p-Index From 2021 - 2026
7.586
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia NUTRIRE DIAITA Media Gizi Mikro Indonesia Indonesian Journal of Human Nutrition Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Darussalam Nutrition Journal Ilmu Gizi Indonesia AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Amerta Nutrition Jurnal Kreativitas PKM JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Media Karya Kesehatan Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Abdi Insani Jurnal Dunia Gizi Journal of Food Technology and Health Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat GHIDZA MEDIA JURNAL Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) An Idea Health Journal Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Indonesian Community Journal Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Jurnal Gizi dan Kuliner Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Medika Nusantara E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

An Explorative Study of Indonesian Traditional Cheese 'Dangke' as High Protein Food from Enrekang, South Sulawesi Sa'pang, Mertien; Salam, Abdul; Harna, Harna; Rahmayanti R, Andi; Seprianto, Seprianto; Nurmalasari, Mieke; Ruhmayanti, Nur Ayu; Swamilaksita, Prita Dhyani
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i3.3345

Abstract

This study aimed to examine the historical and cultural values of dangke as a traditional food, its potential as a source of animal protein, and the methods of its preparation and presentation. This qualitative descriptive study used in-depth interviews with key informants, focus group discussions with primary and supporting informants, and observation to collect data. The findings of this study indicate that dangke, which was originally made from buffalo milk and enriched with enzymes from papaya sap, reflects the culinary heritage of the Massenrempulu tribe in Enrekang Regency, South Sulawesi. However, the limited supply of buffalo milk has led to the modification of dangke using cow's milk in some parts of Enrekang. Historically, dangke has been served with rice or "pulu mandoti" to guests since the colonial era. The origin of the term "dangke" itself has roots in the Dutch language, possibly from the expression "dank je wel" (thank you) used by Dutch soldiers after tasting this delicious dish. In addition, previous studies have shown that dangke has a high protein content, making it a valuable food source to support the diversification of animal protein sources. In conclusion, dangke has a high cultural value for the people of Enrekang and is a traditional food with high nutritional value, especially in terms of protein content.
Pengembangan “CREATININ” Website Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pada Pasien CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis) Salsabila, Lutfia; Swamilaksita, Prita Dhyani; Sa'pang, Mertien; Tambunan, Maria; Sitoayu, Laras; Adrianto, Yudhi; Wahyuni, Yulia; Harna, Harna
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 17, No 01 (2025): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v17i01.7500

Abstract

Latar belakang: Terapi pengganti ginjal dengan CAPD cenderung mengalami Protein Energy Wasting (PEW). Namun dilain sisi, pasien CAPD cenderung mengalami kelebihan absorsi dekstros yang terdapat pada cairan dialisat. Terapi CAPD dapat dilakukan secara mandiri sehingga tidak memerlukan kunjungan rumah sakit setiap saat. Oleh karena itu media website dapat digunakan sebagai alternatif untuk pasien CAPD. Edukasi gizi melalui “CREATININ” website akan memberikan informasi untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan yang memicu sikap patuh terhadap diet ginjal.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media dan menganalisis pengaruh “CREATININ” website terhadap pengetahuan dan sikap. Metode: Desain penelitian quasi-experimental dengan one group pre post test. Pemilihan responden menggunakan purposive sampling. Subjek terdiri dari 13 pasien CAPD. Edukasi diet ginjal dengan media “CREATININ” website dilakukan secara daring melalui video cofference (zoom meeting), dan diberikan edukasi selama 14 hari. Instrumen yang digunakan merupakan kuesioner yang sebelumnya sudah divalidasi. Analisis bivariat menggunakan uji t-test dependen dan uji wilcoxon. Hasil: Studi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan pada saat post test 1 (p = 0.012) dan post test 2 (p = 0.043) serta terdapat perbedaan sikap saat post test 1 (0,000) dan post test 2 (0.0003). Simpulan:  Edukasi gizi menggunakan “CREATININ” website dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap terkait diet ginjal pada pasien CAPD.
PERAN KADER POSBINDU DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN IBU HAMIL MELALUI EDUKASI ASUHAN KEPERAWATAN Mira Asmirajanti; Harna Harna; Anik Hanifatul Azizah; Lia Amelia; Nurshabrina Nurshabrina; Bella Prisca Permatasari; Kaylifa Ramadhanti Am
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 3 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i3.4552

Abstract

Kesehatan ibu hamil merupakan salah satu indikator utama pembangunan kesehatan nasional, namun masih menghadapi tantangan signifikan, terutama di wilayah dengan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader terkait asuhan keperawatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu di Desa Kabasiran dalam memberikan edukasi asuhan keperawatan kepada ibu hamil. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi program, pelatihan peran kader dalam peningkatan kesehatan ibu hamil melalui edukasi, serta evaluasi kegiatan. Pelaksanaan dilakukan di Posyandu Dahlia, Desa Kabasiran, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 26 kader posyandu sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (p < 0,05) setelah pelatihan. Program ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dengan dukungan lintas sektor untuk memperkuat peran kader sebagai agen promotif-preventif dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil di masyarakat.
Development of Sensory Quality and Shelf Life of Dried Noodles Using Catfish Flour and Mocaf: An Alternative Supplementary Feeding Prototype Laras Sitoayu; Harna Harna; Mertien Sa'pang; Putri Ronitawati; Dian Puspita Sari
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v5i1.1085

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women remains a substantial problem in developing countries, including Indonesia, year by year. The main cause of CED is insufficient intake during pregnancy. One effective solution is providing additional food, such as supplementary feeding (pemberian makanan tambahan/PMT), to pregnant women. It is important to develop innovative PMT options that can serve as alternatives to combat CED. This research aimed to replace traditional ingredients with catfish and Mocaf flour for sensory testing and to evaluate the shelf life of dry noodles as an alternative PMT for pregnant women with CED. The study used a laboratory experimental approach with a Completely Randomized Design (CRD) .  This study tested four formulations combining mocaf, catfish, and wheat flour: F0 (0%:0%:100%), F1 (20%:5%:70%), F2 (30%:10%:60%), and F3 (35%:15%:50%). Sensory evaluation analysis used a Likert Scale, with 25 semi-trained panellists, with scale of 1-4. Data were analyzed using ANOVA followed by Duncan’s post hoc test with SPSS version 23. The results indicated that the substitution significantly affected color preference (p < 0.05). The optimal formulation was F2, with 10% catfish flour and 30% Mocaf flour. Most variables, such as taste, aroma, and texture, suggest that F2 is preferred more than the other formulas. Based on the results of the nutritional value calculations for the selected Formula F2, it has nutritional content including energy of 399.63 kcal, carbohydrates of 56.15 g, fat of 10.10 g, and protein of 21.03 g.  The developed dry noodle prototype is a promising nutrient-enriched food product.
Pemberdayaan Kader Desa Kabasiran melalui Hidroponik untuk Kemandirian Pangan dan Pencegahan Stunting : Empowering Kabasiran Village Cadres through Hydroponics for Food Independence and Stunting Prevention Harna Harna; Andi Muh Asrul Irawan
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1268

Abstract

Desa Kabasiran menghadapi tantangan berkurangnya lahan pertanian akibat transisi menjadi kawasan pemukiman padat, yang meningkatkan ketergantungan warga pada suplai pangan luar.  Kegiatan ini bertujuan membekali 13 kader desa dengan keterampilan teknis hidroponik guna memaksimalkan lahan sempit secara produktif dan mandiri. Menggunakan metode Community Development partisipatif, kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan melalui empat tahapan utama: koordinasi, edukasi materi, praktik perakitan instalasi, serta pendampingan budidaya hingga panen. Materi pelatihan mencakup manajemen nutrisi, teknik penyemaian pada rockwool, hingga kontrol kualitas air. Evaluasi dilakukan melalui Pre-test dan Post-test yang bertujuan untuk mengukur peningkatan pemahaman kader sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan kader yang signifikan dari 47% menjadi 93%. Secara fisik, lahan 3x3 meter yang semula tidak produktif berhasil dioptimalkan menjadi 225 lubang tanam sayuran hijau. Kader kini mampu mengelola nutrisi AB Mix secara mandiri dengan menjaga parameter pH dan EC sesuai kebutuhan tanaman. Dampak sosial nyata terlihat dari distribusi hasil panen kepada ibu hamil dan balita sebagai upaya mendukung pencegahan stunting dan perbaikan gizi masyarakat setempat. Program ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan untuk menjamin kemandirian pangan tingkat rumah tangga yang sehat dan hemat biaya.
Exploring Local Food-Based Supplementary Feeding for Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency: A Qualitative Study in Indonesia Harna Harna; Andi Muh Asrul Irawan
An Idea Health Journal Vol 6 No 03 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v6i03.760

Abstract

Background: Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women continues to pose a significant public health challenge in Indonesia, increasing risks for both maternal and fetal health. This study analyzed the compliance of pregnant women at risk of CED with the Supplementary Feeding (PMT) program and explored the potential of local foods as alternative supplements. Methods: A descriptive qualitative approach was employed from October to December 2023 at the Parung Panjang Public Health Center in Bogor Regency. Data were obtained through in-depth interviews with nine informants, including five pregnant women at risk of CED, two healthcare professionals (a nutritionist and a midwife), and two community health volunteers. Thematic analysis was used, and findings were validated through source triangulation. Results: Results indicated that non-compliance with the PMT program was primarily due to distribution barriers, reporting gaps, and sensory fatigue. The findings indicate that local food-based supplementary feeding may be acceptable to pregnant women with CED and could serve as an alternative to manufactured biscuits. Cassava and catfish were identified as promising raw materials because of their abundant availability and compatibility with local dietary practices. Conclusion: Further product development and intervention studies are recommended to assess nutritional adequacy, acceptability, adherence, and effectiveness.
Co-Authors Adinda Dian Permata Dewi Adrianto, Yudhi Alfiah, Elma Amir Su’udi Andi Muh Asrul Irawan Aodrey Amelia Rania Nur Hanifah Ashari, Chica Riska Asti Puji Lestari Audrey Natashia Azizah, Anik Hanifatul Bella Prisca Permatasari Chairunissa Aulia Zikrika Chica Riska Ashari Cholidhazia, Putri Clara M. Kusharto Clara M.Kusharto Clara Meliyanti Kusharto Daniel Hartanto Daniel Hartanto Devi Angeliana Kusumaningtiar Devi Angelina Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Septi Medinawati Dian Puspita Sari Dian Rahayuningsih Dudung Angkasa Elika Mareta Rahim Elisabeth Lasmaida Pakpahan Elisabeth Lasmaida Pakpahan Erry Yudha Mulyani Erry Yudhya Muliani Erry Yudhya Mulyani Eugidia Mayang Ghiffari Farhana Farhana Fatmawati, Iin Fitrawan, Ahmad Gifari, Nazhif Hanifah Reviana Hartono Harvianto, Audrey Zalika Herawati, Nida Hosizah Hosizah Idrus Jus'at Idrus Jus’at Idrus Jus’at Jennifer Vanka Jesi Arianti Jihan Salsabila Putri Azazi Juliana Juliana Kamilia, Nisrina Katrin Roosita Kaylifa Ramadhanti Am Khalda Rahmah Orchidhea Kristina Rosalia Pakpahan Kusumaningtiar, Devi Angelina Kyla Denaneer Laili, Nur Ahzaini Laras Sitoayu Laras Sitoayu Lia Amelia Lia Efriyanurika Lintang Purwara Maria Tambunan Milka Alana Sabu Mira Asmirajanti Muh Asrul Irawan, Andi Muhandiyah, Megi Mury Kuswari Nadhifa Ramadhani Nadiyah Nadiyah Nailufar, Jasmine Nanda Septiana Novelita Hanauli Noven, Andreas Novianti, Anugrah Novianty, Anugrah Nur Azizah Nurmalasari, Mieke Nurshabrina Nurshabrina Nurshabrina, Nurshabrina Palupi, Khairizka Citra Permatasari, Bella Prisca Prita Dhyani Swamilaksita Putri Ronitawati Putri Ronitawati Putri, Rizkansa Insyira Rachmanida Nuzrina Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rahmayanti R, Andi Ramadhanti, Kaylifa Rani Lutfiani Reni Purnama Indah Lestari Reni Purnama Indah Lestari Reza Fadhilla Risa Martiana Rudi Hendro Putranto Rudi Putranto Ruhmayanti, Nur Ayu Sa'pang, Mertien Sabililhaq, Muhammad Adnan Salma Rasyidah Salsabila, Lutfia Salsabila, Unik Hanifah Sarah Ameilia Subagyo Seprianto Septiasari, Afradina Siti Fatimah Zahra Sukma Wati Syukriah Usman Tenti Apriza Titik Koiriyah Titis Retno Sawitri Venicia Eflin Vira Cindyana Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Yayuk Farida Baliwati Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yusuf, Andi Mukramin Zahra Zakiyah Komarudin Zakia Umami