Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

KONFIGURASI TEKNOLOGI VISUAL OBJEK 3D DAN AUGMENTED REALITY (AR) UNTUK MEDIA INFORMASI FURNITUR KALIMANTAN TIMUR PADA E-COMMERCE UNTUK MENDUKUNG SMART CITY IKN Agung Syaputra, Eko; Mujahidin, Syamsul; Sartika, Widya
Jurnal Grafis Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Grafis Volume 2, Nomor 1
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kreatif bidang furnitur di Kalimantan mengalami berbagai permasalahan salah satunya pemasaran online di e-commerce yang kurang efektif.  Menurut data tahun 2018, jumlah pengusaha furnitur di Kalimantan Timur mencapai 378 unit, namun hanya 35% dari total produksi yang berhasil dipasarkan secara efektif. Menurut Markets and Markets, nilai pasar Augmented Reality untuk e-commerce diperkirakan akan tumbuh sebesar 33,7% dari tahun 2020 hingga 2025. Sehingga, penggunaan teknologi visual konfigurasi objek 3D dan AR dapat memberikan solusi untuk meningkatkan kualitas presentasi produk, memberikan pengalaman berbelanja yang lebih interaktif dan realistis, serta mengurangi dampak lingkungan dari ecommerce akibat pengiriman ulang produk yang tidak sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektifitas komunikasi produk, tingkat kemudahan proses pembelian, dan tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk. Metode visual konfigurasi objek 3D yang digunakan berupa pemindaian 3D untuk menghasilkan gambar 3D yang detail, realistik, serta efektif dan efisien dalam pengerjaannya.  Identifikasi penelitian ini menggunakan metode sprint design melalui proses design thinking, yang akan menghasilkan ide-ide yang kemudian akan direduksi dengan co-creation.  Selanjutnya dilakukan perancangan prototype dengan memperhatikan aspek user interface dan user experience. Sehingga tercipta interaksi antara pengguna dan lingkungan dalam konteks yang cerdas sebagai salah satu aspek untuk mendukung pengembangan Smart City IKN
STRATEGI DESAIN PRODUK PACKAGING UNTUK MENDUKUNG PEMASARAN PRODUK UMKM KOTA PONTIANAK Syaputra, Eko Agung; Amir, Supratiwi; Syamsuddin, Faisal; Paninggalih, Ramadhan; Rossalina, Novianti
PIKAT Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK Vol. 4 No. 2 (2023): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v4i2.1076

Abstract

Partisipasi sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dalam perekonomian Indonesia dapat diukur melalui kapasitasnya dalam menyerap lebih dari 95% dari total tenaga kerja yang tersedia, serta kontribusinya terhadap PDB sebesar lebih dari 60%. Dalam hal ini packaging produk memiliki peran yang sangat penting dalam mempengaruhi daya tarik dan kesuksesan bisnis UMKM. Tujuan kegiatan ini adalah mengoptimalkan potensi produk-produk UMKM melalui desain packaging yang menarik dan strategis. Pelatihan strategi desain packaging menjadi aspek yang krusial dalam meningkatkan daya saing UMKM di pasar global yang semakin kompetitif. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan dengan porsi penekanan yang lebih mendalam pada strategi desain packaging, yang mencakup pemahaman yang komprehensif terhadap konsep desain packaging yang efektif, peran pentingnya dalam menciptakan branding yang kuat, pemilihan bahan packaging, serta teknik membuat desain grafis packaging yang menarik. Metodologi kegiatan ini mencakup tahap analisis pasar, identifikasi masalah, perumusan solusi desain, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan daya saing mereka di pasar domestik dan internasional melalui desain packaging yang menarik, efektif, dan berkelanjutan. Pelatihan ini juga dapat memacu inovasi dalam industri kreatif UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Sehingga akan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di Kota Pontianak.
REVITALISASI PASAR GUNUNG PARMAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN FUNGSI PASAR DI RT 35 KELURAHAN KARANG JOANG Putra, Rulliannor Syah; Amir, Supratiwi; Syaputra, Eko Agung; Siahaan, Axel Andrewilson; Rahma, Firdha Amalia Noor
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1341

Abstract

Gunung Parman Market RT 35 Karang Joang Balikpapan is a market that residents used to sell, but because it was not maintained and there was a lack of interest, this market became neglected. Competition with the night market which operates every Wednesday night is also the cause of the lack of interest, the merchandise is more complete and there are lots of visitors. This causes the attractiveness of Gunung Parman Market to decrease and the building to become increasingly neglected and damaged. The aim of this community service activity is to rebuild the dead market and then revive RT 35's trading activities while improving the community's economy. The method for implementing the activities carried out is Participatory Action Research (PAR), this approach is oriented towards community empowerment. The flow of implementing community empowerment activities starts from a location survey, then collecting primary and secondary data, gathering opinions, design, market development and promotion. The results obtained during the activity were an increase in solidarity between communities, community understanding and knowledge. Solidarity or togetherness was achieved during the construction of the physical market building which was carried out during holidays and even at night. The community is more united because this service is a means to gather and express creativity. The topography of the market land is quite sloping so creativity is needed so that the market can still be built and make things easier for consumers. Achieving knowledge about market design planning through joint discussions, knowledge about market promotion through social media and increasing the spirit of mutual cooperation in building markets. Therefore, it is necessary to revitalize the market as a form of increasing the value and function of the RT 35 Karang Joang Village market.
Pelatihan Digital Marketing RT.06 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara Naretha, Naretha Kawadha Pasemah Gumay; Sartika, Widya Sartika; Prabowo, I Putu Deny Arthawan Sugih Prabowo; Syaputra, Eko Agung Syaputra; Wibowo, Darrell Rajendra Wibowo; Ramadhanti, Aulia Azizah Ramadhanti; Hijrah, Dinda Sa’adatul Hijrah; Wibowo, Faqih Putra Wibowo; Riyadi, Andrew Arief Riyadi; Nurmana, Fikrie Ari Nurmana; Kelana, Muhammad Raihan Wirayudra Kelana
Cahaya Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Apik Cahaya Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61971/cp.v1i1.82

Abstract

Digital Marketing Training in RT.06 Graha Indah Village, North Balikpapan District is a community service activity carried out by lecturers and students. This activity aims to provide practical experience to lecturers and students in developing and implementing effective digital marketing strategies in helping the MSME community in the RT 06 area. Graha Indah Village, North Balikpapan District in maximizing product potential and improving their ability to market their products. Lecturers and students provide training using the Case Based Learning (CBL) method so that training participants can directly apply the learning outcomes to their respective products. Based on the data from the questionnaire given before and after the training, there was an increase in the ability of training participants to market their products. Keywords: copywriting, content strategy, digital marketing, sales and marketing
PENGARUH JENIS KAYU DAN SISTEM SAMBUNGAN TERHADAP DESAIN MEBEL KAYU Eko Agung Syaputra; Imam Damar Djati
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 39 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2021.39.2.106-114

Abstract

Wooden furniture is one of strategic commodities that have a dominant contribution to Indonesian economy compared to otherfurniture material. Joining system in the wooden furniture is the weakest construction point, therefore detail analysis is needed tostudy factors affecting construction capacity and effectiveness of wooden joining system. The aim of this research was to determine theeffect of wood species and joining system on wooden furniture design especially compression strength on joining point. The wood speciesused were jati (Tectona grandis L. f.), kapur (Dryobalanops sp.), meranti (Shorea sp.), manglit (Manglietia glauca Bl.),and sengon (Falcataria moluccana L.). The joining system applied in this study were tenon and mortise, lap, and dovetail joints.The results showed that teak wood exhibited the highest compression strength, while sengon wood exhibits the lowest compressionstrength on all wood joining systems compared to other wood species studied. In term of wood joining systems, the lap joint exhibitedthe highest compression strength, whereas tenon and mortise joint exhibited the lowest performance.
STRATEGI PENGUATAN EKONOMI KREATIF IKN MELALUI PELATIHAN DIGITALISASI DAN INOVASI PRODUK BATIK Putri, Hesti Rosita Dwi; Syaputra, Eko Agung; Purba, Arini Anestesia; Khairunnisa, Shopy Farras; Rizqi, Muhammad; Lukito, Kanaya Anada; Senduk, Arishty Cicilia Calista
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.35952

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian Komunitas Batik Tiga Zaman, yang terdiri dari 14 pengrajin batik di Balikpapan dan Penajam Paser Utara, dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan inovasi produk. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan kemampuan digitalisasi desain, kurangnya inovasi produk sesuai tren pasar, serta rendahnya literasi digital dan kewirausahaan kreatif di kalangan anggota yang sebagian besar ibu rumah tangga. Melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), program ini memanfaatkan potensi lokal seperti keterampilan membatik dan jejaring sosial untuk pengembangan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, di mana sekitar 75% peserta naik dari pemahaman rendah menjadi tinggi dalam penggunaan Generative AI untuk desain batik, 20% stabil pada tingkat baik, dan hanya 5% masih rendah. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi digital dan inovasi desain batik berbasis teknologi.Kata kunci: Batik; Generative AI; digitalisasi; inovasi produk; ABCD. ABSTRACTThis Community Service Program (PkM) aims to improve the capacity and independence of the Tiga Zaman Batik Community, which consists of 14 batik artisans in Balikpapan and Penajam Paser Utara, in facing the challenges of digitization and product innovation. The main issues faced by partners include limited digital design capabilities, a lack of product innovation in line with market trends, and low digital literacy and creative entrepreneurship among members, most of whom are housewives. Through an Asset-Based Community Development (ABCD) approach, this program utilizes local potential such as batik skills and social networks for sustainable development. Activity results show significant improvement, with approximately 75% of participants advancing from low to high proficiency in using Generative AI for batik design, 20% remaining at a good level, and only 5% still at a low level. The program has proven effective in strengthening digital literacy and technology-based batik design innovation.Keywords: Batik; Generative AI; digitization; product innovation; ABCD.
Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan fotografi produk di Pasar Senggol wisata Meranti Balikpapan Utara Musyarofah Musyarofah; Febrian Dedi Sastrawan; Fulkha Tajri M.; Eko Agung Syaputra; Budi Prayitno; Nabbila Salsa Ramadhani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35186

Abstract

Abstrak UMKM di Pokdarwis Meranti menghadapi masalah utama berupa rendahnya kualitas foto produk yang digunakan untuk promosi, akibat keterbatasan kemampuan teknis dalam pengambilan gambar. Kondisi ini membuat daya tarik visual produk menjadi kurang optimal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan dasar fotografi produk bagi pelaku UMKM agar mampu menghasilkan foto yang lebih menarik dan layak promosi. Untuk itu, tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan fotografi produk bagi 50 pelaku UMKM di Pasar Senggol Wisata Meranti. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung dengan memanfaatkan peralatan sederhana seperti mini studio portabel dan kamera ponsel. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Data kuesioner pasca pelatihan memperlihatkan bahwa lebih dari 80% peserta merasa pemahamannya meningkat, mampu mengatur pencahayaan dan sudut pengambilan gambar, serta berkomitmen menggunakan hasil foto untuk promosi di media sosial maupun marketplace. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mempraktikkan teknik fotografi sederhana secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan fotografi produk berbasis teknologi sederhana dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan kualitas promosi UMKM, memperkuat daya saing produk lokal, serta membuka peluang peningkatan pemasaran digital. Kata kunci: fotografi produk; UMKM; pokdarwis; Pasar Senggol; promosi digital Abstract The MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) in the Meranti Tourism Group (Pokdarwis Wisata Meranti) face a major problem in the form of low-quality product photos used for promotions, due to limited technical skills in taking photos. This condition reduces the visual appeal of products. The goal of this community service activity is to improve basic product photography skills for MSMEs so they can produce more attractive and promotional photos. To that end, the community service team held product photography training for 50 MSMEs at the Senggol Market in Meranti Tourism. The implementation method included material delivery, demonstrations, and hands-on practice using simple equipment such as a portable mini studio and a mobile phone camera. The results of the activity showed significant improvements both qualitatively and quantitatively. Post-training questionnaire data showed that more than 80% of participants felt their understanding had improved, were able to adjust lighting and shooting angles, and were committed to using the photos for promotions on social media and marketplaces. Qualitatively, participants showed high enthusiasm and were able to practice simple photography techniques independently. This activity proves that low-tech product photography training can be a practical solution to improve the quality of MSME promotions, strengthen the competitiveness of local products, and open up opportunities for increased digital marketing. Keywords: product photography; MSMEs; pokdarwis; Senggol Market; digital promotion.
Integration of 3D Scanning and Augmented Reality (AR) Technology in East Kalimantan Furniture Products in E-Commerce Syaputra, Eko Agung; Mujahidin, Syamsul; Sartika, Widya; Rossalina, Novianti
VCD: Journal of Visual Communication Design Vol. 8 No. 2 (2023): VCD: Journal of Visual Communication Design
Publisher : Universitas Ciputra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vcd.v8i2.4242

Abstract

The creative furniture industry in East Kalimantan faces the challenge of less effective online marketing in e-commerce. In 2018, there were more than 370 furniture entrepreneurs in the region, but only 37% of their total production managed to reach the market. According to projections from Markets and Markets, the market value of Augmented Reality (AR) in e-commerce is expected to grow by 34% between 2020 and 2025. To overcome this problem, the use of 3D object configuration visual technology and AR presents a better solution. promising solution. This technology can improve product presentation, create a more interactive and realistic shopping experience, and reduce the environmental impact of e-commerce due to the re-shipment of non-conforming products. The main objective of the research is to assess the effectiveness of product communication, the ease of the purchasing process, and the level of consumer trust in the product. This visual method of 3D object configuration combines 3D scanning to produce detailed and realistic 3D images. This research uses a sprint design method based on design thinking, which involves co-creation to refine ideas. Next, a prototype design was developed with a focus on aspects of the user interface and user experience, fostering intelligent interaction between users and their environment, thus contributing to the progress of the Smart City concept in IKN Nusantara.
Optimalisasi Daya Saing Kelompok Usaha Bersama (KUB) San FK Melalui Pemasaran Digital Muhammad Ikhsan Alif; Supratiwi Amir; Sasferi Yendra; Mochamad Fadil Afandi; Violincia Jelita; Dinar Amalia Kanthi; Eko Agung Syaputra; Faisal Syamsuddin
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.679

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Usaha Bersama (KUB) SAN-FK di Balikpapan melalui peningkatan kapasitas pemasaran digital. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan pemasaran digital, praktik langsung menggunakan WhatsApp Business, Shopee, dan Instagram, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan focus group discussion (FGD). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan pemasaran digital, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 1,4 menjadi 4,8 pada aspek pemasaran digital dan dari 1,5 menjadi 4,7 pada aspek dokumentasi dan konten promosi. Selain itu, seluruh peserta (100%, n=13) berhasil membuat akun marketplace dan mengunggah produk pertama mereka selama kegiatan berlangsung. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman dalam interaksi pelanggan, pencatatan keuangan sederhana, serta penerapan digital branding. Program ini memberikan dampak pada peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan mitra dalam memperluas pasar serta beradaptasi dengan ekosistem ekonomi digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi terhadap pengembangan usaha yang berkelanjutan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) melalui peningkatan kapasitas ekonomi dan peluang kerja bagi anggota KUB, serta tujuan ke-12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab) melalui penerapan praktik produksi yang lebih berkualitas, efisien, dan berkelanjutan.
PENDEKATAN DESAIN BERKELANJUTAN PADA PLATFORM 3D IMERSIF UNTUK MENDUKUNG KONSERVASI WARISAN BUDAYA KALIMANTAN TIMUR Eko Agung Syaputra; Ramadhan Paninggalih; Hesti Rosita Dwi Putri; Supratiwi Amir; Novianti Rossalina
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 12, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v12i3.76937

Abstract

Perkembangan teknologi imersif telah membuka peluang baru dalam pelestarian dan diseminasi warisan budaya, memungkinkan pengalaman museum yang interaktif dan inklusif melampaui batas ruang dan waktu. Penelitian ini mengusulkan dan mengevaluasi pendekatan desain berkelanjutan melalui pengembangan platform museum digital Lamiang Nusantara, yang mengintegrasikan metodologi design sprint dan evaluasi kinerja kuantitatif. Fokus penelitian mencakup perbandingan tiga teknik pemodelan 3D — Luma AI berbasis NeRF, fotogrametri Polycam, dan pemindaian LiDAR — untuk menilai akurasi representasi artefak, ketajaman tekstur, dan kesesuaian untuk konservasi budaya. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa Luma AI menghasilkan fidelitas visual tertinggi, Polycam menawarkan kompromi optimal antara kualitas dan aksesibilitas untuk digitalisasi massal, sedangkan LiDAR lebih cocok untuk pemetaan ruang berskala besar daripada detail artefak. Uji coba pengguna yang melibatkan 50 responden menghasilkan tingkat kepuasan rata-rata 2.317 pada kategori “sangat setuju”, menegaskan efektivitas platform dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan budaya. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model visualisasi imersif yang dapat diskalakan dan mendukung tujuan pelestarian budaya digital serta strategi Smart City. Namun, keterbatasan penelitian mencakup jumlah artefak yang terbatas, ketergantungan pada perangkat pemindaian berbasis ponsel, dan pemrosesan berbasis cloud. Studi selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan artefak, mengintegrasikan teknologi pemindaian yang lebih canggih, serta mengeksplorasi real-time rendering untuk meningkatkan autentisitas dan keberlanjutan platform.
Co-Authors Achmad Ramadhani Saputra Aditya Narayana Aina Putri Nabilah Ainal Mardiah Azzahra Alif, Muh. Ikhsan Amalia, Khairunisa Amelia Khasanah Putri Amir, Supratiwi Anastasya Husnul Syauira Andi Naila Azra Izzati Aninditya Anggari Nuryono Arie Kurniawan Arief Nugraha Pontoh Arifin, Nico Arifuddin, Andi Mursid Nugraha Arista, Elsi Bowo Nugroho Budi Prayitno Diansyah, Senja Alfakori Dinar Amalia Kanthi Eka Santoso Endrawati, Budiani Fitria Faisal Syamsuddin Farida Putri Sunaryo Fatimah Nisrina Azzahrah Faustine, Evelyn Elaine Hesti Rosita Dwi Putri Hijrah, Dinda Sa’adatul Hijrah Imam Damar Djati Imam Damar Djati Kelana, Muhammad Raihan Wirayudra Kelana Khairunnisa, Shopy Farras Lelana, Juniardika Atha Lukito, Kanaya Anada Maharany, Gunanda Tiara Mochamad Fadil Afandi Muhammad Fajrin Wahab Muhammad Fanziya Muhammad Ikhsan Alif Muhammad Rendi, Muhammad muhammad rizky, muhammad Muhammad Rizqi Mulki, Muhammad Malikul Musyarofah Musyarofah Nabbila Salsa Ramadhani Naretha, Naretha Kawadha Pasemah Gumay Nasywaa Assyifa Nayla Hanan Ngabito, Olivia Febrianti Ngabito, Olivia Febrianty NIA FEBRIANTI, NIA Novianti Rossalina Nurmana, Fikrie Ari Nurmana Pangestu, Zakariya Yudha Paninggalih, Ramadhan Pasinggi, Kurnia Lapik Pontoh, Arief Nugraha Prabowo, I Putu Deny Arthawan Sugih Prabowo Prastio, Febriyanur Setiawan Purba, Arini Anestesia Putra, Ade Wahyu Yusariarta Putri, Amanda Sabina Raftonado Situmorang Rahma, Firdha Amalia Noor Rakha Dzaky Alfath Ramadani, Fasya Saffanah Ramadhan Paninggalih Ramadhana, Rizky Irswanda Ramadhanti, Aulia Azizah Ramadhanti Rino Mustofa Lutfi Riska Kurniyanto Abdullah Riyadi, Andrew Arief Riyadi Rizal Kusuma Putra Rossalina, Novianti Rulliannor Syah Putra Sartika, Widya Sartika, Widya Sartika Sasferi Yendra Sasferi Yendra Sasferi Yendra Sastrawan, Febrian Dedi Senduk, Arishty Cicilia Calista Siahaan, Axel Andrewilson Suliwardani, Dyah Ajeng Supratiwi Amir Syamsuddin, Faisal Syamsul Mujahidin, Syamsul Syauira, Anastasya Husnul Violincia Jelita Wahyu Aji Kurniawan Wahyuni, Margie Wibowo, Darrell Rajendra Wibowo Wibowo, Faqih Putra Wibowo Widya Sartika Yendra, Sasferi Yusufa, Muhammad Wildan Zhalifunnas, Muhammad Hibrizi