Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Sebagai Upaya Mendidik Kedisiplinan Siswa Sari, Nila; Januar, Januar; Anizar, Anizar
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2023): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.112 KB) | DOI: 10.56248/educativo.v2i1.107

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi pembelajaran akhidah akhlak sebagai upaya mendidik kedisiplinan siswa di MTsS Ainul Yaqin Batagak Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan kelas (PTK). Tujuannya adalah untuk menjadikan siswa disiplin dalam segi pembelajaran terutama dalam mata pelajaran Akhidah Akhlak. Tidak hanya itu siswa juga dituntut untuk mentaatai atauran, Sehingga dengan begitu terciptalah siswa yang disiplin, berilmu, dan berakhlakul karimah. Teknik penggumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan: pertama, pengertian kedisiplinan, tujuan kedisiplinan, maca-macam kedisiplinan dan pembelajaran akidah akhlak. Kedua implementasi pembelajaran akhidah akhlak sebagai upaya mendidik kedisiplinan siswa dengan cara: (1). guru memberikan pengarahan kepada siswa tentang pentingnya menegakkan kedisiplinana, (2). guru memberikan teladan bagi siswa dalam berakhlak baik, (3). guru memberikan nasehat kepada siswa untuk berakhlak baik, dan (4). guru memberikan sansi bagi siswa yang melanggar kedisiplinan.
Implementasi Pembiasaan Shalat Berjama’ah Dalam Membentuk Karakter Kedisiplinan Siswa Lailaturrahmawati, Lailaturrahmawati; Januar, Januar; Yusbar, Yusbar
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2023): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.555 KB) | DOI: 10.56248/educativo.v2i1.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kedisiplinan siswa terhadap Shalat berjama’ah. Shalat akan menghindarkan diri dari perbuatan keji dan mungkar serta dapat melatih diri untuk melakukan kedisiplinan. Kehidupan yang teratur terutama dalam belajar. Perilaku disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya, tetapi perlu kesadaran diri, kebiasaan dan juga adanya hukuman. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana karakter kedisiplinan siswa di SMPN 03 Sungai Pua dan bagaimana kebiasaan shalat berjam’ah di SMPN 03 Sungai Pua membentuk karakter kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan siswa pada SMPN 03 Sungai Pua dan mengetahui kebiasaan shalat berjama’ah di SMPN 03 Sungai Pua dalam membentuk karakter kedisiplinan siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif di lakukan di SMPN 03 Sungai Pua. Metode pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan Teknik analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa siswa di SMP 3 Sungai Pua cukup baik dan siswa sudah terbiasa untuk tampil shalat berjama’ah sehingga pelaksanaan shalat cukup disiplin dan masih ada juga yang tidak disiplin.
Pengaruh Tingkat Kedisiplinan Siswa Terhadap Hasil Belajar PAI Kelas VII di SMPN 6 Bukittinggi Husnania, Husnania; Supriadi, Supriadi; Afrinaldi, Afrinaldi; Januar, Januar
Indo Green Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Green 2024
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v2i1.25

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya kedisiplinan siswa-siswi Selanjutnya peneliti melihat hasil belajar PAI peserta didik masih banyak rendah dibawah KKM 75 dan hanya sedikit siswa-siswi yang tuntas. Tujuan penelitian ini adalah peneliti ingin melihat apakah ada pengaruh yag ditimbulkan dari tingkat kedisiplinan siswa terhadap hasil belajar PAI kelas VII. 1- VII. IV di SMPN 6 Bukittinggi”. Jenis penelitian yang  digunakan oleh peneliti adalah merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional Hasil dari penelitian yang telah peneliti lakukan menyimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan  antara tingkat kedisiplinan terhadap hasil belajar PAI Kelas VII.1- VII.4 di SMPN 6 Bukittinggi. Hal ini terlihat dari hasil hipotesis koefisien regresi diperoleh  siswa yang tingkat disiplinnya tinggi belum tentu mendapatkan hasil belajar yang tinggi begitupun sebaliknya, siswa yang disiplinnya rendah belum tentu hasil belajar yang diperoleh rendah.
STRATEGI KOMUNIKASI PENYULUH AGAMA ISLAM PADA PELAKSANAAN BIMBINGAN PRANIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN IV KOTO Ramadhan, Putri; Januar, Januar
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 05 (2024): September: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v3i05.1659

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi penyuluh agama Islam pada pelaksanaan bimbingan pranikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan IV Koto. Pada pelaksanaan bimbingan pranikah terdapat beberapa kendala yang menghambat keefektivan komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kunci pada penelitian ini adalah penyuluh agama Islam, sedangkan infroman pendukungnya calon pengantin dan kepala KUA. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, kesimpulan atau verifikasi. Untuk memperoleh tingkat keabsahan data, teknik yang digunakan adalah triangulasi pengamat, triangulasi data, dan menggunakan referensi yang tepat. Hasil penelitian ditemukan bahwa dalam menyusun strategi komunikasinya, penyuluh agama Islam menetapkan komunikator terlebih dahulu, kemudian menetapkan target komunikasi, menyusun pesan, menetapkan media dan saluran komunikasinya, terakhir melihat efek yang ditimbulkan setelah pesan disampaikan. Faktor pendukung strategi komunikasi penyuluh agama Islam adalah ketersediaan penyuluh agama Islam, penguasaan media dan retorika, dan sarana prasarana yang mendukung. Faktor penghambatnya yaitu lokasi KUA yang berdekatan dengan pasar, kurangnya kedisiplinan calon pengantin, durasi yang singkat, dan kesibukan calon pengantin.
Pengaruh Penerapan Ideologi Pancasila terhadap Karakter Tanggung Jawab Siswa di SDN 15 Sutijo Rizki, Arif Aulia; Ananda, Arifan; Kamal, Muhiddinur; Januar, Januar
YASIN Vol 4 No 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v4i6.4343

Abstract

This research is motivated by the problem of the low character of responsibility of students at SDN 15 Sutijo, which can be seen from the lack of discipline, punctuality, and lack of responsibility for tasks and the surrounding environment. This phenomenon reflects the urgent need to reinforce the internalization of Pancasila ideological values in education to form better student characters. The purpose of this study was to determine the effect of Pancasila ideology implementation on students' responsibility character at SDN 15 Sutijo. This study used a quantitative approach with a single group experimental research type with pretest - posttest. The population in this study were all students at SDN 15 Sutijo totaling 53 students who also became the sample in this study. Data were collected through questionnaires and analyzed using the paired sample t test. The results of this study found that the application of Pancasila ideology affects the character of student responsibility at SDN 15 Sutijo as evidenced by the results of the t test that the sig value is 0.003 <0.05 and the value of t count is 3.259> t table which is 2.007 and the value > t table which is 3.418> 2.052.
Perencanaan Keuangan yang Efektif untuk Menjamin Keberlangsungan Lembaga Pendidikan Islam Yusrawati, Yusrawati; Januar, Januar
Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-marsus.v2i2.8839

Abstract

Abstrak Lembaga pendidikan Islam sering menghadapi tantangan terkait perencanaan dan pengelolaan keuangan karena belum semua lembaga pendidikan dapat membuat analisis kebutuhan. Selain itu, sulitnya membagi  anggaran yang tersedia karena terbatasnya anggaran yang ada serta belum melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber, prinsip-prinsip pengelolaan keuangan, langkah-langkah perencanaan keuangan, dan manfaat perencanaan keuangan yang efektif bagi lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah library research, data dianalisis dengan mengumpulkan berbagai informasi dari buku, jurnal, dan sumber lain yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  sumber dana yang dapat digunakan yaitu dana BOS, iuran komite, dan sumber lainnya. Lembaga pendidikan Islam dapat memanfaatkan waqaf sebagai sumber pendanaan pendidikannya. Terdapat lima prinsip pengelolaan dana pendidikan yaitu prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Langkah dalam perencanaan keuangan yaitu memetakan tujuan, menganalisis kebutuhan, menyusun anggaran, melakukan monitoring secara berkala, dan melibatkan semua. Perencanaan keuangan bermanfaat untuk memastikan ketersediaan dana bagi kebutuhan utama, pengelolaan anggaran yang transparan, dan akuntabel, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong partisipasi lebih besar dalam mendukung program pendidikan yang berkelanjutan, serta memperkuat kontribusi dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik dan moral.   Abstract Islamic educational institutions often face challenges related to financial planning and management because not all educational institutions can carry out needs analysis. Apart from that, it is difficult to divide the available budget due to the limited existing budget and not involving various interested parties. This research aims to determine the sources, principles of financial management, financial planning steps, and the benefits of effective financial planning for Islamic educational institutions. The method used is library research, Data is analyzed by collecting various information from books, journals and other trusted sources. The research results show that the sources of funds that can be used are BOS funds, committee fees and other sources. Islamic educational institutions can utilize waqf as a source of funding for their education. There are five principles for managing education funds, namely the principles of justice, efficiency, transparency and accountability. The steps in financial planning are mapping goals, analyzing needs, preparing a budget, carrying out regular monitoring, and involving everyone. Financial planning is useful for ensuring the availability of funds for primary needs, transparent and accountable budget management, thereby increasing public trust and encouraging greater participation in supporting sustainable education programs, as well as strengthening contributions in producing a generation that is academically and morally superior.
Exploration of Spirituality in Islamic Education: Perspectives on Gender Equality and Minority Rights Januar, Januar; Rahmi, Alfi
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol. 8 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/humanisma.v8i1.8286

Abstract

This research aims to explore the exploration of spirituality, gender equality, minority rights in the context of Islamic education, and the integration of spirituality. This research uses a qualitative approach, and data collection techniques, namely interviews and document analysis. Qualitative data was analyzed using a thematic analysis approach by triangulating the data to increase validity. The research results show that the role of spirituality in education is the main pillar in forming a holistic individual. The integration of spiritual values in the curriculum forms students who are academically intelligent and morally responsible. Spirituality gives rise to empathy, tolerance, and justice, forming the basis of positive character. Spirituality-based Islamic education guides students to understand themselves and their environment in depth. Gender equality challenges involve unequal access and gender-based violence. Women's involvement in decision-making needs to be increased. Public awareness and policy support are key to creating a just society. Gender equality initiatives in Islamic education emphasize equal access and the development of social skills. Identification of minority rights demands recognition of language, culture, and protection of fundamental rights. Steps towards inclusive education include awareness, policy changes, human resource development, parental involvement, and continuous evaluation. The integration of spirituality, gender equality, and minority rights creates an inclusive and holistic system, empowering all learners. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksplorasi spiritualitas, kesetaraan gender, hak minoritas dalam konteks pendidikan Islam, dan integrasi spiritualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data, yaitu wawancara dan analisis dokumen. Data kualitatif dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik dengan melakukan triangulasi data untuk meningkatkan validitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran spiritualitas dalam pendidikan menjadi pilar utama membentuk individu holistik. Integrasi nilai-nilai spiritual dalam kurikulum membentuk siswa cerdas secara akademis dan bertanggung jawab moral. Spiritualitas memunculkan empati, toleransi, dan keadilan, membentuk dasar karakter positif. Pendidikan Islam berbasis spiritualitas memandu siswa memahami diri dan lingkungan secara mendalam. Tantangan kesetaraan gender melibatkan ketidaksetaraan akses dan kekerasan berbasis gender. Keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan perlu ditingkatkan. Kesadaran masyarakat dan dukungan kebijakan kunci dalam menciptakan masyarakat adil. Inisiatif kesetaraan gender dalam pendidikan Islam menekankan akses setara dan pengembangan keterampilan sosial. Identifikasi hak minoritas menuntut pengakuan bahasa, budaya, dan perlindungan hak fundamental. Langkah menuju pendidikan inklusif mencakup kesadaran, perubahan kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, keterlibatan orang tua, dan evaluasi terus-menerus. Integrasi spiritualitas, kesetaraan gender, dan hak minoritas menciptakan sistem inklusif dan holistik, memberdayakan semua peserta didik.
DINAMIKA GAYA KOMUNIKASI PRESENTER PADANG TV DALAM PROGRAM TALKSHOW SUMBAR RANCAK BANA Putri, Shafira Maulani; Januar, Januar
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 05 (2024): September: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v3i05.1680

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika gaya komunikasi seorang presenter dalam talkshow Sumbar Rancak Bana di Padang TV, dimana presenter berhadapan langsung dengan narasumber. Presenter hendaknya selalu mengguanakan gaya komunikasi yang benar, menyampaikan pesan dengan cara yang jelas bagi penerimanya. Penelitian ini menggunakan informan kunci seperti presenter dan informan pendukung seperti produser program, manager produksi, dan pemirsa Padang TV. Pengumpulan data melaui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi data untuk memvalidasi data. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa ada tiga gaya komunikasi berbeda yang dapat ditemukan pada presenter Padang TV yaitu, the equalitarian style, the strukturing style dan the relinguishing style. Berdasarkan penelitian ini, presenter menggunakan gaya equalitarian style yang ditandai dengan komunikasi dua arah antara dirinya dan narasumber tanpa membedakan posisi. Kedua, presenter menggunakan gaya the strukturing style yang ditandai dengan presenter melaksanakan perintah dari atasan sesuai dengan prosedur yang ada. Dan terakhir gaya the relinguishing style, presenter bersedia menerima pendapat, ide, dan gagasan dari orang lain. Hal ini agar presenter tidak mendominasi percakapan dibanding narasumber.
Urgensi Pendidikan Multikultural : Tinjauan Pengembangan Sikap Toleransi Santri di Pondok Pesantren Gobah V Surau Yanti, Rahma; Dafirsam, Dafirsam; Kamal, Muhiddinur; Januar, Januar
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 3 November 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i3.2207

Abstract

Pondok Pesantren dapat dijadikan sebagai altenatif dalam mentransformasikan nilai-nilai multikultural. Hal ini dikarenakan Pondok Pesantren memiliki semangat persaudaraan (ukhuwah) dalam interaksi. Kehidupan di Pesantren diliputi suasana persaudaraan yang akrab dengan jalinan perasaan keagamaan. Tidak ada penyekat yang memisahkan antara warga pesantren, walaupun mereka berbeda aliran, baik politik, sosial, dan ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Gobah V Surau. Penelitian ini menggunakan metode kualitataif deskriptif yang objek penelitiannya yaitu santri dan guru Pondok Pesantren Gobah V Surau. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk memudahkan penulis menyaring ide pokok dari berbagai sumber yang ada untuk dinarasikan kedalam fokus kajian. Hasil temuan dalam artikel ini yakni: (1)Urgensi Pendidikan Multikultural, (2)Pengembangan sikap Toleransi di Pondok Pesantren, (3)Nilai-nilai Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren, (4)Proses pembelajaran Multikultural di Pondok Pesantren.
Hubungan Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Kamang Magek Firmansyah, Muhammad Rafi; Januar, Januar; Jasmienti, Jasmienti; Deswalantri, Deswalantri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25407

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan peneliti yang menemukan bahwa terdapat hasil belajar siswa dalam ulangan harian yang sebagian besar dibawah standar (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas XI IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang Magek. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif menitikberatkan pada analisis data numerik (angka) yang diolah menggunakan metode statistik . Metode penelitian korelasional dengan metode kuantitatif dipilih karena akan mempelajari hubungan antara dua variabel atau lebih, khususnya hubungan variasi suatu variabel dengan variabel lainnya . Penelitian korelasional adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui dan mengeksplorasi ada atau tidaknya hubungan antara dua variabel atau lebih. Dengan populasi seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Kamang Magek terdiri dari 80 orang siswa yang akan diambil sampel adalah kelas XI IPS.2 sebanyak 24 orang siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data nilai harian siswa dan pemberian Angket, setelah itu dilakukan uji normalitas dan uji linearitas. Berdasarkan penelitian ini mengungkapkan hasil bahwa, penelitian diperoleh = 1805, maka hipotesis diterima yang menyatakan adanya korelasi yang signifikan, Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi atau hunungan yang signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar pendidikan nagama islam siswa kelas XI. IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang Magek