Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan jumlah paritas terhadap usia menopause Grasiah, Joster; Amansyah, Adek; Pratama, Irza Haicha; Djohan, Djohan
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i1.2260

Abstract

Semakin meningkatnya jumlah wanita berusia 59 tahun di Indonesia, menjadi penting untuk mecegah menopause pada usia yang terlalu dini. Jumlah paritas merupakan salah satu faktor yang penting untuk mencegah menopause lebih cepat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas terhadap menopause pada pasien di Rumah Sakit Umum Royal Prima. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional pada 30 pasien menopause di Rumah Sakit Umum Royal Prima yang dipilih dengan simple random sampling. Analisa data yang dilakukan untuk menilai pengaruh jumlah paritas terhadap usia menopause adalah uji Kruskal-Wallis dan korelasi spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pasien menopause berada pada usia 67.10 tahun dengan kecenderungan mengalamai menopause pada usia 54 tahun. Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap usia menopause pada masing-masing kelompok paritas (p= 0,023). Selain itu, hasil analisa statistik lainnya juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang bersifat positif antara jumlah paritas terhadap usia menopause (p= 0.05; koefisien korelasi: 0.874). Oleh karena itu, jumlah paritas secara signifikan mempengaruhi usia menopause, dimana pasien dengan jumlah paritas yang banyak cenderung mengalami menopause yang lebih lama.
Celery leaf extract cream is a potential wound healing agent Akalili, Cory Cintia; Pratama, Irza Haicha; Chiuman, Linda
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 2 (2023): December
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i2.4400

Abstract

Natural ingredients have been widely used for wound care and healing because of their flavonoid, saponin, and tannin contents, which can facilitate the healing process. This study aimed to examine the efficacy of celery leaf extract cream in the treatment of cutaneous wounds on the surfaces of white Wistar rats. This study involved laboratory-based experimental research utilizing a pretest-posttest with a control group design. Twenty white rats were sampled for this study and divided into four groups, each consisting of five rats, including one control group and three treatment groups. The extract was obtained via maceration, whereas the celery leaf extract cream contained an oil-in-water emulsion. A one-way Anova test was used to test differences between groups (p < 0.05), and a Post Hoc test with LSD technique was conducted to determine the most effective treatment group. Celery leaf extract cream has been found to be more efficient in accelerating skin regeneration and stimulating fibroblast proliferation than base cream. This is evidenced by the superior performance of the celery leaf extract cream treatment group in closing the incision wound, as well as the group's higher production of fibroblasts that are essential for wound healing, compared to the base cream group. This is evidenced by the superior performance of the celery leaf extract cream treatment group in closing the incision wound, as well as the group's higher production of fibroblasts that are essential for wound healing, compared to the base cream group. The anti-inflammatory and antioxidant properties of the flavonoids found in celery leaves can potentially prevent the formation of free radicals and expedite wound healing.
Prevalensi dan Penyebab Gangguan Muskuloskeletal pada Pengayuh Sampan Hartono, Hartono; Simangunsong, Pahala Maringan Jubel; Manalu, Putranto; Pratama, Irza Haicha; Aulia, Yuli
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 2 (2024): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.94841

Abstract

Latar Belakang: Studi mengenai gangguan muskuloskeletal yang diakibatkan oleh aktivitas mendayung perahu atau sampan pada atlit atau nelayan telah banyak dilakukan. Namun, studi yang berfokus pada pendayung sampan untuk jasa transportasi masih terbatas. Aktivitas mendayung yang berat dapat mengakibatkan gangguan muskuloskeletal sehingga menurunkan kualitas hidup pekerja dan merusak kesehatan fisik dan mental mereka.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, durasi kerja dan masa kerja dengan gangguan muskuloskeletal pada pendayung sampan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan selama bulan Januari 2021. Sebanyak 30 orang disertakan dalam pengukuran dan pengumpulan data. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Nordic Body Map dan selanjutnya dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi Square.Hasil: Hasil analisis menunjukkan sebanyak 12 pendayung sampan transportasi (40%) mengalami gangguan muskuloskeletal. Keluhan yang timbul pada pendayung adalah pada bagian punggung, pinggang, bahu, lengan atas, lengan bawah, paha, dan pergelangan kaki. Dari hasil uji Chi Square terlihat bahwa keseluruhan faktor risiko seperti usia (p value =0,044), durasi kerja (p value=0,025), dan masa kerja (p value=0,016) berpengaruh terhadap gangguan muskuloskeletal.Kesimpulan: Pendayung sampan berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal, sehingga perlu adanya penambahan jam istirahat dan melakukan peregangan otot.
HUBUNGAN KEJADIAN STROKE DENGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA LANSIA DI RUMAH SAKIT UMUM ROYAL PRIMA MEDAN Rahma, Arinda Aulia; Harahap, Alvin Abrar; Pratama, Irza Haicha
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.36089

Abstract

Stroke tetap menjadi masalah kesehatan utama dan penyebab kecacatan terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kejadian stroke dan kadar kolesterol total pada lansia yang dirawat di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan. Desain penelitian menggunakan metode observasional analitik deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada April hingga Juni 2024, dengan populasi lansia penderita stroke yang memiliki data kadar kolesterol total dari tahun 2021 hingga 2023. Sampel penelitian sebanyak 80 orang. Data dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden dengan stroke iskemik maupun hemoragik memiliki kadar kolesterol total yang berada di ambang batas. Namun, hasil analisis statistik bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kejadian stroke dengan kadar kolesterol total pada lansia. Hal ini dibuktikan dengan nilai Asymptotic Significance (2-sided) sebesar 0,700 yang lebih besar dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kadar kolesterol total sering berada di ambang batas, tidak ada bukti kuat yang menghubungkannya secara langsung dengan kejadian stroke pada lansia di rumah sakit tersebut. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mempertimbangkan faktor risiko lain yang mungkin berperan dalam kejadian stroke, seperti hipertensi, diabetes, dan gaya hidup.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN STROKE DI KLINIK PRATAMA INSAN SEHATI XIN MEN REHABILITATION CENTRE MEDAN 2024 Suhaila, Alzira; Harahap, Alvin Abrar; Pratama, Irza Haicha
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.36090

Abstract

Stroke masih menjadi penyakit penyebab kematian utama di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kejadian stroke di Klinik Pratama Insan Sehati Xin Men Rehabilitation Centre Medan. Jenis rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian case control. Penelitian ini dilakukan di Klinik Pratama Insan Sehati Xin Men Rehabilitation Centre Medan dengan jumlah sampel sebanyak 28 orang pasien stroke. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa Global Physical Activity GPAQ (2016) dan Depression Anxiety Stress Scales (DASS 42). Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden penelitian penderita stroke di Klinik Pratama Insan Sehati Xin Men Rehabilitation Centre Medan berjenis kelamin laki-laki berjumlah 21 orang atau 70%, berusia > 60 tahun sebanyak 17 orang (56,7%), memiliki tekanan darahnya tergolong prehipertensi yaitu sebanyak 13 orang (43,3%), memiliki Aktivitas fisik normal sebanyak 27 orang (90%), tidak merokok yaitu sebanyak 19 orang (63,3%), tidak minum alkohol yaitu sebanyak 22 orang (73,3%), responden dengan tingkat stres yang tergolong sedang sebanyak 13 orang (40%) dan memiliki gaya hidup yang tergolong baik yaitu sebanyak 17 orang (56,7%).
HUBUNGAN PENGGUNAAN VAPE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA Lubis, Adhayani; Ira Aini Dania; Nauli, Samuel; Pratama, Irza Haicha
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok elektronik adalah produk yang dioperasikan dengan baterai untuk menyalurkan nikotin melalui aerosol sehingga dapat dihirup yang dihasilkan dari larutan yang mengandung nikotin. Penggunaan vape yang terbentuk pada usia dini bisa memunculkan kebiasaan hingga dewasa. Keberadaan vape saat ini semakin populer karena dianggap sebagai produk rokok alternatif dan bisa digunakan sebagai alat bantu berhenti dari rokok. Dampak kecanduan nikotin mengakibatkan siswa terus-menerus terpapar tembakau, yang selanjutnya menyebabkan penurunan kognitif pada mahasiswa, hal ini sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan di masa depan dan bisa memperburuk prestasi belajar karena berkontribusi pada melemahnya daya tangkap siswa untuk mencerna pelajaran sehingga mengakibat munculnya perilaku menyimpang yang timbul akibat perilaku vape. Penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan studi desain cross-sectional. Variabel dalam penelitian terdiri dari variabel bebas (variabel independen) seperti kebiasaan menggunakan vape dan variabel terikat (variable dependen) seperti Indeks Prestasi Kumulatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh Jumlah Semester 1 ada 20 orang yang menggunakan vape, Semester 3 ada 19 orang menggunakan vape, Semester 5 ada 17 orang yang menggunakan vape dan Semester 7 terdapat 31 orang menggunakan vape. Jumlah yang mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) memuaskan sebanyak 15 orang, sangat memuaskan berjumlah 68 orang dan dengan pujian 4 orang. Tidak terdapat hubungan antara penggunaan vape dan indeks prestasi kumulatif mahasiswa program studi kedokteran universitas prima indonesia (p=0,464).
Genetic factor, short-distance activity, and myopia among medical students Tiswan, Jiad Hanan; Pratama, Irza Haicha; Lina, Juliana
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v3i2.6160

Abstract

Myopia, a common refractive error, has seen a significant global increase, particularly among young adults. This study aims to investigate the association between genetic factors, short-distance activity, and the incidence of myopia among medical students. A cross-sectional survey design was employed to collect data from medical students in batches 2022 and 2023. Chi-square tests were used to analyze the relationship between the variables. Demographic data revealed a predominantly young female population, with a high proportion of students enrolled in the 2023 academic year. A significant number of students were diagnosed with myopia, ranging from low to high degrees. Risk factor analysis indicated a strong association between reduced short-distance activity and increased myopia risk. Additionally, a family history of myopia emerged as a significant genetic predisposition to the condition. These findings highlight the importance of addressing both environmental and genetic factors to prevent and manage myopia among medical students. Future longitudinal studies with larger sample sizes are needed to further explore the temporal relationship between risk factors and myopia progression.
Family caregivers' experiences caring for stroke survivors: A phenomenological study San, Kon; Suhartina, Suhartina; Pratama, Irza Haicha; Mukhtar, Zulfikri; Nasution, Chairul Radjab; Silalahi, Todung Donald Aposan; Purba, Arna Fransisca Millyanti
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 6 No. 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v6i2.6253

Abstract

Families play a crucial role in caring for stroke patients, but they often face various challenges. This study aims to explore the experiences of family members as caregivers for stroke patients. Using a phenomenological approach, this research examines the participants' direct experiences to uncover the phenomenon's essence. Data was collected through in-depth interviews over three months, from May to July 2024. In-depth interviews were used as the main instrument for gathering qualitative data from nine informants. The interview process was conducted in-depth and systematically, with triangulation techniques to enhance data validity. Data analysis was performed using a thematic content analysis approach. Data was continuously analyzed during the collection process, focusing on recurring keywords and phrases. The results were then grouped and organized into relevant subthemes. The findings indicate that caregivers often experience sleep deprivation, physical exhaustion, and social isolation. Additionally, they face financial challenges due to loss of income and increased healthcare costs. Despite these challenges, caregivers derive satisfaction from their role. This study highlights the need for a comprehensive support system, including respite care, financial assistance, and educational resources, to improve caregiver well-being and enhance the quality of care for stroke patients.
Hubungan Derajat Lesi Radiografi Toraks pada Pasien TBC Paru Dewasa disertai DM Tipe II Terkontrol dengan Status Gizi Menggunakan Parameter Indeks Massa Tubuh di Rumah Sakit Umum Royal Prima Kota Medan Cahyadi, Muhamad Ridwan; Soekardi, Adi; Pratama, Irza Haicha
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 3 No. 4 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v3i4.18773

Abstract

Tuberkulosis paru (TBC) adalah penyakit infeksi menyerang paru yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Pada seorang dengan komorbiditas seperti Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2), penyakit ini bisa saja menjadi kompleks sehingga dapat mempengaruhi pada gambaran radiografi toraks. Status gizi, yang diukur dengan indeks masa tubuh (IMT), juga dapat berperan dalam kondisi klinis pasien TBC paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan derajat lesi radiografi toraks dengan status gizi pada pasien TBC paru dewasa dengan DMT2 terkontrol. Jenis penelitian menggunakan observasional analitik deskriptif bersifat retrospektif dengan pendekatan Cross sectional. Dari 70 sampel mayoritas adalah laki-laki 47 atau 67,1%. Usia rata-rata diatas 45 tahun, dan berdasarkan status gizi sebanyak 26 atau 37,1% normal. Derajat lesi paling mendominasi Far-Advanced sebanyak 34 atau 48,6%, dan radiogarfi yaitu konsolidasi 27 atau 38,6%. Hasil anlisis pada status gizi terhadap derajat lesi menunjukan p-value <0,05. Pada status gizi terhadap radiografi menunjukan p-value >0,05. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan status gizi terhadap derajat lesi pada pasien TBC-DMT2 terkontrol. Namun tidak ditemukan hubungan status gizi rehadap radiografi, dari hasil melainkan adanya efek pengaruh dari TBC paru komorbiditas DM itu sendiri.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN TORBANGUN (COLEUS AMBOINICUS LOUR) SEBAGAI ANTIDIABETES TERHADAP TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Meldawati Meldawati; Renta Mayang Malau; Irza Haicha Pratama
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.21071

Abstract

Tanaman torbangun (Plectranthus Amboinicus Lour) ialah tanaman yang tumbuh hampir dimana-mana di Indonesia dan dapat digunakan untuk tanaman obat karena kandungan khasiatnya yang banyak. Senyawa utama yang ada adalah alkaloid, flavonoid, polifenol, saponin, glikosida, tanin dan minyak atsiri. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis efektifitas ekstrak etanol daun torbangun (Coleus Amboinicus Lour) sebagai antidiabetes terhadap tikus putih jantan (Rattus Norvegicus).Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas ekstrak daun torbangun (Coleus Amboinicus Lour) sebagai antidiabetes terhadap tikus putih jantan yang diinduksi aloksan. Uji diabetes dengan ekstrak etanol dosis 5,4 mg, 10,8 mg, 21,6 mg. Untuk kontrol positifnya menggunakan metformin 500 mg dan untuk kontrol negatifnya menggunakan Aquadest. Dengan pemakaian metode penelitian secara rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun torbanguna (Coleus Amboinicus Lour) efektif menekan peningkatan gula darah tikus putih jantan (Rattus Norvegicus) setelah pemberian dosis ketiga (21,6 mg) dalam waktu 160 menit. Kesimpulannya yaitu ekstrak etanol daun torbangun (Coleus Amboinicus Lour) efektif sebagai antidiabetes terhadap tikus putih jantan (Rattus Norvegicus ).
Co-Authors Adek Amansyah Akalili, Cory Cintia Alvin Abrar Harahap Alwin, Nicholas Andre Budi Andre Budi Andre Budi Anggriani, Theresia Angwyn, Wilbert Anugrah, Hary Try Aulia, Yuli Cahyadi, Muhamad Ridwan Chaniago, Syahdina Saufa Yardha Chiuman, Linda Cut Maqfirah Dalimunthe, Siti Aisyah Damanik, Yola Agriva Ronatio Destri Safhira Siahaan Dewi Asri Sirait Djohan Djohan Duwina Puspita Sari Duwina Puspita Sari Ermi Girsang Ermi Girsang Fadillah, Qori Ginting, Chrismis Novalinda Girsang, Ermi Grasiah, Joster Harahap, Alvin Abrar Hartono Hartono Helga Kurniawati Tandungan Ira Aini Dania Ivonne, Ivonne Jag Karan Kaban, Karina Datitha Alodia Br Lina, Juliana Lubis, Adhayani Mastura, Indira Ade Meldawati Meldawati Meutia, Rena Mhd Raja Nasution Mhd. Raja Nst Mucmaini, Rica Mujihad, Andi Mukhtar, Zulfikri Nasution, Chairul Radjab Nauli, Samuel Neka Cahyanda Putri Noviawati Noviawati Novriani, Erida Nurhayanti, Nurhayanti Nuryani Nainggolan Ok Yurizal Pamuji, Yoga Purba, Arna Fransisca Millyanti Purwoko, Heri Puspawani, Yeni Putranto Manalu Rahma, Arinda Aulia Rahmah, Ratu Aulia Renta Mayang Malau Reshot Maria Rotua, Margaretia Yenni San, Kon Sanjaya, Wan Bakrie Santy, Darnedy Fatwa Mely Setia Wati setia wati br sitepu Siagian, Angelika Sio Sidabutar, Anjas Domini Silalahi, Laura Novi Simangunsong, Pahala Maringan Jubel Simanjuntak, Agnes Septrya Simanullang, Partogi Hasiholan Sipahutar, Rosita Anggita Putri Siregar, Lisdawaty Sitanggang, Anggi K T Sitanggang, Anggi Kristina Theresia Sitompul, Christian Michael Oloan Soekardi, Adi Sri Lestari Ramadhani Nasution Suhaila, Alzira Suhartina Suhartina, Suhartina Suyono, Tan Tan Suyono Tiswan, Jiad Hanan Todung Donald Aposan Silalahi Ulta Cia Sadema Umara, Dini Viona Masniari Wijaya, Chrestellone Surya Wijaya, Cindy Eka Wutama, Kevin Yeni Halim Yeni Rimadeni Yumardika, Deza Zai, Zulvan Zai, Zulvan Jaya Putra