p-Index From 2021 - 2026
10.886
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Jurnal Pendidikan dan Konseling Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Educatio FKIP UNMA Journal On Teacher Education (Jote) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Alifmatika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Didaktika: Jurnal Kependidikan JURNAL CERDAS PROKLAMATOR JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Journal of Instructional Mathematics Journal of Digital Learning and Education Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Dharmas Education Journal (DE_Journal) Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Edukasi El-Ibtida'i Sophia Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Concept: Journal of Social Humanities and Education Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Buletin Edukasi Indonesia Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kualita Pendidikan Journal of Law, Education and Business Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Walada: Journal of Primary Education Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Jurnal KALANDRA Mandala Bakti Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PERKALIAN BILANGAN CACAH DI SEKOLAH DASAR Andi Pratama; Rintis Rizkia Pangestika; Titi Anjarini
Walada: Journal of Primary Education Vol. 3 No. 3 (2024): VOLUME 3 NOMOR 3, DESEMBER TAHUN 2024
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v3i3.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran matematika materi perkalian bilangan cacah kelas IV di SD Negeri 3 Wirun. Penelitian ini dilakukan karena materi dalam matematika saling berkaitan, jika dalam mempelajari perkalian siswa sudah mengalami kesulitan, siswa pasti akan mengalami kesulitan dalam mempelajari materi selanjutnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan desain penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 siswa kelas IV menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa; Subjek 1 mengalami kesulitan dalam memahami konsep perkalian, kesulitan keterampilan berhitung perkalian, kesulitan dalam penggunaan proses, dan mengalami kesalahan dalam perhitungan. Subjek 2 mengalami kesulitan dalam memahami konsep perkalian, kesulitan keterampilan berhitung perkalian, kesulitan dalam penggunaan proses, dan mengalami kesalahan dalam perhitungan. Subjek 3 mengalami kesulitan dalam memahami konsep perkalian. Subjek 4 mengalami kesulitan dalam memahami konsep perkalian. Subjek 5 mengalami kesulitan dalam memahami konsep perkalian. Subjek 6 mengalami kesulitan dalam memahami konsep perkalian. Tidak lancarnya belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal yang meliputi minat dan motivasi, serta sikap dan kebiasaan. Faktor eksternal meliputi media pembelajaran, metode dan strategi mengajar, kedisiplinan guru dengan siswa, sarana prasarana, serta bimbingan/perhatian orang tua.
Analysis of Beginning Reading Difficulties of Grade 1 Students at Muhammadiyah Kemiri Elementary School Wahyu Budi Utami; Muflikhul Khaq; Titi Anjarini
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 1 (2024): March 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i1.2148

Abstract

This research aims to determine the difficulties in reading at the beginning of class I at Muhammadiyah Kemiri Elementary School. The type of research used in the research is analytical research using qualitative methods. The research subjects were class I of Muhammadiyah Kemiri Elementary School for the 2022/2023 academic year with a total of 22 students. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The instrument of this research is a data card. The data obtained are student response tests and observations of learning implementation. Data analysis using reading fluency or lack of fluency. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and data verification. Validation of this instrument is carried out by ticking (√) in the (Fluent) column for appropriate syllables and marking (X) in the (Not Fluent) column for inappropriate syllables, then the appropriate syllables will be written in the column suggestion. The results of the validation of the performance assessment instrument to measure students' initial reading abilities are that the instrument is suitable for use with revisions.
Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis Blended Learning pada Era Merdeka Belajar Bagi Guru Di SD Muhammadiyah Purworejo Titi Anjarini; Suyoto Suyoto
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.142 KB) | DOI: 10.55606/jppmi.v1i4.72

Abstract

Seluruh daerah Indonesia mengalami dampak dari covid-19 di semua sektor terutama sektor pendidikan. Pada saat ini telah memasuki pembelajaran pasca covid-19 yaitu new normal, yang memasuki pada pembelajaran secara tatap muka atau nomal serta tetap memadukannya dengan pembelajaran virtual / daring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Penerapan Blended Learning, memiliki lima kunci proses, antara lain: Live-Event yakni mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan jadwal pembelajaran luring dengan daring. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan pendidik agar peser terbiasa dengan pembelajaran tatap muka dan tatap maya. Pendidik dapat mengemas dengan 2 cara yaitu daring dan luring belum pendidik terlatih dalam menciptakan model pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara tatap muka secara langsung dan tatap muka maya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui pelatihan dan angket. Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari. Hasil angket sebelum dilakukan pealtihan menunjukkan bahwa pemahaman peserta masih sangat kurang, sedangkan hasil angket setelah dilakukannya pelatihan menunjukkan pemahaman peserta sangat baik selama pelatihan. Dampak pelatihan ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peserta yaitu 1) Pendidik dapat mengemas pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara daring dan luring, 2) Pendidik menjadi terbiasa menerapkan model pembelajaran daring dan luring dengan baik.
ANALYSIS OF STUDENTS' MISCONCEPTIONS IN ANSWERING MULTIPLE CHOICE QUESTIONS ON MAGNETIC MATERIAL WITH THE HELP OF THE CERTAINTY OF RESPONSE INDEX METHOD Fadilla Shafa Alyada Rahma; Nur Ngazizah; Titi Anjarini
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i1.11861

Abstract

The continuity of the learning process in elementary schools cannot be separated from students' understanding of basic concepts, especially in Science. One of the important topics in science is magnetism. However, many students face difficulties in understanding this concept, which is often caused by misconceptions or misunderstandings related to magnetic phenomena. This study aims to analyze students' misconceptions in answering multiple choice questions on magnetic material with the help of the Certainty of Response Index (CRI) method as a measuring tool. This research approach is descriptive qualitative with the subject of 22 grade VI students from one of the private schools in Purwodadi District.  The results showed that 27% of students experienced misconceptions in magnetic material as a whole, with the highest misconceptions found in the indicator of determining materials that can be attracted by magnets at 55% and how to make magnets at 59%. In this study, the use of the CRI method can identify the level of understanding and misconceptions of students so that teachers can develop more effective strategies. The application of experiment-based learning and the use of interactive visual media can help reduce misconceptions and improve understanding of the concept of magnetism at the elementary school level.
Pengaruh Game Morning Jarimatika Terhadap Kemampuan Numerasi Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Elis Yohanah; Rintis Rizkia Pangestika; Titi anjarini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1292

Abstract

Numerasi merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar, sehingga perlu adanya inovasi dalam metode pengajaran untuk meningkatkan keterampilan numerasi melalui pembelajaran berbasis game. Penelitian ini ditujukan guna membandingkan kemampuan numerasi peserta didik melalui hasil pretest dan posttest untuk menilai pengaruh game morning jarimatika. Desain penelitian yang dipakai yakni pre-experimental melalui tipe penelitian yaitu One Group Pretest-Postest. Populasi yang digunakan peserta didik kelas V dengan jumlah 20. Teknik penelitian menggunakan teknik sampling total. Instrumen yang digunakan adalah soal AKM kelas. Metode pengumpulan data yang dipakai yakni tes, berupa tes pretest dan posttest. Pretest untuk mengukur pemahaman awal peserta didik melalui soal AKM kelas. Sesudah itu, peserta didik diberikan game morning jarimatika dalam bentuk soal cerita. Langkah selanjutnya yaitu posttest untuk mengukur perubahan kemampuan numerasi peserta didik setelah perlakuan melalui soal AKM yang sama seperti pretest. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji statistik. Analisis deskriptif untuk menggambarkan hasil pretest dan posttest secara singkat dengan menggambarkan mean, median, standar deviasi serta nilai maksimal dan minimal. Uji normalitas dipakai untuk mendapatkan informasi data yang didapat memiliki distribusi normal ataupun tidak normal. Uji statistik yang dipakai ialah uji non-parametrik sebab data tidak berdistribusi normal sehingga menggunakan Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian Wilcoxon Sined Rank menunjukan bahwa terdapat perbedaan antar skor pretest serta posttest peserta didik setelah menggunakan game morning jarimatika dengan Sig.(2-tailed) yang besarnya 0.000 < 0.05. Dapat diputuskan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang diartikan terdapat pengaruh game morning jarimatika terhadap kemampuan numerasi peserta didik pada kelas V SD Negeri Wangunrejo.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Proyek Terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar Titi Anjarini; Suyoto
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/soshumdik.v1i4.221

Abstract

proses pembelajaran saat guru menyajikan pembelajaran masih menggunakan metode ceramah da belum inovatif , penjelasan guru kurang menarik, serta materi disajikan dengan melakukan praktik atau percobaan langsung namun kenyataan yang secara terjadi materi masih disajikan dengan metode penugasan yang hanya menggunakan ranah C1-C3, sedangkaan saat ini pada kurikulum merdeka pendidik dituntut untuk menyajikan perangkat pembelajaran yang lengkap yang di dalamnya ada berbasis proyek. 2) Peserta didik lebih tertarik jika proses pembelajaran dilaksanakan dengan melakukan percobaan atau praktik langsung terutama di kelas IV khususnya pada mata pelajaran IPAS yaitu pada materi proses fotosistesis dan perubahan wujud zat. Tujuan penelitian ini: 1) mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar, 2) mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode angket yang ditujukan kepada ahli media, materi, praktisi dan respon peserta didik. Hasil dari pengembangan mendapatkan penilaian ahli media mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian ahli materi mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian dari praktisi mendapatkan rata-rata 3,7. Sehingga dari ketiga uji kevalidan tersebut dikategorikan sangat valid. Uji coba skala terbatas mendapatkan rata-rata 3,6 dan dikategorikan sangat praktis. Pada uji coba luas mendapatkan rata-rata 3,7 dan dikategorikan sangat praktis. Sehingga produk sudah memenuhi yaitu sangat valid dan sangat praktis
Implementasi Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa Pada Tema 1 Subtema 3 Kelas III Sd Negeri 1 Waluyorejo Shofi Nur Azizah; Nurhidayati; Titi Anjarini
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 1 (2023): March : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui implementasi model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa pada tema 1 subtema 3  Kelas III SD N  1 Waluyorejo, (2) mengetahui peningkatan kemampuan berfikir kreatif siswa yang menggunakan model Problem Based Learning pada tema 1 subtema 3 kelas III SD Negeri 1 Waluyorejo. Model penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ditandai dengan adanya suatu tindakan. Tindakan ini tidak hanya dilakukan sekali, akan tetapi tindakan ini dilakukan berulang-ulang sampai tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini tercapai. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut: (1) implementasi model pembelajaran Problem Based Learning meliputi; mengidentifikasi masalah, membimbing penyelidikan, mengembangkan hasil penyelidikan, mengevaluasi proses pemecahan masalah, generalisasi atau kesimpulan dapat diterapkan ke siswa pada materi tema 1 subtema 3 kelas III di SD Negeri 1 Waluyorejo, (2) untuk hasil kemampuan berfikir kreatif siswa pada pembelajaran tematik dengan mengimplementasikan model Problem Based Learning mampu meningkatkan berfikir kreatif siswa dengan hasil pada pra siklus rata-rata persentase ketuntasan tes kemampuan berfikir kreatif  siswa sebesar 32 % dengan kategori sangat kurang. Kemudian pada siklus I rata-rata persentase ketuntasan tes kemampuan berfikir kratif siswa meningkat mencapai 52% dengan kategori kurang, sedangkan rata-rata ketuntasan tes kemampuan berfikir kreatif  siswa pada siklus II yang diperoleh meningkat menjadi 88,75 % dengan kategori sangat baik. Sehingga implementasi  model Problem Based Learning menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa di SD Negeri 1 Waluyorejo.
Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Peserta Didik Melalui Model Problem Based Instruction (Pbi) Pada Tema 2 Subtema 1 Kelas V Sd Negeri 1 Waluyorejo Rismatul Amaliyah; Nurhidayati; Titi Anjarini
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 1 (2023): March : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i1.249

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas V di SD Negeri 1 Waluyorejo menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis peserta didik masih rendah dalam pembelajaran tematik. Oleh sebab itu, perlu dibutuhkan alternatif medel pembalajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir ktitis peserta didik dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemempuan berfikir kritis pada pelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siswa kelas V SD. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 19 orang siswa. Pengumpulan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem based instruction (PBI) pada siswa kelas V hasil peneliitian menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis dapat meningkat dari siklus ke siklus. Pada pra siklus 15,8%, siklus I 52,65%, siklus II 89,45 sehingga dikategori "sangat kritis". Sehingga penerapan model Problem Based Instruction bisa menjadi alternatif dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik di sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Role Playing untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Titi Anjarini, Ramadlanur Khomsah; Titi Anjarini
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i1.91

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran role playing pada tema udara bersih bagi kesehatan subtema pentingnya udara bersih bagi pernapasan dan mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran role playing. Jenis penelitan yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan rancanangan tindakan dari Arikunto yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi dengan menggunakan 2 siklus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Muhammadiyah Margoyoso yang berjumlah 13 siswa. Hasil analisis menunjukan bahwa keterlaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan dari 77% pada siklus I menjadi 91% pada siklus II. Tingkat keaktifan belajar siswa pada prasiklus masih rendah yaitu 54% dengan kategori kurang aktif. Setelah dilakukan tindakan siklus I meningkat menjadi 68% dengan kategori cukup aktif. Meningkat secara signifikan pada siklus II yakni 82% dengan kategori aktif. Hasil penelitian ini menyarankan agar guru menggunakan model pembelajaran role playing pada pembelajaran tematik.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL MATA PELAJARAN IPAS TEMA INDONESIAKU KAYA BUDAYA KELAS IV SD NEGERI SIDOREJO: Pengembangan Betti Dwi Wardaningsih; Titi Anjarini; Nur Ngazizah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33274

Abstract

This research aims to: 1) Produce a Local Wisdom-Based Learning Module for the Social Studies Subject with the Theme "My Indonesia is Rich in Culture" for Grade IV of Sidorejo Elementary School. 2) Determine the feasibility of the developed module. This development model uses the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. The subjects in this study were 15 fourth-grade students at Sidorejo Elementary School. Data collection techniques used were observation, interviews, questionnaires, documentation, and tests. The instruments used were validation questionnaires from material experts, media experts, and practitioners, student responses, learning implementation sheets, and tests. The results of this development research are: 1) a local wisdom-based module with the Theme "My Indonesia is Rich in Culture" for Grade IV of Sidorejo Elementary School. 2) The module's feasibility, based on validation results from material experts, was 85% valid, with media experts 85% valid, and practitioners 95% very valid. The module's practicality, based on student responses from limited trials, was 85% very practical, and from extensive trials 87% very practical. The implementation results from limited trials were 85% very practical, and from extensive trials 93% very practical. The module's effectiveness, based on student test results after using the module, obtained an average N-gain of 0.73 for limited trials, with a high criterion, and an estimated N-gain percentage of 73%, with an effective criterion. Meanwhile, the extensive trials obtained an average N-gain of 0.75, with a high criterion, and an estimated N-gain percentage of 75%, with an effective criterion. Based on the statement above, this module is declared feasible.
Co-Authors Achmad Chuseri Aci Primartadi Ageng Triyono Alip Yekti Sumarah Amanda Anggi Pramaishella Ananda Cahya Trisna Putri Andi Aprilianto Andi Pratama Anggitya Puspaningrum Anwar Abdurrahman Arum Ratnaningsih Arum Ratnaningsih Asfiana Ulfa Hidayati Astuti Tri Utami Astuti Tri Utami Atikah Riswandani Basirul Annas Bayu Fatah Alam Betti Dwi Wardaningsih Cahyo Utama Daryati Desi Tri Utami Desy Permata Hati Ditya Ayu Lathifah Dyah Putri Erryyanti Dyna Ade Rawan Saputri Elis Yohana Elis Yohanah Ernawati Ernawati Eviyanti Fadilla Shafa Alyada Rahma Febrianti Arum Puspita Sari Fenny Nurlaelasari Feranika Oftaviani Fita Sabana Rahayu Rumayomi Galih Yansaputra Galih Yansaputra Ghaniyu Faik Aqshal Gigih Prihantono Habib Rohman Hendry Wahyu Nugroho Heriyanto Saputra Ika Khoirunisa Inas Rafida Inova Istirohah Intan Rahmawati Irfan Rivai Iva Kurniasari Joko Purwanto Kana Rosida Khofifatun Rohmah Mia Dwi Kusuma Ayu Mifda Rasida Quratul Aini Mufikhul Khaq Muflikhul Khaq Muhamad Baqda Maulana Yahya Muhammad Ferdian Syaifullah Jasadi Mujiyem Sapti Mujiyem Sapti Naili Ulya Nani Agustin Naufalliana Ayurizki Noni Herniar Susanto Nova Lestari Nur Akfina Nur Ngazizah Nur Ngazizah Nurhidayati Nurhidayati Nurhidayati Nurhidayati Puji Rahayu Rahma Ulnatifah Ramadlanur Khomsah Titi Anjarini Rendi Khusnudin Riawan Yudi Purwoko Rintis Rizkia Pangestika Rintis Rizkia Pangestika Rismatul Amaliyah Rizaldi Nurmawan Rizkia Saputri Shallu Andini Shofi Nur Azizah Sindi Lestari Sri Mulyani Sri Sumarti Sufi Cahyo Wulandari Sugeng Eko Putro Widoyoko Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Suyoto Suyoto Suyoto &#039; Suyoto Suyoto Suyoto Suyoto Suyoto Suyoto` Titi Anjarini, Ramadlanur Khomsah Tri Fitri Heriyanto Tri Hartanti Wahyu Budi Utami Wahyu Kartiko Wahyu Kurniyawan Wahyu Puspita Sari Wahyu Puspita Sari Yayang Dela Puspita Ayu Zauharatul Auliya Asrofah