Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengalaman Kerja, Motivasi, dan Struktur Organisasi Terhadap Kinerja Pengelola Program HIV/AIDS di Puskesmas Siti Zumiati; Chairil Zaman; Syntia Rahutami; Nani Sari Murni
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16554

Abstract

Percepatan pencapaian tiga zero menjadi keharusan bagi pemerintah dan stekholder terkait dalam pelaksanaan program penanggulangan HIV-AIDS, yang meliputi zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS dan zero stigma dan diskriminasi menuju Indonesia bebas AIDS di tahun 2030. Jika tidak dikelola petugas kesehatan yang profesional maka hal tersebut tidak akan tercapai. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisa hubungan antara variabel pengalaman kerja, motivasi dan struktur organisasi dengan kinerja pengelola program HIV/AIDS Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin tahun 2023. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional pengelola program HIV/AIDS Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin. Analisis data secara univariat berupa distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Chi-square. Hasil penelitian ini yaitu ada hubungan pengalaman kerja dengan kinerja (p-Value = 0,023), struktur organisasi dengan kinerja (p-Value = 0,001) dan tidak ada hubungan antara motivasi dengan kinerja (p-Value = 0,056). Diharapkan kepala dinas kesehatan untuk melakukan monitoring dan evaluasi perumusan struktur organisasi di puskesmas secara berkala dan memastikan terdapat pembagian tugas pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang terdistribusi secara merata dan diinformasikan secara formal kepada setiap petugas kesehatan di puskesmas.
Analisis Kondisi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Betung Kabupaten OKU Timur Tahun 2022 Monita Septidwina; Hamyatri Rawalillah; Santi Rosalina; Nani Sari Murni
Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Mahardika
Publisher : LPPM ITEKES Mahardika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54867/jkm.v9i2.130

Abstract

Pulmonary Tuberculosis is still an infectious disease that is the top killer in the world. Betung Primary Health Center, East Ogan Komering Ulu (OKU) Regency, South Sumatra Province has 31 cases of Pulmonary Tuberculosis (TB) in 2021. This study aims to determine the correlation between home environmental conditions and the incidence of pulmonary TB in the working area of ​​Betung Health Center, East OKU Regency. The research was conducted on April 25 to June 25 2022. The research design used case control. The sample in this study were all patients with pulmonary TB, namely 31 respondents as cases, and 32 respondents as controls. Statistical test using chi square test. The results showed that there was a correlation between lighting (p-value 0.004), ventilation (p-value 0.000) and floor type (p-value 0.022) with the incidence of pulmonary TB, but there was no relationship between residential density and the incidence of pulmonary TB (p-value 0.068). The conclusion in this study is that there is a correlation between lighting, ventilation, type of floor with the incidence of pulmonary tuberculosis, but there is no relationship between residential density and the incidence of pulmonary tuberculosis. Based on the conclusions, the researchers suggest that patients with pulmonary TB should pay more attention to the health of the home environment so that they are in a healthy home environment and minimize transmission and accelerate the healing of patients.
EVALUASI PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) PADA INDIKATOR TB PARU DI MASA PANDEMI COVID-19 PUSKESMAS MULTI WAHANA PALEMBANG TAHUN 2021 Swara Abdi N; Yunita Liana; Hamyatri Rawalilah; Nani Sari Murni
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 14 No 01 (2022): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencapaian penilaian kinerja Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di Puskesmas Multiwahana pada indikator penderita TB paru berobat sesuai standar pada tahun 2018 mencapai 8,3 %, tahun 2019 mencapai 21% dan pada tahun 2020 mencapai 18,99% dimana masih jauh dari total coverage. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi Pelaksanaan PIS-PK Pada Indikator TB Paru di Masa Pandemi Covid-19 Puskesmas Multiwahana Palembang. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deksriptif. Lokasi penelitian di Puskesmas Multiwahana Palembang. Pengumpulan informasi dilakukan pada tanggal 29 Juni s.d 14 Juli 2021. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Informan penelitian berjumlah 5 orang terdiri dari 1 informan kunci (key informan) dan 4 informan lainnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan telah didasarkan pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 39 tahun 2016 tentang pelaksanaan PIS-PK, SDM sudah memadai, sarana dan prasarana telah memadai, namun roadmap sarana prasarana belum ada, sumber dana berasal dari BOK (Bantuan Operasional Kesehatan), kunjungan rumah telah dilakukan secara berkala, informasi dan edukasi sudah diberikan pada penderita pada saat kunjungan rumah dan pengobatan, skrinning sudah dilakukan, prosedur skrinning dan juknis belum ada, pengobatan telah dilakukan sesuai standar namun untuk sistem rujukan tidak ada, laporan kegiatan sudah dilakukan setiap bulan. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah variable context sudah berjalan dengan baik, variable input dan proses masih terdapat kendala. Saran bagi Puskesmas agar pelaksanaan PIS-PK dijalankan walaupun pandemi Covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, SDM perlu dilakukan pelatihan, serta penambahan nakes yaitu perawat, sarana dan prasarana. Roadmap sarana dan prasarana agar dapat diperjelas. Prosedur skrinning dan juknis agar segera dibuat supaya lebih baik dan efisien dalam penjaringan, serta pencatatan dan pelaporan diharapkan adanya komunikasi dengan pemegang program agar tidak terlambat dalam membuat laporan.
DETERMINAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PERUMNAS KABUPATEN LAHAT TAHUN 2021 Pepti Herlin; Santi Rosalina; Atma Deviliawati; Nani Sari Murni
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 14 No 02 (2022): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Lahat. Angka kejadian DBD di UPT Puskesmas Perumnas Kabupaten Lahat mengalami peningkatan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Data kasus DBD yang didapat selama 3 tahun terakhir berjumlah 36 orang yang terdapat di 2 kelurahan di wilayah kerja UPT Puskesmas Perumnas Kabupaten Lahat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian DBD di wilayah kerja UPT Puskesmas Perumnas Kabupaten Lahat tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain case-control. Jumlah responden sebanyak 72 orang yang terdiri dari 36 responden kasus dan 36 responden kontrol. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner dilengkapi dengan lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara pada tanggal 5-25 Juni 2021. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian  didapatkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan (nilai p 0,02), perilaku masyarakat (nilai p 0,028), dan pelaksanaan 4M plus terhadap kejadian DBD, namun tidak ada hubungan tingkat pendidikan (nilai p 0,055), sanitasi lingkungan (nilai p 0,082), dan keberadaan genangan air (nilai p 0,066) terhadap kejadian DBD. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan agar masyarakat dan pihak terkait lebih peduli pada kesehatan lingkungan dan menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit DBD. Bagi tenaga kesehatan agar meningkatkan kembali promosi kesehatan, konseling, dan edukasi khususnya tentang upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD, serta membentuk kader jumantik.
Analisis Kualitas Pelayanan Kesehatan Tradisional pada UPT Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Hermanto; Nani Sari Murni; Dian Eka Anggreny
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i2.405

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat banyak masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional. Salah satu pelayanan kesehatan tradisional yang dilakukan masyarakat adalah meminum ramuan herbal yang diyakini bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Disisi lain banyak juga masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional swasta. Fenomena  ini membuat BKTM Makassar dan LKTM Palembang sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Direktorat Jenderal  Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan terus berusaha meningkatkan kualitas perlayanan kesehatan tradisional  di wilayah kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan aplikasi mobile Aku Mandiri, kompetensi sumber daya manusia, komitmen organisasi, penyuluhan kesehatan terhadap kualitas pelayanan kesehatan tradisional pada Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan tahun 2022. Dilaksanakan pada tanggal 8 Juni – 21 Juni 2022. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi penelitian ini adalah pegawai LKTM Palembang dan BKTM Makassar yang bertugas di bagian pelayanan dan penyuluh berjumlah 42 sampel, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan dan pengambilan data menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji T tidak berpasangan dan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan (α=0,05). Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh penerapan aplikasi mobile Aku Mandiri (p=0,000), kompetensi sumber daya manusia (p=0,000), komitmen organisasi (p=0,000) dan penyuluhan kesehatan (p=0,000) terhadap kualitas pelayanan kesehatan tradisional. Pada analisis multivariat diperoleh variabel dominan yang berhubungan dengan kualitas pelayanan kesehatan tradisional yaitu penerapan aplikasi mobile Aku Mandiri (p=0,000; OR=120,0). Simpulan penelitian ini ada pengaruh penerapan aplikasi mobile Aku Mandiri, kompetensi sumber daya manusia, komitmen organisasi, penyuluhan kesehatan terhadap kualitas pelayanan kesehatan tradisional.
GAMBARAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) Mardianita, Mardianita; Wahyudi, Arie; Murni, Nani Sari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 1 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i1.1221

Abstract

Latar Belakang: Insiden demam berdarah telah meningkat secara cepat di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir, dengan kasus yang dilaporkan ke WHO meningkat dari 505.430 kasus pada tahun 2000 menjadi 5,2 juta pada tahun 2019. Tujuan: Diketahuinya gambaran kejadian DBD di wilayah Kerja Puskesmas Sekip Kota Palembang. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sekip Kota Palembang, tanggal 1-30 Maret 2024. Sampel penelitian ini terdiri dari kelompok kasus dan kelompok kontrol dengan perbandingan 1:1. Sampel kasus adalah penderita DBD periode Januari-Desember 2023 sebanyak 66 responden (total sampling). Sampel kontrol adalah penduduk yang bertempat tinggal lebih dari 100 m dari rumah penderita kasus DBD yang tidak menderita DBD dalam waktu empat tahun terakhir dengan jumlah 66 responden (purposive sampling). Teknik sampel accidental sampling. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian 88 responden (66,7%) memiliki kebiasaan menggantung pakaian, 90 responden (68,2%) memiliki hunian yang padat, 92 responden (69,7%) memiliki jarak antar rumah < 40 meter, 80 responden (60,6%) terdapat jentik nyamuk di sekitar rumahnya, 73 responden (55,3%) tidak pernah memperoleh penyuluhan tentang kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), 75 responden (56,8%) tidak melakukan tindakan 4M plus, 84 responden (63,6%) memiliki rumah dengan pencahayaan tidak memenuhi syarat, 66 responden antara kasus dan kontrol dengan masing-masing persentase 50%. Saran: dapat menyusun rencana dan menjalankan program kegiatan pencegahan dan pemberantasan DBD, meliputi kegiatan penyuluhan pemberantasan sarang nyamuk, penyuluhan faktor-faktor risiko DBD, pelaksanaan kegiatan survei vektor (pemantauan jentik) yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Kata Kunci : Kejadian, Demam Berdarah Dengue
MODULASI IMUN HUMORAL DAN SELULER: ANTISPERMA ANTIBODIES (ASA), INTERFERON Γ (IFNΓ), INDOLEAMINE 2,3 DIOXYGENASE (IDO), DAN SEL T REGULATOR PADA PEREMPUAN DENGAN INFERTILITAS TIDAK TERJELASKAN YANG MENDAPATKAN PATERNAL LYMPHOCYTE IMMUNIZATION (PLI): Modulation of humoral and celluler immune: Antisperma antibodies (ASA), interferon γ (IFNγ), indoleamine 2,3 dioxygenase (IDO), and T regulatory cells in women with unexplained infertility who gets Paternal Lymphocyte Immunization (PLI) Nani Sari Murni; Indra Gusti Mansur; Mohamad Sadikin; Ichramsyah A. Rahman
Biomedika Vol 15, No 1 (2023): Biomedika Februari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v15i1.1747

Abstract

ABSTRACT Antisperm antibody (ASA) is one of the immunological factors that play a role in unexplained infertility. About 10-30% of infertile couples are caused by ASA. ASA is thought to be lowered by paternal lymphocyte immunization (PLI), but the immune mechanism that occurs in the body is unclear. This research aims to understand the immune mechanism after PLI in women with unexplained infertility by analyzed ASA, IFNγ, IDO, and Treg cells populations. This research using observational analysis, conducted in X Jakarta Hospital from June 2018 to April 2019. Samples were 12 unexplained infertility women with ASA>1:128. Samples were examined ASA titers using the husband's sperm auto-agglutination test (HSAaT) method. Tregs were evaluated using flow cytometry. IFNγ and IDO was determined using an ELISA. The data were analyzed using the Mann-Whitney and Spearman tests. Results show that PLI can reduce ASA. Treg cells percentage ratio increased after 3 times PLI by 20% and 6 times PLI by 50%, but the increase was not significant. An increase of high IFNγ is followed by an increase in the IDO ratio post/early research and an increase in the percentage of the Treg cell population. The results of this study can be considered as a diagnostic use as well as one of the benchmarks in identifying unexplained causes of infertility, IVF failure, and increasing the success of IVF, can also be used as a prognostic for pregnancies with a history of recurrent miscarriage so that subsequent pregnancies are better. ABSTRAK Antibodi antisperma (ASA) merupakan salah satu faktor imunologi yang berperan pada infertilitas yang tidak terjelaskan. Sekitar 10-30% pasangan infertil disebabkan oleh ASA. ASA diduga dapat diturunkan dengan paternal lymphocyte immunization (PLI), namun mekanisme imun yang terjadi di dalam tubuh belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme imun pada perempuan infertilitas yang tidak terjelaskan setelah diberikan PLI melalui analisis ASA, IFNγ, IDO, dan populasi sel Treg. Desain penelitian adalah observasional analitik. Penelitian dilakukan di RS X Jakarta dari Juni 2018 sampai dengan April 2019. Sampel sejumlah 12 perempuan infertilitas tidak terjelaskan dengan ASA >1:128. Pengukuran ASA menggunakan metode husband's sperm auto-agglutination test (HSAaT). Populasi sel Treg diukur dengan flowsitometer. IFNγ dan IDO diukur menggunakan ELISA. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dan Spearman. Hasil penelitian didapatkan bahwa PLI dapat menurunkan ASA. Rasio persentase sel Treg meningkat setelah 3 kali PLI sebesar 20% dan 6 kali PLI sebesar 50%, namun kenaikan tesebut tidak bermakna. Kenaikan IFNγ yang tinggi diikuti oleh kenaikan rasio IDO post/pre dan kenaikan persentase populasi sel Treg. Hasil penelitian ini dapat dipertimbangkan sebagai penggunaan diagnostik, salah satu tolok ukur dalam mengidentifikasi penyebab infertilitas yang tidak terjelaskan, meningkatkan keberhasilan IVF, serta digunakan sebagai prognostik kehamilan dengan riwayat keguguran berulang agar kehamilan berikutnya menjadi lebih baik.
Analysis Determinant Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Incidents in the Work Area Sako Health Center Palembang City in 2024 Tania Ovelina; Gema Asiani; Nani Sari Murni
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/innovation.v3i1.3321

Abstract

Incident fever bloody globally increasing​ sharp. Death consequence fever bleeding in Indonesia from 725 cases in 2020 increased to 1,227 cases in 2022. Study aiming analyze factor affecting​ DHF incidents in the work area Sako Health Center Palembang in 2024. Research conducted in March 2024. Research design quantitative with cross sectional approach. Population that is all KK in the work area Sako Health Center has 9,584 people. A sample of 99 people was taken use cluster random sampling technique with Single-Stage Cluster Sampling. Research results influence knowledge (p value 0.011), influence attitude (p value 0.351), influence behavior clean bathtub (p value 0.603), influence condition container (p value 1.000), influence existence larvae mosquitoes (p value 0.035), influence use wire gauze (p value 0.054) and influence role government (p value 0.095) against DHF incidents in the work area Sako Health Center, Palembang. Multiple logistic regression test results obtained knowledge (p value 0.001), existence larvae mosquitoes (p value 0.022), use wire gauze (p value 0.014) and role government (p value 0.028). There is influence knowledge and existence larvae mosquito to DHF incidents. The most dominant factor to the incidence of dengue fever is knowledge. Recommended For increase effort prevention of dengue fever with do action prevention in a way real and sustainable.
PENILAIAN PENULARAN PENYAKIT FILARIASIS DI KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR Baharudin, Kemas; Ekawati, Dianita; Murni, Nani Sari; Liana, Yunita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 1: Februari 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i1.994

Abstract

Latar Belakang: Filariasis (Penyakit Kaki Gajah) merupakan penyakit yang di sebabkan oleh cacing filaria (microfilaria). Infeksi ini menular dengan perantara nyamuk sebagai vektor. Filariasis bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat dapat menimbulkan cacat menetap. Untuk penanggulangan filariasis ini dilakukan program eliminasi filariasis yaitu Pemberian obat pencegahan Massal (POPM) yaitu program pemutusan  mata  rantai  penularan filariasis sehingga tidak ditemukan lagi penderita baru. Tujuan:  untuk mengetahui penilaian penularan Penyakit Filariasis di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2021 dimasa pandemi Covid-19. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan informasi yang mendalam mengenai Penilaian Penularan Filariasis di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2021 dimasa Pandemi Covid-19.Hasil:  Secara teoritik pola manajemen yang diterapkan dalam proses penilaian penularan penyakit filariasis dikabupaten Penukal Abab Lematang Ilir tahun 2021 dimasa pandemi Covid-19  sudah menjalankan prinsip manajemen dalam persepktif George R. Terry dan berjalan dengan baik. Saran: Faktor pendukung kegiatan ini adalah perencanaan, pengorganisasian, pergerakan  serta pengawasan yang memadai antara lain sumber daya manusia yang cukup dan terampil, pembiayaan yang tersedia serta sarana dan prasarana yang memadai. komunikasi, informasi dan koordinasi perlu ditingkatkan. Kata Kunci:Penilaian, Filariasis
DETERMINAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK Rikasari, Dian; Ekawati, Dianita; Murni, Nani Sari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.848

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ogan Ilir merupakan rumah sakit yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Pada tahun 2019 kasus Demam Berdarah Dengue ada anak mencapai 21 orang dan pada tahun 2020 mengalami peningkatan menjadi 25 kasus. Manajerial dan seluruh tenaga kesehatan perlu meningkatkan upaya untuk menekan kejadian tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui determinan kejadian demam berdarah dengue pada anak. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control yang dilaksanakan pada 27 Juli 2021 sampai dengan 30 Juli 2021.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ogan Ilir sebanyak 127 pasien.  Sampel berjumlah 25 responden (kasus) dan 50 responden (kontrol). Teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara status gizi (p=0,016), pengetahuan ibu (p=0,000), penghasilan keluarga (p=0,006), pola makan anak (p=0,001) dengan kejadian demam berdarah dengue pada anak. Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue  pada Anak adalah pengetahuan ibu. Saran: Diharapkan petugas kesehatan dapat mendorong ibu agar berupaya untuk meningkatkan pengetahuannya dengan mau belajar dan mencari informasi terkait hal-hal yang dapat dilakukan oleh ibu dalam mencegah kejadian demam berdarah dengue pada anak. Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, Anak, Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ogan Ilir
Co-Authors Abdillah, Novandra Akhmad Dwi Priyatno Amalia, Dike Rizky Anif Budiyanto Ariani, Debby Utami Siska Arie Wahyudi Aristian, Muhamad Tito Atma Deviliawati Ayyuhumah Amalia Baharudin, Kemas Chairil Zaman Dewi Sayati Dian Eka Anggreny Dian Eka Anggreny Dianita Ekawati Elyana, Wina Enggar Prasetyo, Enggar Esti Yulianty Febriyanti, Erlina Fitratul Harits Fitri, Lisa Fitrianti, Tri Gema Asiani Gustina, Erma Hamyatri Rawalilah Hamyatri Rawalillah Harokan, Ali Herlina Herlina Hermanto Hermanto Hermanto Heroine, Nova Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Ichramsyah A. Rahman Ihsan Firmansyah Indra Gusti Mansur Indriany Kesumaputri, Bebbi Arisya Lanida, Bella Putri Liana, Yunita Lilis Suryani Lilis Suryani Linda Marni Mardianita, Mardianita Marina Dwi Putri Marlangen, Retno Marlina Marlina Marlioka, Yusi Misdiana, Misdiana Mohamad Sadikin Monita Septidwina Muhammad Amin Nanik Lestari, Nanik Ni Putu Yanti Novika, Novika Pangestika, Hanggayu Pepti Herlin Prima Cakra Rendana Priyatno, Akhmad Dwi Puspa, Riana Putri Aulia Salsabila Rahutami, Syntia Randana, M Prima Cakra Randana, Muhammad Prima Cakra Rikasari, Dian Rosnita Rosnita Santi Rosalina Santi Rosalina Sari, Rica Ratna Sayati, Dewi Sayati, Dewi Sayati Siti Zumiati SRI RAHAYU Suliati, Peniza Sumadi, Alan Suryanti, Dewi Susilawati Suwandi, Welly Swara Abdi N Syafriati, Nyayu Eka Syntia Rahutami Tania Ovelina Tri Sartika Trida, Ayu Anggia Wahyudi, Arie Wulandari, Fitri Wahyuni Yuniartina Yunita Liana Yusnilasari Yusnilasari Yusnilasari Yusnilasari Yusnilasari Yusnilasari, Yusnilasari Zaman, Chairil