Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

THE EFFECTIVITY OF THE CATCH OF MANGROVE CRABS WITH DIFFERENT BAITS IN THE KAMPUNG LAUT WATERS KUALA JAMBI DISTRICT TANJUNG JABUNG TIMUR REGENCY Lisna Lisna; Juni Trisno Mulyo; Fauzan Ramadan; M Hariski; Yurleni Yurleni
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i2.293

Abstract

Kelurahan Kampung Laut merupakan Kelurahan yang terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi yang memiliki Area hutan bakau yang cukup luas. Salah satu biota laut yang terdapat di perairan bakau adalah kepiting bakau, Nelayan di Kelurahan Kampung Laut menangkap Kepiting Bakau menggunakan alat tangkap bubu lipat dengan menggunakan umpan sebagai pemikat, umpan yang digunakan biasanya umpan belut yang diasinkan dan umpan kepala Ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil tangkapan kepiting bakau menggunakan umpan Belut yang diasinkan dan kepala Ayam di kampung laut. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Kampung Laut Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tanggal 24 Juni – 24 Juli 2021. Metode yang digunakan adalah experimental fishing, dengan menggunakan 2 jenis umpan yang berbeda yaitu umpan Belut yang diasinkan dan umpan kepala Ayam, dilakukan selama 16 kali pengulangan.  Pemasangan alat tangkap dilakukan dengan cara selang-seling dan jarak antar alat tangkap ± 2 m. Peubah yang diamati meliputi jumlah hasil yang kapan, berat hasil tangkapan dan lebar karapas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil tangkapan Kepiting Bakau menggunakan umpan Belut yang di asinkan dan kepala Ayam baik dari segi jumlah, berat, maupun ukuran lebar karapas kepiting bakau (P<0,05). Penggunaan umpan belut yang diasinkan mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak yaitu sebesar 38 ekor dengan berat total 14841 (gr) dan rata-rata lebar karapas per ekor yaitu 141,78 (mm), sementara itu umpan kepala ayam memiliki hasil tangkapan 27 ekor dengan berat total hasil tangkapan 10407 (gr) dan rata-rata lebar karapas per ekor yaitu 134,44 (mm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil tangkapan kepiting bakau dengan menggunakan jenis umpan belut yang diasinkan mendapatkan hasil yang lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan jenis umpan kepala ayam baik dari segi jumlah, berat dan ukuran lebar karapas kepiting bakau.
TINGKAT KERAMAH LINGKUNGAN ALAT TANGKAP DI KELURAHAN MENDAHARA ILIR Agape Saragih; Nurhayati Nurhayati; Mairizal Mairizal; Lisna Lisna; Darlim Darmawi; Fauzan Ramadan
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i3.322

Abstract

Kelurahan mendahara ilir merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kabupaten tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi yang mayoritas masyrakatnya berprofesi sebagai nelayan, namum masyarakat nelayan belum mengetahui seberapa besar tingkat keramah lingkungan alat tangkap yang mereka gunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keramah lingkungan alat tangkap yang digunakan nelayan di Kelurahan Mendahara Ilir yang di lakukan pada bulan Juli–Agustus 2021. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan melakukan pengamatan dan observasi secara langsung. Adapun Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap jaring insang dasar memiliki skor 27,56, sondong memiliki skor 18,54 dan togok memiliki skor 26,66 sehingga masih dikategorikan ramah lingkungan, sedangkan alat tangkap bubu memiliki skor 32,5 dan rawai memiliki skor 28,86 sehingga dikategorikan sangat ramah lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penilaian terhadap tingkat keramah lingkungan alat tangkap menurut kriteria FAO, alat tangkap yang digunakan nelayan Kelurahan Mendahara Ilir ada 5 jenis alat tangkap yaitu sondong dengan skor 18,54, Jaring insang dasar 27,56, rawai 28,86, togok 26,66, dan bubu dengan skor 32,5. Hal ini menunjukkan bahwa yang mempunyai tingkat keramahan lingkungan paling tinggi adalah bubu dan yang paling rendah adalah sondong.
Indeks Keanekragaman Hasil Tangkapan Jaring Insang Hanyut (Drift Gillnet) Di Kelurahan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhan Batu Sumatera Utara Eka Anjar Sari Nasution; Yun Alwi; Rizky Janatul Magwa; Nurhayati Nurhayati; Fauzan Ramadan; Muhammad Hariski
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i3.895

Abstract

 Sei Berombang Village has significant potential natural resources in the fisheries sector. The waters of Sei Berombang Village are estuarine, where river water mixes with seawater. The fishing gear used in the study at Sei Berombang Village was a drift gillnet with a mesh size of 2 inches and a boat size of 3 GT. The research was conducted from January 8 to February 5, 2024, in the waters of Sei Berombang Village. This study aimed to determine the species diversity of fish caught by drift gillnets. The research used survey and observation methods. Data analysis included catch composition, diversity index, evenness index, and dominance index. The results showed that the catch using drift gillnets in the waters of Sei Berombang Village consisted of 15 species. The primary catch by drift gillnets, from highest to lowest, included pomfret with 1,001 individuals (19.81%) and the lowest being mullet with 375 individuals (7.42%). The highest bycatch was sweet shrimp with 714 individuals (14.13%), and the lowest was crab with 36 individuals (0.71%). The highest discard was pufferfish with 120 individuals (2.37%), and the lowest was baji fish with 5 individuals (0.1%), with the total catch weighing 541.5 kg and the total number of catches being 5,053 individuals. The obtained diversity index was 2.39, categorized as moderate; the evenness index was 0.88, categorized as high; and the dominance index was 0.11, categorized as low.
Co-Authors A Yani Abdi Vico Sumantri Afriadi, Ahmad Afriani Afriani Afriani H Agape Saragih Agus Mandar, Agus Akmal Akmal Amraini Fitri Ardelia, Icha Dewi Arfiana, BS Monica Arfiana, BSM Arfiana, Monica Armarenti, Armarenti Bagus Pramusintho Bagus Pramusintho Bagus Pramusintho Berliana Berliana Berutu, Sumarjani Citra Noeraini Darlim Darmawi Dea Amelia, Dea Deni Efizon Depison Depison Depison Depison Destiani, Dinda Dodi Devitriano Dyah Muji Rahayu E. Wiyanto Egga Yolanda Eka Anjar Sari Nasution Endang G, Ester Ester Restiana Endang Gelis Fachry Abda El Rahman Farhan Ramadhani, Farhan Farhan Ramdhani Farizal Farizal Farizal Farizal Filawati Filawati Firmansyah Firmansyah Gushairiyanto Gushairiyanto Harahap, Afriani Hariski, M Heru Handoko Heru Handoko Hilman Madian Insani Hutauruk, Tiara Nova Wulandari Hutwan Syarifuddin Syarifuddin Indra Sulaksana Irvan Gunawan Irwan Irwan Juni Trisno Mulyo Khairunissa, Ade Krisdianto Wibisono Latif , M. Abdul Leni, Yusyam Lestari, Anggun Lisna Lisna Lisna, Lisna Lisna, Lisna Lubis, Abdillah Lubis, Samudra Asri M Abdul Latif M. Abdul Latif M. Ridho Saputra Mairizal Mairizal Mairizal Maryo Tinambunan Muhammad Farhan Mulawarman Mulawarman Nasution, Annio Indah Lestari Nasution, Eka Anjar Sari Nelwida Nelwida Nelwida Nelwida Noferdiman Noferdiman Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Noverdiman Noverdiman Nur, Puti Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati P Sormin, Abel Luanda Pakpahan, Roberyo Pangentasari, Dwinda Raguati Raguati Riris Roiska Rizky Janatul Magwa Romie Jhonnerie Saputri, Diah Maulani Saragih, Agape Sarah Angelina Septy Heltria Silaban, Jecky Sitanggang, Earline Margareth Br Suhessy Syarif Suhessy Syarif, Suhessy Sumadja, Wiwaha A Sumantri, Abdi Vico Suratinah Suratinah Syafril Hadi Tampubolon, Nancy Angeline Teja Kaswari Trisno Mulyo, Juni tussadiah, Arifa Wiwaha Anas Sumadja Wontri Erwina Yusniati WULANDARI Yosi Sulastri Br Sihotang Yun Alwi Yun Alwi Yurleni Yurleni Yusniati, Wontri Zafitri, Fadia