Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Penghantaran Obat Ekstrak Herbal dalam Formulasi dan Aplikasi Biomedis Rizqa Nurul Aulia; Sriwidodo Sriwidodo
Majalah Farmasetika Vol 7, No 5 (2022): Vol. 7, No. 5, Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v7i5.39613

Abstract

Penggunaan bahan alam dalam dunia kesehatan telah banyak dipilih secara turun temurun untuk menangani berbagai macam masalah kesehatan. Namun penggunaan tanaman sebagai zat aktif dalam formulasi obat masih memiliki banyak keterbatasan terutama dalam kelarutan dan biovailibilitas dalam tubuh. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut, penelitian terkait sistem penghantaran obat herbal terus dikembangkan dengan tujuan untuk membuat formulasi terbaik dan tercapainya efektivitas terapi dari obat herbal. Sistem penghantaran baru obat herbal antara lain meliputi sistem penghantaran vesikular seperti liposom, fitosom, etosom, transferosom, sistem penghantaran partikulat seperti mikrosfer, mikropellet, nanopartikel, dan emulsi mikro dan nano. Penggunaan sistem penghantaran obat tersebut bertujuan meningkatkan stabilitas, ketersediaan hayati dan pengurangan toksisitas. Tinjauan ini menyoroti status perkembangan formulasi herbal baru dan aplikasinya dalam terapi.Kata Kunci : Sistem penghantaran obat, obat herbal, aplikasi biomedik
REVIEW ARTIKEL: AKTIVITAS DAN PEMANFAATAN BRAZILIN DARI KAYU SECANG (Caesalpinia Sappan L.) DALAM SEDIAAN KOSMETIK Puspitadewi, Nurhanifah; Sriwidodo, Sriwidodo
Farmaka Vol 21, No 1 (2023): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i1.37702

Abstract

Brazilin merupakan senyawa utama yang terkandung dalam kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) adalah tanaman yang banyak ditemukan di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Masyarakat Indonesia umumnya menggunakan kayu secang sebagai pewarna pada minuman atau makanan. Senyawa brazilin dalam kayu secang juga memiliki berbagai aktivitas lain yang dapat dimanfaatkan. Kosmetik merupakan salah satu produk yang diminati masyarakat. Saat ini perkembangan kosmetik berbahan alam juga meningkat. Tujuan dilakukannya review artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas dan pemanfaatan brazilin khususnya pada bidang kosmetik. Metode dilakukan dengan mencari publikasi terkait brazilin dan kosmetik melalui Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Hasil kajian menunjukan bahwa brazilin diketahui memiliki aktivitas sebagai anti-acne, whitening agent, anti-aging dan antiinflamasi. Berbagai aktivitas yang dimiliki Brazilin menunjukan bahwa Brazilin merupakan senyawa yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai sediaan kosmetik.Kata Kunci: Brazilin, Kosmetik, Kayu Secang
Penerapan Lean Warehousing Pada Gudang Bahan Baku Industri Farmasi PT XYZ Diina, Tresnafuty Rasyiida; Sriwidodo, Sriwidodo; Sylvia Nurrasjid, Evi; Kustiyawan, Iwa
Majalah Farmasetika Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v9i4.54864

Abstract

Persaingan di dunia Industri pada era modern ini memicu para perusahaan untuk meningkatkan daya saing dan kualitas produk sebagai pemenuhan kepuasan pelanggan. Gudang dalam Industri Farmasi berperan dalam menjaga keberhasilan dan kelancaran rantai pasok produk. Setiap aktivitas yang dilakukan di gudang merupakan hal yang sangat penting bagi Industri Farmasi terutama pada aspek penyimpanan dan pengiriman. Gudang bahan baku merupakan tempat penyimpanan bahan baku yang akan digunakan untuk proses produksi, maka dari itu pengelolaan barang persediaan yang tidak efektif dan efisien dapat dilihat dari adanya pemborosan atau waste pada proses di gudang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi aktivitas pergudangan melalui identifikasi pemborosan (waste) pada kegiatan di gudang bahan baku. Penelitian dilakukan menggunakan tool Value Stream Mapping dan Process Activity Mapping. Setelah waste teridentifikasi, maka tahapan selanjutnya adalah mencari akar permasalahan menggunakan fishbone diagram untuk selanjutnya dibuat rencana usulan perbaikan berupa Future Value Stream Mapping. Diketahui waste yang dominan terjadi adalah waiting dan motion. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan melengkapi informasi dimensi lokasi penyimpanan pada sistem ERP serta peningkatan kesadaran operator dalam menerapkan SOP. 
Analisa Kinerja Rantai Pasok: Studi Kasus Keberhasilan Pemenuhan Kebutuhan Vaksin di Industri Farmasi XYZ Charlie, Vandie; Sriwidodo, Sriwidodo; Roestan, Mas Rahman; Nurrasjid, Evi Sylvia; Kustiyawan, Iwa
Majalah Farmasetika Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v9i3.53408

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas industri farmasi XYZ dalam memenuhipermintaan fasilitas kesehatan selama tahun 2023. Latar belakang penelitiandidasarkan pada kebutuhan akan perencanaan produksi vaksin yang tepat guna danefisien untuk mengatasi fluktuasi permintaan. Metode produksi melibatkan data forecastfasilitas kesehatan untuk mengarahkan rencana produksi dengan mempertimbangkanlead time yang bervariasi berdasarkan jenis vaksin. Strategi produksi untuk pemenuhanpermintaan mencapai persentase yang tinggi dengan rata-rata sebesar 92%mencerminkan kemampuan industri XYZ dalam menjaga ketersediaan vaksin secarakonsisten. Strategi perencanaan produksi yang efektif juga terlihat dalam penanganankekurangan produk dengan mengalokasikan stok dari bulan sebelumnya atau menundapengiriman ke bulan berikutnya. Kesimpulannya, industri XYZ berhasil menghadapitantangan produksi vaksin dengan baik, menunjukkan komitmen dalam memenuhikebutuhan fasilitas kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Klaim Moisturizer terhadap Xerosis Cutis Wulaningsih, Titiek Indah; Iyan Sopyan; Sriwidodo, Sriwidodo
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan menyintesis berbagai literatur terkait klaim moisturizer dalam mengatasi xerosis cutis, yang merupakan kondisi kulit kering yang umum dihadapi oleh banyak individu. Metode studi yang digunakan adalah sistem review literatur, yang mencakup pencarian berbagai sumber informasi dari jurnal ilmiah, publikasi terverifikasi, dan buku-buku teks terkait topik tersebut. Hasil dari analisis literatur menunjukkan bahwa klaim moisturizer sebagai terapi untuk xerosis cutis didukung oleh banyak penelitian dan pengalaman klinis. Penggunaan moisturizer telah terbukti efektif dalam meningkatkan kelembaban kulit, mengurangi kekeringan, dan meningkatkan fungsi pelindung kulit. Beberapa studi juga menyoroti manfaat tambahan seperti peningkatan elastisitas kulit dan penundaan proses penuaan kulit. Dalam konteks ini, ditemukan bahwa pemilihan jenis moisturizer yang sesuai dan tepat adalah kunci kesuksesan terapi. Beberapa produk dengan kandungan bahan aktif tertentu, seperti humektan, emolien, dan ceramide, telah menunjukkan keefektifan dalam meningkatkan kondisi kulit yang kering dan mengurangi gejala xerosis cutis. Meskipun klaim positif terkait moisturizer dalam mengatasi xerosis cutis telah banyak dilaporkan, penting untuk diingat bahwa respons individual terhadap produk dapat bervariasi. Beberapa faktor seperti jenis kulit, kondisi medis tambahan, dan lingkungan dapat mempengaruhi hasil terapi. Secara keseluruhan, berdasarkan analisis literatur dalam studi sistem review ini, moisturizer telah terbukti sebagai terapi yang efektif dalam mengatasi xerosis cutis dan meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan. Namun, perlu adanya penelitian lebih lanjut dan studi klinis yang lebih mendalam untuk mendukung temuan ini dan mengidentifikasi solusi yang lebih spesifik dan disesuaikan dengan kebutuhan individu.
Potential Combination of Bittern Water with Vitamin B Complex for Mineral Deficiency Therapy in Cattle: A Literature Study Megawati, Ega; Sriwidodo, Sriwidodo; Setyabudi, Iwan
Jurnal Medik Veteriner Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol4.iss1.2021.137-154

Abstract

Bittern water is a byproduct of the crystallization process from the manufacture of salt which have high concentrations of magnesium, calcium, potassium and other trace minerals Bittern water is known to treat osteoporosis, postprandial hyperlipidemia, oral infections and increase salivary secretion. The mineral content in bittern water is not only beneficial for humans but also for animal health. Cows are one of the animals that are prone to various health problems such as mineral balance and metabolism disorders in the body, especially during pregnancy and after giving birth. In addition to minerals, vitamin B complex is often used to improve the health quality of cows. However, until now, the use of bittern water and the combination with vitamin B complex for animal treatment is still very rare. The formulation of multivitamin-mineral preparations is quite complex to do so that there are several things that need to be considered in order to obtain a good and quality formula. This review article was created to gather information regarding the benefits of the mineral content contained in bittern water and vitamin B complex as a treatment to treat various health problems for cattle, as well as what important factors should be considered in multivitamin-mineral preparations. Based on literature search, it was found that the combination of bittern water and vitamin B complex has the potential to overcome health problems in cows, where the main minerals in bittern water are proven to improve magnesium status in the blood, increase calcium intake and reduce the incidence of milk fever, increase milk production and components, and improve immune status. While vitamin B complex is widely used as a supplement to increase metabolism, energy status in cows balances rumen pH, maintains microbiota balance in riumen and helps increase milk production. The combination of bittern water and vitamin B complex can synergistically improve mineral status, energy, and immune response, as well as improve disease symptoms. There are also important factors that must be considered in multivitamin-mineral dosage formulations for animals, namely bioavailability, stability, and dosage form.
VALIDASI METODE ANALISIS PENETAPAN KADAR PARACETAMOL, CHLORPHENAMINE MALEATE, DEXTROMETHORPHAN HBR, DAN PHENYLEPHRINE HCL DALAM SEDIAAN KAPLET SECARA HPLC Khodijah, Khodijah; Sriwidodo, Sriwidodo; Rahman Roestan
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i4.2664

Abstract

Penetapan kadar zat aktif dalam sediaan kaplet bertujuan untuk menjamin bahwa metode yang digunakan sudah valid yang berarti menjamin bahwa hasil perolehan kadar yang didapat adalah kadar yang sebenarnya dari sampel menggunakan HPLC. Validasi metode analisis meliputi uji akurasi, presisi, linearitas dan rentang, ruggednes, robustness, spesifisitas, LOD, LOQ serta uji kesesuaian sistem. Kadar analit ditetapkan menggunakan HPLC dengan kondisi kolom Inertsil CN-3 (4.6 mm x 250 mm) 5µm Cat No. 5020 – 01941, fase gerak Asetonitril pro HPLC : 150 mM larutan Dapar Sitrat pH 2.6 (20:80), volume suntikan 10 µL, kecepatan alir 1.00 mL/menit, dan panjang gelombang UV 270 nm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode yang digunakan memenuhi persyaratan kesesuaian sistem dan linearitas yang baik (≥ 0,999). Metode analisis memberikan hasil akurasi, presisi, robustness, spesifisitas, LOD, dan LOQ sesuai persyaratan sehingga metode yang diusulkan dapat digunakan untuk menetapkan kadar zat aktif Paracetamol, Dextromethorphan HBr, Chlorphenamine Maleate, dan Phenylephrine HCl dalam sediaan kaplet.
Review of Surfactant Use in Curcumin Drug Delivery System Rostinawati, Titin; Sriwidodo, Sriwidodo; Susilawati, Yasmiwar; Ch., Anis Yohana
Jurnal Kartika Kimia Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v5i1.96

Abstract

Curcuminoids are the active components of the dried rhizome of Curcuma longa Linn. Curcuminoids consist of the three most basic constituents: curcumin, demethoxycurcumin, and bisdemethoxycurcumin. Traditionally, turmeric is widely used to treat flatulence, liver, menstrual disorders, hematuria, bleeding, and colic. With more research, turmeric's benefits are increasing, ranging from anti-inflammatory, cancer, autoimmune, neurological, cardiovascular disease, and diabetes. However, this is limited by the Physicochemical properties of curcumin which is not soluble in water; its metabolism is fast, and it is unstable in physiological pH and alkaline, causing low bioavailability and resulting in less optimal therapeutic effect. Currently, several drug delivery systems have been developed to improve the bioavailability of curcumin, such as adjuvants, liposomes, nanoparticles, curcumin-phospholipid complexes, curcumin structural analogs, micronization, and nanonization, Self Micro Emulsifying Drug Delivery Systems (SMEDDS), cyclodextrin inclusions, solid dispersions, nanoemulsions, nano balls, nanobeads, and nanofibers. Many of these preparations use the help of surfactants. Surfactants are used as emulsifiers, wetting agents, and solvents. In principle, surfactants help reduce surface tension and interfacial tension in gases, liquids, and solids, allowing these substances to diffuse and spread. Factors that must be considered when selecting a surfactant are the critical micelle concentration and the HLB value. Selection of the right surfactant will help increase bioavailability.
PENGUKURAN PENGETAHUAN PENYAKIT KANKER PAYUDARA DAN PEMANFAATAN BAHAN ALAM UNTUK PENYAKIT TERSEBUT PADA MASYARAKAT DESA CILIANG KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Amalia, Eri; Sopyan, Iyan; Maisyarah, Intan Timur; Putriana, Norisca Aliza; Sriwidodo, Sriwidodo
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i1.41367

Abstract

Penderita penyakit kanker payudara diketahui semakin meningkat hampir di setiap negara termasuk juga di Indonesia. Kendatipun bukan merupakan penyakit menular, penanganan kanker payudara perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat menyebabkan kematian bagi penderita. Sosialisasi aktif kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan penyakit sejak dini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi terjadinya kasus ini. Pemahaman mengenai pemanfaatan bahan alam yang berkhasiat dalam terapi kanker payudara juga perlu diketahui oleh masyarakat, untuk memberikan harapan dan mendukung penemuan obat kanker yang berasal dari bahan alam. Penelitian yang dilakukan di desa Ciliang Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan masyarakat desa tersebut mengenai penyakit kanker payudara. Metode penelitian dalam pengumpulan data dilakukan dengan kuestioner model tes dikotomi mengenai pengenalan, gejala, faktor penyebab, pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pemanfaatan bahan alam untuk terapi kanker payudara. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan skala likert. Kegiatan penyuluhan dilakukan setelah pengumpulan data untuk memberikan informasi dan penjelasan mengenai kanker payudara dan pemanfaatan bahan alam untuk penyakit tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat desa Ciliang telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai kanker payudara dan pemanfaatan bahan alam untuk penyakit tersebut dengan skor rata-rata responden adalah 17,15 dan rentang nilai 14-21 dari total nilai 25, yang menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik hingga sangat baik. Namun, sosialisasi mengenai kanker payudara tetap harus dilakukan berkala terutama mengenai cara deteksi dini melalui teknik SADARI. Penelitian ini adalah upaya kami dalam turut meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara.
Quantitative Analysis of Mineral in Seawater Concentrate from Pamekasan, Madura Using XRF and ICP-OES Methods Hartesi, Barmi; Wardhana, Yoga Windu; Muhaimin, Muhaimin; Sriwidodo, Sriwidodo; Khairinisa, Miski Aghnia; Dewi, Mayang Kusuma; Chaerunisaa, Anis Yohana
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 16 No. 1 (2024): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v16i1.34656

Abstract

Seawater concentrate from Pamekasan is a product with high mineral content. The mineral content analysis of Pamekasan seawater concentrate was conducted using a comparative test of results from X-Ray Fluorescence Spectrometry (XRF) and Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry (ICP-OES). This mineral content testing used a skin moisture device. The essential minerals found in Pamekasan seawater concentrate through analysis are Mg, Cl, K, Ca, Cr, Mn, Cu, and Zn. Statistical analysis results from XRF and ICP-OES on market products showed no significant difference in average results; however, there was a significant difference in average results in the samples. The most recommended method for analyzing seawater mineral concentrate from Pamekasan is ICP-OES due to its wider detection range and lower matrix interference.
Co-Authors ADI NURMESA Adira Rahmawaty Aep W Irwan Aep W Irwan, Aep W Aliya Nur Hasanah Amalia, Eri Amilia Shafa Angga Cipta Narsa Anis Khoerunisa Anis Khoerunisa, Anis Anis Yohana Chaerunisa Anis Yohana Chaerunisaa Anis Yohana Chaerunisaa, Anis Yohana Anisa Nur Fitriani Aziiz Mardanarian Rosdianto Bambang Nurhadi Barmi Hartesi Bhakti A Magdalena Bhakti A Magdalena, Bhakti A Boesro Soebagio Cahya Khairani Kusumawulan Ch., Anis Yohana CHAERUNISA, ANIS YOHANA Charlie, Vandie Cheryl Alodya CITRA AYU AKMARINA Claudiana, Nur Shelly Ester Deby Tristiyanti Dede Jihan Oktaviani Desy Nawangsari Desy Nawangsari Diina, Tresnafuty Rasyiida Dwi Yuri Arista Eli Halimah, Eli Eri, Amalia Evi, Sylvia Fajra Dinda Crendhuty Fath, Zulfa Tavira Al Firdha S Maelaningsih Firdha S Maelaningsih, Firdha S Firman Muharam Fitri Nurjanah I Ketut Madite Adnyane Ida Musfiroh Ida Musfiroh -, Ida Musfiroh Iman Permana Maksum Indah Pitaloka Sari Insyirah, Ariani Ira Maya Iyan Sopyan Jajan Solahudin Jajan Solahudin, Jajan K Sari, Nia Kelana Kusuma Dharma Khairinisa, Miski Aghnia Khodijah Khodijah Khoirul Rista Abidin Kustiyawan, Iwa Lika Ginanti Febriana Linda Apriyanti LINDA APRIYANTI, LINDA Lisa Sophianingsih Luthfia Azzahra Maisyarah, Intan Timur Marline Abdassah Marline Abdassah Marline Abdassah Bratadiredja Marline Abdassah, Marline Marselina Endah Hiswati Mas Rizky AA Syamsunarno Masrahman, Roestan Mayang Kusuma Dewi MAYANG KUSUMA DEWI, MAYANG KUSUMA Megawati, Ega Mohammad Diqi Muhaimin Muhaimin Nada Salsabila Rustiwi Najla Eksakta Permadi Nasrul Wathoni Norisca Aliza Putriana Norisca Aliza Putriana, Norisca Aliza Noverianus, Noverianus Nurrasjid, Evi Sylvia Nurul Asih Ramadhani O Suprijana O Suprijana, O Ordiyasa, I Wayan P Legowo, Wahyu Parameswari, Natashya Permadi, Najla Eksakta Priskila O Dwiestri Priskila O Dwiestri, Priskila O Puspitadewi, Nurhanifah Rahman Roestan Rahman Roestan, Mas Rambia, Ikhsan Rembulan Kusmawati Rembulan Kusmawati, Rembulan Reyhani, Amalia Rismawan, Haris Rizqa Nurul Aulia Roestan, Mas Rahman Ronny Lesmana Rosa Riau Wati Rostinawati, Titin Rustan, Mas Rahman Santosa Santosa Sausan Rihhadatulaisy Setyabudi, Iwan SORAYA RATNAWULAN MITA, SORAYA RATNAWULAN Sri A Sumiwi Sri A Sumiwi, Sri A Suseno Amin Suseno Amin, Suseno Susi Afrianti Rahayu Syifa Amanda Syihab, Namira Anjani Rahmadina Sylvia Nurrasjid, Evi Taofik Rusdiana Toto Subroto Umar, Abd. Kakhar Widya Lestari Wiratma, Harits Dwi Wiwiek Indriyanti Wiwiek Indriyanti, Wiwiek Wiwiek Indriyati Wiwiek Indriyati, Wiwiek Wulaningsih, Titiek Indah Yasmiwar Susilawati Yedi Herdiana, Yedi Yoga Windhu Wardhana Yoga Windu Wardhana, Yoga Windu Yola Desnera Putri