Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN MENONTON TELEVISI DAN BERMAIN GAME ONLINE YANG MENGANDUNG TAYANGAN KEKERASAN DENGAN PERILAKU AGRESIVE PADA HUBUNGAN MENONTON TELEVISI DAN BERMAIN GAME ONLINE YANG MENGANDUNG TAYANGAN KEKERASAN DENGAN PERILAKU AGRESIVE PADA ANAK USIA SEKOLAH DI M Faridah, Umi; Yulisetyaningrum, Yulisetyaningrum; Indanah, Indanah; Dhadila, Yuke Liza Fitri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Increasing cases of aggressive behavior in school throughout the year 2010 was 21.6 % (YKAI. 5-10% of school-age children to behave aggressively. (Anggraeni, 2011) Objective: To explore the relationship between watching television and playing online games with aggressive behavior in MI Muhammadiyah 02 Kudus 2016 Method: analytical correlation. Cross sectional method, a sample 133 respondents out of 199 students in grade 1-6 with stratified random sampling technique with a questionnaire measuring instrument. Test research relationships using Chi Square Results: The study of the relationship between television viewing to aggressive behavior in MI Muhammadiyah Kudus 02 shows the correlation is very weak, (p.value: 0.015; ?: 0.05; r: 0.262). The relationship between playing online games with aggressive behavior in MI Muhammadiyah Kudus 02 shows the strength of weak correlation (p.value; 0024; ? = 0.05; r: 0.231 Conclusion: There was a significant correlation between television viewing to aggressive behavior of children of school age in MI Muhammadiyah Kudus 02). There is a correlation between playing online games with aggressive behavior of children of school age in 02 MI Muhammadiyah Kudus
Hubungan antara Bermain Gadget dengan Ketajaman Nilai Visus Mata pada Anak Usia Sekolah TPQ Mamba'ul Ulum Wedarijaksa Pati Tahun 2018 Mardiana, Sri Siska; Hartinah, Dewi; Faridah, Umi; Prabowo, Nanang
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Visus mata anak usia sekolah dipengaruhi oleh salah satunya bermain gadget dalam waktu yang lama dengan bermain gadget maka akan terjadi kelelahan mata dan dapat menurunkan ketajaman penglihatan (visus mata). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara bermain gadget dengan ketajaman nilai visus mata pada anak usia sekolah Metode : Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan metode purpose yang dianalisis dengan Teknik analisis yang digunakan adalah Rank spearman dengan tingkat kemaknaan 95% yang meliputi analisis univariat dan bivariate terhadap variable bermain gadget dan nilai visus mata di sekolah TPQ Mamba’ul Ulum Wedarijaksa Pati tahun 2018 Responden dalam penelitian adalah sebanyak 44 orang responden. Hasil :Hasil analisa melalui korelasi spearman memberi kesimpulan bahwa Korelasi antara bermain gadget” dengan Nilai visus mata tidak signifikansi sebesar 0,352. Karena signifikansi (p-value)>0,05, yang artinya tidak ada hubungan Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara bermain gadget dengan Nilai visus mata.
Hubungan Jenis Pekerjaan dengan Hernia di RS Islam Arafah Rembang Tahun 2018 Faridah, Umi; Hartinah, Dewi; Nindiawaty, Nuning
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hernia merupakan kasus bedah digestif terbanyak setelah apendisitis. Hernia merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga yang bersangkutan. Hernia terdiri atas cincin, kantong dan isi hernia. Menurut sifatnya hernia terbagi menjadi hernia reponibel, non reponibel , obstruksi ndan strangulata. Faktor resiko terjadinya hernia antara lain usia, obesitas, jenis kelamin, batuk kronis, lahir prematur, jenis pekerjaan dan tingkat aktifitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis pekerjaan denga kejadian hernia Metode : metode penelitian korelasi dengan metode cross sectional menggunakan tehnik purposive sampling yang dianalisis dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% yang meliputi analisis univariat dan bivariate terhadap variabel jenis pekerjaan dan tingkat aktifitas di RSI Afarah Rembang tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 sampel rekam medis pada periode januari-sepetember 2018. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling. Hasil : hasil analisis bivariate variabel jenis pekerjaan (p=0,509) Keseimpulan : tidak terdapat hubungan antara jenis pekerjaan dan kejadian hernia di RSI Arafah Rembang tahun 2018.
HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN DIRI DENGAN TINGKAT STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR S1 KEPERAWATAN DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR SEBAGAI SYARAT KELULUSAN WISUDA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS Faridah, Umi; Rosiana, Anny; Mahmudah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia kasus stress sangat tinggi, prevalensi stress menurutRiskesdas pada tahun 2013 menunjukkan 6% untuk usia 15 tahun keatas atau sekitar 14 juta penduduk di indonesia mengalami gangguanmental. Berdasrakan hasil survey penahuluan pada 8 Januari 2019 diUniversitas Muhammadiyah Kudus , hasil wawancara dari 10mahasiswa dengan 14 pertanyaan tentang gejala stress, di antaranya 3mahasiswa meraskan 50 % dari gejala, 3 mahasiswa 57% dari gejala,dan 4 mahasiswa merasakan 43% dari 14 gejala stress. Tujuanpenelietian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara manajemendiri dengan tingkat stress pada mahasiswa tingkat akhir S1Keperawatan dalam menyelesaikan tugas akhir sebagai syaratkelulusan wisuda di Universitas Muhammadiyah Kudus. Jenispenelitian analitik korelasi dengan desain penelitian Cross Sectional.Populasi sebanyak 84 dan sampel sebanyak 46 respondenmenggunakan rumus Solvin dan metode Simple Random Sampling.Alat ukur dan uji hubungan menggunakan uji Spearman Rank. Hasilpenelitian didapatkan hasil hubungan negatif yang signifikan denganharga korelasi -0.398 dan nilai p value 0.008 < ( < 0.01). Dari 46responden paling banyak 17 responden (37%) yaitu manajamen diriyang cukup baik dengan tingkat stress yang masih normal.Kesimpulannya Ha diterima dan Ho ditolak.
Hubungan Penggunaan Smartphone dengan Fungsi Penglihatan pada Anak Sekolah di SDN Margomulyo Tayu Pati Puspitasari, Indah; Indanah, I; Faridah, Umi; Saefudin, Imam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gadget pada masa sekarang ini, tidak hanya digunakan oleh orang dewasa, namun juga anak-anak. Penggunaan gadget pada anak-anak sering kali digunakan untuk bermain games, membaca email, chatting dan nonton video. Membiarkan mata berinteraksi dengan gadget terlalu lama dalam jangka panjang akan menimbulkan risiko mata minus, dampak lainnya kelelahan mata, pandangan kabur hingga sakit kepala yang muncul saat asik menggunakan gadget dan lupa untuk beristirahat. Selain itu mata juga akan jarang berkedip, hal inilah yang menyebabkan masalah mata kering. Kelainan ketajaman penglihatan merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak usia sekolah.. Semakin maraknya anak-anak sekolah yang menggunakan gadget memungkinkan untuk berlama-lama menggunakan gadget tanpa menghiraukan dampak yang akan terjadi terhadap kesehatannya terutama kesehatan mata. Maka tujuan penelitian ini menelaah hubungan penggunaan Smartphone dengan fungsi penglihatan pada anak sekolah di SDN Margomulyo Tayu Pati. Metode penelitian denganstudi korelasi, Pendekatan waktu penelitian yang digunakan yaitu cross sectional, dengan total sampel adalah 56 anak sekolah di SDN Margomulyo Tayu Pati kelas 5 dan 6. Hasil penelitian, menunjukkan Fisher’s Exact Test yaitu sebesar 0,082. Karena nilai sig > 0,05 maka Ho diterima, yang berati tidak ada hubungan antara penggunaan Smartphone dengan fungsi penglihatan pada anak sekolah di SDN Margomulyo Tayu-Pati. Kesimpulannya, ketajaman penglihatan seseorang tidak hanya dapat diukur dari lama penggunaan gadget yang dialaminya. Banyak faktor lainnya yang kemungkinan lebih besar mempengaruhi ketajaman penglihatan seseorang termasuk anak-anak.
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGKONSUMSI KOPI DENGAN GEJALA GANGGUAN TIDUR PADA LANSIA DI DESA TEMPURAN DEMAK 2018 Faridah, Umi; Kusumawati, Dewi; Rahayu, Sri; Wahab, Darto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang :Pada lansia, kebutuhan tidur akan mengalami perubahan. Setiap tahun diperkirakan sekitar 20-50% orang dewasa melaporkan adanya gangguan tidur dan sekitar 17% mengalami gangguan tidur yang serius. Prevalensi gangguan tidur pada lansia di Indonesia cukup tinggi yaitu sekitar 67%. Keluhan ini bisa jadi karena persoalan medik atau kondisi psikologis, misalnya akibat stress dan depresi, sakit fisik atau pengaruh gaya hidup seperti minum kopi, alkohol atau merokok. Pada sedikit studi empiris, konsumsi kafein menyebabkan durasi tidur yang lebih pendek, jam bangun yang lebih siang dan meningkatkan kebutuhan tidur di siang hari. Tujuan : untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengkonsumsi kopi dengan gejala gangguan tidur pada lansia di Desa Tempuran Demak 2018. Metode : penelitian analitik dengan studi korelasional menggunakan pendekatan waktu cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 85 orang yang diambil dengan teknik proportionate simple random sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner untuk kebiasaan minum kopi dan kuesioner insomnia rating scale. Uji statistik yang digunakan adalah Spearman Rho. Hasil : Kebiasaan minum kopi responden sebagian besar adalah tidak pernah (60%) dan Gejala gangguan tidur yang dialami oleh responden sebagian besar pada kategori sedang (72,9%). Hipotesis menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak menurut hasil uji Spearman Rho yaitu (?(Rho) = 0,267 dan p value = 0,013). Kesimpulan : Ada hubungan kebiasaan konsumsi kopi dengan gejala gangguan tidur pada lansia di Desa Tempuran Demak 2018.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KARANGRAYUNG II Mardiana, Sri Siska; Faridah, Umi; Subiwati, S; Wibowo, Babar Daru
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah yang ditemukan pada masyarakat baik di negara maju maupun berkembang termasuk Indonesia. Keberhasilan suatu pengobatan tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas pelayanan kesehatan, jenis obat, sikap dan keterampilan tenaga kesehatan, sikap dan pola hidup pasien dan keluarga pasien, tetapi dipengaruhi juga oleh kepatuhan pasien terhadap pengobatan yang sedang ia jalani. Tingkat pendidikan turut pula menentukan mudah tidaknya seseorang menyerap dan memahami pengetahuan yang mereka peroleh, pada umumnya semakin tinggi pendidikan seseorang semakin baik pula pengetahuannya. Tujuan: Untuk Mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II tahun 2018. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi crossectional. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi. Besar sampel diambil secara acak dengan penentuan jumlah sample minimum menggunakan rumus slovin yaitu 80 responden. Hasil: Sebagian besar tingkat pendidikan SMA sebanyak 52 responden (65%), sedangkan pendidikan SD sebanyak 16 responden (20%) dan yang paling sedikit pendidikan SMP sebanyak 12 responden (15%). Sebagian besar responden memiliki kepatuhan minum obat yang tinggi sebanyak 44 responden (55%), sedangkan yang memiliki kepatuhan sedang sebanyak 4 responden (5%) dan memiliki kepatuhan rendah sebanyak 32 responden (40%)). Kesimpulan: Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman dengan taraf signifikasi ? 0,05. Dari hasil penelitian hubungan tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II terhadap 80 responden menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kepatuahan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II. Nilai koefisien korelasi 0,850 yang berarti tingkat pendidikan mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II, dengan arah korelasi searah atau positif yang berarti semakin tinggi tingkat pendidikan akan meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Siklus Menstruasi pada Siswi MA Ma'ahid Kudus Kusumawati, Dewi; Indanah, I; Faridah, Umi; Ardiyati, Rizka Ayu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri mengalami menstruasi pada masa pubertas. Selama menstruasi terjadi berbagai gangguan salah satunya ketidakteraturan siklus menstruasi yang dapat mengganggu kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada siswi MA Ma’ahid Kudus. Responden berjumlah 87 siswi. Metode yang digunakan adalah crossectional dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Data yang dikumpulkan yaitu karakteristik responden, aktivitas fisik menggunakan kuesioner PAQ-A dan siklus menstruasi. Analisis data menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar (55,2%) siswi mempunyai aktivitas kategori ringan. Sebagian besar responden (66,7%) memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Hasil uji statistik menggunakan Spearman’s Rho diperoleh nilai p = 0,000 dan r sebesar 0,371 sehingga terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi.
Spiritual Intelligence In Adolescents At Smp It Assa'idiyyah Mejobo Kudus In 2021 Putri, Arnetta Mayasavira; Azzakiy, Yanuar Rizqi; Indanah, I; Faridah, Umi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan untuk memecahkan persoalan makna dan nilai, yaitu kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya, kecerdasan untuk menilai bahwa tindakan atau jalan seseorang lebih bermakna dibanding yang lain. Seseorang yang memiliki kecerdasan spiritual yang baik dalam memcahkan persoalannya ia tidak hanya dipecahkan secara rasional dan emosionalnya saja tetapi menghubungkannya dengan kehidupan spiritual, dengan demikian langkah-langkahnya lebih bermakna dalam kehidupan. Tujuan : Untuk mengetahui kecerdasan spiritual pada remaja di SMP IT assa’idiyyah Mejobo Kudus. Metode : Metode penelitian Kuantitatif Jenis penelitian Analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan stratified sampling dengan mengambil jumlah populasi di seluruh kelas VII di SMP sebanyak 104 responden. Analisa Bivariat menggunakan uji chi square dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil : Kecerdasan spiritual pada remaja di SMP IT Assa’idiyyah Mejobo Kudus Tahun 2021, dari 104 responden sebagian responden memiliki kecerdasan spiritual baik sebanyak 87 responden (83.7%) dan responden yang memiliki kecerdasan spiritual kurang sebanyak 17 responden (16.3%). Kesimpulan : Kecerdasan spiritual pada remaja di SMP IT Assa’idiyyah Mejobo Kudus Tahun 2021 dari 104 responden didapatkan kecerdasan spiritual baik sebanyak 87 responden (83.7%).
The Relationship of Handwashing with Soap Behavior with the Incidence of Diarrhea in Infants at PTPN IX Balong Housing Sari, Fariza Yulia Kartika; Sukarmin, S; Faridah, Umi; Hernadi, H
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan masalah yang sering terjadi pada balita yang dapat meningkatkan resiko angka kesakitan dan kematian balita. Diare dapat disebabkan berbagai macam factor salah satunya perilaku kebersihan individu yaitu cuci tangan. Perilaku cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu program yang digiatkan dalam rangka menurunkan kejadian diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita di Perumahan PTPN IX Balong. Metode penelitian ini adalah kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 32. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian ini sebagian besar balita tidak mengalami diare (71,9%) selama 1 bulan terakhir dan sebagain besar keluarga balita perilaku cuci tangannya kategori sedang (78,1%). Hasil analisis menggunakan chi square terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang tua yang memiliki perilaku cuci tangan dengan sabun yang baik, maka dapat menurunkan kejadian diare pada balitanya.
Co-Authors Aditya, Muhamad Aini, Siti Maslihatul Aisya, Rizki Widyan Althofia, Zanadira Amalia Rahmawati Amanatusholikhah, Alfina Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anggraeni, Shania Anny Rosiana Anny Rosiana Masithoh Aprilia, Diva Putri Apriliani, Santina Apriliya, Restiana Ardiyati, Rizka Ayu Arsyillailiyyah, Alifta Syafira Azizah, Intan Rismatul Azzakiy, Yanuar Rizqi Billujainiddani, Nouval Budiono, Setiyo Dewi Hartinah Dewi Kusumawati, Dewi Dhadila, Yuke Liza Fitri Dian Kartikasari Edi Wibowo Farida, Naimatul Febriyana, Nurul Hidayah Haiya, Nutrisia Nu'im Hernadi, H Ida Ayu Putu Sri Widnyani INDAH PUSPITASARI Indanah, I Indanah, Indanah Iwan Ardian, Iwan Kanan, Thanalechumy Khoiriyah, Ririn Kumala, Abidatul Kusmiyati, Yanti Lasmini Lasmini, Lasmini Lu'luiyyah, Fitratul Malikha, Ayu Nurul Mardiana, Sri Siska Mashithoh, Anny Rosiana Muhamad Jauhar Muhammad Purnomo Nazwita, Aulia Meisya Nindiawaty, Nuning Noor Hidayah Noviyanto, Hanitya Kistiyan Eko Nuha, Tsalisa Wardani Oktasari, Fatika Oktavian, Ozzy Putri Prabowo, Nanang Purnomo, M Putri, Arnetta Mayasavira Rahmawati, Ashri Maulida Ramadhani, Hanifah Ulya Ravita, Nur Ridwanto, Muhammad Rizka Himawan Rizqi, Amelia rusnoto rusnoto Rusnoto, R Sa’adah, Muslihatus Sa’diyah, Siti Halimatus Saefudin, Imam Sari, Fariza Yulia Kartika Septyani, Ima Aulia Setiawan, Iwan Sulis Setyawan, Indra Bagus Siska, Sri siswanti, heny SITI MAHMUDAH Sri Karyati SRI RAHAYU Subiwati, S Sukarmin Sukarmin, S Sukesih Sukesih, Sukesih Sulistiyanto, Teddy Suryaningsih, Irma Ravika Sutrisno, Muhammad Dimas Al-Abab W Wahyuni, W Wahab, Darto Wahana, Haryo Srijaya Wibowo, Babar Daru Wibowo, Ega Bagus Yuliana, Nadiya Eka Yuliastuti, Fitri Yulisetyaningrum, Y Yulisetyaningrum, Yulisetyaningrum