p-Index From 2021 - 2026
8.948
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) MALIH PEDDAS PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DIMENSI PENDIDIKAN Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Ilmiah POTENSIA Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Journal of Educational Research and Evaluation AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Konseling SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Program Kemitraan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Sublim: Jurnal Pendidikan Jurnal Smart Paud Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Indonesian Journal of Elementary School Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cerdas Mendidik PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Fonemik Dan Sintaksis Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Qurrota A’yun 01 Kota Pekalongan Anna Diana Shanty; Anita Chandra Dewi
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/as-sibyan.v6i2.4951

Abstract

This study discusses the acquisition of phonemes and syntax in children aged 5-6 years, with a qualitative descriptive approach and tries to describe the phonemes and syntax of children who appear when reading a picture story book. The data mining carried out by researchers by observation, interviews and documentation. The results obtained 1) in the semantics of almost all children's utterances contain denotative meanings, there are also sentences that appear with connotative meanings, 2) children replace the sounds of several consonants, namely l and w with the aim of making it easier to pronounce. At the age of 5 years, the phonemes / o/ and / h / are released and there is a change in the phonemes / r / so / l /, /l/ becomes /w/, /g/ becomes d, /k/ becomes /t/, /nga / so / na/, / f/ becomes /p/, /s/ becomes / t/, /j/ becomes /d/, /z/ becomes / d/, /l/ becomes / w/. And there is also the release of some consonants in order to make it easier to pronounce such as / shampoo / become /tamas/. And for the syntax, children cannot identify the time of events such as today, tomorrow or yesterday. In stringing words into SPOK sentences, it still needs a lot of practice, especially exploring more children's vocabulary, practicing children to answer questions, of course educators using open sentences. Keywords: phonemic, syntax, storytelling References Alfatihaturrohmah, A., Mayangsari, D., & Karim, M. B. (2018). Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun di TK X Kamal. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 5(2), 101–109. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v5i2.4885 Allen, dan Marotz. (2010). Profil perkembangan anak. Jakarta : PT Indexs. Arifal Aris, A. (t.thn.). Pengembangan Kemampuan Berbahasa Melalui Metode Cerita Dengan Membacakan Buku Cerita bermedia gambar pada anak Pra . Jurnal Keperawatan Kesehatan. Arifuddin. (2010). Neuropsikolinguistik. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Christianti, M. (2015). KAJIAN LITERATUR PERKEMBANGAN PENGETAHUAN FONETIK PADA ANAK USIA DINI. Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.21831/jpa.v4i1.12339 Dardjowidjojo, Soenjono. (2016). Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Fitriyyah, D. (2016). Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng. As-Sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–10. hariyanti, hariyanti. (2019). Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Melalui Metode Bercerita Menggunakan Media Boneka Jari. Jurnal Pelita PAUD, 3(2). http://jurnal.upmk.ac.id/ index.php/ pelitapaud/ article/ view/520 Huliyah, M. (2016). Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 60–71. Imroatun, I. (2017). Media Belajar Bigbook Bagi Pengembangan Baca Nyaring Anak Usia Dini. Prosiding Seminar Nasional Pembelajaran Baca, Tulis, Dan Hitung Tingkat Permulaan Bagi Anak Usia Dini, 119–127. https://www.academia.edu/39959344/MEDIA_BELAJAR_BIGBOOK_BAGI_PENGEMBANGAN_BACA_NYARING_ANAK_USIA_DINI M, M. (2019). PENGEMBANGAN NILAI MORAL ANAK MELALUI METODE BERCERITA PADA KELOMPOK B DI TK PEMBINA KOTA KENDARI. Gema Pendidikan, 26(1), 97–112. https://doi.org/10.36709/gapend.v26i1.6779 Ma’isyah, N. (2018). Pengembangan Modul Membaca Lancar Pokok Bahasan Lingkungan Yang Bernuansa Kontekstual. As-Sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 137–146. Moleong, Lexy. (2002). Metode Penelitian Kualitatif, Bandung : CV. Remaja Munirah, M. (2018). PRINSIP-PRINSIP BELAJAR DAN PEMBELAJARAN (Perhatian dan Motivasi, Keaktifan, Keterlibatan Langsung, Pengulangan, Tantangan dan Perbedaan Individu). AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 5(1), 116–125. https://doi.org/10.24252/ auladuna.v5i1a10.2018 Munirah, M. (2018). PRINSIP-PRINSIP BELAJAR DAN PEMBELAJARAN (Perhatian dan Motivasi, Keaktifan, Keterlibatan Langsung, Pengulangan, Tantangan dan Perbedaan Individu). AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 5(1), 116–125. https://doi.org/10.24252/ auladuna.v5i1a10.2018 Rusniah. (2017). Meningkatkan Perkembangan Bahasa Indonesia Anak Usia Dini Melalui Penggunaan Metode Bercerita pada Kelompok A Di TK Malahayati Nuehen Tahun Pelajaran 2016/2017 . Jurnal Edukasi Wulandari D.I. (2018). Pemerolehan bahasa Indonesia anak usia 3-5 tahun di PAUD Lestari desa Blimbing kecamatan Paciran kabupaten Lamongan. Lingua Franca Jurnal Bahasa Sastra dan Pengajarannya. Zakaria M, S. I. (t.thn.). Perolehan Fonem Bahasa Ibu Anak Usia 2,6 Tahun ,Study kasus "Rasyid Hidayat " : Acquisition of Phonemes For Mother Tongue Children Aged 2,6 Years: A Case Study in : "Rasyid Hidayat" . Jurnal Bastrindo 100 - 10.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE MULTISENSORI PADA KELOMPOK B TK YGWS SEMARANG Anita Chandra Dewi; Sri Aryanti
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.829 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v11i1.2604

Abstract

Salah satu aspek penting dalam perkembangan anak adalah perkembangan bahasa.Bahasa memberikan sumbangan yang besar dalam perkembangan anak. Denganmenggunakan bahasa, anak akan tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasayang dapat bergaul ditengah-tengah masyarakat.. Tujuan penelitian ini adalah untukmeningkatkan kemampuan membaca awal anak usia dini dengan menggunakan metodemultisensori di Kelompok B TK YGWS Semarang. Metode yang digunakan adalahmenggunakan metode Penelitian tindakan kelas.Hasil Pembahasannya adalahbelajarmembaca dengan menggunakan metode multisensori untuk anak usia dini dapatmemperbaiki sebagian atau seluruh kesulitan membaca yang dialami oleh anak. Fokusdiarahkan kepada setiap anak secara individual, melibatkan keterlibatan anak secaralangsung dan penuh dengan peragaan. Metode ini juga merangsang semua modalitasyang dimiliki oleh anak (visual, auditori, kinestetik, taktil). Kata kunci: Kemampuan Membaca Awal, Metode Multisensori
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SAINS ANAK USIA DINI MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KETRAMPILAN PROSES Anita Chandra Dewi
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 1, No 2 (2011): MALIH PEDDAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v1i2.301

Abstract

The purpose of this research is to find out (1) the process of science learning at the kindergarten and (2) the improvement of science mastery of the kindergarten?óÔé¼Ôäós pupils after the process skills are conducted. This research was done at TK Islamic kindergarten of Annisa Bantar Gebang Bekasi, especially at The B Kindergarten with 21 pupils as the objects of research and 3 people as the observers.This research used the action research method of Kemmis MC Taggart with the four components, that is: a) planning, b) action, c) observation, d) reflection. The data was collected by means of interview, observation, and document analysis. The data was analysized qualitatively and quantitatively. The result of the research shows that by using the process skills in science learning. It?óÔé¼Ôäós improving the science mastery of early-aged children, mainly at the Kindergarten B, it was improved. It was showed by the result of t test (22,264) is higher than t critical two tail (2,086). It means the improvement of science mastery of early-aged children is significant.
Upaya Meningkatkan Daya Kreativitas Menggunakan Media Loose Part Pada Kelompok B Di RA As-Syuhada Tlogosari Kulon Semarang lailatul mutahijhah; Muniroh Munawar; Anita Chandra
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i2.9620

Abstract

AbstractThe The method in this study is a qualitative method of classroom action (CAR). This research was conducted in the Odd semester for 6 meetings in 6 weeks starting from November 4 to December 9, 2020. The subjects of the study were children from the RA B group, totaling 25 children consisting of 14 boys and 11 girls. The research procedure used classroom action research which consisted of 2 cycles. Each cycle consists of four stages, namely 1) planning, 2) taking action, 3) observing actions, 4) reflecting on the results of observing actions, each cycle is carried out 3 times. The data collected in the study were analyzed by qualitative descriptive techniques. The results showed that creativity in building can be increased by using loose part media. This is evidenced by the increasing number of children who have the power to build creativity in every meeting, both in cycle I and cycle II. At the beginning of the action there were 3 children or 12% who had constructive creativity with a very good development assessment. While at the end of the action 20 children or 80% who have shown constructive creativity with the criteria of developing very well. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the power of creativity in building group B in RA As-Syuhada, Pedurungan sub-district, Semarang in the 2020/2021 academic year can be increased by using loosepart media.Keywords: Early Childhood, Creativity Building, Loosepart Media.AbstrakMetode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan pada semester Gasal selama 6 pertemuan dalam 6 minggu yang dimulai dari tanggal 4 November sampai 9 Desember 2020. Subyek penelitian adalah anak kelompok RA B yang berjumlah 25 anak yang terdiri dari 14 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu 1) membuat perencanaan, 2) melakukan tindakan, 3) mengadakan pengamatan tindakan, 4) merefleksi hasil pengamatan tindakan, setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan. Data dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan teknik diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas membangun dapat ditingkatkan dengan menggunkan media loose part. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah anak yang mempunyai daya kreativitas membangun dalam setiap kali pertemuan baik dalam siklus I maupun siklus II. Pada awal tindakan terdapat 3 anak atau 12% yang mempunyai kreativitas membangun dengan penilaian berkembang sangat baik. Sedangkan akhir tindakan 20 anak atau 80% yang sudah menunjukkan kreativitas membangun dengan kriteria berkembang sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa daya kreativitas membangun kelompok B di RA As-Syuhada kecamatan pedurungan Semarang Tahun Pelajaran 2020/2021 dapat ditingkatkan dengan menggunakan media loosepartKata kunci: Anak Usia Dini, Kreativitas Membangun, Media Loosepart.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL ANAK MELALUI PERMAINAN MENGGAMBAR BERSERI PADA KELOMPOK A PERTIWI JATIBARANG KAB BREBES Risma Nurvioleta; Anita Chandra Dewi S
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v3i1.1685

Abstract

Penlitian ini dilatar belakangi oleh kurang berkembangnya kemampuan sosial anak, kurang beragamnya permainan yang mampu mengembangkan kemampuan sosial anak dan masih adanya sifat egosentrisme pada anak usia dini sehingga belum adanya pembiasaan dalam bermain secara berkelompok dan bekerjasama.            Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh permainan Menggambar berseri terhadap perkembangan kemampuan sosial anak?Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan yang terjadi pada kemampuan sosialanak melalui permainanmenggambar berseri pada kelompok ATK. Pertiwi Jatibarang Kab Brebes Tahun Ajaran 2012/2013.           Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapatkan perlakuan menggunakan permainan menggambar berseri, menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan dari kemampuan sosial anak TK Pertiwi Jatibarang Kab Brebes tahun ajaran 2012/2013. Peningkatan rata-rata kemampuan sosial anak pada kelompok ATK Pertiwi Jatibarang Kab Brebes tahun ajaran 2012/2013 dari sebelum treatment adalah sebesar 33,33 %, dan sesudah dilakukan treatment siklus 1, meningkat menjadi 50 %, dan dilakukan lagi treatment siklus yang kedua, maka dihasilkan peningkatan kemampuan natural sains menjadi 83,33%. oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa “menggunakan permainan menggambar berseri dapat meningkatkan kemampuan sosial anak anak kelompok ATK PertiwiJatibarang Kab Brebes tahun ajaran 2012/2013.           Saran yang dapat peneliti sampaikan, hendaknya Guru dalam memberikan pembelajaran kepada anak, dengan permainan dapat dijadikan cara bermain sambil belajar dan dapat memunculkan rasa antusiasme siswa dalam belajar. Guru tidak hanya memberikan kegiatan yang hanya membutuhkan kemampuan individu anak saja, namun harus juga memberikan kegiatan dan permainan yang berhubungan dengan kemampuan sosial. Kata Kunci : Kemampuan Sosial, Permainan Menggambar Berseri
Analisis Perkembangan Semantik Dan Sintaksis Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Bercerita pangestuti tuti; Anita Chandra Dewi; Joko Sulianto
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i2.9244

Abstract

AbstractLanguage is one aspect of development that is very important to be developed in early childhood in communicating, sharing experiences, and interacting with other people.  The purpose of this study is to improve language development, especially in semantic and syntactic abilities through the storytelling method for children aged 5-6 years in group B1 in TK ABA Bendan.  The type of method used is in the form of qualitative research.  The time of the study was carried out in the first and second weeks of June 2021. The subjects of this study were two children as a sample of group B1 TK ABA Bendan students aged 5-6 years.  The object of this research is the acquisition of semantics and syntax of children aged 5-6 years.  The data referred to in this study is the acquisition of semantics and syntax of the two children through observation.  Data collection techniques are carried out by observation (observations) and interviews (interviews).  The data analysis technique in this study used qualitative data analysis.  Based on the results in the observation of two children and interviews with parents, it can be concluded that the storytelling method can improve language development, especially in semantic and syntactic abilities.  This can be seen from the results of the increased ability in the four aspects of the assessment, namely the number of vocabulary words fluency in pronunciation, word pronunciation, and simple sentence formation..Keywords: Semantic and Syintactic development, children aged 5-6 years, storytelling methodAbstrakBahasa adalah salah satu aspek perkembangan yang sangat penting untuk dikembangkan pada anak usia dini dalam berkomunikasi, berbagi pengalaman, serta berinteraksi dengan orang lain. Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan perkembangan berbahasa khususnya dalam kemampuan semantik dan sintaksis  melalui metode bercerita anak usia 5-6 tahun kelompok B1 di TK ABA Bendan. Jenis metode yang digunakan berupa penelitian kualitatif. Waktu penelitian dilaksanakan pada minggu pertama dan kedua dibulan Juni 2021. Subjek penelitian ini adalah dua orang anak sebagai sampel dari peserta didik kelompok B1 TK ABA Bendan yang berusia 5-6 tahun. Objek penelitian ini adalah pemerolehan semantik dan sintaksis anak usia 5-6 tahun. Data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pemerolehan semantik dan sintaksis dari kedua anak tersebut melalui observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi (pengamatan) dan interview (wawancara). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil dalam observasi dua orang anak dan wawancara terhadap orang tua maka dapat disimpulkan bahwa melalui metode bercerita dapat meningkatkan perkembangan bahasa khususnya dalam kemampuan semantik dan sintaksis. Hal ini terlihat dari hasil kemampuan yang meningkat dalam keempat aspek penilaian yaitu banyaknya perbendaharaan kata, kelancaran dalam pengucapan, pelafalan kata, dan pembentukan kalimat sederhana.Kata kunci: Perkembangan Semantik dan Sintaksis, Anak Usia 5-6 Tahun, Metode Bercerita
Analisis Perkembangan Bahasa Melalui Bercerita Jurnal Pagi Dan Story Telling Pada Anak Usia 4-5 Tahun Fijanatul Karimah; Anita Chandra Dewi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v10i2.9239

Abstract

AbstractThe This research was conducted on the basis of improving the development of language aspects in early childhood group A TK Muslimat NU Masyithoh 19 “Anniza” Jenggof Pekalongan through storytelling with daily morning journals and story telling. This research is a qualitative research with data collection techniques sourced from observations, interviews  , documentation The purpose of this study is to describe and analyze language development through storytelling with daily morning journals and story telling in early childhood.The results of the study concluded that the strategy in developing children's language skills had been carried out as a whole in accordance with the stages of learning through habituation.  What I do in class, In addition, language development and Friday morning activities or story telling are interrelated in the development of abilities in aspects of early childhood development, especially in children's language development.  The language skills of group A children aged 4-5 years include: 1) giving orders in taking morning journals and drawing according to the children's ideas and feelings.  2) tell and imitate the writing of the picture according to what has been told.  3) take a story telling story book which contains pictures of children's activities both inside and outside the home followed by telling what they did to their peers.  Kumci's words: language skills, morning daily journals, early childhoodKeywords: Languange skill, Morning diary, Story Telling  AbstrakAbstrak Penelitian ini dilakukan atas dasar untuk meningkatkan perkembangan aspek bahasa pada anak usia dini kelompok A TK Muslimat NU Masyithoh 19 “Annisa” Jenggot Pekalongan melalui bercerita dengan jurnal harian pagi dan story telling. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data bersumber dari observasi, wawancara, dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis perkembangan bahasa melalui bercerita dengan jurnal harian pagi dan story telling pada anak usia dini. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa strategi dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak telah dilakukan secara keseluruhan sesuai dengan tahapan-tahapan pembelajaran melalui pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan dikelas. Selain itu perkembangan bahasa dan kegiatan jurnal pagi atau story telling saling berkaitan dalam perkembangan kemampuan aspek perkembangan anak usia dini khususnya dalam perkembangan bahasa anak. Berikut ini tahapan-tahapan pembiasaan yang mendukung kemampuan bahasa anak kelompok A usia 4-5 tahun meliputi : 1) pemberian perintah dalam mengambil jurnal pagi dan menggambar sesuai dengan ide dan perasaan anak. 2) menceritakan dan meniru tulisan gambar sesuai dengan apa yang sudah diceritakannya. 3) mengambil buku cerita story telling yang berisi gambar-gambar kegiatan anak baik didalam maupun diluar rumah yang dilanjutkan dengan menceritakan apa yang dilakukannya kepada teman sebaya.Kata kunci: Kemampuan bahasa, Jurnal harian pagi, Story telling
DESAIN PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI HOLISTIK INTEGRATIF PAUD NON FORMAL (Penelitian Research and Development di Pos PAUD Mutiara Kelurahan Lamper Lor Kecamatan Semarang Selatan) Anita Chandra Dewi S; Dian Ayu Zahraini; Sri Sabarini
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v2i1 mei.365

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) membuat desain pengembangan PAUD holistik integratif di PAUD non formal (2) memberikan pelayanan yang tepat secara holistik integratif untuk anak usia dini sejak dalam kandungan sampai usia enam tahun (3) bagaimana desain pengembangan PAUD holistik integratif yang dapat memberikan pelayanan mulai dari kesehatan, gizi, pengasuhan (parenting) dan pendidikan untuk anak usia dini , (4) Bagaimana mengintegrasikan BKB, pos PAUD dan Posyandu yang tepat sehingga lahirlah model kajian holistik integratifMetodologi yang dipilih untuk penelitian ini adalah penelitan Research and Development merupakan pilihan karena memiliki proses yang lebih kompleks dalam tahapan-tahapan yang dapat mengakomodasi beragam kepentingan penelitian ini. (Borg & Gall & 1989 :784-785).Hipotesis yang bisa diberikan dari penelitian ini adalah (1) Desain holistik integratif yang diterapkan di PAUD non formal dalam hal ini Pos PAUD terintegrasi dengan BKB dan Posyandu ini sangat efektif dibandingkan dengan pelayanan anak usia dini yang hanya dilakukan oleh posyandu sendiri atau BKB sendiri. Ini dapat dilihat dari ketertarikan masyarakat dalam hal ini orang tua khususnya untuk datang ke posyandu integrasi BKB dan pos PAUD untuk mengetahui tentang pelayanan anak usia dini, (2)Pelayanan yang dapat diberikan pada PAUD holistik integratif ini dapat berupa layanan kesehatan mulai dari perawatan selama kehamilan sampai pasca melahirkan, kesehatan anak usia 0-6 tahun, pengetahuan gizi selama kehamilan sampai gizi untuk anak yang sedang tumbuh kembang, serta pendidikan untuk anak usia 0-6 tahun seperti stimulasi yang tepat untuk anak usia 0 ?óÔé¼ÔÇ£ 6 tahun, (3)Desain PAUD holistik integratif ini dapat dilakukan terintegrasi mulai dari pendaftaran, penimbangan, pemantauan tumbuh kembang, pelayanan gizi, serta pelayanan pendidikan serta kesehatan untuk anak usia dini, (4)Hasil penelitian tentang peningkatan pengetahuan orang tua mengenai masalah gizi, kesehatan dan pendidikan dapat dilihat dari hasil pre tes dan post tes yang dilakukan, dimana Dari output terlihat bahwa nilai means pretest = 11,63 lebih kecil dari nilai means postest= 20,25. Jadi rata-rata nilai postest lebih baik dari pada nilai pretest 16,14%.Kata kunci: Pengembangan PAUD holistic integratif, PAUD non formal
PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DITINJAU DARI ASPEK FONETIK DAN ASPEK SEMANTIK Anisa Wiwin Handayani Anisawwn; Anita Chandra; Joko Sulianto
Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2022): Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ge:jpiaud.2022.vol5(1).7482

Abstract

Language Development Children aged 4-5 years are basically able to pronounce conversations correctly and are able to say what they want. However, in the daily life of children aged 4-5 years, there are those who have delays in language development or are less clear in the pronunciation of letters. The purpose of this study is that researchers want to examine the language development of children who experience delays with the method of phonetic and semantic stages. The method used by the researcher is classroom action with a variety of role-playing and sound playing. The results of the study indicate that the language of RR has significant increase, namely, RR is willing to communicate with his peers and pronounces the letter S clearly.
KESULITAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI PECAHAN FAJAR CAHYADI; EMA DWI SURYANI; ANITA CHANDRA DEWI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1250

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar siswa dalam memecahkan masalah matematika pada materi pecahan. Adanya anggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit diperkuat dengan hasil belajar matematika yang masih rendah. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika materi pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah matematika materi pecahan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek 23 siswa yang terindikasi kesulitan belajar matematika. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara, angket, dokumentasi serta untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika menggunakan soal pemecahan masalah. Berdasarkan analisis data yang telah diperoleh masih banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam memahami soal pemecahan masalah, menentukan strategi, melakukan perhitungan dan memberikan kesimpulan. Keywords: Kesulitan Belajar, Pemecahan Masalah Matematika, Bilangan Pecahan
Co-Authors Agung Prasetyo Agung Prasetyo Agus Sutono Anik, Anik Rusmiati Anisa Wiwin Handayani Anisawwn Anna Diana Shanty Anna Diana Shanty Arhami, Feza Ariantiningsih, Siti Arisul Ulumuddin Asep Ardiyanto Chr Argo Widiharto Dewi, Kustiana Dian Ayu Zahraini Dian Novita Dian Pratiwi pratiwi Dina Pamula Trisna EMA DWI SURYANI Erny Sofianni Ervina Eka Subekti Fajar Cahyadi Fida Arinal Haqiyah Fijanatul Karimah Fiky Hanaunnadiya Hafidz Asy’ari  Hasbullah, Umar hakim, ardiana nur maulida HARYANTI, ENY Heru Priyanto Hidayati Hidayati, Ulil Iin Purnamasari Ima Mar'atusholihah Intan Rahmawati Ismatul Khasanah Ismatul Khasanah Joko Sulianto . . Karimah, Fijanatul Karmila , Mila Khalawati, Finahari Nur Khusnul Fajriyah Komalasari, Elis lailatul mutahijhah Linda Puspita Sari, Linda Maghfiroh Meike Makagingge Mila Karmila Mila Karmila Mila Karmila Muhtarom muhtarom Muniroh Munawar Murti Sari Dewi Mustaqim, Achmad mutahijhah, lailatul Nabila Pramesthi Salma Reghita Nanik Utami Nela Nivia Ngatmini Ngatmini . Nila Kusumaningtyas Nila Kusumaningtyas, Nila Nunik Martati Nunik Nur Anis Afia Nurfadilah Nurfadilah pangestuti tuti Perdana Afif Luthfy Purwadi Purwadi Purwadi Purwadi Rahma Yulia Andyani Rahmawati, Ellya Ratna Wahyu Pusari . . Reghita, Nabila Pramesthi Salma Restu Salma Sya'bani Rieyani Okta Sumbawa Rina Listiawati Riska Riska Risma Nurvioleta Rizky Esti Utami, Rizky Esti Rizqi Esa Nurkhafid Sabilla, Carissa Trissiasal Safitri, Alya Sary, Oktavia Indah Permata Selliawati, Atiek Setiani Widiyati Setyani, Nuza Hery Singgih Adhi Prasetyo, Singgih Siti Aisyah Siti Ariantiningsih Siti Asiyah Siti Fitriana siti Masyita Rahmi Siti Nurfadila Ramadhani Sri Aryanti Sri Sabarini Sudirman, Rahmayani Sumbawa, Rieyani Okta Suyitno Suyitno Titi Chandrawati TRINI PRASTATI tuti, pangestuti Ulil Hidayati Ulya Latifah, Ulya Vioren Irodatus Sakinah Warsiyah Warsiyah Widiyatmoko, Fajar Ari Winangun, Guntur