Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Posisi Pronasi terhadap Perbaikan Pola Nafas dan Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Anak dengan Acute Upper Respiratory Infection : The Effect of Prone Positioning on the Improvement of Breathing Pattern and Increase in Oxygen Saturation on Pediatric Patients with Acute Upper Respiratory Infection in the Bougenville Ward of Dr. Haryoto Regional Hospital, Lumajang Istiqomah; Addiarto, Widya; Suhari; Abidin, Zainal
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.222

Abstract

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian anak di negara berkembang. Anak-anak lebih rentan mengalami komplikasi ISPA karena sistem imunnya belum sempurna, seperti gangguan ventilasi yang ditandai dengan napas cepat dan penurunan saturasi oksigen. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah posisi pronasi, yaitu posisi telungkup yang membantu ekspansi paru dan distribusi oksigen lebih optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh posisi pronasi terhadap frekuensi napas dan saturasi oksigen pada anak dengan ISPA di Ruang Bougenville RSUD dr. Haryoto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 25 pasien anak yang dipilih secara accidental sampling. Intervensi dilakukan selama 1 jam, dengan pengukuran sebelum dan sesudah menggunakan pulse oximeter. Hasil: Terjadi peningkatan signifikan pada rata-rata saturasi oksigen serta pola napas menuju normal, dengan hasil uji statistik nilai signifikansi untuk pola nafas  0,001 dan saturasi oksigen  0,001.Kesimpulan: Intervensi pemberian posisi pronasi pada pasien anak dengan ISPA efektif memperbaiki pola dafas dan saturasi oksigen.
Hubungan Antara Status Gizi Dengan Proses Penyembuhan Luka Diabetes Mellitus Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Lumajang: The Correlation Between Nutritional Status and the Wound Healing Process in Patients with Diabetes Mellitus in the Inpatient Ward of Islamic Hospital of Lumajang Riska, Awalani; Suhari; Rahmat, Nafolion Nur; Isnawati, Iin Aini
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.228

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk luka diabetik yang sulit sembuh. Proses penyembuhan luka pada pasien diabetes sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan proses penyembuhan luka pada pasien diabetes mellitus di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Lumajang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional dan desain deskriptif korelasi. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Islam Lumajang, sedangkan sampel berjumlah 30 pasien diabetes mellitus dengan luka yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Subjective Global Assessment (SGA) dan lembar observasi Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT) untuk menilai proses penyembuhan luka. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden dengan status gizi baik mengalami proses penyembuhan luka yang lebih cepat. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dengan proses penyembuhan luka diabetes mellitus (p-value < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa status gizi yang baik berperan penting dalam mempercepat penyembuhan luka pada pasien diabetes mellitus. Oleh karena itu, intervensi gizi harus menjadi bagian integral dari perawatan pasien diabetes yang mengalami luka.
Pengaruh Edukasi Diet DASH dengan Media Flipchart Terhadap pengendalian Hipertensi di UPTD Puskesmas Sumbersari.: The Effect of DASH Diet Education with Flipchart Media On Hypertension Control in Sumbersari Health Center Permatasari, Ema; Yunita, Rizka; Suhari; Hartono, Dodik
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.229

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi salah satu faktor resiko tertinggi penyebab utama kematian. Edukasi memberikan dampak positif dalam menurunkan tekanan darah. Diet DASH merupakan salah satu upaya pengendalian hipertensi. Penggunaan media edukasi mempengaruhi hasil yang ingin diperoleh. Media Flipchart efektif dalam pemberian edukasi dan memudahkan dalam memahami apa yang disampaikan kepada penderita hipertensi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Edukasi Diet DASH dengan Media Flipchart Terhadap pengendalian hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan pendekatan pre–post test design. Populasi dalam penelitian ini yaitu penderita hipertensi usia 35-59 tahun di UPTD Puskesmas Sumbersari. Jumlah responden sebanyak 44 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pengendalian Hipertensi dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam kategori pengendalian hipertensi yang sebelumnya hanya ada 10 responden dengan kategori baik. Setelah dilakukan edukasi terjadi peningkatan pengendalian hipertensi yaitu 28 responden dengan kategori baik. Untuk pengendalian hipertensi kategori cukup dan kurang mengalami penurunan, dari 14 dan 20 responden menjadi 8 masing-masing 8 responden. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang diberikan berpengaruh positif dalam meningkatkan pengendalian hipertensi pada responden. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,797 dengan nilai signifikansi Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari α = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara pengendalian hipertensi sebelum dan sesudah edukasi. Peneliti menilai bahwa pemberian edukasi diet DASH dengan media flipchart mempunyai pengaruh yang baik terhadap pengendalian hipertensi. Edukasi yang diberikan secara berkelanjutan kepada penderita hipertensi maka semakin banyak penderita hipertensi yang terkendali.
Hubungan Spiritualitas dan Self efficacy terhadap Resiliensi Perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang : Correlation between Spirituality And Self efficacy on Resilience Emergency Nurse of Public Hospital of dr. Haryoto Lumajang Fatimah, Yuliati; Isnawati, Iin Aini; Suhari; Handayani, Erna
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.234

Abstract

Pendahuluan: Resiliensi adalah kemampuan mengendalikan diri, menyelesaikan masalah dengan baik, dan mampu mengelola stres dengan mengubah cara berpikir ketika menghadapi masalah sehingga dapat menggunakan cara-cara yang efektif untuk bertahan hidup. Untuk memiliki kemampuan Resiliensi  salah satunya diharapkan memiliki tingkat spiritualitas dan self efficacy yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat Spiritualitas dan self efficacy terhadap resiliensi perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang Metode: Desain penelitian ini menggunakan analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan responden perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang sebanyak 20 responden, metode pengambilan sample yaitu total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan di analisis dengan menggunakan spearman rho. Hasil: Berdasarkan hasil data didapatkan Spiritualitas sedang sebanyak 16 (80%) responden dan spritualitas tinggi ada 4 (20%) responden, sedangkan Self efficacy dan Resiliensi semuanya menunjukkan hasil tingkat tinggi yaitu 20 (100%) responden. Data Analisis menggunakan spearman rho di dapatkan nilai p X1 terhadap Y 0,008 < 0,05 dan X2  terhadap Y <0,001 yang artinya H1 diterima, sehingga ada Hubungan Spiritualitas dan Self efficacy terhadap Resiliensi  Perawat IGD  RSUD dr. Haryoto Lumajang. Kesimpulan: Hasil penelitian ini ada Hubungan Spiritualitas dan Self efficacy terhadap Resiliensi  Perawat IGD  RSUD dr. Haryoto Lumajang, disarankan kepada rumah sakit untuk memberikan jadwal bimbingan spiritual atau pelathan emosi untuk meningkatkan relisiensi perawat  atau petugas lainnya.
Pengaruh Premature Infant Oral Motor Intervention (PIOMI) Terhadap Peningkatan Intake Oral Pada Bayi Prematur Di Ruang Neonatus RSUD Dr. Haryoto Lumajang: The Effect of Premature Infant Oral Motor Intervention (PIOMI) on Increasing Oral Intake of Premature Infants in the Neonatal Care of Dr. Haryoto Lumajang Public Hospital Almeliayanti, Ervina; Yunita, Rizka; Suhari; Salam, Ainul Yaqin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.236

Abstract

Penyebab utama keterlambatan pemulangan bayi prematur dari rumah sakit adalah kurangnya pemberian makanan secara mandiri. Penyebab bayi prematur mengalami hambatan ini meliputi tonus postural yang tidak memadai, tidak adanya refleks menelan, ketidakmampuan melakukan self-regulation, serta kondisi fisiologis yang tidak stabil. Masalah yang timbul dari keterampilan minum per oral pada bayi prematur menyebabkan pencapaian pemenuhan nutrisi yang tidak optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Premature Infant Oral Motor Intervention (PIOMI) Terhadap Peningkatan Intake Oral Bayi Prematur di Ruang Neonatus RSUD Dr. Haryoto Lumajang.  Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pra-Experiment pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah bayi prematur usia gestasi 32-34 minggu di Ruang Neonatus RSUD Dr. Haryoto Lumajang sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Pegambilan data menggunakan Lembar observasi. Analisa data menggunakan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh PIOMI terhadap peningkatan intake oral bayi prematur. Rata-rata intake oral pretest 5.067 dan postest 32,17. Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan intake oral bayi prematur dengan nilai P= 0.000<0.05. Metode dengan 8 langkah gerakan PIOMI mampu meningkatkan jumlah intake oral bayi prematur secara signifikan. Selain pada kemampuan mengisap, tapi juga pada kenaikan berat badan serta memperpendek masa perawatan.
Pengaruh Terapi Walking Exercise Terhadap Perfusi Perifer Pasien Diabetes Mellitus Di Posyandu Desa Pronojiwo: The Effect of Walking Exercise Therapy on Peripheral Perfusion in Patients with Diabetes Mellitus at the Posyandu of Pronojiwo Ningsih, Atik Fitri; Suhari; Rahmat, Nafolion Nur; Salam, Ainul Yaqin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.237

Abstract

Pendahuluan: Perfusi perifer yang terganggu merupakan salah satu komplikasi yang sering dialami oleh pasien diabetes mellitus akibat kerusakan pembuluh darah perifer. Gangguan ini meningkatkan risiko ulkus diabetikum hingga amputasi jika tidak ditangani dengan baik. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aliran darah perifer adalah intervensi walking exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi walking exercise terhadap perfusi perifer pasien diabetes mellitus di Posyandu Desa Pronojiwo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Jumlah sampel sebanyak 31 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pasien diabetes mellitus yang mengalami ulkus diabetikum. Pengukuran perfusi perifer dilakukan menggunakan metode Ankle Brachial Index (ABI), dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, hampir seluruh responden memiliki ABI kategori abnormal, yaitu 90,3% (kiri) dan 83,9% (kanan). Setelah diberikan intervensi walking exercise, mayoritas responden menunjukkan perbaikan menjadi kategori normal, yaitu 64,7% (kiri) dan 54,8% (kanan). Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai ABI sebelum dan sesudah intervensi baik pada ekstremitas kiri (Z = -4,123; p = 0,000) maupun kanan (Z = -3,464; p = 0,001). Kesimpulan: intervensi walking exercise berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perfusi perifer pasien diabetes mellitus. Temuan ini sejalan dengan literatur yang menyatakan bahwa aktivitas fisik teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memperbaiki fungsi vaskular.
IMPLEMENTASI METODE QUANTUM HIJAIYAH DALAM PENGENALAN HURUF HIJAIYAH PADA PESERTA DIDIK KELAS II SDN 22 SULUR MEDAN TAHUN AJARAN 2024-2025 Surti; Suhari; Mutazam
Lunggi Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by students' low ability to recognize the hijaiyah letters, necessitating the need for effective and engaging learning methods. The researcher attempted to apply the Quantum Hijaiyah method as a solution in the learning process in second-grade students at SDN 22 Sulur Medan, Academic Year 2024-2025. The research problem formulation includes the planning and implementation of the method in recognizing the hijaiyah letters. The goal is to improve the learning process of Islamic Religious Education. This study used a Classroom Action Research (CAR) model with observation and testing techniques to measure student learning outcomes. The results of the study showed a significant improvement: in cycle I, the completion rate increased from 23% (pretest) to 85% (posttest), and in cycle II it increased from 76% (pretest) to 92% (posttest). Thus, the application of the Quantum Hijaiyah method has been proven to improve students' understanding of the Hijaiyah letters and overall learning outcomes.
Nurturing Global Synergy Through Education, Culture, And Community Enggagement Sabariah; Rufii; Bandono, Adi; Suhari; Dani
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v7i1.7852

Abstract

Pendidikan berperan strategis dalam membangun kohesi sosial dan sinergi global melalui penguatan kompetensi antarbudaya, dialog, dan kolaborasi lintas komunitas. Integrasi pendidikan inklusif, nilai budaya lokal, dan keterlibatan masyarakat terbukti meningkatkan kewargaan global serta ketahanan sosial. Namun, kesenjangan akses dan partisipasi masih menjadi tantangan yang memerlukan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.Sinergi global dibangun melalui pendekatan partisipatif yang mencakup identifikasi kebutuhan, perencanaan kolaboratif, implementasi berbasis budaya, evaluasi partisipatif, serta penguatan jejaring berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan program relevan, inklusif, dan berdampak dalam pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah At-Toyyibah menunjukkan sinergi kuat antara Universitas PGRI Adi Buana, sekolah, mahasiswa, guru, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis budaya dan keterlibatan komunitas. Melalui penyuluhan, sesi berbagi, kolaborasi guru–mahasiswa, serta simbol kerja sama institusional, program ini memperkuat literasi global, nilai lokal, dan partisipasi masyarakat. Evaluasi menunjukkan dampak positif, sekaligus menegaskan pentingnya keberlanjutan, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan kapasitas guru serta komunitas. Program ini memperkuat sinergi pendidikan, budaya, dan keterlibatan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif. Dengan peningkatan kapasitas guru, pelibatan komunitas, pelatihan berkelanjutan, dan jejaring multipihak, program mendorong keberlanjutan serta daya saing masyarakat di tingkat global.Kata kunci: Pendidikan Inklusif, Sinergi Global, Keterlibatan Masyarakat, Budaya Lokal, Pemberdayaan Komunitas
Efektivitas Dan Kesenjangan Penelitian tentang Konten Pembelajaran Secara Personal di Perguruan Tinggi: Sebuah Tinjauan Literatur Kritis Sitompul, Nurmida Catherine; Suhari; Rusmawati, Retno Danu; Fitriatien, Sri Rahmawati; Degeng, I Nyoman Sudana; Sonia, Putri Nur Aziza; Pangestika, Erika Dea; Fauziah, Laela
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 11 No. 2 (2026): April
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v11i2.19267

Abstract

Personalized teaching materials are an innovation in answering the diversity of student characteristics in higher education. However, its implementation still faces challenges. This study aims to analyse the trends and identify research gaps of personalized teaching materials usages. The method used is a critical literature review of articles from internationally reputable databases. The results of the study show two main findings: (1) there is a transformation in the use of personalized teaching materials in three phases such as: technical and standardization phase; the dynamic pedagogical and adaptive integration phase, and the artificial intelligence and holistic welfare phase; (2) There are four main research gaps such as: inconsistencies in measurement methodology, obstacles to contextual implementation, conceptual ambiguity of personal needs, and limited lecturer readiness. The most valuable finding from  review that the use of PTM where the implementation no longer lies in the "what" is learned but in the "how" the system is intelligently able to empathize with the cognitive and emotional state of learners to create a truly meaningful instructional experience. These are  theoretical contribution in clarifying the evolution of the concept of PTM as well as practical contributions to the development of adaptive learning designs in higher education. 
Pendampingan Guru RA dalam Membuat Media Pembelajaran dengan CANVA di Kabupaten Sambas Saripah; Suhari; Novi Cahya Dewi; Azwar
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1529

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kemampuan guru Raudhatul Athfal (RA) dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru RA dalam membuat media pembelajaran menggunakan aplikasi Canva di Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi hasil karya. Subjek penelitian ini adalah 25 guru RA yang berasal dari beberapa lembaga pendidikan di Kabupaten Sambas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan guru dalam merancang media pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Selain itu, guru juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran. Pelatihan yang diberikan mampu memberikan pengalaman langsung kepada guru dalam mengembangkan media berbasis Canva secara mandiri. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan media pembelajaran menggunakan Canva efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru RA serta mendorong inovasi pembelajaran di kelas.