Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Membangun Identitas Ekowisata melalui Inovasi Produk Bambu Berbasis Pemberdayaan Komunitas Syaputra, Eko Agung; Amir, Supratiwi; Paninggalih, Ramadhan; Rossalina, Novianti; Syauira, Anastasya Husnul; Ramadani, Fasya Saffanah; Rizky, Muhammad; Lelana, Juniardika Atha; Ramadhana, Rizky Irswanda; Arifin, Nico
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.26686

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada upaya membangun identitas wisata melalui inovasi produk bambu berbasis pemberdayaan komunitas. Permasalahan yang diangkat adalah belum optimalnya pemanfaatan bambu sebagai produk unggulan yang dapat memperkuat karakter Ekowisata Bamboe Wanadesa Balikpapan. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bambu menjadi produk kreatif bernilai ekonomi yang mendukung daya tarik destinasi wisata. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi mengenai potensi bambu, pelatihan keterampilan dasar pengolahan bambu (pemilihan bahan, pembelahan, perakitan, finishing), simulasi pembuatan produk, pendampingan produksi, serta penyusunan strategi pemasaran dan branding digital. Workshop dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat lokal, pelaku wisata, dan pendamping ahli. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat, lahirnya desain produk bambu inovatif yang dapat dijual sebagai cenderamata, serta meningkatnya keterlibatan wisatawan melalui pengalaman kreatif secara langsung. Dampak program ini tidak hanya dirasakan secara ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas dan citra ekowisata. Kesimpulannya, kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif lokal, mendorong kemandirian komunitas, dan mendukung terwujudnya ekowisata berkelanjutan di Balikpapan.
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK MELALUI PROGRAM MASJID RAMAH ANAK DI MASJID BERKAH BOX INDONESIA Eka Santoso; Eko Agung Syaputra; Supratiwi Amir; Muhammad Fanziya; Aina Putri Nabilah; Ainal Mardiah Azzahra; Nayla Hanan; Farida Putri Sunaryo; Fatimah Nisrina Azzahrah; Wahyu Aji Kurniawan; Aditya Narayana; Nasywaa Assyifa; Achmad Ramadhani Saputra; Anastasya Husnul Syauira; Amelia Khasanah Putri; Andi Naila Azra Izzati; Rakha Dzaky Alfath; Rino Mustofa Lutfi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 7 No. 1 (2026): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v7i1.8481857

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap masjid sejak dini, agar mereka semakin meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta membentuk integritas sebagai bekal masa depan. Program dilaksanakan melalui rangkaian aktivitas yang melibatkan sekitar 50 anak, meliputi: edukasi dan ceramah pemateri mengenai nilai-nilai keagamaan dan cinta terhadap masjid; fasilitasi aktivitas berkuda sebagai sarana kebersamaan dan refleksi spiritual; penyediaan snack dan goodies untuk mendukung suasana kegiatan; dan pemberian hadiah kepada peserta terbaik sebagai apresiasi. Diharapkan melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya memperoleh pemahaman keagamaan dan peningkatan kasih sayang terhadap rumah ibadah, tetapi juga internalisasi nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin yang mencerminkan integritas. Kegiatan ini juga mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 tentang pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas, khususnya target yang berkaitan dengan pendidikan karakter dan pembentukan warga negara yang beretika, karena dengan pendidikan karakter sejak usia dini akan memperkuat hasil pembelajaran non-kognitif yang penting dalam pembangunan manusia secara berkelanjutan (UNESCO, 2024).
Platform Visualisasi 3d Imersif Untuk Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Di Kalimantan Timur Eko Agung Syaputra; Ramadhan Paninggalih; Hesti Rosita Dwi Putri; Novianti Rossalina
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i1.16016

Abstract

Perkembangan teknologi imersif telah mengubah cara pelestarian dan diseminasi warisan budaya, memungkinkan museum menghadirkan pengalaman interaktif dan personal di luar batas ruang dan waktu. Penelitian ini memperkenalkan serta mengevaluasi Lamiang Nusantara, sebuah platform visualisasi 3D imersif yang dirancang untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Kalimantan Timur melalui representasi digital yang dinamis. Dengan menggunakan metode design sprint yang mengintegrasikan prototyping iteratif dan keterlibatan pemangku kepentingan, penelitian ini berfokus pada peningkatan akurasi render, responsivitas sistem, dan interaktivitas pengguna. Uji kinerja komparatif menunjukkan bahwa Luma AI memberikan fidelitas visual tertinggi dengan nilai RMS serendah 0,00063, jauh lebih unggul dibandingkan Polycam (0,01275) dan LiDAR (0,05245). Meskipun LiDAR kurang sesuai untuk digitalisasi artefak detail karena tingkat error yang tinggi (CMDM 0,378595), metode ini tetap efektif untuk pemetaan ruang berskala besar. Sementara itu, Polycam menawarkan keseimbangan optimal antara kualitas dan aksesibilitas sehingga praktis untuk digitalisasi massal. Evaluasi pengguna menghasilkan skor rata-rata 2,317 pada kategori “sangat setuju”, yang menegaskan bahwa visualisasi 3D imersif mampu meningkatkan pemahaman artefak budaya sekaligus kesadaran terhadap pelestarian warisan budaya. Hasil ini menegaskan signifikansi ilmiah dan praktis teknologi imersif dalam memperluas akses publik serta mendorong pelestarian budaya berkelanjutan di Kalimantan Timur.
PRESERVASI WARISAN BUDAYA KALIMANTAN: ANALISIS KEBUTUHAN PLATFORM IMERSIF PERSPEKTIF PROFESIONAL PARIWISATA DAN BUDAYA Eko Agung Syaputra; Ramadhan Paninggalih; Hesti Rosita Dwi Putri; Novianti Rossalina
Mozaik : Journal of Art and Architecture Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/kfs8zy34

Abstract

Transformasi digital dalam pelestarian warisan budaya kerap gagal akibat pendekatan technology-driven yang mengabaikan kebutuhan pengguna di lapangan. Di Kalimantan, tantangan ini semakin kompleks akibat variasi kesiapan digital, keterbatasan sumber daya organisasi kebudayaan, serta belum selarasnya pemanfaatan teknologi seperti eXtended Reality (XR) dan Internet of Things (IoT) dengan ekspektasi pemangku kepentingan lokal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan, ekspektasi, dan preferensi pemangku kepentingan kebudayaan dan pariwisata sebagai basis perancangan platform berbasis cloud Lamiang Nusantara yang berorientasi pengguna (user-centered). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui metode survei kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada 122 profesional pariwisata dan budaya di lima provinsi di Kalimantan. Data dianalisis secara statistik kuantitatif untuk memetakan fitur, layanan, dan fungsionalitas paling relevan yang harus diintegrasikan ke dalam platform. Hasil penelitian menunjukkan tingginya permintaan terhadap solusi berbasis cloud yang menggabungkan XR, IoT, sensor, dan perangkat pintar untuk mengumpulkan data kontekstual serta menghadirkan pengalaman yang personal, imersif, dan peka terhadap konteks. Fitur prioritas utama meliputi aksesibilitas konten terpadu (73,77%), manajemen profil dan personalisasi (60,66%), sistem rekomendasi (59,02%), serta rekognisi objek 3D untuk XR (57,38%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan platform budaya digital ditentukan oleh kesesuaian antara kecanggihan fitur dan kebutuhan riil pemangku kepentingan lokal. Implikasi temuan ini memberikan panduan desain (design guidelines) yang berharga bagi pengembangan alat digital yang secara efektif mendukung organisasi kebudayaan dalam melibatkan pengunjung dan menjaga keberlanjutan warisan budaya.
Co-Authors Achmad Ramadhani Saputra Aditya Narayana Aina Putri Nabilah Ainal Mardiah Azzahra Alif, Muh. Ikhsan Amalia, Khairunisa Amelia Khasanah Putri Amir, Supratiwi Anastasya Husnul Syauira Andi Naila Azra Izzati Aninditya Anggari Nuryono Arie Kurniawan Arief Nugraha Pontoh Arifin, Nico Arifuddin, Andi Mursid Nugraha Arista, Elsi Bowo Nugroho Budi Prayitno Diansyah, Senja Alfakori Dinar Amalia Kanthi Eka Santoso Endrawati, Budiani Fitria Faisal Syamsuddin Farida Putri Sunaryo Fatimah Nisrina Azzahrah Faustine, Evelyn Elaine Hesti Rosita Dwi Putri Hijrah, Dinda Sa’adatul Hijrah Imam Damar Djati Imam Damar Djati Kelana, Muhammad Raihan Wirayudra Kelana Khairunnisa, Shopy Farras Lelana, Juniardika Atha Lukito, Kanaya Anada Maharany, Gunanda Tiara Mochamad Fadil Afandi Muhammad Fajrin Wahab Muhammad Fanziya Muhammad Ikhsan Alif Muhammad Rendi, Muhammad muhammad rizky, muhammad Muhammad Rizqi Mulki, Muhammad Malikul Musyarofah Musyarofah Nabbila Salsa Ramadhani Naretha, Naretha Kawadha Pasemah Gumay Nasywaa Assyifa Nayla Hanan Ngabito, Olivia Febrianti Ngabito, Olivia Febrianty NIA FEBRIANTI, NIA Novianti Rossalina Nurmana, Fikrie Ari Nurmana Pangestu, Zakariya Yudha Paninggalih, Ramadhan Pasinggi, Kurnia Lapik Pontoh, Arief Nugraha Prabowo, I Putu Deny Arthawan Sugih Prabowo Prastio, Febriyanur Setiawan Purba, Arini Anestesia Putra, Ade Wahyu Yusariarta Putri, Amanda Sabina Raftonado Situmorang Rahma, Firdha Amalia Noor Rakha Dzaky Alfath Ramadani, Fasya Saffanah Ramadhan Paninggalih Ramadhana, Rizky Irswanda Ramadhanti, Aulia Azizah Ramadhanti Rino Mustofa Lutfi Riska Kurniyanto Abdullah Riyadi, Andrew Arief Riyadi Rizal Kusuma Putra Rossalina, Novianti Rulliannor Syah Putra Sartika, Widya Sartika, Widya Sartika Sasferi Yendra Sasferi Yendra Sasferi Yendra Sastrawan, Febrian Dedi Senduk, Arishty Cicilia Calista Siahaan, Axel Andrewilson Suliwardani, Dyah Ajeng Supratiwi Amir Syamsuddin, Faisal Syamsul Mujahidin, Syamsul Syauira, Anastasya Husnul Violincia Jelita Wahyu Aji Kurniawan Wahyuni, Margie Wibowo, Darrell Rajendra Wibowo Wibowo, Faqih Putra Wibowo Widya Sartika Yendra, Sasferi Yusufa, Muhammad Wildan Zhalifunnas, Muhammad Hibrizi