Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Peran Orang Tua dalam Membentuk Kebiasaan Berbahasa Pada Anak Sejak Dini Siti Nopilah; Desma Yuliadi Saputra; Rina Andriani
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipkis.v6i1.256

Abstract

This study aims to analyze the important role of parents in shaping children's language habits from an early age. Language is the primary means of communication and an important foundation for children's cognitive and social development. The family, especially parents, is the first and most influential environment for children in acquiring language skills. This study used a literature review method by reviewing various reliable sources such as journal articles, books, and other related research. The results show that verbal interactions between parents and children, such as reading books, storytelling, and everyday conversations, have a significant impact on children's language development. Furthermore, this study also highlights the importance of parents as good language models and creating an environment that supports and stimulates children's language skills. The implication of this study is the need to increase parents' awareness and understanding of the importance of their role in shaping children's language habits from an early age, so that children can grow and develop with optimal language skills.  
CAMPUR KODE DALAM DIALOG FILM LAYAR LEBAR INDONESIA JUDUL ADA APA DENGAN CINTA BENTUK DAN MOTIVASI PENGGUNAANYA Tsania Syafira Putri; Desma Yuliadi Saputra; Rina Andriani
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipkis.v6i1.257

Abstract

This study aims to describe the forms and motivations of code-mixing used in the dialogue of the Indonesian feature film Ada Apa dengan Cinta? Film, as a mass media product, functions not only as entertainment but also as a representation of social language practices. In a multilingual society such as Indonesia, code-mixing is a common linguistic phenomenon that is reflected in contemporary film dialogues. This research employs a descriptive qualitative approach using observation and note-taking techniques. The data consist of characters’ utterances containing code-mixing, which are analyzed based on their forms and underlying motivations. The findings reveal that code-mixing appears in three main forms: insertion of words, phrases, and clauses, with word insertion being the most dominant form. The motivations behind the use of code-mixing include social identity, group solidarity, expressive and dramatic purposes, representation of urban youth realities, and the influence of globalization and popular culture. Code-mixing in the film functions not only as a reflection of everyday language practices but also as an artistic strategy to construct characters, depict social background, and enhance narrative atmosphere. Therefore, this study demonstrates that language in film plays a significant role in shaping meaning, characterization, and social representation within audiovisual works.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA Desma Yuliadi Saputra
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 3 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i3.6680

Abstract

Bahasa merupakan sarana utama komunikasi yang digunakan manusia untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan tujuan tertentu dalam kehidupan sosial. Dalam praktik komunikasi, tuturan tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga melakukan tindakan tertentu yang dikenal sebagai tindak tutur. Novel sebagai karya sastra yang memuat berbagai dialog antartokoh menjadi objek yang relevan untuk mengkaji penggunaan tindak tutur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian adalah novel Ayah karya Andrea Hirata yang diterbitkan pada tahun 2015. Data berupa tuturan para tokoh yang mengandung tindak tutur ilokusi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan data berdasarkan teori tindak tutur John R. Searle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ayah mengandung lima jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Tindak tutur asertif ditemukan dalam bentuk menyatakan, menjelaskan, menginformasikan, dan mengeluh. Tindak tutur direktif ditemukan dalam bentuk memerintah, meminta, menyarankan, dan mengajak. Tindak tutur komisif meliputi berjanji dan menyatakan kesanggupan. Tindak tutur ekspresif berupa ucapan terima kasih, pujian, permintaan maaf, serta ungkapan kesedihan. Adapun tindak tutur deklaratif ditemukan dalam bentuk penetapan status tertentu. Tindak tutur asertif dan direktif menjadi jenis yang paling dominan karena berkaitan erat dengan pembangunan konflik dan hubungan sosial antartokoh. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur dalam novel berfungsi membangun karakterisasi tokoh, mengembangkan alur cerita, serta menyampaikan pesan moral kepada pembaca.