p-Index From 2021 - 2026
9.612
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Lisan Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Equilibrium: Jurnal Pendidikan Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vidya Karya Jurnal Mirai Management MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Istighna : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Journal of Islamic Civilization Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam KONSEP DAN TUJUAN PADA TINJUAN BISNIS SYARIAH ASANKA: Journal of Social Science And Education Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Al-Hijr: Journal of Adulearn World Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Tafahus: Jurnal Pengkajian Islam HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Action Research Journal Indonesia (ARJI) Jurnal Sejarah Peradaban Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Bustanul Ulum Journal of Islamic Education EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah ATTANWIR: Jurnal Keislaman dan Pendidikan Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi dan Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Sasti Nur Saidah; Uswatun Khasanah; Listiyani Siti Romlah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan tantangan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MA Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya memulihkan learning loss akibat pandemi dan memberi keleluasaan guru dan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari guru Akidah Akhlak dan siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka membawa kebebasan dalam penggunaan teknologi dan fleksibilitas guru, penerapannya di lapangan menghadapi sejumlah tantangan. Tantangan tersebut meliputi kurangnya pemahaman guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi, penyalahgunaan teknologi oleh siswa, kebijakan semua siswa harus naik kelas, keterbatasan sarana dan prasarana, serta tingginya beban administratif guru. Strategi yang diusulkan untuk mengatasi tantangan ini antara lain adalah penguatan literasi digital, penerapan asesmen diagnostik, pembelajaran berdiferensiasi, penyederhanaan administrasi guru, penguatan infrastruktur, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan dan penguatan implementasi Kurikulum Merdeka secara lebih optimal dalam pembelajaran Akidah Akhlak.
Ekopedagogi dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Transformasi Eco-Anxiety Menjadi Ecological Awareness Nur’aini Ordelia; Septuri Septuri; Muhammad Muchsin Afriyadi; Uswatun Khasanah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.768

Abstract

  Krisis ekologis global seperti perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan eksploitasi sumber daya alam telah menimbulkan dampak yang luas, tidak hanya pada aspek ekologis tetapi juga pada kondisi psikologis generasi muda. Salah satu fenomena yang muncul adalah eco-anxiety, yaitu kecemasan terhadap masa depan yang dipicu oleh meningkatnya kesadaran terhadap kerusakan lingkungan. Fenomena ini juga mulai dirasakan oleh peserta didik di tingkat sekolah dasar dan berpotensi memengaruhi persepsi, emosi, serta sikap mereka terhadap isu lingkungan. Jika tidak dikelola secara tepat, kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa tidak berdaya dan sikap apatis terhadap upaya pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan yang mampu mengelola dimensi emosional tersebut sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis yang konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendekatan ekopedagogi dalam pembelajaran sekolah dasar dalam mentransformasikan eco-anxiety menjadi ecological awareness. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif-naratif untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai penelitian terdahulu yang relevan dengan tema ekopedagogi, eco-anxiety, dan ecological awareness. Sumber data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data Scopus dan Google Scholar periode 2019–2025 dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Proses seleksi literatur dilakukan secara sistematis menggunakan pedoman PRISMA, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekopedagogi berperan sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan moral dalam pendidikan lingkungan. Melalui pembelajaran yang reflektif, kontekstual, dan partisipatif, ekopedagogi dapat mengarahkan eco-anxiety menjadi refleksi kritis, empati terhadap lingkungan, serta motivasi untuk melakukan tindakan pro-lingkungan. Dengan demikian, pendekatan ini berkontribusi dalam membangun ecological awareness peserta didik sejak dini melalui proses pembelajaran yang transformatif di sekolah dasar.  
Eco-Theology as an Ontological Foundation for Islamic Education in The 21st Century Uswatun Hasanah; Khoirul Umam Addzaky
Vidya Karya Vol 41, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v41i1.24144

Abstract

The global ecological crisis has become one of the most urgent challenges of the 21st century, yet educational responses within Islamic contexts often remain limited to moral exhortations or cognitive instruction. This situation raises a fundamental question about the ontological basis of Islamic education and how it can address the ecological dimension of human existence. The present study seeks to examine eco-theology as an ontological foundation for Islamic education, exploring how the relationship between God, humanity, and nature can reshape the aims and practices of education. A review of philosophical and theological literature reveals a research gap. While many studies discuss environmental ethics in Islam, few investigate eco-theology as a foundational ontology for education. To address this gap, this study employs a qualitative philosophical method, using textual analysis of classical sources (the Qur’an, Hadith, and Islamic scholarship) alongside contemporary works on Islamic philosophy of education and environmental theology. The findings suggest that eco-theology provides three key ontological principles: tawhid (the unity of existence), khalifah (human stewardship), and Mizan (cosmic balance). These principles define human beings not only as spiritual and rational but also as ecological entities. As a result, Islamic education must integrate ecological consciousness into its philosophy and praxis. The study concludes that eco-theology, understood ontologically, reframes Islamic education for the 21st century. Its implications include curriculum development that embeds environmental ethics, pedagogies that use nature as a learning space, and identity formation that links faith with ecological responsibility.
Peran Pengurus Organisasi Pondok Pesantren Modern (OPPM) Dalam Menegakkan Kedisiplinan Di Pondok Pesantren Jabal An-Nur Al-Islami Serli Puspita Sari; Uswatun Khasanah; Fitriani Fitriani
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengurus organisasi pondok pesantren modern berperan dalam menegakkan kedisiplinan santriwati di Pondok Pesantren Jabal An Nur Al Islami. Fokus penelitian meliputi jenis peran pengurus, pendekatan yang digunakan untuk pembinaan disiplin, dan faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan kedisiplinan santriwati. Studi ini melakukan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan. Subjek penelitian terdiri dari pengurus organisasi pondok pesantren, ustadzah, dan santriwati. Analisis data menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurus organisasi pondok pesantren memiliki peran penting dalam menegakkan kedisiplinan santriwati melalui penerapan peraturan, pengawasan kegiatan harian, pemberian nasihat, keteladanan, serta penerapan reward dan punishment. Strategi yang dilakukan pengurus mampu membantu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan santriwati terhadap tata tertib pondok pesantren. Faktor pendukung dalam pelaksanaan kedisiplinan meliputi kerja sama antara pengurus dan ustadzah serta adanya peraturan yang jelas. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya kesadaran sebagian santriwati dan pengaruh lingkungan pertemanan. Dengan demikian, peran pengurus organisasi pondok pesantren sangat berpengaruh dalam membentuk sikap disiplin santriwati di lingkungan pondok pesantren. Kata Kunci: Peran Pengurus, Organisasi Pondok Pesantren Modern, Kedisiplinan, Santriwati.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SM2CL TERHADAP MINAT BELAJAR PAI DAN BUDI PEKERTI Fan Kurniawati Sukma Bulan; Uswatun Khasanah; Agus Susanti
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11443

Abstract

ABSTRACT This study is motivated by the low learning interest of students in Islamic Education and Character Education caused by the dominance of conventional teaching methods at SMK PGRI 4 Bandar Lampung. This condition leads to a lack of active student involvement in the learning process. This research aims to determine the effect of the SM2CL learning model (Synectics, Mind Mapping, Cooperative Learning) on students’ learning interest. The study employed a quasi-experimental design with a posttest-only control group design. The sample consisted of an experimental class and a control class selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires, observation, and documentation. The data were analyzed using an Independent Sample t-test after conducting prerequisite tests. The results showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that Ha was accepted and Ho was rejected. It can be concluded that the SM2CL learning model has a significant effect on improving students’ learning interest in Islamic Education and Character Education at SMK PGRI 4 Bandar Lampung. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang disebabkan oleh masih dominannya penggunaan model pembelajaran konvensional di SMK PGRI 4 Bandar Lampung. Kondisi tersebut berdampak pada kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SM2CL (Synectics, Mind Mapping, Cooperative Learning) terhadap minat belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-Test setelah terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran SM2CL terhadap minat belajar peserta didik. Dengan demikian, model pembelajaran SM2CL terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK PGRI 4 Bandar Lampung.
PENDAMPINGAN LITERASI BERBAHASA INDONESIA BAKU DI TENGAH PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA PELAJAR DI BANDAR LAMPUNG Uswatun Hasanah
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.163

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar dalam menggunakan bahasa Indonesia baku dan bahasa gaul secara tepat sesuai konteks komunikasi. Kegiatan dilaksanakan pada pelajar sekolah menengah di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, dengan melibatkan 32 peserta. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah tingginya penggunaan bahasa gaul dalam komunikasi sehari-hari, terutama melalui media sosial, yang berdampak pada rendahnya kesadaran siswa dalam membedakan ragam bahasa formal dan informal. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, analisis contoh penggunaan bahasa gaul, latihan mengubah bahasa informal menjadi bahasa Indonesia baku, serta refleksi penggunaan bahasa dalam konteks sekolah dan media sosial. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 56,25% pada pre-test menjadi 84,38% pada post-test. Selain itu, peserta mulai mampu mengidentifikasi perbedaan penggunaan bahasa gaul dan bahasa baku, memahami konteks penggunaan bahasa yang sesuai, serta menyusun contoh kalimat formal berdasarkan ungkapan informal yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Luaran kegiatan ini berupa peningkatan literasi berbahasa peserta, materi sosialisasi penggunaan bahasa Indonesia baku dan bahasa gaul secara kontekstual, serta rekomendasi bagi sekolah untuk membina budaya berbahasa yang santun, kreatif, dan sesuai konteks. Kegiatan ini menunjukkan bahwa bahasa gaul tidak harus dipandang sebagai ancaman, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai media edukatif untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E SEBAGAI PENDEKATAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR: SEBUAH PENELITIAN EKSPERIMEN Nurilmi; Siti Zulaikhah; Uswatun Hasanah
Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Prodi PAI Sekolah Tinggi Agama Islam Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/jbpi.v7i1.893

Abstract

This research investigates the effectiveness of the Learning Cycle 5E instructional model in improving students’ learning motivation in the Akidah Akhlak subject at MAN 2 Bandar Lampung. The study was conducted in response to students’ low motivation, which is attributed to the predominance of conventional teaching practices, insufficient instructional media, and limited interaction between teachers and learners. A quasi-experimental approach employing a posttest-only control group design was applied. Participants were chosen through simple random sampling, assigning Class X B as the control group and Class X C as the experimental group. Data were obtained using a 15-item non-test questionnaire that had been validated and demonstrated high reliability, with a coefficient of 0.82. Statistical analysis was performed using a t-test. The findings reveal that the implementation of the Learning Cycle 5E model significantly enhances students’ learning motivation, as evidenced by increased engagement, strong curiosity, and responsible learning behavior. These results underscore the necessity of innovative pedagogical strategies in Islamic education.
Qur’anic Learning In The Digital Era: A Study On Digital Applications And Their Impact Ida Faridatul Hasanah; Uswatun Hasanah; Minhah Makhzuniyah; Aminah Nur Kauthar Binti Zawawi
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 18, No 1: 2025
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v17i4.28172

Abstract

The utilization of digital technology has significantly transformed the way Muslims study the Qur'an. Digital Qur'an applications, online platforms, and artificial intelligence (AI) provide easier and faster access to religious texts, including Qur'anic exegesis and studies. However, concerns arise regarding the potential impact of these technologies on the depth of religious understanding, especially in preserving the spiritual and traditional aspects of Qur'anic studies. This study aims to explore the optimal use of digital technology in Qur'anic studies and examine the opportunities and challenges with a focus on digital applications. A qualitative approach was employed using library research, drawing from literature sources such as books, academic journals, articles, and relevant research reports. Findings reveal that digital technology offers numerous conveniences, such as broad, interactive, and flexible access. However, challenges like potential misuse of shallow interpretations, dependence on algorithms, and declining quality of teacher-student interactions pose significant concerns. Thus, the application of digital technology in Qur'anic studies should adopt a wise approach, adhering to the principles of Islamic scholarship and spirituality. Additionally, digital literacy and collaboration between religious scholars and technology developers are essential to ensure that digital applications and platforms genuinely support a profound and contextual understanding of the Qur'an, assisting users in filtering information from credible sources while avoiding the spread of inappropriate content.
Pembatalan Transaksi Sepihak E-Commerce: Analisis Prinsip ‘An Taradin dan Maqāṣid al-Syarī'ah terhadap Perlindungan Konsumen Digital Nurul Sulfa Mania; Uswatun Hasanah; Seja Riyandani; Luthfina
Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 14 No 1 (2026): Adzkiya: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Meto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/js9gjz97

Abstract

Praktik pembatalan transaksi sepihak oleh pelaku usaha e-commerce yang berlindung di balik klausul baku Terms and Conditions telah merugikan konsumen secara masif. BPKN mencatat kerugian konsumen mencapai Rp202,68 miliar hanya dalam semester pertama 2024 dengan sektor perdagangan elektronik sebagai pengaduan terbanyak. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik tersebut melalui prinsip an taradin dan kerangka Maqashid Syariah serta mengkaji kegagalan UU No. 8 Tahun 1999 dalam memenuhi standar perlindungan konsumen digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sosio-legal yang dioperasionalkan melalui tiga pendekatan yaitu pendekatan perundang-undangan untuk mengkaji norma UU No. 8 Tahun 1999 dan regulasi terkait, pendekatan kasus untuk menganalisis kasus-kasus pembatalan sepihak yang terdokumentasi publik pada platform e-commerce Indonesia, dan pendekatan konseptual untuk membangun kerangka analisis berbasis prinsip an taradin dan Maqashid Syariah. Penelitian menemukan tiga hal. Pertama pembatalan sepihak adalah fisq al-aqd yang meruntuhkan prinsip an taradin karena klik persetujuan konsumen atas klausul baku bukan kerelaan sejati yang dikehendaki syariat. Kedua tindakan tersebut merupakan akl al-mal bi al-batil yang melanggar hifzh al-mal sebagai dharuriyyat Maqashid Syariah karena mengalihkan beban kerugian kepada pihak yang tidak bersalah. Ketiga UU No. 8 Tahun 1999 tidak memadai secara paradigmatic dalam memenuhi standar hifzh al-mal karena membangun perlindungan yang prosedural-formal bukan substantif-etis sebagaimana dituntut oleh Maqashid Syariah.
EFEKTIVITAS MODEL GQGA TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI Fauziah Ahmad; Uswatun Khasanah; Fitriani Fitriani
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.12740

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the effectiveness of the Giving Question and Getting Answer (GQGA) learning model on students’ learning creativity in Islamic Religious Education (PAI) at SMK Bina Latih Karya Bandar Lampung. This research was motivated by the low level of students’ creative thinking abilities, particularly in the originality aspect, as well as the need to implement active learning strategies that align with the principles of the Merdeka Curriculum. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Posttest-Only Control Group Design. The research sample consisted of two classes, namely an experimental class and a control class, selected through simple random sampling. Data were collected using a learning creativity questionnaire that had been tested for validity and reliability, and the data were analyzed statistically to determine differences between groups. The results showed that the implementation of the GQGA learning model had a significant effect on students’ learning creativity compared to conventional learning. Students in the experimental class demonstrated better abilities in fluency, flexibility, elaboration, and originality in expressing ideas. These findings indicate that the GQGA model can serve as an effective alternative active learning strategy to enhance students’ participation and creativity in Islamic Religious Education at the vocational high school level. This study contributes to the development of creative learning practices within the implementation of the Merdeka Curriculum. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap kreativitas belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Bina Latih Karya Bandar Lampung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik, khususnya pada aspek originality (keaslian), serta kebutuhan penerapan strategi pembelajaran aktif yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen angket kreativitas belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran GQGA berpengaruh secara signifikan terhadap kreativitas belajar peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Peserta didik pada kelas eksperimen menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam aspek kelancaran, keluwesan, elaborasi, dan keaslian dalam menghasilkan ide. Temuan ini menunjukkan bahwa model GQGA dapat menjadi alternatif pembelajaran aktif dalam meningkatkan keterlibatan dan kreativitas peserta didik pada pembelajaran PAI di tingkat SMK. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap
Co-Authors A. Fatoni Abd. Rahman Hamid Ade Putri Az Zahra Adinda Thalia Agnila Farasi Agus Mahfudin Setiawan Agus Mahfudin Setiawan Agus Susanti Ahmad Basyori Ahmad Syafak Khoirut Tobib Aisyah Hilwa Nabila Ajeng Uswatun Hasanah Akbar Handoko Ali Murtadho Alif Dhio Putra Alifia Karomatus Syifa Alvia Damayanti Aminah Nur Kauthar Binti Zawawi Andika Eko Prasetiyo Asghar Abbas Asma dewi Ayu Reza Ningrum Baharudin Baharudin Beti Susilawati Budianto, Aan Cesaria Ria Oktaviani Deden Makbuloh Della Dwi Lestari Devi Sela Eka Selvia Dewi Masitoh Dhana Alfia Melati Dimas Puja Kusuma Eka Nurul Safitri Eka Putri Prasasti Era Octafiona Erfha Nurrahmawati Erni Yusnita Evi Febriani Fadli Fadli Fais Nurul Hadi Fajar Firdaus Fan Kurniawati Sukma Bulan Fauziah Ahmad Fikri Aziz Fitriani Fitriani Heni Verawati Husen Ismae Ida Faridatul Hasanah Intan Muflihah Irham Fajriansyah Istiazah Ulima Hakim Jalaluddin Jalaluddin Khoirul Umam Addzaky Khoirul Umam Addzaky Kurfati Aminun Lailatul Fajriah Leni Riski Hayati, Fatih Fuadi, Muhammad Iqbal Lulu Hidayatun Nafi&#039;ah Luthfina M. Mawardi J Masrokah Masrokah Masrokah Melani Putri Meza Meza Ismiani Minhah Makhzuniyah Muhammad Akhdan Hariizan Muhammad Akmansyah Muhammad Muchsin Afriyadi Muhammad Sukri Nabilla Nirva Diana Nor Rochmatul Wachidah Nukhbatul Bidayati Haka Nur Hidayah Nuril Laili Qomarul Husna Nurilmi Nurul Fadilah Nurul Fadilah Nurul Sulfa Mania Nur’aini Ordelia Putri Perli Marjusa Rika Wulandari Nasution Romlah Rosmiyati Rosmiyati Sandy Kurniawan Santi Nurafiani Sasti Nur Saidah Sa’idy Seja Riyandani Septuri Serli Puspita Sari Shindy Dwi Lestari Sintia Irayati Siti Khomsiyati Siti Masykuroh Siti siti Anisa Siti Zulaikhah Sri Suci Suryawati Subandi Subandi Sugeng Riyadi Syaiful Anwar Syifana Auliani Jaiz Ulfa Amalia Firda Ulya Fuhaidah Umi Hijriyah Wahyu Iryana Waluyo Erry Wahyudi Wan Jamaluddin Z Wan Jamaluddin Z Wisnu Febriano YULI YANTI Zahra Rahmatika Zaki Faddad SZ