Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Efektivitas Multimedia Interaktif terhadap Pemahaman Rambu Lalu Lintas Siswa Kelas V SDN 6 Cikondang Ujang Mulyana Adimin; Aceng Ahmad Rodian Susila; De Budi Irwan Taofik; Iis Masripah
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3897

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas multimedia interaktif dalam meningkatkan pemahaman rambu lalu lintas pada siswa kelas V SDN 6 Cikondang. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman rambu lalu lintas yang memuat rambu peringatan, larangan, perintah, dan petunjuk. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test atau Wilcoxon signed-rank test, N-Gain, dan ukuran efek. Rata-rata posttest meningkat dari 58,00 menjadi 85,40, dengan 0,639 dan kategori N-Gain Sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif dapat digunakan sebagai media edukasi keselamatan berlalu lintas di sekolah dasar.
Pengaruh Kuliah Lapangan Ekologi Hewan terhadap Peningkatan Ecoliteracy Mahasiswa Pendidikan Biologi Aceng Ahmad Rodian Susila; De Budi Irwan Taofik; Irdam Denni; Leni Sri Mulyani
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/dkp2je92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kuliah lapangan ekologi hewan terhadap peningkatan ecoliteracy mahasiswa Pendidikan Biologi di Institut Pendidikan Indonesia. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, dengan melibatkan 20 mahasiswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 soal untuk mengukur pengetahuan ekologis mahasiswa sebelum dan setelah kuliah lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan mahasiswa, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 55,50 (SD = 9,305) dan post-test sebesar 79,75 (SD = 5,730). Uji paired sample t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa kuliah lapangan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ecoliteracy mahasiswa. Kuliah lapangan juga berhasil meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi kuliah lapangan dalam kurikulum pendidikan biologi untuk meningkatkan ecoliteracy mahasiswa.
Efektivitas Metode Guided Teaching dalam Strategi Full Class Learning terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV pada Subkonsep Ekosistem Nazwa Aulia Rahmat; De Budi Irwan Taofik; Ajang Rusmana; Aceng Ahmad Rodian Susila; Asep Rohayat
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.116162

Abstract

Pembelajaran IPA pada subkonsep ekosistem di sekolah dasar masih sering menghadapi kendala rendahnya keterlibatan siswa dan belum optimalnya pencapaian hasil belajar akibat dominasi pembelajaran yang bersifat satu arah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode Guided Teaching dalam strategi Full Class Learning terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV pada subkonsep ekosistem di SDN Cikedokan 2. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest pada 28 siswa tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda dan dianalisis secara deskriptif serta inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai meningkat dari 3,49 pada pretest menjadi 8,10 pada posttest (gain 4,61). Dalam skala 100, nilai meningkat dari 55,67 menjadi 79,33. Ketuntasan klasikal mencapai 75% dengan RTP 75% (kategori tinggi). Uji paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. 0,000 &lt; 0,05, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Dengan demikian, metode Guided Teaching efektif meningkatkan hasil belajar IPA pada subkonsep ekosistem.
Pengembangan Immersive Virtual Reality Berbasis Video 360o pada Perkuliahan Zoovertebrata dalam Meningkatkan Pengalaman Visual Mahasiswa Calon Guru Biologi De Budi Irwan Taofik; Irdam Denni; Aceng Ahmad Rodian Susila; Nazwa Aulia Rahmat
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.115494

Abstract

Perkembangan teknologi pembelajaran menuntut hadirnya media inovatif yang mampu meningkatkan pengalaman visual mahasiswa, khususnya pada materi Zoovertebrata yang memerlukan visualisasi struktur tubuh hewan secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Immersive Virtual Reality (IVR) berbasis video 360° pada perkuliahan Zoovertebrata serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan pengalaman visual mahasiswa calon guru biologi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan Alessi dan Trollip yang meliputi tahap planning, design, dan development. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli materi, angket validasi ahli media, dan angket pengalaman visual mahasiswa yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh penilaian sangat layak dari ahli materi dengan rata-rata skor 4,75 dan persentase 94%, serta dari ahli media dengan rata-rata skor 4,80 dan persentase 96%. Uji coba kepada 15 mahasiswa menunjukkan bahwa media IVR mampu meningkatkan pengalaman visual dengan skor rata-rata 4,85 dan persentase 96,93%, terutama pada aspek kejelasan visual, keterlibatan belajar, dan kepercayaan diri dalam mengidentifikasi struktur tubuh hewan vertebrata. Dengan demikian, media pembelajaran IVR berbasis video 360° dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan pengalaman visual mahasiswa dalam pembelajaran Zoovertebrata.
Dampak Lingkungan Sosial Sekolah Terhadap Perilaku Sopan Santun Siswa SDN 3 Kersamenak Sipa Anggraeni; Tetep; Karantiano Sadasa Putra; De Budi Irwan Taofik
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sosial sekolah terhadap perilaku sopan santun peserta didik kelas V SDN 3 Kersamenak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto kausal. Sampel penelitian berjumlah 42 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup skala Likert dan dianalisis dengan bantuan SPSS versi 27 melalui uji normalitas, homogenitas, linearitas, korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara lingkungan sosial sekolah dan perilaku sopan santun peserta didik, dengan koefisien korelasi sebesar 0,512 yang termasuk kategori sedang. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,262 menunjukkan bahwa lingkungan sosial sekolah memberikan kontribusi sebesar 26,2% terhadap perilaku sopan santun peserta didik. Dengan demikian, lingkungan sosial sekolah berperan dalam membentuk perilaku sopan santun peserta didik