Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Islam di Era Post-Truth: Peran Literasi Media dalam Menangkal Distorsi Informasi Ningrum, Ulil Devia; M. Thoriq Syahdan; Indra Wandi Ritonga; Sari, Herlini Puspika
Robbayana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Robbayana
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/robbayana.v3i1.69

Abstract

Era post-truth telah membawa dampak besar dalam dunia informasi, di mana emosi dan opini pribadi seringkali mengalahkan fakta objektif. Dalam konteks ini, pendidikan Islam menghadapi tantangan serius, khususnya dalam menangkal distorsi informasi keagamaan yang berkembang pesat di media digital. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana literasi media dapat dioptimalkan sebagai strategi penguatan pendidikan Islam di tengah arus informasi yang tidak selalu benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis relevansi literasi media dalam menghadapi era post-truth serta mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang dapat menjadi landasan dalam membentuk kesadaran kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan dokumen digital yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi media dalam pendidikan Islam sangat penting untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam mengakses serta menyebarkan informasi. Selain itu, nilai-nilai keislaman seperti tabayyun, amanah, dan hikmah terbukti relevan dalam membangun kesadaran literasi yang kokoh dan kontekstual di tengah tantangan era post-truth.
Globalisasi dan Transformasi Pendidikan Islam: Menyongsong Era Digital Aryani, Lely Amelia; Silpi, Elpiati; Sari, Herlini Puspika
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.931

Abstract

Pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam di era digital berfokus pada integrasi nilai-nilai moral dan etika dalam konteks teknologi modern. Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam berperan penting dalam membentuk karakter siswa dengan menanamkan nilai-nilai kesabaran, integritas, dan empati, yang sangat dibutuhkan di dunia digital saat ini. Dan pendekatan yang menggabungkan teknologi dengan pengajaran agama dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan membantu siswa menghadapi tantangan moral yang kompleks. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum pendidikan agama Islam memungkinkan siswa tidak hanya untuk memahami konsep moral, tetapi juga menginternalisasinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi individu yang cerdas secara intelektual,tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan global. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperkuat integrasi nilai-nilai karakter dalam pendidikan agama Islam. Ini tidak hanya bertujuan untuk membangun individu yang berakhlak mulia, tetapi juga untuk menciptakan masyarakat yang berintegritas, mampu menjaga nilai-nilai moral, dan siap menghadapi tantangan global.
Transformasi Pendidikan Islam di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0: Antara Tantangan dan Peluang: Pengertian Transformasi Pendidikan Islam, Konsep Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, Keterkaitan Ketiga Konsep dan Urgensinya dalam Pendidikan Islam putri, Liza ananda; Sari, Herlini Puspika; Nevira, Adila Jian; Putri, Rahma
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-IKHLAS DAIRI SIDIKALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan global yang pesat di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Inovasi teknologi yang terus berkembang menuntut sistem pendidikan Islam untuk beradaptasi secara dinamis guna mempersiapkan generasi yang memiliki daya saing dan ketahanan dalam menghadapi perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan scoping review untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang dalam pendidikan Islam di tengah arus digitalisasi dan modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa tantangan utama yang dihadapi antara lain krisis moral yang semakin meluas, paparan media yang kurang edukatif bagi anak-anak, penyalahgunaan media sosial, persaingan global yang semakin ketat, serta tuntutan demokrasi dan modernisasi yang menuntut inovasi berkelanjutan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi yang meliputi penguatan pemahaman keislaman guna membentuk kecerdasan spiritual dan emosional, optimalisasi media digital untuk menyebarkan konten edukatif berbasis nilai-nilai Islam, pengembangan kurikulum berbasis karakter, serta peningkatan kompetensi pendidik dalam menghadapi dinamika era digital. Dengan langkah-langkah strategis tersebut, pendidikan Islam diharapkan mampu menjadi solusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat dalam menghadapi era yang terus berubah.
Relevansi Konsep Metode Pembelajaran Ibnu Sina pada Pembelajaran PAI di Era Modern Sari, Herlini Puspika; Yuliharti, Yuliharti; Zaitun, Zaitun
AL-FIKRA Vol 22, No 2 (2023): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/af.v22i2.25806

Abstract

Penelitian ini membahas bidang pendidikan yakni tentang konsep metode pembelajaran Ibnu Sina dan relevansinya pada pembelajaran PAI di era modern. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaaan dengan metode pengumpulan data melalui literatur-literatur dan bacaan yang terkait dengan pembahasan beserta metode analisis data dengan analisis isi. Metode analisis yang dipakai untuk pengkajian tulisan ini ialah kualitatif melalui teknik analisis mendalami yang kemudian karya atau hasilnya disajikan dalam bentuk deskripsi. Hasil dari pengkajian ini adalah konsep pendidikan Ibnu Sina memiliki beberapa metode pembelajaran, antara lain metode talqin, demonstrasi, pembiasaan serta keteladanan, diskusi, magang, penugasan, tarhib dan targhib. Pemikiran tentang konsep metode pembelajaran dari Filsuf ini sesuai terhadap pendidikan Islam terkhusus dalam ranah metode pembelajaran PAI di era modern ini, yang mana pada dasarnya dengan metode yang baik terdebut maka tujuan dari pendidikan Islam dapat lebih mudah dicapai.
Reinterpretation of KH. Hasyim Asy’ari’s Educational Jihad for Strengthening Youth Resilience in the Globalization Era Juliani, Niken; Isnadia, Ririn; Sari, Herlini Puspika
MANAGIERE: Journal of Islamic Educational Management Vol. 4 No. 2 (2025): MANAGIERE: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Published by the Postgraduate Program in Islamic Education Management, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/managiere.v4i2.2412

Abstract

This study analyzes KH. Hasyim Asy’ari’s concept of Educational Jihad as a strategic response to moral erosion and identity crises among youth in the era of globalization—a gap rarely addressed in previous Islamic education studies. Using a qualitative library research method and content analysis of Adabul ‘Alim wal Muta’allim and related literature, this research finds that Educational Jihad should be reinterpreted as a form of Contemporary Great Jihad encompassing intellectual, moral, and national dimensions. The key findings highlight three core implementations: strengthening learning ethics and teacher respect, integrating religious and scientific knowledge, and developing a pioneering spirit (Jihad Amaliyah). The novelty lies in formulating Educational Jihad as an integrated educational framework that reinforces resilience, character ethics, and national identity. Practically, this model contributes to shaping a generation that is intellectually competent, morally grounded, and adaptive to global challenges. Penelitian ini menganalisis konsep Jihad Pendidikan KH. Hasyim Asy’ari sebagai respons strategis terhadap erosi moral dan krisis identitas generasi muda di era globalisasi—sebuah kesenjangan yang jarang dibahas dalam studi pendidikan Islam sebelumnya. Menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi pustaka dengan analisis konten terhadap Adabul ‘Alim wal Muta’allim dan literatur terkait, penelitian ini menemukan bahwa Jihad Pendidikan perlu ditafsirkan sebagai Jihad Akbar Kontemporer yang mencakup dimensi intelektual, moral, dan kebangsaan. Temuan utama menunjukkan tiga implementasi: penguatan etika belajar dan penghormatan terhadap guru, integrasi ilmu agama dan sains, serta pengembangan semangat kepeloporan (Jihad Amaliyah). Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi Jihad Pendidikan sebagai kerangka pendidikan terpadu yang memperkuat ketahanan moral, etika karakter, dan identitas kebangsaan. Secara praktis, model ini berkontribusi membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan adaptif terhadap tantangan global. 
Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar menurut Aliran filsafat Progresivisme Sari, Herlini Puspika
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 6, No 2 (2023): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v6i2.25328

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengembangan kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar dari perspektif aliran filsafat progresivisme. Metode penulisan yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan hermeneutik untuk mendeskripsikan dan menginterpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan Kurikulum konsep merdeka belajar di Sekolah Dasar sesuai dengan prinsip-prinsip progresivisme yang menekankan pada kebebasan dan kemerdekaan peserta didik dalam mengembangkan minat, bakat, dan kompetensi yang dimiliki. Konsep ini memberikan pandangan baru dalam pendidikan di Sekolah Dasar dan di Indonesia, praktik merdeka belajar juga mengarah pada pengembangan sesuai dengan minat dan bakat yang membentuk individu berkarakter.
Pelatihan Penggunaan Mendeley bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi Wati, Indah; Salmiah, Salmiah; Novita, Yulia; Ristiliana, Ristiliana; Sari, Herlini Puspika
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol 3, No 1 (2024): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/csjee.v3i1.29871

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan Mendeley kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Proses penyelesaian masalah dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan ini diikuti oleh 100 peserta. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkan bahwa para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan penggunaan Mendeley ini dan berharap adanya tindak lanjut berupa pelatihan teknik penulisan tugas akhir lanjut dengan Mendeley. Diperkirakan, kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi ini dapat membantu mahasiswa dalam menulis situs, mencari referensi online, dan menyusun daftar pustaka dengan benar, cepat, dan otomatis, baik dalam penulisan makalah maupun tugas akhir. Dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang telah dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi Mendeley, yang terlihat dari hasil pretest dan posttest melalui Google Forms. Tim pengabdi berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan membantu mahasiswa dalam penulisan situs dan daftar pustaka. Kata Kunci:  Pelatihan, MendeleyKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pemanfaatan Mendeley kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Proses pemecahan masalah dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan ini diikuti oleh 100 peserta. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti pelatihan penggunaan Mendeley dan berharap adanya pelatihan lanjutan mengenai teknik penulisan skripsi menggunakan Mendeley. Kegiatan yang dilakukan tim pengabdian ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menulis situs, mencari referensi online, dan menyusun daftar pustaka dengan benar, cepat, dan otomatis, baik dalam penulisan makalah maupun skripsi. Dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang telah dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi Mendeley, terlihat dari hasil pretest dan posttest yang dilakukan melalui Google Forms. Tim pengmas berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan membantu mahasiswa dalam penulisan situs dan daftar pustaka. Kata Kunci :  Pelatihan, Mendeley 
Filsafat Pendidikan Islam Dalam Menyikapi Pengetahuan Kontemporer Tinjauan Keseimbangan Ilmu Pengetahuan dan Keimanan Zulkhaidir, Muhammad; Yoga Febrian; Sari, Herlini Puspika
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 1 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jpt.v1i4.255

Abstract

The background of this research is to analyze how Islamic Education Philosophy can act as a conceptual framework in addressing contemporary knowledge, especially in creating a balance between science and faith. In the modern era, the development of science and technology is increasingly advanced and developing more rapidly, so that new challenges arise in aligning knowledge with religious values ​​and faith. This research contributes to the understanding of how Islamic Educational Philosophy can be a relevant guide in overcoming the complex challenges faced by educational institutions in integrating contemporary knowledge with Islamic values. The implications of this journal can be used as a basis for developing better educational strategies that meet the demands of the times. Keywords: Philosophy of Education. Keywords: Philosophy of Islamic Education, Contemporary Knowledge, Faith  
Kajian Pendidikan Tentang Perspektif Filosofis Islam Terkait Eksplorasi Kebenaran Objektif Dan Sumber Pengetahuan Rukmana, Suci; Karim, Ahmad Ar Rasyid Nur; Sari, Herlini Puspika
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 1 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jpt.v1i4.257

Abstract

This research is motivated by education as a place where knowledge can be found, understood and passed on to future generations. So that every individual from all levels of society is always interested in finding the truth because truth is a source of knowledge. However, the concept of truth is often subjective and can be interpreted variously by individuals or groups. This article describes the relationship between knowledge and truth in the philosophy of Islamic education. Through the process of exploring the truth with a rational basis of knowledge, humans are able to achieve objective and scientifically based understanding. The method used is library research with a qualitative type of research involving collecting information from various sources, such as books, articles and journals. Truth in Islam is often considered the pinnacle of true knowledge. Knowledge that is recognized as true is in accordance with religious teachings and brings humans closer to a true understanding of God, the universe and life. Islam views that correct knowledge must be in harmony with the truth contained in Islamic teachings, namely in accordance with the Al-Qur'an and hadith, and based on revealed religious teachings. Knowledge that is considered true in Islam is not just information that can be verified empirically, but also that which is rooted in Divine teachings. Key words: truth, knowledge, education
Pendidikan Islam Berbasis Rekonstruksi di Era Globalisasi Iffah, Anisa Al; At-Tammy, M. Nabil; Fatmawati, Wini; Sari, Herlini Puspika
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 1 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jpt.v1i4.258

Abstract

The background of this research is to provide a comprehensive understanding of Islamic education in the era of globalization. The focus is on the concept of Islamic education based on reconstruction as a response to social changes and global influences. And referring to the views of experts, this research uses qualitative literature study methods to analyze the concept of Islamic education and the flow of reconstructionism. The research results highlight the importance of facing the negative impact of globalization on Islamic education and emphasize the need to protect Islamic teachings in the face of technological advances, while also emphasizing the importance of creating a generation that is not only intellectually intelligent, but also has moral integrity and readiness to face global change. By involving the role of educators, curriculum and learning methods, reconstruction-based Islamic education is expected to be able to create a strong foundation for overcoming challenges and exploiting opportunities in the context of globalization.