Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Sosialisasi Pelatih Lempar NPC Sumatera Utara Menyongsong Peparnas 2024 Aceh-Sumut Liliana Puspa Sari; Sihombing, Hardodi; Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra; Dicky Hendrawan; Ika Endah Puspita Sari; Simangunsong, Benny Aprial
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.685 KB) | DOI: 10.55081/jbpkm.v1i1.209

Abstract

Pada dasarnya nomor lempar dalam cabang atletik merupakan salah satu nomor yang diperebutkan sejak Olimpiade kuno di Yunani sekitar tahun 779 Masehi. Kegiatan bakti ini bertujuan untuk memberdayakan dan menghasilkan nomor atletik atletik di NPC Sumut dalam persiapan menghadapi PEPARNAS 2024 Aceh-Sumatera Utara. Dari tujuan tersebut diperoleh pula informasi bahwa kursus-kursus pelatihan sangat penting khususnya di kalangan KNKT Sumatera Utara, karena pelatihan bagi para atlet difabel sangat berbeda. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, yang sebetulnya fokus pada rendahnya tingkat kegiatan pelatihan yang mengakibatkan rendahnya update pengetahuan dan pengetahuan pelatih selama pandemi Covid-19. Selain meningkatkan kemampuan individu tentunya akan meningkatkan kemampuan kemampuan atletik dengan adanya pelatih yang memiliki ilmu pengetahuan baru. Dengan mengadakan pelatihan ini. Mulai dari kegiatan penataran terus menerus. Dimana kegiatan penataran ini diharapkan terus berlanjut di masa mendatang dan setiap tahun. Hal ini dilakukan agar berbagai unsur / aspek penting (positif) dapat tersampaikan dengan baik. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penataran, para pelatih NPC sangat antusias melihat jawaban dan pembicara yang sangat berkualitas dari para pelatih NPC itu sendiri dan ditambah dengan nutrisi. Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Sumatera Utara didirikan pada tahun 1962. Namun saat itu namanya masih Yayasan Olahraga Cacat (YPOC). Nama YPOC berjalan hingga tahun 1982 atau sudah ada selama kurang lebih 20 tahun. Kemudian pada tahun 1982 namanya diubah menjadi Badan Pertimbangan Olahraga Disabilitas (BPOC). Setelah berjalan sekitar 28 tahun, lanjutnya, nama BPOC diubah pada awal 2011 menjadi Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Sumatera Utara. Digantikan oleh NPC karena nama YPOC dan BPOC seakan mendiskreditkan atlet yang bernaung di sana.
Development of the case method in anti-corruption education courses in physical education and sports Aprial. M, Benny; Rahmat, Zikrur; Alfiansyah Putra Karo-karo, Alan; Giawa, Epenetus
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 13, No 2 (2023): VOLUME 13 NOMOR 2 TAHUN 2023
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jm.v13i2.3754

Abstract

The purpose of this study is to create a course design for Anti-Corruption Education at Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna that incorporates the case method idea into the Physical Education Study Program. According to Borg and Gall's research and development research, it took more than three months to complete, with the following details: Needs analysis, Planning for model creation, Creation of exercise model designs, Model modification and expert validation, Trials and adjustments in small groups, Field tests and modificationsThe research's findings demonstrate that: the case method's development for anti-corruption education courses is appropriate for use as a learning tool, as evidenced by the expert validation results in the case method aspect, which obtained percentages of 81.25%, 94.61%, and excellence of 79.17%; the material expert validation results in the learning design aspect, which obtained percentages of 80%, 81.25%, and 85% in the excellence aspect; and the student assessments results in the case method aspect, which obtained a percentage of 78, 94%. The research conclusion is one way to train students' talents in rhetorical, realistic and critical thinking, as well as basic research is through case method-based learning which originates from field observations and investigations and the findings of this research are consistent with other research regarding the case approach of anti-corruption teaching programs in education physical.Key words: development, case method, anti-corruption education.
Persepsi Masyarakat terhadap Partisipasi dalam Aktivitas Fisik dan Olahraga Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra; Sinaga, Erlina Monica; Sinurat, Fajar Rahmansyah; Sembiring, Egya; Harefa, Erdiawan
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 1 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i1.2684

Abstract

Pengetahuan tentang manfaat kesehatan dari aktivitas fisik dan olahraga masih rendah di beberapa komunitas. Penelitian ini dapat membantu dalam merancang program pendidikan kesehatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat tentang pentingnya aktivitas fisik dan olahraga, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi mereka, serta preferensi mereka terhadap jenis olahraga tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metodologi deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah masyarakat yang berusia diatas 15 tahun di Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 100 orang. Peneliti menggunakan kuesioner sebagai instrumen dalam penelitian ini. Verifikasi Data, Penyajian Data, dan Kategorisasi Data adalah metode pengolahan data yang digunakan. Hasil penelitian masyarakat melakukan aktivitas fisik dan olahraga sebanyak 53% sebanyak 35% tidak melakukan, dan sebanyak 12 % mungkin akan melakukan, frekuensi masyarakat melakukan aktivitas fisik dan olahraga adalah dari 1 sampai 6 kali dalam seminggu. Jenis aktivitas fisik dan olahraga yang dilakukan masyarakat adalah berjalan dan senam, bersepeda, jogging, futsal atau mini soccer, lari, dan badminton. Manfaat Kesehatan dari olahraga masyarakat sebanyak 69,8% menjawab ya, 29,2% menjawab tidak, dan sebanyak 1% menjawab mungkin. Hambatan selama aktivitas fisik dan olahraga sebanyak 76,3% merasa terhambat dan 23,7% tidak terhambat saat melakukan aktivitas fisik dan olahraga. Hambatan yang dialami selamat aktivitas fisik dan olahraga adalah cedera, hujan, kurangnya waktu, dan malas. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah mayoritas masyarakat melakukan aktivitas fisik dan olah raga, dengan berjalan kaki dan olah raga menjadi aktivitas yang paling umum. Terlepas dari manfaat kesehatan yang dirasakan, banyak orang menghadapi kendala seperti cedera, kurangnya waktu, dan kemalasan dalam melakukan aktivitas fisik.
Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Modul/Bahan Ajar Bulu Tangkis Berbasis Aplikasi Android Pada Guru PJOK SMP Kota Medan Sebagai Solusi Media Pembelajaran Penjas Aprial. M, Benny; Karo-karo, Alan Alfiansyah Putra; Nofrizal, Dedi; Giawa, Epenetus; Nova, Andi; Tantri, Afri
PENGABDI PENGABDI: VOL. 5, NO.1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v5i1.57334

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pada guru dan siswa di SMP Kota Medan yaitu SMP Kalam Kudu Medan, SMP Negeri 1 Medan, dan SMP Negeri 27 Medan, mengenai pemanfaatan Media pembelajaran berbasis android materi Bulu Tangkis, dimana sebelumnya di sekolah tersebut dalam mengimplementasikan e-Learning baru sebatas pada pengembangan berbasis web saja, belum berbasis android. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu dengan metode pendampingan atau model ORPAER (observe, reflec, plan, action, evaluate, reflec), Desain model PKM “ORPAER” merupakan cerminan tahapan PKM yang pengusul bagi menjadi 4 siklus yaitu siklus pertama “Pra PKM” pada tahap ini, pengusul melakukan (O) observasi dan (R) refleksi terhadap sekolah sasaran untuk menentukan focus permasalahan yang akan selesaian dalam program PKM.
Persepsi Siswa Terhadap Efektivitas Pelaksanaan Program Pendidikan Jasmani di Sekolah Menengah Atas Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra; Perlindungan Daeli, Emanuel; Gori, Enggellina; Sembiring, Egi Wiranata; Syahrul, Fahjri
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i1.2685

Abstract

Studi tentang persepsi siswa terhadap efektivitas program pendidikan jasmani dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pengambil keputusan pendidikan dalam meningkatkan kualitas program, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, serta memotivasi pengembangan program yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menilai persepsi siswa terhadap efektivitas program pendidikan jasmani yang diterapkan di sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan survei deskriptif dengan pengambilan data melalui kuesioner. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Menengah Atas di Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 120 orang. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan terhadap mutu pembelajaran penjas sebagian besar positif, yaitu 40,8% puas, 33,3% cukup puas, 25% sangat puas, dan hanya 0,8% tidak puas. Selain itu, relevansi pengajaran dengan kebutuhan jasmani dan kesehatan dinilai cukup relevan sebesar 48,3%, relevan sebesar 34,2%, dan sangat relevan sebesar 17,5%. Terakhir, keterlibatan siswa dalam aktivitas jasmani pada pembelajaran pendidikan jasmani bervariasi, yaitu 57,5% kadang-kadang terlibat, 30% sering terlibat, 10,8% selalu terlibat, dan 1,7% tidak pernah terlibat dan perlunya perbaikan dalam hal ketersediaan fasilitas dan peralatan olahraga. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Sebagian besar responden merasa puas terhadap kualitas pendidikan jasmani, dan sebagian besar menunjukkan perlunya perbaikan dalam hal ketersediaan fasilitas dan peralatan olahraga.
Analisis Kebutuhan Guru Pendidikan Jasmani Terhadap Pengembangan Modul Berbasis Pelajar Pancasila Sari, Dewi Maya; Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra; M, Benny Aprial; Sinurat, Ahmad Ridwan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i1.2825

Abstract

Dalam rangka melaksanakan program pengembangan kompetensi dan profesi guru yang efektif, efisien, produktif, kreatif, dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru Pendidikan Jasmani terhadap pengembangan modul berbasis Pancasila siswa. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner elektronik melalui Google Form yang disebarkan kepada guru-guru sekolah dasar di Sumatera Utara. Sebanyak 18 responden menjawab dan mengisi kuesioner secara lengkap antara tanggal 20-27 Juni 2024. Hasil survei menunjukkan bahwa 72,2% sangat perlu, 11,1 perlu, 11,1 kurang perlu, dan 5,6% tidak perlu. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kebutuhan guru Pendidikan Jasmani untuk mengembangkan modul berbasis Pancasila siswa sangat diperlukan.
Pengabdian Kepada Masyarakat Penyusunan Modul Ajar Bagi Guru PJOK Karo-Karo, Alan Alfiansyah Putra; Sari, Dewi Maya; Fahrurrozi, Fahrurrozi; Sembiring, Egya; Sinurat, Fajar Rahmansyah; Afrizal, Agus
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3186

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan penyusunan modul ajar bagi guru-guru PJOK. Kegiatan pengabdian ini melibatkan Guru PJOK SDN 105399 Kulasar, SDN 053993 Lubuk Kertang, UPT SDN 03 Tanah Merah, SMP Swasta Bahagia, dan SMP Muhammadiyah 4 Medan. Teknik pelaksanaan pelatihan ini, yang terdiri dari empat langkah utama, analisis kebutuhan, menetapkan rencana dan jadwal pelaksanaan PKM dengan para guru, tahap implementasi kegiatan PKM dan tahap evaluasi dan refleksi. Materi pelatihan yang disampaikan adalah struktur penyusunan modul ajar. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini adalah seluruh peserta dapat menerima materi yang disampaikan dengan baik dan pada akhir sesi 8,57% peserta dapat membuat modul ajar.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Penilaian Pembelajaran Pendidikan Jasmani Karo-Karo, Alan Alfiansyah Putra; Ramadan, Ramadan; Afrizal, Agus; Sianipar, Masysarah
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i5.3832

Abstract

Penilaian pembelajaran pendidikan jasmani menghadirkan beberapa tantangan yang dihadapi pendidik, seringkali mengarah pada inkonsistensi dan praktik subjektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai aspek yang diperlukan dalam pengembangan sistem penilaian pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan jasmani. Analisis data yang digunakan dalam peneitian ini ialah menggunakan diagram persentase untuk menyajikan hasil dari setiap butir kuesioner.Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form kepada guru Pendidikan jasmani tingkat sumatera utara dimulai pada tanggal 18 November – 02 Desember 2024. berdasarkan hasil kuesioner untuk desain penilaian diperoleh hasil dengan 100% guru Pendidikan jasmani menggunakan kombinasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Desain penilaian hasil dengan presentase 9,1% guru memilih Keterbatasan waktu untuk mengamati setiap siswa, 72,7% guru memilih tidak semua siswa memiliki kemampuan fisik yang sama, dan 18,2% guru memilih kesulitan dalam menilai siswa dengan kebutuhan khusus. Penilaian pembelajaran Pendidikan jasmani persepektif guru diperoleh hasil dengan persentase 77,3% menyediakan penilaian yang sesuai dengan kondisi mereka, 9,1 % mengurangi bobot penilaian fisik ,9,1 % tidak menilai aspek fisik hanya kognitif dan afektif dan 4,5 % penilaian Proses. Secara keseluruhan, hasil kuesioner menunjukkan bahwa semua guru Pendidikan Jasmani menggunakan kombinasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dalam penilaian, dengan beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan fisik siswa, serta tingkat keterlibatan siswa yang bervariasi dalam proses penilaian.
Dampak Penggunaan Jenis Evaluasi dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani: Tinjauan Literatur Ananda, Fariz Rizqy; Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra; Sari, Liliana Puspa
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 4 (2024): Special Issue National Conference: Mengembalikan Marwah PJOK dan Penerapan Tekn
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i4.20864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi praktik evaluasi yang paling efektif dan memberikan rekomendasi untuk peningkatan proses pembelajaran, sehingga dapat mendukung pencapaian tujuan pendidikan jasmani yang lebih baik di tingkat sekolah. Rumusan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana berbagai jenis evaluasi, seperti evaluasi formatif, sumatif, dan autentik, memengaruhi efektivitas pembelajaran pendidikan jasmani. Tujuan kajian dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak penggunaan berbagai jenis evaluasi dalam pembelajaran pendidikan jasmani, dengan mengkaji literatur yang ada untuk memahami bagaimana metode evaluasi yang berbeda dapat memengaruhi hasil belajar, motivasi siswa, dan pengembangan keterampilan fisik. Dampak penggunaan jenis evaluasi dalam pembelajaran pendidikan jasmani menunjukkan bahwa penerapan evaluasi yang beragam, penggunaan evaluasi sumatif dalam pendidikan jasmani secara signifikan berdampak pada pembelajaran siswa dan efektivitas program. Penggunaan evaluasi formatif dalam pendidikan jasmani secara signifikan meningkatkan pembelajaran dan keterlibatan siswa. Evaluasi otentik mendorong siswa untuk mengambil kepemilikan pembelajaran mereka, yang mengarah pada peningkatan kinerja pengajaran dan lingkungan belajar yang diperkaya. Oleh karena itu, pendidik diharapkan dapat mengintegrasikan berbagai metode evaluasi untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan siswa.
Integration of 4C Skills in Physical Education Learning Strategy Module Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra; Sari, Liliana Puspa; Hendrawan, Dicky
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v8i1.77515

Abstract

Students often experience difficulties in understanding lecture material when creative and contextual learning resources are not available. Low interest and motivation to learn are additional challenges in the lecture process. This study aims to develop and evaluate the feasibility of a module of Physical Education learning strategies integrated with 21st century skills, with a focus on 4C abilities (critical thinking, communication, collaboration, and creativity). This study used the research and development (R&D) method by involving material experts, media experts, user lecturers, and students as test subjects. Data collection was done through observation and questionnaire, while data analysis used quantitative and qualitative approaches. The results showed that the module feasibility assessment by material experts reached 72% (feasible), media experts 74% (feasible), user lecturers 78% (feasible), and student users 79% (feasible). These findings indicate that the developed learning module is considered feasible for use in the lecture process and has the potential to improve student learning outcomes. This module also contributes to improving students' critical thinking skills, communication, collaboration, and creativity in the context of Physical Education learning. Therefore, the application of this 4C-based module is recommended as an alternative strategy in improving the quality of learning in higher education, especially in the Physical Education learning strategy course.
Co-Authors Ade Evriansyah Lubis Ade Evriansyah Lubis Ade Ros Riza Afrizal, Agus Ahmad Al Munawar Akifah Khansa Zikhrillah Rida Albadi Sinulingga Ananda, Fariz Rizqy Andi Nova Andi Nur Abady Aprial. M, Benny Arjuna, Arjuna Aulia, Cindy Batubara, Ani Suryani Benny Aprial M Boby Helmi Buulolo, Boisandi Dandi, Dandi Dewi Maya Sari Dewi Maya Sari Dicky Hendrawan Dimas Arif Hidayat Dodi Suherman Saruksuk Eka Abdurrahman Faisal Josua Manalu Faisal Josua Manalu, Faisal Josua Manalu Filli Azandi Firdo Aginta Silalahi Froilan D Mobo Gardner Paulus Sinaga Garry Kuan Giawa, Epenetus Gori, Enggellina Gulo, Novaltin Hindari Hardodi Sihombing Harefa, Erdiawan Heny Setyawati Heny Setyawati Hery Widijanto Hulu, Raymond Julvadamai Ibrahim Ika Endah Puspita Sari Ika Endah Puspita Sari Ikhtiar Setiawan Lombu Keliat, Pedomanta Khairul Usman Laia, Yupiter Prakasa Liliana Puspa Sari Lombu, Ikhtiar Setiawan M Syafii M, Benny Aprial Mariyance Prida Mehaga Muhammad Syaleh Muhammad Syaleh Nainggolan, Tiovany Debora Nasution, Khairul Annas Nofrizal, Dedi Novaltin Hindari Gulo Pandia, Brema Pehulisa Perlindungan Daeli, Emanuel Rahma Dewi Ramadan Ramadan Rangkurti, Yoki Afriandy Ratna Dewi Ratna Dewi Raymond Julvadamai Hulu Ricky Fernando Pasaribu Rida, Akifah Khansa Zikrillah Rinaldi Aditya Salim, Muhammad Ikram Sandika, Chery Sembiring, Egi Wiranata Sembiring, Egya Sianipar, Masysarah Sihombing, Hardodi Sihombing, Lasdo Pangihutan Simangunsong, Benny Aprial Simaremare, Aris Sinaga, Erlina Monica Sinurat, Ahmad Ridwan Sinurat, Fajar Rahmansyah Sitanggang, Charisma Maranatha Siti Baitul Mukarromah Sitorus, Akbar Alvian Sundari, Della Swandana, Atika Syahputra, Raynaldo Syahrul, Fahjri Tandiyo Rahayu Tantri, Afri Usman, Khairul Wildan Zikrur Rahmat