Claim Missing Document
Check
Articles

Deteksi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak di Raudhatul Athfal Tarbiyatul Aulad Kumala, Abidatul; Amanatusholikhah, Alfina; Arsyillailiyyah, Alifta Syafira; Malikha, Ayu Nurul; Yuliana, Nadiya Eka; Febriyana, Nurul Hidayah; Nuha, Tsalisa Wardani; Faridah, Umi
Muallimun : Jurnal Kajian Pendidikan dan Keguruan Vol 3 No 2 (2023): MUALLIMUN
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/muallimun.v3i2.6942

Abstract

Artikel ini meneliti tentang deteksi pertumbuhan dan perkembangan anak di RA Tarbiyatul Aulad hasil observasi menunukan bahwa RA Tarbiyatul Aulad melakukan pengukuran pertumbuhan setiap satu bulan sekali dan perkembangan dilakukan setiap enam bulan sekali. Observasi ini menggunakan pendekatan kualitatif, untuk pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuannya guna mengetahui pertumbuhan
Pengaruh Edukasi Teach Back terhadap Tingkat Kemampuan Ibu dalam Melakukan Pemantauan Perkembangan Anak di Puskesmas Jati Kabupaten Kudus Jawa Tengah Wahana, Haryo Srijaya; Faridah, Umi; Karyati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25810

Abstract

Perkembangan anak usia dini (0-5 tahun) sangat dipengaruhi oleh stimulasi yang tepat, yang dapat mencegah gangguan perkembangan dan dampak jangka panjang jika kurang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh edukasi dengan metode Teach Back terhadap kemampuan ibu dalam memantau perkembangan anak di Puskesmas Jati, Kabupaten Kudus. Penelitian dilakukan di Posyandu Desa Pasuruan Kidul dengan subjek 32 ibu yang memiliki anak usia 1 bulan hingga 5 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat stimulasi dan status perkembangan anak melalui Kuesioner Pra-Skrining Perkembangan (KPSP) yang mengukur motorik kasar, motorik halus, bicara dan bahasa, serta sosial dan kemandirian anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi dengan metode Teach Back efektif meningkatkan kemampuan ibu dalam memantau perkembangan anak. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan ibu setelah diberikan edukasi, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya mendapatkan edukasi konvensional. Faktor pendidikan dan pekerjaan ibu turut mempengaruhi pemahaman dan penerapan informasi kesehatan yang diberikan. Penelitian ini membuktikan bahwa Teach Back adalah metode edukasi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam pemantauan perkembangan anak, yang berpotensi meningkatkan deteksi dini gangguan perkembangan anak.
Peran kepemimpinan, sikap, dan kompetensi perawat dalam meningkatkan asuhan keperawatan berbasis syariah Ardian, Iwan; Rusnoto, Rusnoto; Himawan, Rizka; Faridah, Umi; Haiya, Nutrisia Nu'im; Azizah, Intan Rismatul
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.10.2.47-58

Abstract

Pendahuluan: Kepemimpinan dapat menentukan kompetensi dan sikap perawat dalam memberikan asuhan keperawatan holistik termasuk spiritualitas, yang dapat terpenuhi melalui asuhan keperawatan berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan, sikap, dan kompetensi perawat dengan asuhan keperawatan berbasis syariah. Metode: Penelitian kuantitatif, jenis penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 130 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji sommers’d dan uji multivarian regresi logistik ordinal. Hasil: Mayoritas usia perawat 20 – 35 tahun sebanyak 70% dengan jenis kelamin perempuan 79,2% dan memiliki pendidikan Diploma 3 sebesar 67,7%. Mayoritas tingkat kepemimpinan baik 70%, sikap baik 73,1%, kompetensi baik 73,1%. Hasil uji sommers’d menunjukan terdahapat semua variabel kepemimpinan, sikap, dan kompetensi terdapat hubungan yang kuat dengan asuhan keperawatan berbasis syariah dengan semua p value 0,000 dan nilai r (kepemimpinan=0,709, sikap=0,702, dan kompetensi=0,737). Hasil uji multivariate menunjukan bahwa secara simultan kepemimpinan, sikap, dan kompetensi berhubungan dengan asuhan keperawatan berbasis syariah dengan nilai R square 73,2%. Simpulan: Kepemimpinan, sikap, dan kompetensi berperan kuat dalam menentukan asuhan keperawatan berbasis Syariah.
Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Status Nutrisi Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus Oktasari, Fatika; Faridah, Umi; Rahmawati, Ashri Maulida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi pola asuh ibu pada balita di wilayah kerja Puskesmas Undaan Kudus. (2) Mengidentifikasi status nutrisi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Undaan Kudus (3) Menganalisis hubungan pola asuh dengan dengan status nutrisi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Undaan Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi dan metode cross-sectional untuk mengungkap hubungan antara pola asuh ibu dan status nutrisi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Undaan Kudus, yang meliputi Desa Undaan Kidul, Desa Kutuk, Desa Sambung, dan Desa Kalirejo. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan judul “Hubungan pola asuh ibu dengan status nutrisi pada balita di wilayah Kerja Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus,” dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden, yakni 70,6%, di wilayah kerja Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus memiliki pola asuh yang baik. Selain itu, sebagian besar responden balita, yaitu 72,1%, memiliki status gizi atau nutrisi yang baik. Penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu dan status gizi atau nutrisi balita di wilayah kerja Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus, dengan nilai p sebesar 0,001, yang lebih kecil dari 0,05.
Optimalisasi Gizi Lansia melalui Program Edukasi Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Ridwanto, Muhammad; Lasmini, Lasmini; Faridah, Umi; Hidayah, Noor
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5028

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang disebabkan adanya kelainan metabolik yang saat ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia, karena angka morbiditas dan mortalitasnya yang meningkat. Kelompok Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk mencegah penyakit diabetes melitus pada lansia. Metode pengabdian dilakukan dengan diberikan edukasi tentang gizi dan senam lansia untuk partisipatif berupa permainan menyusun menu isi piringku lansia. Data pengetahun diperoleh melalaui kuesioner pre dan pos tes, untuk data pemeriksaan tekanan darah didapatkan dari alat tensi digital dan data kadar glukosa darah di dapatkan dari alat digital pemeriksa kadar glukosa darah. Subjek pengabdian ini adalah lansia perempuan sebanyak 40 orang dari PCA Undaan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah lansia mengalami peningkatan pengetahuan, dan peningkatan kesehatan. Kesimpulannya dari penelitian ini adalah bahwa optimalisasi gizi lansia melalui program edukasi partisipatif sebagai upaya pencegahan penyakit diabetes melitus sangat di sarankan untuk diterapkan dan keberhasilan dari pengabdian ini adalah perlu adanya partisipatif dari setiap lansia untuk dapat mengimplementasikan secara mandiri.
Hubungan Berat Badan Lahir dengan Status Nutrisi Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus Sutrisno, Muhammad Dimas Al-Abab; Faridah, Umi; Sukarmin, Sukarmin
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43008

Abstract

This research is motivated by the high prevalence of problems with the nutritional status of children under five in Indonesia, such as stunting, wasting and overweight, which have a significant impact on the quality of human resources in the future. One of the main factors contributing to this problem is low birth weight (LBW), which reflects a lack of nutritional intake during pregnancy. LBW conditions can trigger various long-term health risks in toddlers, including growth disorders, stunting and malnutrition. The nutritional status of toddlers is assessed through various anthropometric indicators, such as body weight, height and body mass index (BMI), thus providing a comprehensive picture of the balance of nutritional intake and body needs. This research was carried out in the work area of the Undaan Community Health Center, Kudus Regency, involving a population of 83 toddlers. From this population, 68 toddlers were selected as samples based on predetermined inclusion criteria. Data collection was carried out through direct measurements of the toddler's weight and height and using a questionnaire that included information related to birth weight and nutritional patterns. Data analysis was carried out in stages, starting from univariate analysis to map data distribution, followed by bivariate analysis using the Spearman test to identify the relationship between birth weight and nutritional status of toddlers. The results of the study showed that there was a statistically insignificant relationship between birth weight and nutritional status of toddlers with a value of p = 0.442 (p > 0.05). However, birth weight remains one of the factors that can influence a child's nutritional development during the growth period. Therefore, it is necessary to educate mothers regarding the importance of fulfilling nutrition during pregnancy and monitoring the growth of toddlers regularly. It is hoped that the Community Health Center can improve its nutrition education program to optimize the growth and development of toddlers and prevent malnutrition problems.
Feeding Behavior and Nutritional Status of Toddlers in Rural Areas Septyani, Ima Aulia; Faridah, Umi; Jauhar, Muhamad
Indonesian Journal of Health Research and Development Vol. 3 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Research and Development (February)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijhrd.v3i1.372

Abstract

Nutritional status is a serious public health problem because it is associated with an increased risk of mortality and morbidity. This problem is caused by caregivers' feeding habits, which can affect the nutritional status of toddlers. The impacts that arise if not handled properly will pose a risk of stunted growth and development of toddlers. This research analyses the relationship between feeding behaviour and nutritional status in toddlers. The research design uses correlation analysis with a cross-sectional approach. The independent variable is feeding behaviour, and the dependent variable is the nutritional status of toddlers. This research was conducted in December 2024 in the Dawe Kudus Community Health Center Work Area. A total sample of 71 caregivers was selected using random sampling techniques. The research instruments used the Child Feeding Questionnaire, digital scales, and microtois. Data analysis used the Spearman Rank (rho) test. The research results showed a statistically significant relationship between feeding behaviour and the nutritional status of toddlers, with a value of p = 0.003 (p < 0.05). This feeding behaviour contributes to improving the nutritional status of toddlers, so there is a need for further intervention to improve caregiver behaviour in feeding so that the nutritional status of toddlers is optimal.
Hubungan Dukungan Orang Tua dengan Status Nutrisi Pada Balita di Puskesmas Dawe Budiono, Setiyo; Faridah, Umi; Siswanti, Heny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan orang tua dan status nutrisi balita di wilayah kerja Puskesmas Dawe, Kabupaten Kudus. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional serta metode cross-sectional, penelitian melibatkan 71 balita sebagai sampel, yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui kuesioner mengenai dukungan orang tua, serta pengukuran antropometri balita untuk menentukan status gizi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perilaku pemberian makan, pengetahuan gizi orang tua, dan dukungan mereka dalam memastikan kecukupan nutrisi anak. Dukungan orang tua yang baik berkorelasi dengan status gizi yang lebih optimal, sementara dukungan yang kurang dapat meningkatkan risiko gizi buruk, termasuk stunting, wasting, dan underweight. Temuan ini mendukung pentingnya intervensi berbasis keluarga untuk memperbaiki status gizi balita. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan program edukasi dan promosi kesehatan di komunitas, khususnya dalam meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pola makan seimbang dan peran mereka dalam tumbuh kembang anak. Temuan juga akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah untuk kontribusi akademik yang lebih luas.
Hubungan Pekerjaan Ibu dan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jati Kabupaten Kudus Aprilia, Diva Putri; Faridah, Umi; Hidayah, Noor
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30049

Abstract

Status gizi anak diukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan nutrisi, yang ditandai dengan berat badan sesuai umur. Selain itu, status gizi pada balita berperan penting dalam menentukan kapasitas fisik saat usia dewasa. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi gizi balita adalah pekerjaan ibu dan pendapatan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hubungan pekerjaan ibu dan pendapatan keluarga dengan status gizi balita. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah analitik observasi korelatif dengan pendekatan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Jati Kabupaten Kudus. Pada penelitian ini mengamati hubungan pekerjaan ibu dan pendapatan keluarga dengan status gizi pada balita di wilayah Puskesmas Jati Kabupaten Kudus. Pengambilan sampel ini menggunakan metode purposive sampling sebanyak 63 responden.Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan analisa univariat serta analisa bivariat menggunakan uji spearman rho,dimana hasil dianggap signifikan menunjukan p-value = 0,001 yang berarti p<0,05 untuk mengidentifikasi hubungan statistik antar variabel bebas pekerjaan ibu dan pendapatan keluarga dan variabel terkait status gizi balita. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 63 responden ibu bekerja sejumlah 45 responden, dimana paling banyak kategorinya adalah memiliki anak dengan gizi baik sejumlah 40 responden (88.9%) dibanding dengan gizi kurang, dan gizi lebih. Sedangkan dari 18 responden ibu yang tidak bekerja diketahui juga lebih banyak memiliki anak dengan gizi baik sejumlah 16 responden (88.9%) dibanding dengan gizi kurang, dan gizi lebih.Hasil uji p value=0,000 yang berarti <0,05.Dan hasil penelitian pendapatan keluarga > 2 juta sejumlah 48 responden dimana paling banyak kategorinya adalah memiliki anak dengan gizi baik sejumlah 42 responden (87.5%) dibanding dengan gizi kurang, dan gizi lebih. Sedangkan dari 14 responden pendapatan keluarga < 2 juta diketahui juga lebih banyak gizi baik sejumlah 14 responden (93.3%) dibanding gizi kurang, dan gizi lebih.Hasil uji p value=0,000 yang berarti <0,05.Dan dapat disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan ibu dan pendapatan keluarga dengan status gizi pada balita.Penelitian ini diharapkan agar mengetahui pentingnya untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan edukasi pemilihan makanan yang bernutrisi untuk anak, agar status gizi anak terjaga.
Peningkatan Kemampuan Interaksi Sosial pada Anak Tunagrahita melalui Pemberian Terapi Spiritual Emotonal Freedom Technique (SEFT) Nazwita, Aulia Meisya; Mashithoh, Anny Rosiana; Faridah, Umi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak tunagrahita sering mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial dikarenakan keterbatasan intelektual dan kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial. Terapi SEFT merupakan suatu metode yang menggabungkan teknik tapping pada titik-titik energi tubuh dengan afirmasi positif dan pendekatan spiritual untuk mengurangi rasa takut dalam berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) terhadap interaksi sosial pada anak tunagrahita di SLB N X. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Penelitian ini dilaksanakan di SLB X pada bulan Februari 2025, jumlah sampel sebanyak 38 dengan menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria inklusi; anak tunagrahita dengan diagnosis ringan sampai berat, anak yang mengalami gangguan interaksi sosial, berusia 7-15 tahun dan kriteria eksklusi; anak tunagrahita memiliki gangguan psikologis. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi interaksi sosial sebelum dan sesudah terapi SEFT. Intervensi yang diberikan berupa terapi SEFT yang dilakukan selama 4 sesi dengan jadwal 1 sesi 1 kali pertemuan dengan durasi setiap sesi 15-20 menit. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Paired t-Test, hasil menunjukkan p=0,001 yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) terhadap interaksi sosial pada anak tunagrahita di SLB N X.
Co-Authors Aditya, Muhamad Aini, Siti Maslihatul Aisya, Rizki Widyan Althofia, Zanadira Amalia Rahmawati Amanatusholikhah, Alfina Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anggraeni, Shania Anny Rosiana Anny Rosiana Masithoh Aprilia, Diva Putri Apriliani, Santina Apriliya, Restiana Ardiyati, Rizka Ayu Arsyillailiyyah, Alifta Syafira Azizah, Intan Rismatul Azzakiy, Yanuar Rizqi Billujainiddani, Nouval Budiono, Setiyo Dewi Hartinah Dewi Kusumawati, Dewi Dhadila, Yuke Liza Fitri Dian Kartikasari Edi Wibowo Farida, Naimatul Febriyana, Nurul Hidayah Haiya, Nutrisia Nu'im Hernadi, H Ida Ayu Putu Sri Widnyani INDAH PUSPITASARI Indanah, I Indanah, Indanah Iwan Ardian, Iwan Kanan, Thanalechumy Khoiriyah, Ririn Kumala, Abidatul Kusmiyati, Yanti Lasmini Lasmini, Lasmini Lu'luiyyah, Fitratul Malikha, Ayu Nurul Mardiana, Sri Siska Mashithoh, Anny Rosiana Muhamad Jauhar Muhammad Purnomo Nazwita, Aulia Meisya Nindiawaty, Nuning Noor Hidayah Noviyanto, Hanitya Kistiyan Eko Nuha, Tsalisa Wardani Oktasari, Fatika Oktavian, Ozzy Putri Prabowo, Nanang Purnomo, M Putri, Arnetta Mayasavira Rahmawati, Ashri Maulida Ramadhani, Hanifah Ulya Ravita, Nur Ridwanto, Muhammad Rizka Himawan Rizqi, Amelia rusnoto rusnoto Rusnoto, R Sa’adah, Muslihatus Sa’diyah, Siti Halimatus Saefudin, Imam Sari, Fariza Yulia Kartika Septyani, Ima Aulia Setiawan, Iwan Sulis Setyawan, Indra Bagus Siska, Sri siswanti, heny SITI MAHMUDAH Sri Karyati SRI RAHAYU Subiwati, S Sukarmin Sukarmin, S Sukesih Sukesih, Sukesih Sulistiyanto, Teddy Suryaningsih, Irma Ravika Sutrisno, Muhammad Dimas Al-Abab W Wahyuni, W Wahab, Darto Wahana, Haryo Srijaya Wibowo, Babar Daru Wibowo, Ega Bagus Yuliana, Nadiya Eka Yuliastuti, Fitri Yulisetyaningrum, Y Yulisetyaningrum, Yulisetyaningrum