Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan Game Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 2 SD Fadhilah, Jihan Rizky; Azwar, Rica; Stavinibelia, Stavinibelia; Oktira, Yona Syaida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30403

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menilai sejauh mana keefektifan penerapan Game Based Learning dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II di tingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan melalui empat tahap utama: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam keterampilan membaca siswa setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis permainan ini. Pada siklus pertama, rata-rata nilai siswa mencapai 62,74 dengan tingkat pencapaian observasi sebesar 56%. Setelah perbaikan pada siklus kedua, rata-rata nilai meningkat menjadi 87,38 dengan tingkat pencapaian observasi 84%. Pendekatan berbasis permainan terbukti mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan kemampuan membaca siswa melalui penggunaan elemen permainan yang menarik dan interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis permainan merupakan strategi inovatif yang efektif untuk meningkatkan literasi siswa di tingkat pendidikan dasar.
Strategi Guru Kelas IV dalam Mengintegrasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ke dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Negeri 13 Lolong Belanti Kota Padang Azyel, Evelyn Etenia; Stavinibelia, Stavinibelia; Efrina, Gusnita; Oktira, Yona Syaida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru kelas IV di Sekolah Dasar Negeri 13 Lolong Belanti, Kota Padang, dalam mengintegrasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema "Bhinneka Tunggal Ika: Perbedaan Itu Indah" ke dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran berbasis proyek, pendekatan kontekstual, dan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas kegiatan P5. Kolaborasi dengan orang tua dan komunitas sekolah juga menjadi kunci keberhasilan, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya. Proyek ini meningkatkan karakter siswa, terutama dalam aspek gotong royong, toleransi, dan tanggung jawab sosial, sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila.
The Role of Fifth-Grade Teachers in IPAS Learning at SD Negeri 01 Ulak Karang Padang Alfarida, Dhora; Efendi , Nofriza; Efrina, Gusnita; Stavinibelia, Stavinibelia
The Future of Education Journal Vol 4 No 7 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i7.830

Abstract

This research was conducted due to the minimal role of teacher in IPAS learning. Research background this study is based on the observation that many students exhibit poor behavior and during lessons delivered by the teacher at the front of the class, many students do not focus on paying attention. It is also evident that the teacher has not fully implemented their role in the learning process; for example, the teacher does not provide reflection at the end of the lesson and has not been able to create a conducive and enjoyable learning atmosphere. This research aims to describe the role of the fifth-grade teacher in teaching Natural and Social Sciences (IPAS) at SD Negeri 01 Ulak Karang Padang. This study uses a qualitative approach. The subjects of the research are the fifth-grade homeroom teacher and the fifth-grade students. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results obtained, the teacher in the classroom during IPAS lessons plays the roles of facilitator, motivator, and guide. The teacher needs to better implement their role during the learning process. The teacher should also stimulate students’ enthusiasm and motivation to learn IPAS. The teacher is encouraged to maximize their roles as motivator, facilitator, and guide.
Pelatihan Bagi Guru Sekolah Dasar Dalam Penggunaan Aplikasi Microsoft Power Point Sebagai Media Pembelajaran Stavinibelia, Stavinibelia; Panggabean, Tongam E; Saepuloh, Aep; Fitriana, Septi; Kadiyo, Kadiyo; Ahyani, Edi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.859

Abstract

Microsoft Power Point merupakan aplikasi presentasi yang paling banyak digunakan di Indonesia. Aplikasi yang dibuat oleh Microsoft ini cukup kaya fitur. Microsoft Power Point adalah paket perangkat lunak untuk Microsoft Office. Ini juga mudah digunakan dan tidak memerlukan aktivasi internet. Keunggulan yang bisa Anda dapatkan dari Microsoft Power Point adalah aplikasi Power Point ini memiliki antarmuka yang ramah pengguna dan mudah digunakan untuk pemula. Setiap versi Power Point mempunyai tambahan fitur yang lebih lengkap. Acara pelatihan dilaksanakan di SD Kota Badong pada tanggal 2 Januari 2024. Metode pelatihan ini meliputi coaching, diskusi dan tanya jawab, praktek langsung langsung dan coaching. Target jumlah peserta guru jenjang 4, 5 dan 6 tercapai yaitu sebanyak 15 orang. Pelajari tentang pelatihan terapan dari penulis dan tim yang mempunyai keahlian di bidang media pembelajaran. Pendampingan ini juga guru berlatih untuk membuat konten di Microsoft PowerPoint. Guru secara berkelompok membuat desain di Microsoft PowerPoint. Indikator keberhasilan masingmasing peserta adalah jika mampu membuat desain Microsoft PowerPoint
IMPLEMENTASI KULTUR LITERASI DALAM MENINGKATKAN MINAT MEMBACA SISWA KELAS II SD NEGERI 14 KAMPUNG JAMBAK Windi, Idil Fitri; Efrina, Gusnita; Stavinibelia, Stavinibelia; Oktira, Yona Syaida
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i1.4239

Abstract

Keterampilan literasi sangat penting dalam proses pendidikan seorang anak. Karena dalam proses belajar, seseorang membutuhkan keterampilan literasi untuk dapat menangkap makna atau pesan yang terkandung dalam sebuah bacaan. Dengan kemampuan literasi juga, seorang anak dapat terbiasa untuk mengimplementasikan makna dari literatur yang mereka baca, sehingga dapat menumbuhkan minat baca. Penelitian ini di latar belakangi oleh karna ada beberapa siswa yang masih belum lancar membaca dikarenakan kurangnya minat membaca. Oleh karna itu peneliti ini ingin mengetahui bagaimana kultur literasi di kelas II dalam meningkatkan minat membaca, serta apa saja faktor pendukung dan penghambatnya kultur literasi di kelas II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Kemudian data yang di kumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya dilakukan analisis data melalui tiga tahapan yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas II dan siswa kelas II. Berdasarkan penelitian implementasi kultur literasi di kelas II yaitu menerapkan konteks Gerakan literasi sekolah (GLS) dengan adanya sudut baca, budaya literasi 15 menit sebelum memulai pembelajaran dan perpustakaan sekolah. Sedangkan teruntuk faktor pendukungnya yaitu tersedianya sudut baca dengan buku bacaan yang menarik, adanya budaya literasi 15 menit sebelum memulai pembelajaran. Dan teruntuk faktor penghambatnya yaitu kurangnya sarana prasarana, serta keterbatasan waktu dalam penerapannya
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJRAN ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS III SD NEGERI 01 ULAK KARANG SELATAN Putriah, Neli; Ayunis, Ayunis; Stavinibelia, Stavinibelia; Eferina, Gusnita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i1.4240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat meningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan Metode Pembelajaran Role Playing dalam pembelajaran Tematik pada Tema 5 Sub Tema 3 Pembelajaran 2 dan 3 Tentang Perubahan Cuaca Terhadap Kehidupan Manusia. Penelian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan Metode Role Playing yang dilakukan dalam 2 kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN 01 Ulak Karang Selatan, pada kelas A yang berjumlah sebanyak 26 siswa dan pada kelas C berjumlah sebanyak 24 siswa. Hasil belajar siswa diukur dari lembar hasil belajar siswa dan lembar LKPD pada setiap pertemuan. Dari hasil penelitian dapat ini dapat dilihat bahwa Metode Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Tematik Siswa Kelas III SDN 01 Ulak Karang Selatan. dapat dilihat pada perbedaan nilai rata-rata pretes Kelas Eksperimen 57,50 dan postes Kelas Eksperimen 78,17, Sedangkan nilai rata-rata pretes Kelas Kontrol 48,54 dan postes Kelas Kontrol adalah 63,38 selanjutnya juga dapat dilihat pada pada hipotesis uji T yang di peroleh signifikansi sig. (2- tailed) 0,000 < 0,05 maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam uji independent sample T-Test, maka dapat disimpulkan Ho di tolak dan Ha di terima.
KEBIJAKAN YANG DILAKKAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DIKELAS II SD NEGERI 05 BANDAR BUAT KOTA PADANG Rahmi, Nurul Tata; Efendi, Nofriza; Stavinibelia, Stavinibelia; Oktira, Yona Syaida; Ayunis, Ayunis
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i1.4283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa saja bentuk kebijakan yang dilakukan guru dalam proses impeementasi pendidikan karakter disiplin di kelas 2 SD Negeri 05 Bandar Buat Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, selanjutnya dilakukan reduksi data, penyajian dan mengambil kesimpulan. Subjek penelitian yakni guru kelas 2, kepala sekolah dan siswa. Penelitian ini di lakukan di SDN 05 Bandar Buat Kota Padang pada bulan November, hasil pnelitian ini menunjukkan beberapa bentu kebijakan guru dalam implementasi pendidikan karakter disiplin di kelas 2 SDN 05 Bandar Buat Kota Padang yakni mematuhi aturan sekolah dan kelas, dan menerapkan hukuman.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KELAS V SD NEGERI Susanti, Ratih; Stavinibelia, Stavinibelia
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4159

Abstract

This research study aims to determine the increase in student learning activity by applying a project-based learning model in learning on the material of economic activity objects, people and objects in the environment in class V SDN 01 Ulak Karang. This research is a Kemmis & MC Taggart model classroom action research using a project-based learning model implemented in II cycles. The subjects in this study were the fifth grade students of SDN 01 Ulak Karang Selatan, which amounted to 28 people. Consisting of 16 male students and 12 female students. The students' activities were measured from the students' observation sheets, students' learning activity sheets, and LKPD sheets for each pre-cycle or each session. From the results of the study, it is known that the project-based learning model can increase student activeness in the thematic learning process in class V SDN 01 Ulak Karang Selatan. Project-based learning can improve the results of student activeness seen from the pre-cycle. Initial observations obtained a percentage of 2.6% with a less active category, in cycle I with a percentage of 3% with a fairly active category, in cycle II experienced an increase with a percentage of 4.1% with an active category. In Cycle II, it can be seen from the pre-cycle that there was a better increase in student activeness so that it reached a percentage of 4.1% in the active category.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT MEMBACA SISWA MELALUI PERPUSTAKAAN DI SDN 08 GUNUNG TULEH KABUPATEN PASAMAN BARAT Utami, Dini Sri; Efendi, Nofriza; Prananda, Gingga; Stavinibelia, Stavinibelia
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4342

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi peran guru dalam meningkatkan minat membaca anak dengan memanfaatkan perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa melalui perpustakaan di kelas I SDN 08 Gunung Tuleh. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, Kemudian data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa (1) Peran guru kelas 1 dalam meningkatkan minat membaca siswa melalui perpustakaan di SDN 08 Gunung Tuleh, yaitu guru kelas membiasakan siswa membaca sebelum memulai pembelajaran di kelas dan membuat jadwal membaca di perpustakaan dengan pengawasan langsung oleh guru kelas. (2) Fasilitas pendukung guru kelas dalam meningkatkan minat membaca siswa melalui perpustakaan di SDN 08 Gunung Tuleh, selain dari koleksi buku di perpustakaan yang sudah cukup lengkap, kondisi gedung yang baru dan bagus serta kondisi ruangan yang nyaman dan bersih. Guru kelas 1 dalam meningkatkan minat membaca siswa melalui perpustakaan di SDN 08 Gunung Tuleh yaitu agar siswa kelas 1 lancar membaca dan agar siswa dapat memahami suatu pembelajaran dengan cepat
Implementasi Metode Kooperatif Jigsaw untuk Menumbuhkan Kreativitas Belajar Siswa Pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SD Negeri 13 Lolong Wati, Wikke Widya; Oktira, Yona Syaida; Stavinibelia, Stavinibelia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode pembelajaran kooperatif jigsaw dalam upaya menumbuhkan kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V sekolah dasar. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kreativitas belajar siswa yang tercermin dari kurangnya keberanian mengemukakan ide, keterbatasan dalam bekerja sama, serta rendahnya variasi dalam hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V pada salah satu sekolah dasar negeri, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kooperatif jigsaw mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih berani mengemukakan ide, bekerja sama secara efektif dalam kelompok, dan menghasilkan karya atau jawaban yang lebih variatif. Proses pembelajaran dengan metode ini memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk berperan sebagai "ahli" pada submateri tertentu, sehingga memunculkan rasa tanggung jawab dan meningkatkan motivasi belajar. Faktor pendukung implementasi metode ini meliputi keterampilan guru dalam mengelola kelas,dukungan sarana pembelajaran, dan partisipasi aktif siswa. Adapun hambatan yang ditemui antara lain perbedaan kemampuan siswa dalam memahami materi serta keterbatasan waktu pembelajaran.