAM AL Ishlah Kota Bukittinggi dapat disimpulkan bahwa bentuk perencanaan implementasi dan evaluasi pada saat proses pembelajaran adalah penelitian. Berkaitan dengan penerapan kurikulum mandiri dalam pembelajaran PAI. Setelah membekali konsep kurikulum belajar mandiri, maka dilakukan perencanaan kurikulum belajar mandiri yang akan diterapkan di kelas. Bentuk perencanaan implementasi kurikulum belajar mandiri dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar adalah dengan membuat suatu rencana kurikulum belajar mandiri yang unik. perencanaan. Melaksanakan kurikulum mandiri, termasuk menyiapkan kurikulum operasional unit pengajaran dan merencanakan tujuan penelitian dan pengajaran. Penerapan Kurikulum Pembelajaran Mandiri Ada tiga langkah dalam menerapkan kurikulum pembelajaran mandiri: 1. Pendahuluan. Langkah Pertama bagi Guru untuk Memulai Pembelajaran 2. Implementasi Langkah pertama dalam mengimplementasikan pembelajaran PAI di kelas adalah menguji prototipe. mlearning, yaitu evaluasi pembelajaran PAI di SMA Islam Al-Ishra Bukittinggi. Digunakan oleh guru dalam bentukmengimplementasikan pendidikan agama Islam di kelas adalah menguji coba prototipe. Pembelajaran yaitu Pembelajaran Terbuka dalam Pembelajaran PAI di SMA Islam Al Ishlah Bukittinggi Penilaian pembelajaran dalam pembelajaran PAI yang digunakan guru berupa penilaian formatif dan sumatif
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Daya Tarik Wisatawan di Desa Wisata Kuliner Sanjai Bukittinggi Cantikamila, Rahmadillah; Januar, Januar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37916

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis explanatory dengan populasi 410 pengikut Instagram @pokdarwissanjai dan sampel 100 responden menggunakan probability sampling (rumus Slovin, margin error 6,4%). Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS melalui analisis deskriptif dan inferensial. Hasil regresi menunjukkan nilai signifikansi 0,268 (>0,05), R sebesar 0,382, dan R² sebesar 0,146, yang berarti pengaruh Instagram terhadap daya tarik wisatawan hanya 14,6% dan tergolong rendah. Nilai F sebesar 1,242 juga menunjukkan model tidak signifikan. Uji asumsi klasik menunjukkan tidak terjadi multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Kesimpulannya, Instagram @pokdarwissanjai tidak berpengaruh terhadap minat berkunjung ke Desa Wisata Kuliner Sanjai.
Analisis Tanggung Jawab Pemerintah, Sekolah dan Orangtua dalam Penyelenggraan Pendidikan: Studi Kasus di SMA Pertiwi 1 Padang Yolanda, Mardivta; Salsabila, Ayunda; Januar, Januar
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 2 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tanggung jawab pemerintah, sekolah, dan orang tua dalam penyelenggaraan pendidikan di SMA Pertiwi 1 Padang, serta bagaimana sinergi di antara ketiga pihak tersebut dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru, orang tua siswa, dan pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Padang. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah berperan dalam pembinaan, pengawasan, dan penyediaan regulasi pendidikan; sekolah bertanggung jawab dalam pelaksanaan pembelajaran, manajemen kurikulum, dan pembinaan karakter; sedangkan orang tua berperan dalam pengawasan belajar di rumah serta dukungan moral dan material. Sinergi yang terjalin di antara ketiga pihak menciptakan sistem pendidikan yang kolaboratif dan berorientasi pada peningkatan mutu, meskipun masih terdapat kendala komunikasi dan keterbatasan partisipasi sebagian orang tua. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kemitraan tripusat pendidikan sebagai strategi peningkatan kualitas pendidikan berkelanjutan.
The effect of spiritual well-being on career anxiety among students Rahmi, Alfi; Januar, Januar; Yusra, Hannilfi; Sari , Nopi Nopita
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 7 No 1 (2026): COUNSENESIA 2026
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v7i1.6492

Abstract

Career anxiety among university students is commonly associated with external factors such as job readiness and environmental pressure. However, the role of internal aspects, particularly spiritual well-being, has not been widely explored. In fact, an individual’s ability to find meaning in life and deal with uncertainty may influence their level of anxiety. This study aims to examine the effect of spiritual well-being on career anxiety among students across different semesters. This study employed a quantitative approach with a survey design involving 230 university students. Data were collected using the Spiritual Well-Being Scale (SWBS) and the Career Anxiety Scale (CAS). The data were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, and simple linear regression. The results show a significant negative relationship between spiritual well-being and career anxiety (r = -0.300; p < 0.05). Regression analysis indicates that spiritual well-being significantly affects career anxiety, with a contribution of 9%. This means that higher levels of spiritual well-being are associated with lower levels of career anxiety. These findings suggest that spiritual well-being plays a role as an internal factor in helping students manage career anxiety. Therefore, strengthening internal aspects, including meaning in life and psychological balance, is important in student development and counseling practices