Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS REPRESENTASI KELAS SOSIAL DALAM FILM SNOWPIERCER (2013) DAN MANFAATNYA DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA Kasim, Hasanudin; Nur, Hasruddin; Amir, Arfenti; Jalal, Jalal; Sriwahyuni, Sriwahyuni
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.61334

Abstract

Abstract. This research aimed to analyze and describe the representation of social class in the Snowpiercer (2013) and its benefits to study sociology in senior high school. The type of approach in this research was a qualitative descriptive method with the Snowpiercer (2013) as the data source. The data collection technique used documentation technique. Data analysis was content analysis by applying the Miles and Huberman model. The research results show that the representation of social class was very dominant and played an important role in the plot and narrative of the Snowpiercer (2013), including: a) upper class vs lower class; b) exploitation and oppression; c) resistance and revolution; d) visual symbolism; e) upper class decadence; and f) manipulation of information. Then, the benefits of the Snowpiercer (2013) in studying sociology of senior high school including: visualizing social structure in learning material, visualizing social inequality in learning material, visualizing diversity and identity in learning, and visualizing rebellion and social change in learning.Abstrak.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan representasi kelas sosial dalam Snowpiercer (2013) dan manfaatnya dalam pembelajaran sosiologi di SMA. Jenis pendekatan pada penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif metode deskriptif analisis dengan objek Snowpiercer (2013) sebagai sumber datanya. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi. Analisis data adalah analisis isi dengan menerapkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa representasi kelas sosial sangat dominan dan memainkan peran penting dalam plot dan narasi Snowpiercer (2013) antara lain: a) kelas atas vs kelas bawah; b) eksploitasi dan penindasan; c) perlawanan dan revolusi; d) simbolisme visual; e) dekadensi kelas atas; dan f) manipulasi informasi. Kemudian adapun manfaat Snowpiercer (2013) dalam pembelajaran sosiologi di SMA antara lain: memvisualisasikan struktur sosial dalam materi pembelajaran, memvisualisasikan ketimpangan sosial dalam materi pembelajaran, memvisualisasikan diversitas dan identitas dalam pembelajaran, dan memvisualisasikan pemberontakan dan perubahan sosial dalam pembelajaran.
DOMINASI LELAKI TERHADAP PEREMPUAN DALAM KEPEMIMPINAN HMPS PENDIDIKAN SOSIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Pada Agustang, Andi Tenri; Rasyid, Rusman; Rasyid, A Ramli; Adiwisastra Pasca Agustang, Andi Yosi; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.63317

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis (1) kekuasaan lelaki yang mendominasi perempuan dalam memimpin HMPS Pendidikan Sosiologi (2) resistensi perempuan dominasi kekuasaan lelaki dalam HMPS Pendidikan Sosiologi beserta implikasi dari resistensinya. Guna mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian geneologi Foucaultdian. Pengumpulan data melalui observasi partisipatif strategi non-intervensi, wawancara non-struktur dan dokumentasi. Data-data kemudian dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, interpretasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kekuasaan lelaki mendominasi perempuan dalam memimpin HMPS Pendidikan Sosiologi dengan menempatkan perempuan hanya pada posisi bendahara umum dan bidang media dan informasi, serta bidang kewirausahaan, hal tersebut disebabkan oleh faktor intervensi lelaki alumni HMPS Pendidikan Sosiologi periode 2011-2012 sebagai senior menseminasikan wacana perempuan adalah “mahluk emosial”, perempuan tidak akurat dalam mengambil suatu keputusan” sehingga “kurang baik dijadikan sebagai pemimpin” (2) Resistensi yang dilakukan perempuan terhadap dominasi tersebut dengan cara membentuk bidang pemberdayaan perempuan, merumuskan pendidikan politik sebagai modal pengetahuan, dan membangun relasi kepada senior perempuan alumni HMPS Pendidikan Sosiologi sebagai modal sosial sehingga berimplikasi terhadap periode 2023-2024 perempuan dapat mencalonkan diri dan menjadi pemimpin HMPS Pendidikan Sosiologi.This study aims to analyze (1) the power of men who dominate women in the leadership of HMPS Education Sociology. (2) the resistance of women to the domination of men's power in HMSP Education Sociology as well as the implications of its resistance. To achieve that goal, this study uses the Foucaultdian genealogy approach. Data is collected through participatory observations of non-intervention strategies, non-structural interviews, and documentation. The data is then analyzed through data reduction techniques, data presentation, interpretation, and conclusion drawings. The results of this study show that (1) male power dominates women in the leadership of HMPS Education Sociology by placing women only in positions of public treasury and the field of media and information, as well as in the area of entrepreneurship. This is due to the intervention factor of male alumni. HMSP Education sociology period 2011-2012 as senior nominating the discourse of women is “emotional inclusion," women are inaccurate in making a decision, so “less well made as a leader." (2) Resistance done by women against such domination by forming the fields of empowerment of women, formulating political education as the capital of knowledge, and building relationships with senior female alumni of HMPS Education Sociology as the social capital, thus implying that for the period 2023-2024, women can nominate themselves and become the general chair of HMPS Educational Sociology.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA TENAGA KERJA WANITA DI KABUPATEN MAROS Arda, Arda; Sumandiyar, Adi; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i1.59418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis persepsi masyarakat terhadap kehidupan sosial ekonomi keluarga Tenaga Kerja Wanita di Kabupaten Maros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan sosial ekonomi keluarga Tenaga Kerja Wanita telah mengalami peningkatan dalam kehidupan sosial ekonomi keluarga umumnya dapat memenuhi kebutuhan fisik, seperti perbaikan rumah, pembelian alat-alat rumah tangga dan yang paling penting dapat menyekolahkan anaknya. Selain itu juga juga terdapat perilaku keluarga Tenaga Kerja Wanita menjadi tidak terkendali dikarenakan ada ketidakseimbangan yang terjadi dalam keluarga berdasarkan pemenuhan kebutuhan secara materi telah terpenuhi akan tetapi anak dan suami kehilangan kasih sayang baik berperan sebagai ibu bagi anaknya dan berperan sebagai istri bagi suaminya, apalagi peran ibu yang tidak dapat digantikan oleh siapapun yang secara psikologis dibutuhkan oleh anak dan suaminya.This research aims to identify and analyze community perceptions of the socio-economic life of the families of female workers in Maros Regency. The results of the research show that the socio-economic life of female workers' families has experienced an improvement in the socio-economic life of families, generally being able to fulfill physical needs, such as home repairs, purchasing household appliances and most importantly being able to send their children to school. Apart from that, there is also the family behavior of female workers which becomes uncontrollable because there is an imbalance that occurs in the family based on the fulfillment of material needs which have been fulfilled but the children and husbands lose their love both in their roles as mothers for their children and in their roles as wives for their husbands, let alone their role. a mother who cannot be replaced by anyone who is psychologically needed by her children and husband.
Pengaruh Model Pembelajaran Berpikir Induktif terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Zat Aditif dan Zat Adiktif di SMP Negeri 1 Tigapanah Tambunan, Disna Margaretha; Hasruddin
Biology and Education Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2024.16100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berpikir induktif terhadap hasil belajar siswa pada materi zat aditif dan zat adiktif di SMP Negeri 1 Tigapanah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi experiment dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tigapanah yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dengan mengambil 2 kelas yaitu kelas VIII5 sebagai kelas eksperimen diberi perlakuan model pembelajaran berpikir induktif, dan VIII7 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran langsung. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa berbentuk pilihan berganda sebanyak 25 soal. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata pretes hasil belajar siswa kelas eksperimen 42,80 dan kelas kontrol 40,67.nilai rata-rata postes hasil belajar siswa kelas eksperimen 85,47 dan kelas kontrol 80,00. Hasil uji hipotesis dengan mengunakan uji t diperoleh 2,917 dengan Sig. (α) < 0,05 (0,005 < 0,05) sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran berpikir induktif terhadap hasil belajar siswa pada materi zat aditif dan zat adiktif.
Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada Materi Tumbuhan Biji di SMAS Dharmawangsa Kasidi, Lasrini; Hasruddin; Mulyani, Evita
Biology and Education Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2024.16373

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi pada Materi Tumbuhan Biji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan angket tes, observasi, dan dokumentasi. Hal ini dilakukan untuk menganalisis Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada Materi Tumbuhan Biji; untuk mendeskripsikan perbandingan keterampilan berpikir siswa sesuai dengan klasifikasi menurut Taksonomi Blooms. Adapun komponen yang termasuk ke dalam Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTs) menurut Taksonomi Blooms adalah ranah kemampuan kognitif secara analisis (C4), Evaluasi (C5), dan Kreasi (C6). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada analisis kognitif diperoleh nilai rata-rata 4,00 (analisis), 3,50 (evaluasi), dan 2,30 (kreasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi secara keseluruhan masih dalam kategori Rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Pemilihan sampel yang dilakukan adalah total sampling sebanyak 120 siswa. Sebaran angket tes yang digunakan dalam bentuk essai sebanyak delapan butir soal terdiri dari tiga ranah kognitif analisis, evaluasi, dan kreasi. Selain itu, dilakukan wawancara dengan pengajar secara terbuka untuk mendukung hasil dari penelitian ini.
The Role of the Millennial Generation as Candidates for Legislative Members in 2024 Election Nur, Hasruddin; Jalal; Amir, Arfenti; Suardi; Kasim, Hasanudin
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 5 No. 1 (2024): February 2024 ( Indonesia - Malaysia )
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v5i1.763

Abstract

The millennial generation has great potential to serve as legislative candidates in the 2024 election. They bring new perspectives, innovative thinking, and technological skills that can make a positive contribution to the legislative process. This research aimed to analyze and describe the role of the millennial generation as legislative candidates in the 2024 election. This research used descriptive qualitative techniques, which required a literature review that involved searching for relevant reading material in books or articles. This research shows that there was a challenge for the millennial generation in facing the 2024 election, namely that there is a negative stigma, sometimes they are said to tend to be lazy, anti-social, and even seen as not understanding politics and not caring about national conditions, although this is not entirely true. Motives and encouragement of the Millennial Generation to Become Candidates for Legislative Membership in 2024 are due to the hope that this generation can bring more adaptive, inclusive, and progressive changes to the policy-making process, such as the call to be involved in the political process, feel better represented, and hope for change. The potential for the millennial generation becomes legislative members in the 2024 election, because they have creativity and innovation, progressive thinking, and acceptance of the millennial generation in society in the 2024 election.
The Role Of Community Empowerment In Development At Marusu Sub-District Maros Regency Sumandiyar, Adi; Nur, Hasruddin
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 5 No. 1 (2024): February 2024 ( Indonesia - Malaysia )
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v5i1.774

Abstract

This research aims to identify the factors that play a role in community empowerment in development at Marusu Subdistrict, Maros Regency. The research results show that factors that influence community participation in development in Marusu Subdistrict, Maros Regency are factors that originate from within the community itself, for example, the level of education, community income, and the community's self-awareness which is based on the religion that they adhere to. Apart from that, it is also caused by factors originating from the surrounding and outside environment of the community, including government leadership and their members or staffs (apparatus).
Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tonro Kassi Barat Kabupaten Jeneponto dalam Produksi dan Pengembangan Produk Kerupuk Buah Lontar Berbasis Ekonomi Kreatif S. Tabbu, Muhammad Ansarullah; Farhah Fauziah; Fransiska Stepani; Seti Armaida Kartika; Desi Purnama; Nadira Damayanti.A; Muh.Irfan Al-Ashari; Muh. Syahriadi; Ridho Muharram; Adnan Al Khairi; Fikran Basri; Adrian; Hasruddin; Adiaksa Ali; Muh.Faiz qushayyi; Ishak Kurniawan
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 2 (Juni 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i2.473

Abstract

Program pelatihan ini fokus pada pemberdayaan masyarakat tonro kassi barat kabupaten jeneponto dalam produksi dan pengembangan produk kerupuk buah lontar berbasis ekonomi kreatif. Buah lontar yang melimpah di wilayah Tonro Kassi Barat, Kabupaten Jeneponto, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk olahan bernilai ekonomis tinggi. Program ini fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan produksi, serta pengembangan produk yang inovatif. Dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dari tim PPK Ormawa HMJ Geografi FMIPA UNM, program ini mengimplementasikan serangkaian kegiatan pelatihan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas ibu-ibu PKK dalam mengembangkan potensi kerupuk buah lontar sebagai produk unggulan daerah. Dengan demikian, program pelatihan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tonro Kassi Barat melalui pengembangan usaha kerupuk buah lontar berbasis ekonomi kreatif. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi, memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan di Tonro Kassi Barat.
Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tonro Kassi Barat Kabupaten Jeneponto dalam Produksi dan Pengembangan Produk Kerupuk Buah Lontar Berbasis Ekonomi Kreatif Muhammad Ansarullah S. Tabbu; Farhah Fauziah; Fransiska Stepani; Seti Armaida Kartika; Desi Purnama; Nadira Damayanti A; Muh.Irfan Al-Ashari; Muh. Syahriadi; Ridho Muharram; Adnan Al Khairi; Fikran Basri; Adrian; Hasruddin; Adiaksa Ali; Muh. Faiz Qushayyi; Ishak Kurniawan
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 3 (Oktober 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i3.489

Abstract

Program pelatihan ini fokus pada pemberdayaan masyarakat tonro kassi barat kabupaten jeneponto dalam produksi dan pengembangan produk kerupuk buah lontar berbasis ekonomi kreatif. Buah lontar yang melimpah di wilayah Tonro Kassi Barat, Kabupaten Jeneponto, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk olahan bernilai ekonomis tinggi. Program ini fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan produksi, serta pengembangan produk yang inovatif. Dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dari tim PPK Ormawa HMJ Geografi FMIPA UNM, program ini mengimplementasikan serangkaian kegiatan pelatihan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas ibu-ibu PKK dalam mengembangkan potensi kerupuk buah lontar sebagai produk unggulan daerah. Dengan demikian, program pelatihan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tonro Kassi Barat melalui pengembangan usaha kerupuk buah lontar berbasis ekonomi kreatif. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi, memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan di Tonro Kassi Barat.
General Election Commission (KPU) of Makassar Efforts to Encourage Community Participation in the 2018 Regional Elections Nur, Hasruddin; Adi Sumandiyar; Amir, Arfenti; Iskandar, Abdul Malik; Jalal; Kasim, Hasanudin
JPTK : JURNAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS Vol 3 No 1 (2024): May : IJOLEH
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/ijoleh.v3i1.224

Abstract

This research aims to examine and describe the efforts of the Makassar City KPU in encouraging community participation in the implementation of the 2018 regional elections. This type of research uses qualitative descriptive research by determining the number of informants consisting of 9 informants selected using purposive sampling technique. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The data analysis technique used by researchers goes through three work stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show that the KPU's efforts to encourage public participation in the 2018 regional elections include: a) carrying out regional elections professionally without black campaigns and the practice of money politics by ensuring that every citizen has the same rights and opportunities to participate in the regional election process, b) increasing voter participation by providing healthy political education by increasing public knowledge so that they can participate optimally in the regional election process, c) Transparency in the implementation of regional elections by providing information that is easily accessible, involving the public in decision making, using information technology, enforcing clear rules and sanctions, and involving independent supervision from supervisory institutions and civil society.