Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Globalisasi dan Transformasi Pendidikan Islam: Menyongsong Era Digital Aryani, Lely Amelia; Silpi, Elpiati; Sari, Herlini Puspika
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.931

Abstract

Pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam di era digital berfokus pada integrasi nilai-nilai moral dan etika dalam konteks teknologi modern. Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam berperan penting dalam membentuk karakter siswa dengan menanamkan nilai-nilai kesabaran, integritas, dan empati, yang sangat dibutuhkan di dunia digital saat ini. Dan pendekatan yang menggabungkan teknologi dengan pengajaran agama dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan membantu siswa menghadapi tantangan moral yang kompleks. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum pendidikan agama Islam memungkinkan siswa tidak hanya untuk memahami konsep moral, tetapi juga menginternalisasinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi individu yang cerdas secara intelektual,tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan global. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperkuat integrasi nilai-nilai karakter dalam pendidikan agama Islam. Ini tidak hanya bertujuan untuk membangun individu yang berakhlak mulia, tetapi juga untuk menciptakan masyarakat yang berintegritas, mampu menjaga nilai-nilai moral, dan siap menghadapi tantangan global.
Transformasi Pendidikan Islam di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0: Antara Tantangan dan Peluang: Pengertian Transformasi Pendidikan Islam, Konsep Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, Keterkaitan Ketiga Konsep dan Urgensinya dalam Pendidikan Islam putri, Liza ananda; Sari, Herlini Puspika; Nevira, Adila Jian; Putri, Rahma
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-IKHLAS DAIRI SIDIKALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan global yang pesat di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Inovasi teknologi yang terus berkembang menuntut sistem pendidikan Islam untuk beradaptasi secara dinamis guna mempersiapkan generasi yang memiliki daya saing dan ketahanan dalam menghadapi perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan scoping review untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang dalam pendidikan Islam di tengah arus digitalisasi dan modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa tantangan utama yang dihadapi antara lain krisis moral yang semakin meluas, paparan media yang kurang edukatif bagi anak-anak, penyalahgunaan media sosial, persaingan global yang semakin ketat, serta tuntutan demokrasi dan modernisasi yang menuntut inovasi berkelanjutan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi yang meliputi penguatan pemahaman keislaman guna membentuk kecerdasan spiritual dan emosional, optimalisasi media digital untuk menyebarkan konten edukatif berbasis nilai-nilai Islam, pengembangan kurikulum berbasis karakter, serta peningkatan kompetensi pendidik dalam menghadapi dinamika era digital. Dengan langkah-langkah strategis tersebut, pendidikan Islam diharapkan mampu menjadi solusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat dalam menghadapi era yang terus berubah.
Relevansi Konsep Metode Pembelajaran Ibnu Sina pada Pembelajaran PAI di Era Modern Sari, Herlini Puspika; Yuliharti, Yuliharti; Zaitun, Zaitun
AL-FIKRA Vol 22, No 2 (2023): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/af.v22i2.25806

Abstract

Penelitian ini membahas bidang pendidikan yakni tentang konsep metode pembelajaran Ibnu Sina dan relevansinya pada pembelajaran PAI di era modern. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaaan dengan metode pengumpulan data melalui literatur-literatur dan bacaan yang terkait dengan pembahasan beserta metode analisis data dengan analisis isi. Metode analisis yang dipakai untuk pengkajian tulisan ini ialah kualitatif melalui teknik analisis mendalami yang kemudian karya atau hasilnya disajikan dalam bentuk deskripsi. Hasil dari pengkajian ini adalah konsep pendidikan Ibnu Sina memiliki beberapa metode pembelajaran, antara lain metode talqin, demonstrasi, pembiasaan serta keteladanan, diskusi, magang, penugasan, tarhib dan targhib. Pemikiran tentang konsep metode pembelajaran dari Filsuf ini sesuai terhadap pendidikan Islam terkhusus dalam ranah metode pembelajaran PAI di era modern ini, yang mana pada dasarnya dengan metode yang baik terdebut maka tujuan dari pendidikan Islam dapat lebih mudah dicapai.
Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar menurut Aliran filsafat Progresivisme Sari, Herlini Puspika
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 6, No 2 (2023): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v6i2.25328

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengembangan kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar dari perspektif aliran filsafat progresivisme. Metode penulisan yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan hermeneutik untuk mendeskripsikan dan menginterpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan Kurikulum konsep merdeka belajar di Sekolah Dasar sesuai dengan prinsip-prinsip progresivisme yang menekankan pada kebebasan dan kemerdekaan peserta didik dalam mengembangkan minat, bakat, dan kompetensi yang dimiliki. Konsep ini memberikan pandangan baru dalam pendidikan di Sekolah Dasar dan di Indonesia, praktik merdeka belajar juga mengarah pada pengembangan sesuai dengan minat dan bakat yang membentuk individu berkarakter.
Pelatihan Penggunaan Mendeley bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi Wati, Indah; Salmiah, Salmiah; Novita, Yulia; Ristiliana, Ristiliana; Sari, Herlini Puspika
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol 3, No 1 (2024): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/csjee.v3i1.29871

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan Mendeley kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Proses penyelesaian masalah dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan ini diikuti oleh 100 peserta. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkan bahwa para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan penggunaan Mendeley ini dan berharap adanya tindak lanjut berupa pelatihan teknik penulisan tugas akhir lanjut dengan Mendeley. Diperkirakan, kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi ini dapat membantu mahasiswa dalam menulis situs, mencari referensi online, dan menyusun daftar pustaka dengan benar, cepat, dan otomatis, baik dalam penulisan makalah maupun tugas akhir. Dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang telah dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi Mendeley, yang terlihat dari hasil pretest dan posttest melalui Google Forms. Tim pengabdi berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan membantu mahasiswa dalam penulisan situs dan daftar pustaka. Kata Kunci:  Pelatihan, MendeleyKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pemanfaatan Mendeley kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Proses pemecahan masalah dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan ini diikuti oleh 100 peserta. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti pelatihan penggunaan Mendeley dan berharap adanya pelatihan lanjutan mengenai teknik penulisan skripsi menggunakan Mendeley. Kegiatan yang dilakukan tim pengabdian ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menulis situs, mencari referensi online, dan menyusun daftar pustaka dengan benar, cepat, dan otomatis, baik dalam penulisan makalah maupun skripsi. Dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang telah dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi Mendeley, terlihat dari hasil pretest dan posttest yang dilakukan melalui Google Forms. Tim pengmas berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan membantu mahasiswa dalam penulisan situs dan daftar pustaka. Kata Kunci :  Pelatihan, Mendeley 
Peran Pendidikan Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikulturalisme di Sekolah Hilwa Nurul Fikriyah; Putri Nabilah; Sari, Herlini Puspika
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i2.939

Abstract

Di tengah keragaman budaya dan etnis di Indonesia, pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai multikulturalisme sebagai upaya membangun harmoni dan toleransi di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran pendidikan Islam dalam menanamkan nilai-nilai multikulturalisme di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana seluruh data diambil melalui buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Islam sangat sejalan dengan nilai-nilai multikulturalisme, yaitu menghargai perbedaan budaya, agama, dan etnis. Pendidikan Islam berperan dalam membentuk karakter multikultural dengan menanamkan nilai toleransi, moderasi, dan keadilan sosial melalui kurikulum yang terintegrasi, peran guru, serta kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, pendidikan Islam juga dapat mengurangi potensi konflik sosial dan memperkuat keharmonisan dalam masyarakat yang plural. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan pendidikan Islam berbasis multikultural di sekolah untuk menciptakan generasi yang mampu hidup harmonis dalam keberagaman.
Membangun Karakter Islami di Era Digital: Tantangan dan Solusi Maisy Apriliany Wilanda; Irma Nur Rahmawati; Primayeni, Sari; Sari, Herlini Puspika
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i2.940

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak besar terhadap pembentukan karakter, khususnya dalam mempertahankan nilai-nilai Islami di tengah arus informasi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dalam membangun karakter Islami di era digital dan mengeksplorasi strategi efektif yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur terkait karakter Islami, pengaruh teknologi, dan strategi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital dapat menjadi peluang sekaligus ancaman bagi pembentukan karakter Islami, tergantung pada cara pemanfaatannya. Tantangan utama meliputi etika digital yang rendah, penyebaran informasi yang menyesatkan, dan menurunnya interaksi sosial yang sehat. Pendidikan karakter berbasis Islam, yang diperkuat melalui peran aktif pendidik, orang tua, dan lingkungan, terbukti mampu menjadi solusi dalam menghadapi tantangan ini. Strategi yang efektif mencakup literasi digital Islami, pendekatan pembelajaran kontekstual, serta keteladanan orang tua dan guru. Kesimpulannya, pembentukan karakter Islami di era digital membutuhkan sinergi lintas pihak dan pemanfaatan teknologi secara bijak agar nilai-nilai Islam tetap relevan dan membumi dalam kehidupan generasi muda.
Muhammad Iqbal: Filsafat Pendidikan Islami untuk Gen Z Azyati, Nikki; Selviani, Rini; Sukma, Zulista; Sari, Herlini Puspika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas relevansi pemikiran pendidikan Muhammad Iqbal terhadap kebutuhan dan karakteristik Generasi Z di era digital. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana konsep khudi, keseimbangan spiritual-intelektual, serta pembentukan insan kamil dalam filsafat Iqbal yang dapat diimplementasikan berdasarkan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis karya-karya primer Iqbal dan literatur sekunder terkait pendidikan Islam modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Iqbal menawarkan landasan filosofis yang kuat untuk membentuk generasi yang kreatif, berkarakter, dan spiritual, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kesimpulannya, nilai-nilai Iqbal perlu diintegrasikan ke dalam kurikulum, strategi pembelajaran, dan peran guru agar pendidikan Islam dapat mencetak generasi Z yang beriman, intelektual, dan berakhlak.
INTEGRATION OF ISLAMIC EDUCATION AND MODERN SCIENCE: BUILDING COLLABORATION WITHIN THE ISLAMIC SCIENTIFIC PARADIGM Harahap, Nazua Fatia; Azwa, Nurul; Fitriyanti, Yuli; Sari, Herlini Puspika
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 4 (2025): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v6i4.1231

Abstract

The integration of Islamic education and modern science is crucial to overcoming the long-standing dichotomy that positions religious and empirical knowledge as opposing domains. This study aims to examine the conceptual foundation and practical opportunities for building a collaborative scientific paradigm that unites Islamic spiritual values with modern scientific rationality. Using a qualitative descriptive design, this research relies on library studies and content analysis of scholarly works related to Islamic epistemology, the Islamization of knowledge, and integrated education models. The findings show that the dichotomy between Islamic education and modern science stems from epistemological misconceptions influenced by secular educational systems, which separate divine revelation from rational inquiry. Islamic epistemology views all knowledge as originating from Allah and therefore positions religious and scientific disciplines as inherently interconnected. The study identifies three key areas of integration: curriculum development grounded in tawhid, reflective and interdisciplinary learning strategies, and strengthening the role of teachers as murabbi who bridge spiritual and scientific dimensions. This integrative paradigm enables the formation of ulul albab individuals—those who are intellectually critical, spiritually grounded, and ethically responsible in their use of knowledge. Consequently, Islamic education and modern science should be perceived not as competing entities but as complementary pillars that collectively contribute to building a holistic, civilized, and God-centered educational system.
Membumikan Adab: Menyingkap Gagasan Al-Attas sebagai Fondasi Pendidikan Karakter Generasi Z Nabila, Mutiara; Manasikana, Arina; Mumtaza, Ukhty; Sari, Herlini Puspika
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v10i2.4671

Abstract

This study aims to analyze and implement the concept of adab (etiquette) proposed by Syed Muhammad Naquib Al-Attas as a philosophical foundation in addressing the crisis of character education and moral erosion among Generation Z in the digital age. Generation Z, who live in a digital and global environment, experience value disorientation due to the weak internalization of adab in an education system that tends to be cognitive and materialistic. Through a literature review using a qualitative-descriptive analytical approach, this study examines Al-Attas' major works, particularly The Concept of Education in Islam, as well as various literature related to the character crisis and the dynamics of Generation Z. The results of the analysis show that, according to Al-Attas, manners are not merely social etiquette, but rather a spiritual and intellectual awareness to place everything in its proper position according to its essence. The concept of Islamization of Knowledge (IIEP) becomes an implementative instrument for the formation of civilized human beings (al-insan al-mu'addab) through the purification of knowledge from secular values towards a monotheistic orientation. This study concludes that effective character education for Generation Z must be holistic—integrating spiritual, moral, intellectual, and technological aspects to produce a generation that is knowledgeable, moral, and civilized in accordance with the Islamic worldview.