Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengenalan Sastra Jawa Geguritan Kepada Mahasiswa Sastra Melayu di Universitas Islam Antarabangsa Malaysia Fitri, Rizky Malinda; Saputri, Dea Ananda; Larasati, Putri; Hertanto, Icha Maharani Putri; Randyany, Ellyana Dwi; Saputra, Mohamad Juniawan; Andriyanto, Octo Dendy; Wijoyanto, Danang; Sukarman, Sukarman; Darni, Darni; Susilo, Yohan; Zailan, Muhammad Danial Afham
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i1.38682

Abstract

Pembelajaran sastra sangat penting untuk dipelajari oleh mahasiswa khususnya jurusan sastra. Setiap sastra memiliki unsur keunikan yang membuat sastra tersebut memiliki perbedaan dengan sastra lainnya. Geguritan dan gurindam merupakan bentuk dari Sastra Jawa dan Sastra Melayu. Geguritan dan gurindam merupakan sastra yang berwujud puisi. Oleh karena itu mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa membuat kelas Sastra Jawa geguritan sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Sasaran kegiatan ini yaitu mahasiswa jurusan Sastra Melayu Universitas Islam Antarbangsa Malaysia sejumlah 50 orang. Kegiatan ini bertujuan 1) memperkenalkan Sastra Jawa geguritan kepada mahasiswa Jurusan Sastra Melayu Universitas Islam Antarbangsa Malaysia, 2) Membedah perbedaan Sastra Jawa geguritan dan Sastra Melayu gurindam di Universitas Islam Antarbangsa Malaysia, 3) pertukaran ilmu antara mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Unesa dengan mahasiswa Jurusan Sastra Melayu Universitas Islam Antarbangsa Malaysia 4) memperkaya ilmu pengetahuan pada bidang sastra. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu Empowerment Based Collaboration (EBC). Tahapan kegiatan perencanaan dan pengoordinasian dengan pihak terlibat, fasilitasi dialog yang setara, identifikasi kebutuhan dan potensi, pembuatan rencana aksi bersama. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ditemukan persamaan dan perbedaan pada geguritan dan gurindam. Persamaan dari geguritan dan gurindam yaitu sama-sama bentuk dari puisi, memiliki dua jenis dan tema yang bebas. Perbedaan gurindam dan guritan tertelak pada bahasa dan pola penulisan.
Getting to Know Indonesia Through Local Wisdom: Exploration of Indonesian Arts and Culture in the BIPA Program Hardika, Meilita; Andriyanto, Octo Dendy
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i2.41255

Abstract

The introduction of local wisdom is essential for enhancing foreign learners’ language skills and cultural awareness, as well as for helping them adapt and avoid culture shock during their stay in Indonesia. This study aims to explore Indonesian local wisdom through arts and culture in the teaching of Bahasa Indonesia for Foreign Speakers (BIPA) at Surabaya European School (SES). A qualitative method was employed with 17 intermediate-level BIPA students as participants. Data were collected through classroom observations, teacher interviews, and a literature review relevant to local wisdom, Indonesian arts and culture, and BIPA learning. The findings reveal that BIPA learning at SES takes place in an interactive and meaningful manner through the introduction of local wisdom and its values via music, visual arts, dance, traditional performances, “cultural corner” activities, and the introduction of Indonesian culinary culture. Cultural activities within BIPA learning provide learners with knowledge, skills, and an understanding of Indonesian local wisdom values. BIPA learning not only focuses on language but also offers learners an in-depth cultural experience. Local wisdom thus serves as a bridge for learners to understand both the language and culture of Indonesia.